MAKALAH PERALATAN RADIOLOGI III MAKALAH PERALATAN RADIOLOGI III
“PESAWAT C
“PESAWAT C--ARM”ARM”
Disusun oleh : Disusun oleh :
Nabila Quasimah (P2.31.38.1.16.029) Nabila Quasimah (P2.31.38.1.16.029)
Kelas : B
Kelas : B – – 2016 2016
Dosen Pengampu : Dr. Ir. Rusmini Barozi, AIM., M.M.
Dosen Pengampu : Dr. Ir. Rusmini Barozi, AIM., M.M.
DIV TEKNIK ELEKTROMEDIK DIV TEKNIK ELEKTROMEDIK
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA II POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA II
2019 2019
ii ii
KATA PENGANTAR KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan kehadiran Tuhan atas segala rahmat dan Puji syukur saya panjatkan kehadiran Tuhan atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini yang berjudul karunia-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini yang berjudul
“Pesawat C
“Pesawat C--Arm” yang mana makalah iniArm” yang mana makalah ini saya susun yang bertujuan untuksaya susun yang bertujuan untuk memenuhi tugas dari Ibu Dr. Ir. Rusmini Barozi, AIM., M.M dalam menempuh memenuhi tugas dari Ibu Dr. Ir. Rusmini Barozi, AIM., M.M dalam menempuh pendidikan di Politeknik K
pendidikan di Politeknik Kesehatan Jakarta II jurusan Teknik Elektromedik.esehatan Jakarta II jurusan Teknik Elektromedik.
Makalah
Makalah ini ini dibuat dibuat dalam dalam rangka rangka memenuhi memenuhi tugas mata tugas mata kuliah kuliah TeoriTeori Peralatan Radiologi III. Saya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang Peralatan Radiologi III. Saya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu saya dalam menyelesaikan tugas makalah ini.
telah membantu saya dalam menyelesaikan tugas makalah ini.
Saya menyadari bahwa tidak ada
Saya menyadari bahwa tidak ada yang sempurna sehingga masih banyakyang sempurna sehingga masih banyak kekurangan
kekurangan dalam pembuatan makalah ini. dalam pembuatan makalah ini. Oleh karena itu, saya mengOleh karena itu, saya mengharapkanharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun agar menjadi bahan masukan bagi saya kritik dan saran yang bersifat membangun agar menjadi bahan masukan bagi saya dalam pembuatan makalah-makalah selanjutnya.
dalam pembuatan makalah-makalah selanjutnya.
Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca pada umumnya dan Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca pada umumnya dan khususnya bagi mahasiswa/mahasiswi Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta II.
khususnya bagi mahasiswa/mahasiswi Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta II.
“SELAMAT MEMBACA”
“SELAMAT MEMBACA”
Jakarta, 20 Juni 2019 Jakarta, 20 Juni 2019
Penulis Penulis
iii iii
DAFTAR ISI DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR KATA PENGANTAR
...
...... ... iiii
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI ... ...... ... iiiiii
BAB I
BAB I ... ...... ... 11
1.1
1.1 Latar BelakangLatar Belakang ... ...... . 11
1.2
1.2 Rumusan MasalahRumusan Masalah ... ... ... 22
1.4
1.4 Tujuan PenulisanTujuan Penulisan ... ... 2... 2
1.4
1.4 Manfaat PenulisanManfaat Penulisan ... ... ... 22
1.5
1.5 Sistematika PenulisanSistematika Penulisan ... ... ... 33
BAB II BAB II
...
......... ... 44
2.1
2.1 Tentang FluoroskopiTentang Fluoroskopi ...... ... 44
2.2
2.2 Tentang RadiografiTentang Radiografi...... ... 55
BAB III
BAB III ... ...... ... 66
3.1
3.1 Definisi Pesawat C-ArmDefinisi Pesawat C-Arm .... ...... ... 66
3.2
3.2 Komponen / BagianKomponen / Bagian – – Bagian Pesawat C-Arm Bagian Pesawat C-Arm ... 7 ... 7
3.3
3.3 Blok Diagram dan Cara Kerja Pesawat C-ArmBlok Diagram dan Cara Kerja Pesawat C-Arm ... ... 1111
3.4
3.4 Pembahasan Fisik Pesawat C-ArmPembahasan Fisik Pesawat C-Arm ... ... 13... 13
3.5
3.5 Cara Pengoperasian Pesawat C-ArmCara Pengoperasian Pesawat C-Arm ... ... 15... 15
3.6
3.6 Pembahasan Teknologi Pesawat C-ArmPembahasan Teknologi Pesawat C-Arm ... ... 16... 16
BAB IV
BAB IV ... ...... ... 1717
4.1 Kesimpulan
4.1 Kesimpulan ... ... 1... 177
4.2
4.2 SaranSaran ... ...... ... 1818
1 1
BAB I BAB I
PENDAHULUAN PENDAHULUAN
1.1 1.1
Latar Belakang Latar Belakang
Fluoroskopi adalah metode pemeriksaan sinar X untuk menghasilkan Fluoroskopi adalah metode pemeriksaan sinar X untuk menghasilkan gambar bersekuel menyerupai video untuk mengamati kondisi organ gambar bersekuel menyerupai video untuk mengamati kondisi organ dalam tubuh secara
dalam tubuh secara
real time real time
dengan cara pemeriksaan yang dengan cara pemeriksaan yang menggunakmenggunakan sifat an sifat tembus sinar rotngen dan suatu tembus sinar rotngen dan suatu tabir yangtabir yang bersifat
bersifat
luminisensi luminisensi
bila terkena sinar bila terkena sinar tersebut. Fluorosktersebut. Fluoroskopi diperlukanopi diperlukan untuk menyelidiki fungsi serta pergerakan suatu organuntuk menyelidiki fungsi serta pergerakan suatu organ misalnya jantung,misalnya jantung, pembuluh darah besar, diafragma dan aerasi
pembuluh darah besar, diafragma dan aerasi paru-paru.paru-paru.
