• Tidak ada hasil yang ditemukan

Manajemen Program Sekolah Unggulan Di SMP Negeri 4 Panggul Trenggalek

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Manajemen Program Sekolah Unggulan Di SMP Negeri 4 Panggul Trenggalek"

Copied!
80
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Fokus Penelitian

Hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan pertimbangan dan sumbangan saran mengenai pengelolaan Program Sekolah Unggulan di SMP Negeri 4 Panggul. Implementasi Program Sekolah Unggulan di SMP Negeri 4 Pangul Trenggalek Selanjutnya yang terpenting dalam program Sekolah Unggulan adalah implementasi. Tahap pelaksanaan program SMA di SMP Negeri 4 Panggul Trenggalek melibatkan seluruh unsur yang terlibat dalam pengelolaan program.

Pelaksanaan proses pelatihan program sekolah secara keseluruhan di SMP Negeri 4 Panggul Trenggalek diawali dengan pemberian bahan ajar dan pelaksanaan. Dalam hal ini SMP Negeri 4 Panggul Trenggalek telah mengembangkan program sekolah unggulan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Evaluasi pendidikan sekolah secara keseluruhan di SMP Negeri 4 Panggul Trenggalek merupakan proses akhir atau penilaian mutu suatu kegiatan.

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk menyajikan data yang diperoleh dari hasil penelitian di SMP Negeri 4 Panggul tentang Pengelolaan Program Sekolah Unggulan di SMP Negeri 4 Panggul. Antusiasme siswa yang mengikuti program sekolah unggulan juga sangat tinggi, terlihat dari semangat belajarnya. Program sekolah yang diunggulkan adalah dilaksanakannya KBM (kegiatan belajar mengajar) secara berkala dan diselenggarakannya kegiatan belajar secara berdampingan sesuai kearifan lokal di SMP Negeri 4 Panggul Trenggalek.

Pemetaan minat siswa merupakan proses seleksi antar siswa yang akan mengikuti program sekolah berprestasi. Oleh karena itu, pelaksanaan yang dilakukan SMP Negeri 4 Panggul Trenggalek pada program sekolah unggulan ini terlaksana sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Perencanaan program sekolah unggulan di SMP Negeri 4 Panggul Trenggalek dapat dilihat dari dua tahap, yaitu tahap pemilihan program yang akan diikuti dan tahap pemetaan minat siswa.

Sistematika Pembahasan

KAJIAN PUSTAKAN

Manajemen Program

Manajemen adalah ilmu dan seni mengelola proses pemanfaatan sumber daya manusia secara efektif yang didukung oleh sumber lain dalam suatu organisasi untuk mencapai tujuan tertentu. Perencanaan merupakan suatu proses kegiatan untuk menyajikan secara sistematis seluruh kegiatan yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu. Artinya memberikan arahan dengan cara memberikan semangat dan dorongan kepada seluruh pegawai agar mampu dan mampu bekerja dengan penuh semangat sesuai dengan harapan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.

Berdasarkan definisi di atas, peneliti menyimpulkan bahwa program adalah serangkaian kegiatan atau serangkaian tindakan untuk mencapai tujuan. Manajemen adalah upaya individu atau organisasi untuk mencapai tujuan yang diinginkan dan ditetapkan dengan cara mengelola, mengatur, menggunakan, dan memanfaatkan sumber daya yang tersedia secara efektif dan efisien.34 Program adalah segala sesuatu yang dilakukan dengan harapan dapat menghasilkan, mempengaruhi, dan manfaat. .35. Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa manajemen program adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi untuk mencapai tujuan.