Adapun alat fluoroskop
Adapun alat fluoroskopi modern sekarang ini terdiri dari i modern sekarang ini terdiri dari tube sinar-Xtube sinar-X fluoroskopi dan penerima gambar (
fluoroskopi dan penerima gambar (
II m mage age R Re ece cept ptor or
) yang berada pada alat) yang berada pada alat C-C-
A Arm rm
(Alat yang berbentuk seperti huruf C) agar tetap (Alat yang berbentuk seperti huruf C) agar tetap pada posisi yangpada posisi yang tegak lurus walupun keduanya bergerak atautegak lurus walupun keduanya bergerak atau berotasi. Selain metodeberotasi. Selain metode pemeriksaan fluorosk
pemeriksaan fluoroskopi, C-Arm opi, C-Arm juga dapat juga dapat digunakdigunakan metodean metode pemeriksaan radiografi yang menggunakan film.
pemeriksaan radiografi yang menggunakan film.
Tube sinar-X fluoroskopi sangat mirip desainnya dengan Tube sinar-X fluoroskopi sangat mirip desainnya dengan tubetube diagnostik konvensional kecuali bahwa tube
diagnostik konvensional kecuali bahwa tube sinar-X fluoroskopisinar-X fluoroskopi dirancang untuk dapat mengeluarkan sinar-X lebih lama daripada dirancang untuk dapat mengeluarkan sinar-X lebih lama daripada tubetube diagnostik konvensiona
diagnostik konvensional dengan mA yang l dengan mA yang jauh lebih kecil. Dimana tipejauh lebih kecil. Dimana tipe tube diagnostik konvensional memilik
tube diagnostik konvensional memiliki range i range mA antara 50-1200 mA antara 50-1200 mAmA sedangkan range mA pada tube sinar-X fluoroskopi antara 0,5-5,0 mA.
sedangkan range mA pada tube sinar-X fluoroskopi antara 0,5-5,0 mA.
2 2
1.2 Rumusan Masalah 1.2 Rumusan Masalah
a.
a.
Apa yang dimaksud dengan pesawat Apa yang dimaksud dengan pesawat C-Arm?C-Arm?
b.
b.
Apa saja bagian dan fungsi masing masing komponen dari pesawat C-Apa saja bagian dan fungsi masing masing komponen dari pesawat C- Arm?
Arm?
c.
c.
Bagaimana bentuk fisik dan pembahasan fisik pesawat Bagaimana bentuk fisik dan pembahasan fisik pesawat C-Arm?C-Arm?
d.
d.
Bagaimana blok diagram dan cara kerja dari pesawat C-Arm?Bagaimana blok diagram dan cara kerja dari pesawat C-Arm?
e.
e.
Bagaimana cara pengoperasian pesawat C-Arm ?Bagaimana cara pengoperasian pesawat C-Arm ? f.
f.
Bagaimana tekonologi pesawat C-Arm?Bagaimana tekonologi pesawat C-Arm?
1.3
1.3
Tujuan PenulisanTujuan Penulisan
Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah ::
1.3.1 1.3.1
Tujuan Umum Tujuan Umum
Untuk mengetahui tentang pesawat C-Arm Untuk mengetahui tentang pesawat C-Arm 1.3.2
1.3.2
Tujuan KhususTujuan Khusus
Untuk mengetahui tentang Definisi, Bagian & fungsi, Pembahasan Untuk mengetahui tentang Definisi, Bagian & fungsi, Pembahasan fisik, Blok diagram & Cara kerja, Cara Pengoperasian, dan fisik, Blok diagram & Cara kerja, Cara Pengoperasian, dan Teknologi pesawat C-Arm
Teknologi pesawat C-Arm
1.4
1.4
Manfaat PenulisanManfaat Penulisan 1.4.1
1.4.1
PenulisPenulis
Makalah ini diharapkan mampu menambah wawasan dan ilmu Makalah ini diharapkan mampu menambah wawasan dan ilmu pengetahuan bagi penulis, khususnya mengenai Pesawat
pengetahuan bagi penulis, khususnya mengenai Pesawat C-Arm. DanC-Arm. Dan dapat memberi manfaat untuk mahasiswa/mahasiswi program studi dapat memberi manfaat untuk mahasiswa/mahasiswi program studi D-IV Teknik Elektromedik Poltekkes Kemenkes Jakarta II
D-IV Teknik Elektromedik Poltekkes Kemenkes Jakarta II
1.4.2
1.4.2
PendidikanPendidikan
Makalah ini diharapkan menjadi kajian pustaka di Poltekkes Makalah ini diharapkan menjadi kajian pustaka di Poltekkes Kemenkes Jakarta II program D-IV Teknik Elektromedik, serta dapat Kemenkes Jakarta II program D-IV Teknik Elektromedik, serta dapat
3 3
menambah wawasan dan pengetahuan bagi mahasiswa/mahasiswi menambah wawasan dan pengetahuan bagi mahasiswa/mahasiswi program studi D-IV Teknik Ele
program studi D-IV Teknik Elektromedikktromedik..
1.5
1.5
SistematikSistematika a PenulisanPenulisan BAB
BAB I I PENDAHULUAPENDAHULUAN N berisi berisi tentang tentang latar latar belakang, belakang, perumusanperumusan
masalah, tujuan penulisan, manfaat penulisan, dan sistematika masalah, tujuan penulisan, manfaat penulisan, dan sistematika penulisan.
penulisan.
BAB II
BAB II LANDASAN TEOLANDASAN TEORI DAN KERANGKRI DAN KERANGKA KONSEP berisi A KONSEP berisi tentangtentang Fluoroskopi dan Radiografi
Fluoroskopi dan Radiografi BAB
BAB III III ISI ISI berisi berisi tentang Definisi, tentang Definisi, Bagian Bagian & & fungsi, fungsi, Pembahasan fisik,Pembahasan fisik, Blok diagram, Prinsip & Cara kerja, Cara Pengoperasian, dan Blok diagram, Prinsip & Cara kerja, Cara Pengoperasian, dan Teknologi pesawat C-Arm
Teknologi pesawat C-Arm
BAB IV PENUTUPAN berisi tentang kesimpulan dan saran.
BAB IV PENUTUPAN berisi tentang kesimpulan dan saran.
BAB II BAB II
TINJAUAN TEORI TINJAUAN TEORI
2.1
2.1 Tentang Tentang FluoroskopFluoroskopii
4 4
Fluoroskop
Fluoroskopi adalah i adalah metode pemeriksaan sinar X untukmetode pemeriksaan sinar X untuk
menghasilkan gambar bersekuel menyerupai video untuk mengamati menghasilkan gambar bersekuel menyerupai video untuk mengamati kondisi organ dalam tubuh secara
kondisi organ dalam tubuh secara
rre ea al ti l tim me e
dengan cara dengan cara pemeriksaanpemeriksaan yang menggunakan sifat tembus sinar rontgen dan suatu tabir yang yang menggunakan sifat tembus sinar rontgen dan suatu tabir yang bersifat luminisensi bila terkena sinarbersifat luminisensi bila terkena sinar tersebut.tersebut.
Fluoroskop
Fluoroskopi i diperlukdiperlukan untuk an untuk menyelidikmenyelidiki fungsi i fungsi sertaserta pergerakan suatu organ atau sistem
pergerakan suatu organ atau sistem tubuh seperti dinamika alattubuh seperti dinamika alat
peredaran darah, misalnya jantung, dan pembuluh darah besar, serta peredaran darah, misalnya jantung, dan pembuluh darah besar, serta pernafasan berupa pergerakan diafragma dan aerasi paru-paru.
pernafasan berupa pergerakan diafragma dan aerasi paru-paru.
Tabung sinar-X diletakkan dibawah pasien (berada di
Tabung sinar-X diletakkan dibawah pasien (berada di mejameja pemeriksaan). Di atas
pemeriksaan). Di atas meja pemeriksaan terdapat penguat bayanganmeja pemeriksaan terdapat penguat bayangan dan detektor penguat lainnya. Tetapi ada
dan detektor penguat lainnya. Tetapi ada beberapa pesawat fluoroskopibeberapa pesawat fluoroskopi yang memiliki tabung sinar-X di atas dan juga terdapat film di bawah yang memiliki tabung sinar-X di atas dan juga terdapat film di bawah meja pemeriksaan. Beberapa pesawat
meja pemeriksaan. Beberapa pesawat fluoroskopfluoroskopi dioperasikan dengani dioperasikan dengan jarak jauh
jarak jauh yang berada di lyang berada di luar ruang peuar ruang pemeriksaanmeriksaan Pada pemeriksaan fluoroskopi mA yang
Pada pemeriksaan fluoroskopi mA yang digunakan berbedadigunakan berbeda dengan pemeriksaan radiografi konvensional. Selama pemeriksaan dengan pemeriksaan radiografi konvensional. Selama pemeriksaan fluoroskopi berlangsung, tabun
fluoroskopi berlangsung, tabung sinar-X g sinar-X dioperasikan tidak lebih daridioperasikan tidak lebih dari 50 mAs. Meskipun menggunakan mA yang kecil, tetapi dosis yang 50 mAs. Meskipun menggunakan mA yang kecil, tetapi dosis yang diterima pasien akan lebih besar
diterima pasien akan lebih besar dibandingkdibandingkan dengan pemeriksaanan dengan pemeriksaan
radiografi konvensiona
radiografi konvensional. Hal ini l. Hal ini disebabkan karena sinar-X yangdisebabkan karena sinar-X yang
diemisikan oleh tabung pada pesawat fluoroskopi membutuhkan waktu diemisikan oleh tabung pada pesawat fluoroskopi membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan tabung pada pesawat
yang lebih lama dibandingkan dengan tabung pada pesawat konvensional.
konvensional.
Pada pengaturan kVp tergantung pada organ yang
Pada pengaturan kVp tergantung pada organ yang akanakan diperiksa. Ciri-ciri dari
diperiksa. Ciri-ciri dari fluoroskopi adalah adanya: Automaticfluoroskopi adalah adanya: Automatic Brightness Control (ABC), Automatic Brightness
Brightness Control (ABC), Automatic Brightness StabilizatStabilization (ABS),ion (ABS), atau Automatic Gain Control (AGC).
atau Automatic Gain Control (AGC).