Sekolah Unggulan

Secara umum manajemen berbasis sekolah merupakan model manajemen yang memberikan otonomi lebih besar kepada sekolah dan mendorong pengambilan keputusan partisipatif yang melibatkan langsung seluruh warga sekolah untuk meningkatkan mutu sekolah berdasarkan kebijakan sekolah.40. Namun sebagai sebuah institusi, sekolah tidak hanya dihadapkan pada peserta didik, tetapi juga dengan sumber daya lain yang harus diperhatikan kebutuhan dan aspirasinya. Oleh karena itu, kurikulum sekolah tinggi dirancang berdasarkan pertimbangan yang bertujuan untuk mengembangkan konsep dasar dan kaidah pelaksanaan proses pembelajaran agar kurikulum tersebut dapat diterapkan di sekolah.

Sekolah unggul mempunyai ciri atau ciri yaitu sekolah tidak terjebak pada satu kurikulum dan cara pengajaran yang terbaik, suatu metode mencari efektivitas hanya berdasarkan nilai ujian.43 Visi manajemen sekolah yang baru menyatakan bahwa kriteria sekolah yang efektif adalah dengan seperangkat standar kerja yang tinggi dan jelas, mengapa setiap siswa harus mengetahui dan mampu melakukan sesuatu.44. Pada prinsipnya sekolah unggul harus mempunyai ciri khusus dan dapat menjadi landasan utama dalam menentukan keunggulan suatu lembaga pendidikan. Ciri-ciri sekolah unggul adalah: pertama, mempunyai peserta didik yang bertalenta dengan kemampuan dan kecerdasan yang tinggi, kedua, mempunyai tenaga pengajar yang profesional dan handal, ketiga, mempunyai kurikulum yang diperkaya (eskalasi), keempat, mempunyai sarana dan prasarana yang baik, seperti seperti ruang kelas, taman bermain, laboratorium dan ruang komputer lengkap dengan peralatannya, perpustakaan, lapangan olah raga yang dapat meningkatkan prestasi siswa, media pembelajaran cukup lengkap, buku pelajaran dengan perbandingan 1 siswa : 1 buku untuk setiap mata pelajaran, musala yang bersih dan rapi, staf bimbingan dan ruang konseling.

Secara konseptual, sekolah unggul dikelompokkan menjadi dua konsep, yaitu: pertama, sekolah unggul parsial versus sekolah unggul total, yaitu sekolah yang mempunyai keunggulan pada komponen tertentu, dan kedua, sekolah unggul total adalah sekolah yang unggul pada seluruh komponen atau aspek. diselenggarakan karena ada beberapa hal antara satu sama lain: pertama meningkatkan nilai tambah, kedua melakukan kajian komprehensif, ketiga persaingan global yang semakin tajam, keempat munculnya kolonialisme baru di bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan ekonomi. Pengembangan organisasi dan administrasi meliputi perumusan visi, misi dan tujuan sekolah, struktur organisasi sekolah, perumusan peraturan sekolah dan penataan manajemen sekolah yang efektif dan efisien.48. Pengembangan penilaian di perguruan tinggi, baik yang dilakukan oleh guru, satuan pendidikan, maupun pemerintah terhadap peserta didik, dapat meliputi tahapan input, proses, dan output, dengan tetap menerapkan prinsip-prinsip penilaian yang tertuang dalam Standar Nasional Penilaian Pendidikan Sekolah. yang mencakup aspek kognitif, efektif, dan psikomotorik.51 Proses penilaian hendaknya memperhatikan langkah-langkah dalam proses penilaian, antara lain: menetapkan standar pengukuran kinerja, mengukur prestasi kerja, menyiapkan jenis imbalan atau sanksi. 52.

Salah satu perguruan tinggi terdiri dari sumber daya manusia yang dilihat dari dua aspek yaitu kualitas dan kuantitas. Oleh karena itu, untuk meningkatkan pembangunan di bidang apapun, peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan syarat yang paling utama. Kualitas sumber daya manusia menyangkut dua aspek yaitu fisik dan non fisik yang menyangkut kemampuan kerja, kemampuan berpikir dan kemampuan lainnya.

Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia antara lain: mengikuti pelatihan-pelatihan kurikuler yang diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan, mengikuti penggunaan alat-alat pengajaran, mengikuti pelatihan-pelatihan pengembangan metode belajar mengajar, mengikuti studi banding di beberapa negara.54.