5 5
Sum
Sumb be er Xr r Xra ay y – – P Pa asi sie en n – – R R e ekka am ma an n
2.2
2.2 Tentang Tentang RadiografiRadiografi
Radiografi adalah metode pemeriksaan sinar X
Radiografi adalah metode pemeriksaan sinar X untukuntuk
membentuk gambar bayangan bagian dalam tubuh yang dikaji pada membentuk gambar bayangan bagian dalam tubuh yang dikaji pada film. Radiografi umumnya digunakan untuk bagian dalam tubuh film. Radiografi umumnya digunakan untuk bagian dalam tubuh manusia. Radiografi m
manusia. Radiografi merupakan alat erupakan alat untuk untuk menegakkan diagnosa danmenegakkan diagnosa dan raencana pengobatan penyakit. Meskipun dosis
raencana pengobatan penyakit. Meskipun dosis radiasi dalamradiasi dalam radiografi rendah, bila memungkinkan paparan radiasi harus radiografi rendah, bila memungkinkan paparan radiasi harus diminimalkan
diminimalkan
Radiasi merupakan pemancaran dan perambatan energi Radiasi merupakan pemancaran dan perambatan energi menembus ruang / substansi
menembus ruang / substansi dalam bentuk gelombang atau partikel.dalam bentuk gelombang atau partikel.
Partikel radiasi terdiri dari atom atau
Partikel radiasi terdiri dari atom atau subatom yang memiliki massasubatom yang memiliki massa dan bergerak, menyebar dengan
dan bergerak, menyebar dengan kecepatan tinggi menggunakan energikecepatan tinggi menggunakan energi kinetik
kinetik
Sum
Sumb be er Xr r Xra ay y – – P Pa asie sien - F n - F iilm lm
BAB III BAB III PEMBAHASAN PEMBAHASAN
3.1
3.1
Definisi Pesawat C-ArmDefinisi Pesawat C-Arm
C-Arm (alat yang berbentuk seperti huruf C) adalah suatu alat C-Arm (alat yang berbentuk seperti huruf C) adalah suatu alat radiologi yang biasa digunakan untuk melihat objek pada
radiologi yang biasa digunakan untuk melihat objek pada saat operasisaat operasi operasi dengan cara fluoroskopi dengan bantuan
operasi dengan cara fluoroskopi dengan bantuan layar monitor. C-Armlayar monitor. C-Arm menghasilkan sinar-X dengan cara fluoroskopi, dimana pancaran
menghasilkan sinar-X dengan cara fluoroskopi, dimana pancaran radiasinya kecil. C-Arm juga dapat
radiasinya kecil. C-Arm juga dapat digunakan untuk pilihan radiografidigunakan untuk pilihan radiografi apabila menghendak
apabila menghendaki untuk menghasilkan gambar atau i untuk menghasilkan gambar atau film sinar-X.film sinar-X.
Teknologi C-Arm ini mampu menampilkan obyek secara tiga demensi, Teknologi C-Arm ini mampu menampilkan obyek secara tiga demensi,
6 6
g p p y g ,
g p p y g ,
sehingga dapat dilihat lebih jelas dan utuh dari berbegai sisi
sehingga dapat dilihat lebih jelas dan utuh dari berbegai sisi dan posisi.dan posisi.
Kecanggihan alat ini, C-Arm
Kecanggihan alat ini, C-Arm dapat meminimalkan kesalahan dalamdapat meminimalkan kesalahan dalam mempredik
memprediksi letak osi letak obyek, diagnose, dan tindakan medis lainnya. Olehbyek, diagnose, dan tindakan medis lainnya. Oleh karena itu, terdapat 2
karena itu, terdapat 2 metode pemeriksaan pada C-Arm yaitu Fluoroskopimetode pemeriksaan pada C-Arm yaitu Fluoroskopi
& Radiografi. C-Arm dapat digunakan sebagai penunjang medis untuk
& Radiografi. C-Arm dapat digunakan sebagai penunjang medis untuk bedah ortopedi, bedah laparoskopi, dan bedah syaraf.
bedah ortopedi, bedah laparoskopi, dan bedah syaraf.
3.2
3.2
Komponen / BagianKomponen / Bagian – – Bagian Pesawat C-Arm Bagian Pesawat C-Arm
Terdapat 4 komponen utama yang merupakan bagian dari unit Terdapat 4 komponen utama yang merupakan bagian dari unit fluoroskopi yakni, X-ray tube beserta generator,
fluoroskopi yakni, X-ray tube beserta generator, Image Intisifier, CameraImage Intisifier, Camera pick up tube, dan TV
pick up tube, dan TV monitor / Sistem monitoringmonitor / Sistem monitoring 1.
1.
X-ray tube dan generatorX-ray tube dan generator
Sebagai pembangkit Xray pd fluorskopi. Namun Xray tube fluoroskopi Sebagai pembangkit Xray pd fluorskopi. Namun Xray tube fluoroskopi dirancang untuk dapat mengeluarkan sinar-X lebih lama dengan mA dirancang untuk dapat mengeluarkan sinar-X lebih lama dengan mA yang jauh lebih kecil, dengan range mA antara 0,5-5,0
yang jauh lebih kecil, dengan range mA antara 0,5-5,0 mA.mA.
2.
2.
Image IntensifierImage Intensifier
7 7
Untuk menghasilkan gambar pada proses
Untuk menghasilkan gambar pada proses pencitraan denganpencitraan dengan mengkonversi low intensity full size image
mengkonversi low intensity full size image ke highintensity minifiedke highintensity minified image. Image Intensifier terdiri dari Anoda & PMT:
image. Image Intensifier terdiri dari Anoda & PMT:
a.
a.
Detektor Terbuat dari crystals Detektor Terbuat dari crystals iodide (CsI) yang mempunyai sifatiodide (CsI) yang mempunyai sifat memendark
memendarkan cahaya apabila terkena radiasi an cahaya apabila terkena radiasi sinar-X. Absorpsi darisinar-X. Absorpsi dari detektor sebesar 60% dari radiasi sinar-X.
detektor sebesar 60% dari radiasi sinar-X.
b.
b.
PMT ((Photo Multiplier Tube), didalamnya terdapat input screen,PMT ((Photo Multiplier Tube), didalamnya terdapat input screen, photocatoda, vacuum envelope, focusing electroda, Anode dan photocatoda, vacuum envelope, focusing electroda, Anode dan output screen
output screen
Input Screen : untuk menyerap x-ray danInput Screen : untuk menyerap x-ray dan mengkonversik
mengkonversikannya ke dalam annya ke dalam bentuk cahaya tampak.bentuk cahaya tampak.
Photokatoda : untuk merubah cahaya tampak yang diserapPhotokatoda : untuk merubah cahaya tampak yang diserap dari input phospor menjadi berkas
dari input phospor menjadi berkas elektron.elektron.
Vacum Envelope : untuk menjaga agar udara tidak masuk keVacum Envelope : untuk menjaga agar udara tidak masuk ke dalam II. Lengkung-lengkungnya berfungsi untuk menahan dalam II. Lengkung-lengkungnya berfungsi untuk menahan tekanan udara dari luar II
tekanan udara dari luar II
Focusing ElektFocusing Elektroda : roda : meneruskan elekmeneruskan elektron-elektron negattron-elektron negatifif dari photochatode ke output phospor.
dari photochatode ke output phospor.
Anode dan OutputScreen :Elektron diakselerasikan dari ouputAnode dan OutputScreen :Elektron diakselerasikan dari ouput phospor secara cepat ke anoda karena adanya beda tegangan phospor secara cepat ke anoda karena adanya beda tegangan
b h b k l k j di
b h b k l k j di hh kk
8 8
seta merubah berkas elektron menjadi
seta merubah berkas elektron menjadi cahaya tampakcahaya tampak Cara kerja Image Intensifier: Xray
Cara kerja Image Intensifier: Xray menembumenembus objek, masuk s objek, masuk ke inputke input screen. Di input screen terdapat fluoroscent screen untuk merubah xray screen. Di input screen terdapat fluoroscent screen untuk merubah xray menjadi cahaya tampak. Cahaya tampak diubah menjadi elektron oleh menjadi cahaya tampak. Cahaya tampak diubah menjadi elektron oleh photo katoda. Lalu, jalannya elektron dipercepat di
photo katoda. Lalu, jalannya elektron dipercepat di photokatphotokatoda keoda ke output screen oleh e optic I,
output screen oleh e optic I, difokuskdifokuskan hingga e menjadi 1 an hingga e menjadi 1 titik,titik, dipayarkan kem
dipayarkan kembali yg lebarnya seluas output screen. Di bali yg lebarnya seluas output screen. Di output screen,output screen, elektron diubah menjadi cahaya tampak
elektron diubah menjadi cahaya tampak
3.
3.
Camera Pick up tubeCamera Pick up tube
Merubah cahaya tampak menjadi sinyal listrik Merubah cahaya tampak menjadi sinyal listrik
Cara Kerja Camera Pick up tube:
Cara Kerja Camera Pick up tube:
Dilaksanak
Dilaksanakan oleh an oleh face plate (bidang sasaran) yang face plate (bidang sasaran) yang terbuat dariterbuat dari bahan foto konduktif. Didalam pick up tube,
bahan foto konduktif. Didalam pick up tube, elektron-elektronelektron-elektron yang dibangkitkan oleh filamen, kemudian dikontrol oleh
yang dibangkitkan oleh filamen, kemudian dikontrol oleh G1,G1, dipercepat oleh G2 dan difocuskan oleh G3 menjadi elektron gun dipercepat oleh G2 dan difocuskan oleh G3 menjadi elektron gun untuk menuju ke bidang sasaran bagian dalam. Pada bidang untuk menuju ke bidang sasaran bagian dalam. Pada bidang sasaran bagian dalam inilah
sasaran bagian dalam inilah terjadi scanning/pemayarterjadi scanning/pemayaran.an.
Maksud dari scanning/pemayaran dalam hal ini adalah Maksud dari scanning/pemayaran dalam hal ini adalah menabrak
menabraknya berkas nya berkas elektron ke bidang sasaran elektron ke bidang sasaran sesuai dengansesuai dengan pola horizontal dan
pola horizontal dan vertikal deflection.Pada horizontal danvertikal deflection.Pada horizontal dan
9 9
p p
vertical deflection dilakuk
vertical deflection dilakukan dan an dan diolah oleh horizontal dandiolah oleh horizontal dan vertical deflection circuit blok 2 dan 3. Blok circle
vertical deflection circuit blok 2 dan 3. Blok circle productionproduction berfungsi untuk membentuk lingkaran pada bidang sasaran dan berfungsi untuk membentuk lingkaran pada bidang sasaran dan central TV (control unit) sehingga objek yang tergambar pada central TV (control unit) sehingga objek yang tergambar pada monitor dapat lebih terfocus.
monitor dapat lebih terfocus.
4.
4.
TV Monitor / Sistem monitongTV Monitor / Sistem monitong
Beberapa viewing system telah mampu mengirim gambar dari Beberapa viewing system telah mampu mengirim gambar dari output screen menuju alat penampil gambar (Viewer), sistem output screen menuju alat penampil gambar (Viewer), sistem penampil gambar mampu menampilkan gambar secara real time penampil gambar mampu menampilkan gambar secara real time viewing & static image. TV Monitor merubah sinyal listrik /
viewing & static image. TV Monitor merubah sinyal listrik / sinyalsinyal video ( dari kamera ) menjadi sinyal gambar ( menampilkan
video ( dari kamera ) menjadi sinyal gambar ( menampilkan
gambar ). Sehingga dengan adanya monitor operator dapat melihat gambar ). Sehingga dengan adanya monitor operator dapat melihat bagian tubuh yang sedang dilakukan proses
bagian tubuh yang sedang dilakukan proses fluoroscopy.fluoroscopy.