Telaah Hasil Penelitian Terdahulu …

Hikmah Murtiatun57 Universitas Muhammadiyah Purwokerto, dalam tesisnya tahun 2018 berjudul “Manajemen Kurikulum dalam Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan di SD Islam Terpadu Harapan Masyarakat Purbalingga”. Akhmad Saufi, Hambali, 58 Majalah Manajemen Pendidikan Islam Al-Tanzim, dalam majalahnya tahun 2019 yang berjudul “Permulaan Perencanaan Kurikulum Sekolah Tinggi”. Zainur Rosikin59 Universitas Nurul Jadid Paiton Probolinggo, dalam jurnalnya tahun 2019 yang berjudul “Awal Perencanaan Kurikulum Sekolah Tinggi”.

Dinda Sinta Daylis60 Uin Raden Intan Lampung, dalam catatan hariannya tahun 2019 berjudul “Manajemen Perencanaan Kurikulum Kuttab Alfatih Tanggerang Selatan”. Weni62 Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu, dalam disertasinya tahun 2020 yang berjudul “Implementasi Kurikulum Program Unggulan di Madrasah Aliyah Ar Raudah Kabupaten Seluma”. 61 Iskandar Imam, “Perencanaan Kurikulum Peningkatan Mutu Pendidikan Agama Islam di Man 2 Ponorogo”, IAIN Ponorogo, (2020).

62 Weni, “Implementasi Kurikulum Program Unggulan di Madrasah Aliyah Ar Raudah Kabupaten Seluma”, Fakultas Tarbiyah Tadris Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu, (2020). Sulistianti, Ananda, Putri Sekar63 Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Guru, Institut Agama Islam Negeri Salatiga dan tesisnya tahun 2021 berjudul “Manajemen Kurikulum Kelas Unggul di Mts Negeri 2 Kota Magelang. 63 Sulistiandi dkk, “Manajemen Kepemimpinan Kurikulum Kelas di Mts Negeri 2 Kota Magelang”, Kajian Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Keagamaan Islam Negeri Salatiga, (2021).

Hikmah Murtiatun Universitas Muhammadiyah Purwokerto dalam tesisnya pada tahun 2018 yang berjudul “Manajemen Kurikulum dalam Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan pada SD Islam Terpadu Harapan Masyarakat Purbalingga”. Imam Iskandar IAIN Ponorogo, dalam jurnalnya tahun 2020 berjudul “Perencanaan Kurikulum Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Agama Islam di MAN 2 Ponorogo”. Weni Saputri, Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah Institut Keagamaan Islam Negeri (IAIN) Tadris Bengkulu, dalam tesisnya tahun 2020 berjudul “Implementasi Kurikulum Program Unggulan di Madrasah Aliyah Ar Raudah Kabupaten Seluma”.

Sulistianti, Ananda, Putri Sekar, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Pendidikan Guru, Institut Keagamaan Islam Negeri Salatiga dan skripsinya tahun 2021 berjudul.

Tabel 2.1 : Persamaan dan Perbandingan Penelitian Terdahulu  No.  Nama Peneliti, Tahun
Tabel 2.1 : Persamaan dan Perbandingan Penelitian Terdahulu No. Nama Peneliti, Tahun

METODE PENELITIAN

  • Kehadiran Peneliti
  • Lokasi Penelitian
  • Data Sumber Data
  • Prosedur Pengumpulan Data
  • Teknik Analisis Data
  • Pengecekan Keabsahan Data
  • Tahapan Pelaksanaan Penelitian

Dalam upaya meningkatkan mutu siswa melalui program sekolah unggulan ini, hal pertama yang dilakukan adalah kepala sekolah atau kepala sekolah. Dari data tersebut dapat diketahui apakah perencanaan program sekolah unggulan untuk meningkatkan prestasi siswa di SMP Negeri 4 Panggul Trenggalek sudah berjalan cukup baik atau belum. Seperti yang dijelaskan oleh Bpk. Dwi Prasetiyo, S.Pd selaku kepala kurikulum SMP Negeri 4 Panggul Trenggalek merupakan unggulan program sekolah Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dalam wawancaranya sebagai berikut.