10 10
3.3
3.3
Blok Diagram dan Cara Kerja Pesawat C-ArmBlok Diagram dan Cara Kerja Pesawat C-Arm
Cara kerja Pesawat C-Arm:
Cara kerja Pesawat C-Arm:
Xray tube Xray tube yang dibangkitkan oleh Xray yang dibangkitkan oleh Xray generator menembakkgenerator menembakkanan sinar X yang menembus pasien
sinar X yang menembus pasien
Sebagian diserap tubuh dan sebagian Sebagian diserap tubuh dan sebagian diteruskditeruskan ke an ke imageimage intensifier
intensifier
Oleh image intensifier Xray dirubah Oleh image intensifier Xray dirubah menjadi cahaya tampakmenjadi cahaya tampak
Yang kemudian cahaya tampak akan dirubah menjadi sinyalYang kemudian cahaya tampak akan dirubah menjadi sinyal listrik oleh Video Camera, lalu akan teruskan ke TV camera listrik oleh Video Camera, lalu akan teruskan ke TV camera control untuk diproses menjadi gambar
control untuk diproses menjadi gambar
Gambar yang dihasilkan dari TV camera akan dirubah oleh ADCGambar yang dihasilkan dari TV camera akan dirubah oleh ADC melalui Digital video processor
melalui Digital video processor
Hasil gambar yang telah di convert akan lansung muncul diHasil gambar yang telah di convert akan lansung muncul di monitor dan hasilnya dapat disimpan oleh Hard drive
monitor dan hasilnya dapat disimpan oleh Hard drive
11 11
12 12
Proses Pembentukan Citra pada C-Arm : Proses Pembentukan Citra pada C-Arm :
--
Pada saat pemeriksaan berlangsung, berkas cahaya sinar-xPada saat pemeriksaan berlangsung, berkas cahaya sinar-x primer menembus tubuh pasien menuju input screen
primer menembus tubuh pasien menuju input screen yang beradayang berada dalam Image Intensifier Tube .
dalam Image Intensifier Tube .
--
Input screen yang berada pada Image Intensifier adalah layarInput screen yang berada pada Image Intensifier adalah layar yang menyerap sinar-x dan
yang menyerap sinar-x dan mengubahnmengubahnya menjadi berkas cahayaya menjadi berkas cahaya tampak, yang kemudian akan ditangkap oleh PMT (Photo
tampak, yang kemudian akan ditangkap oleh PMT (Photo Multiplier Tube).
Multiplier Tube).
--
PMT terdiri dari PMT terdiri dari photokatodphotokatoda, focusing elektroda, dan anoda a, focusing elektroda, dan anoda dandan output phospor. Cahaya tampak yang diserap oleh
output phospor. Cahaya tampak yang diserap oleh photokatodaphotokatoda pada PMT akan dirubah
pada PMT akan dirubah menjadi elektron, kemudian denganmenjadi elektron, kemudian dengan adanya focusing elektroda elektron-elektron negatif dari
adanya focusing elektroda elektron-elektron negatif dari
photokatoda difokuskan dan dipercepat menuju dinoda pertama.
photokatoda difokuskan dan dipercepat menuju dinoda pertama.
Kemudian elektron akan menumbuk dinoda pertama dan dalam Kemudian elektron akan menumbuk dinoda pertama dan dalam proses tumbukan akan
proses tumbukan akan menghasilkmenghasilkan elektron-elektron lain.an elektron-elektron lain.
Elektron-elek
Elektron-elektron yang tron yang telah diperbanyak jumlahnya yang keluartelah diperbanyak jumlahnya yang keluar dari dinoda pertama akan dipercepat menuju dinoda kedua
dari dinoda pertama akan dipercepat menuju dinoda kedua sehingga akan menghasilkan elektron yang lebih banyak lagi, sehingga akan menghasilkan elektron yang lebih banyak lagi,
13 13
demikian seterusnya sampai dinoda yang terakhir. Setelah itu demikian seterusnya sampai dinoda yang terakhir. Setelah itu elektron-elek
elektron-elektron tersebut diakselerasikan secara cepat tron tersebut diakselerasikan secara cepat ke anodake anoda karena adanya beda potensial yang
karena adanya beda potensial yang kemudian nantinya elektronkemudian nantinya elektron tersebut dirubah menjadi sinyal listrik oleh
tersebut dirubah menjadi sinyal listrik oleh cameracamera
--
Kemudian oleh tv monitor sinyal listrik di Kemudian oleh tv monitor sinyal listrik di rubah menjadi sinyalrubah menjadi sinyal video/gambar.
video/gambar.
3.4
3.4
Pembahasan Fisik Pesawat C-ArmPembahasan Fisik Pesawat C-Arm
Pesawat C-Arm memiliki beberapa bagian yang dapat dilihat secara fisik, Pesawat C-Arm memiliki beberapa bagian yang dapat dilihat secara fisik, diantaranya:
diantaranya:
Display monitors : Menampilkan hasil pengambilan gambar, dan prosesDisplay monitors : Menampilkan hasil pengambilan gambar, dan proses editing
editing
Image intensifier : Mengubah sinar Image intensifier : Mengubah sinar x menjadi cahaya tampakx menjadi cahaya tampak
Detektor : Terbuat dari crystals iodide (CsI) yang mempunyai sifatDetektor : Terbuat dari crystals iodide (CsI) yang mempunyai sifat memendarkan cahaya apabila terkena radiasi sinar-X. Absorpsi dari memendarkan cahaya apabila terkena radiasi sinar-X. Absorpsi dari detektor sebesar 60% dari radiasi sinar-X.
detektor sebesar 60% dari radiasi sinar-X.
X-Ray Tube : Penghasil sinar xX-Ray Tube : Penghasil sinar x
14 14
Colimator : menentukan luas penyinaran sinar xColimator : menentukan luas penyinaran sinar x
TV camera : Mengubah cahaya tampak menjadi sinyal listrikTV camera : Mengubah cahaya tampak menjadi sinyal listrik
Control panel : Untuk pemilihan mode c-arm difungsikan sebagaiControl panel : Untuk pemilihan mode c-arm difungsikan sebagai fluoroscopy atau radiologi, pemilihan kV dan mA.
fluoroscopy atau radiologi, pemilihan kV dan mA. Bagian control panelBagian control panel terdiri dari:
terdiri dari:
1.
1.
Tombol on off/ main switchTombol on off/ main switch 2.
2.
StorageStorage 3.
3.
kV selectorkV selector 4.
4.
mA selectormA selector 5.
5.
Fluoroskopi selectorFluoroskopi selector 6.
6.
Radiografi selectorRadiografi selector 7.
7.
Mode PengunciMode Pengunci 8.
8.
Foot switch untuk mode fluroskopiFoot switch untuk mode fluroskopi 9.
9.
Tombol ready expose untuk mode Tombol ready expose untuk mode radiografiradiografi 10.
10.
Indikator waktu expose untuk mode radiografiIndikator waktu expose untuk mode radiografi
Patient tablePatient table
Patient table merupakan x-ray apparatus yang digunakan untuk Patient table merupakan x-ray apparatus yang digunakan untuk menematk
menematkan pasien, pada an pasien, pada patient table ini sangat flexible, posisipatient table ini sangat flexible, posisi pasien disesuaikan dengan kebutuhan pada saat
pasien disesuaikan dengan kebutuhan pada saat pemerikpemeriksaansaan
dengan mengutamakan keselamatan dan kenyamana untuk pasien dengan mengutamakan keselamatan dan kenyamana untuk pasien maupun dokter.
maupun dokter.
C-Arm motion :C-Arm motion : menggerakkmenggerakkan lengan dari an lengan dari pesawat C-armpesawat C-arm. Perputaran. Perputaran lengan c-arm
lengan c-arm tidak mengiktidak mengikat at hal tersebut terghal tersebut tergantung darantung dari fitur yangi fitur yang disediakan sesuai dengan merk c-arm
disediakan sesuai dengan merk c-arm yang dipakai.yang dipakai.
15 15
3.5
3.5
Cara Pengoperasian Pesawat C-ArmCara Pengoperasian Pesawat C-Arm 1)
1)
Pastikan C-Arm terhubung dengan Pastikan C-Arm terhubung dengan jala-jala listrik.jala-jala listrik.
2)
2)
Tekan tombol ON untuk menghidupkan pesawat C-Arm.Tekan tombol ON untuk menghidupkan pesawat C-Arm.
3)
3)
Atur lengan C-Arm secara vertical dan horizontal sesuai bagianAtur lengan C-Arm secara vertical dan horizontal sesuai bagian objek yang akan di expose.
objek yang akan di expose.
4)
4)
Pilih mode fluoroskopi atau radiografi, pada fluoroskopi terdapat 4Pilih mode fluoroskopi atau radiografi, pada fluoroskopi terdapat 4 mode yaitu N/F, S/F, M/F dan BST yang memiliki batas nilai kV dan mode yaitu N/F, S/F, M/F dan BST yang memiliki batas nilai kV dan mA yang berbeda. Pada
mA yang berbeda. Pada mode radiografi operator dapat mengaturmode radiografi operator dapat mengatur nilai kV dan mA sesuai
nilai kV dan mA sesuai kebutuhan.kebutuhan.
5)
5)
Setting kV dan mA sesuai dengan yang dibutuhkan.Setting kV dan mA sesuai dengan yang dibutuhkan.
6)
6)
Tekan tombol lock untuk mengunci mode dan setting, agarTekan tombol lock untuk mengunci mode dan setting, agar pengaturan setting tidak
pengaturan setting tidak berubah-ubah.berubah-ubah.
7)
7)
Untuk mode radiografi, tekan tombol ready kemudian tekan eUntuk mode radiografi, tekan tombol ready kemudian tekan exposexpose untuk mengambil gambar.
untuk mengambil gambar.
8)
8)
Untuk mode fluoroscopy, injak pada footswitch untuk mengambilUntuk mode fluoroscopy, injak pada footswitch untuk mengambil gambar.
gambar.
9)
9)
Setelah proses expose Setelah proses expose selesai maka tekan tombol storage selesai maka tekan tombol storage untukuntuk menghubungkan alat dengan komputer yang bertujuan untuk menghubungkan alat dengan komputer yang bertujuan untuk melihat hasil expose.
melihat hasil expose.
10)
10) Apabila hasil mApabila hasil masih belum terlihat jasih belum terlihat jelas, maka dilakukelas, maka dilakukan prosesan proses editing agar gambar yang diperoleh lebih maksimal. Terdapat 2 editing agar gambar yang diperoleh lebih maksimal. Terdapat 2 Komputer pada C-Arm dimana
Komputer pada C-Arm dimana masing-masing berfungsi sebagaimasing-masing berfungsi sebagai display dan editing.
display dan editing.