Pernyataan tersebut tentu mengandung makna bahwa program sekolah unggulan harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Berdasarkan hal di atas maka dapat dikatakan bahwa sekolah telah berhasil dalam melaksanakan program SMA. Mutu adalah tingkat baik atau buruknya mutu, dengan adanya program sekolah unggul ini, Lembaga berharap dapat meningkatkan mutu pendidikan ke tingkat yang lebih baik.

Pembahasan penelitian ini dalam analisis temuan terkait perencanaan program sekolah menengah atas untuk meningkatkan mutu pendidikan di SMP Negeri 4 Panggul Trenggalek juga didasarkan pada isi dan misi sekolah, diantaranya adalah pengembangan peserta didik. . pencapaian. Perencanaan yang dilakukan oleh sekolah akan memudahkan pelaksanaan program sekolah tinggi dan mengurangi kesalahan. Hal ini menandakan arah program sekolah unggulan ini dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Pemilihan ini dilakukan karena program SMA ini diperuntukkan bagi siswa yang berprestasi dan mempunyai rata-rata nilai rapor sebesar 80. Dengan demikian sekolah juga mampu mendapat poin plus dari masyarakat dan program SMA ini juga mampu meningkatkan mutu pendidikan. pendidikan. Berdasarkan hasil wawancara dengan Trainer, cara kerja penilaian pada program SMA di SMP Negeri 4 Panggul Trenggalek pertama kali dilihat melalui pencapaian nilai tes yang berada di atas rata-rata.

Gambar 3.1 Komponen Analisis Data menurut Miles dan Huberman  G.  PENGECEKAN KEABSAHAN DATA
Gambar 3.1 Komponen Analisis Data menurut Miles dan Huberman G. PENGECEKAN KEABSAHAN DATA

HASIL DAN PEMBAHASAN

Sejarah singkat SMP Negeri 4 Panggul Trenggalek

Selain itu, berbagai kegiatan yang dapat diikuti oleh sekolah terlihat dari terselenggaranya program sekolah yang berkualitas.

Table 4.3 Susunan Organisasi Penyusun dan Pengembang Kurikulum SMP  Negeri 4 Panggul Trenggalek
Table 4.3 Susunan Organisasi Penyusun dan Pengembang Kurikulum SMP Negeri 4 Panggul Trenggalek

Letak Geografis SMP Negeri 4 Panggul Tenggalek

Identitas Sekolah

Susunan Pengurus SMP Negeri 4 Panggul Trenggalek …

Bagi daerah pinggiran kota seperti ini, keberadaan program sekolah unggulan ini dapat memberikan ilmu bagi siswa untuk mengembangkan diri.

Susunan Organisasi Penyusun dan Pengembang Kurikulum SMP Negeri

Sarana dan Prasarana SMP Negeri 4 Panggul Trenggalek

Untuk kelancaran proses belajar mengajar dan demi kenyamanan peserta didik dalam beraktivitas dan belajar, sarana dan prasarana merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi suatu lembaga pendidikan.

Visi, Misi dan Tujuan SMP Negeri 4 Panggul Trenggalek

Mengembangkan potensi peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Paparan Data

  • Perencanaan Program Sekolah Unggulan di SMP 4 Panggul
  • Pelaksanaan Program Sekolah Unggulan di SMP 4 Panggul

Harapannya ke depan, pihak lembaga dapat menambah jurusan unggulan pada program sekolah dan lebih meningkatkan kualitas program ini.

Gambar 4.1 Peta konsep perencanaan program sekolah unggulan SMP Negeri 4  Panggul
Gambar 4.1 Peta konsep perencanaan program sekolah unggulan SMP Negeri 4 Panggul

Referensi

Dokumen terkait