3.6
3.6
Pembahasan Teknologi Pesawat C-ArmPembahasan Teknologi Pesawat C-Arm
16 16
C-Arm dapat digunakan pada metode pemeriksaan fluoroskopi dan C-Arm dapat digunakan pada metode pemeriksaan fluoroskopi dan radiografi. Teknologi pada C-Arm ini mampu menampilkan objek secara 3 radiografi. Teknologi pada C-Arm ini mampu menampilkan objek secara 3 dimensi sehingga dapat dilihat lebih jelas dan utuh dari berbagai sisi dan dimensi sehingga dapat dilihat lebih jelas dan utuh dari berbagai sisi dan posisi. Kecanggihan alat ini dapat meminimalkan kesalahan dalam posisi. Kecanggihan alat ini dapat meminimalkan kesalahan dalam memprdiksi letak objek, diagnose, dan tindakan medis lainnya. Pada memprdiksi letak objek, diagnose, dan tindakan medis lainnya. Pada pesawat C-Arm ini
pesawat C-Arm ini dapat dilakukan fluoroskopi dan hasilnya hanya berupadapat dilakukan fluoroskopi dan hasilnya hanya berupa gambar saja seperti metode
gambar saja seperti metode
sc scrre ee ens nsho hoo ot t
. Berbeda dengan pesawat. Berbeda dengan pesawat Angiografi dapat dilakukAngiografi dapat dilakukan fluoroskopi an fluoroskopi dan hasilnya berupa video real dan hasilnya berupa video real timetime seperti
seperti
sc scrre ee en n rre ecco orrd de err..
Namun, alat ini dapat memperlihatkan prosesNamun, alat ini dapat memperlihatkan proses pelaksanaan tindakan medis dan operasi organ dalam tubuh secarapelaksanaan tindakan medis dan operasi organ dalam tubuh secara
live. live.
Keunggulan C-Arm sangat memudahkan bagi tindakan medis di bidang Keunggulan C-Arm sangat memudahkan bagi tindakan medis di bidang urologi, orthopedic dan
urologi, orthopedic dan kardiologi.kardiologi.
BAB IV BAB IV PENUTUP PENUTUP
4.1 Kesimpulan 4.1 Kesimpulan
Fluoroskopi adalah metode pemeriksaan sinar X untuk menghasilkanFluoroskopi adalah metode pemeriksaan sinar X untuk menghasilkan gambar bersekuel menyerupai video untuk mengamati kondisi organ gambar bersekuel menyerupai video untuk mengamati kondisi organ dalam tubuh secara
dalam tubuh secara
real time real time
17 17
C-Arm adalah suatu alat radiologi yang C-Arm adalah suatu alat radiologi yang biasa digunakan untuk melihatbiasa digunakan untuk melihat objek pada saat operasi operasi dengan cara fluoroskopi dengan
objek pada saat operasi operasi dengan cara fluoroskopi dengan bantuan layar monitor
bantuan layar monitor
Teknologi C-Arm mampu menampilkan objek secara 3 dimensiTeknologi C-Arm mampu menampilkan objek secara 3 dimensi sehingga dapat dilihat lebih jelas dan utuh dari berbagai sisi dan
sehingga dapat dilihat lebih jelas dan utuh dari berbagai sisi dan posisiposisi secara
secara
rre eal ti al tim me e / / lilive ve..
Cara kerja pesawat C-Arm yaituCara kerja pesawat C-Arm yaitu Xray tube yang
Xray tube yang dibangkdibangkitkan oleh Xray itkan oleh Xray generator menembakkgenerator menembakkan sinaran sinar X yang menembus pasien .
X yang menembus pasien . Sebagian diserap tubuh dan sebagianSebagian diserap tubuh dan sebagian diteruskan ke image intensifier, oleh
diteruskan ke image intensifier, oleh image intensifier Xray dirubahimage intensifier Xray dirubah menjadi cahaya tampak .Yang kemudian cahaya tampak akan dirubah menjadi cahaya tampak .Yang kemudian cahaya tampak akan dirubah menjadi sinyal listrik oleh Video Camera, lalu akan teruskan ke TV menjadi sinyal listrik oleh Video Camera, lalu akan teruskan ke TV camera control untuk diproses menjadi gambar.
camera control untuk diproses menjadi gambar. Gambar yangGambar yang dihasilkan dari TV camera akan dirubah oleh ADC melalui Digital dihasilkan dari TV camera akan dirubah oleh ADC melalui Digital video processor. Hasil gambar yang telah di convert akan lansung video processor. Hasil gambar yang telah di convert akan lansung muncul di monitor dan hasilnya dapat disimpan oleh Hard drive muncul di monitor dan hasilnya dapat disimpan oleh Hard drive
4.2
4.2
SaranSaran
Fluoroskopi memilik
Fluoroskopi memiliki risiko i risiko yang kebanyakan disebabkan oleh radiasi.yang kebanyakan disebabkan oleh radiasi.
Sebagai peraturan, tindakan pencitraan ini hanya boleh dilakukan Sebagai peraturan, tindakan pencitraan ini hanya boleh dilakukan apabila manfaat yang diharapkan melebihi kemungkinan risikonya..
apabila manfaat yang diharapkan melebihi kemungkinan risikonya..
Namun, dosis radiasi akan
Namun, dosis radiasi akan bergantung pada kondisi pasien. Dalambergantung pada kondisi pasien. Dalam kasus di mana
kasus di mana fluoroskopi digunakfluoroskopi digunakan untuk membantu tindakan yangan untuk membantu tindakan yang membutuhkan waktu yang lama (misalnya dalam tindakan intervensi membutuhkan waktu yang lama (misalnya dalam tindakan intervensi yang membutuhkan pemasangan cincin), dosis radiasi akan
yang membutuhkan pemasangan cincin), dosis radiasi akan
18 18
disesuaikan, sehingga ada
disesuaikan, sehingga ada kemungkkemungkinan pasien inan pasien akan mendapatkanakan mendapatkan radiasi dalam dosis yang tinggi.
radiasi dalam dosis yang tinggi.