MANFAAT PASCAPENSIUN
Hasbiana Dalimunthe SE.,M.Ak
DASAR HUKUM PENSIUN
PP tentang Dana Pensiun
UU No.,13 tahun 2003 tentang tenaga kerja hubungan kerja dan Imbalan kerja
dan Pasca Kerja.
11/06/2023 Tata Salta
PP DANA PENSIUN UU NO 13
Mengatur :
1. Siapa yang berhak menjadi peserta pensiun
2. Dasar pensiun.
3. Manfaat apa saja yang akan diberikan dan dalam bentuk apa.
4. Kapan dapat menikmatinya dan berapa besar manfaat yang dijanjikan kepada peserta.
5. Iuran pensiun.
6. Hak-hak sebelum mencapai usia pensiun
7. Sumber pembiayaan.
11/06/2023 Tata Salta
BENTUK MANFAAT PASCA PENSIUN
Terdapat dua bentuk manfaat pascapensiun (postretirement benefit) :
a. Manfaat pensiun (pension benefit) : dimana pemberi kerja menjanjikan manfaat moneter kepada pekerja.
b. Manfaat lain pascapensiun pekerja (other postretirement employee benefit OPEB), dimana pemberi kerja menyediakan manfaat lain (biasanya non moneter) pascapensiun-terutama pemeliharaan kesehatan dan asuransi jiwa.
Hal yang perlu diperhatikan:
Kedua jenis manfaat menghadirkan tantangan konseptual yang sama bagi akuntansi dan analisis.
Standar akuntansi saat ini mensyaratkan pengakuan beban manfaat pascapensiun saat pekerja aktif memberikan jasa , bukan saat manfaat dibayarkan.
BENTUK MANFAAT PASCA PENSIUN
Estimasi nilai sekarang manfaat pensiun yang diakui, dilaporkan sebagai kewajiban pemberi kerja.
Estimasi nilai sekarang manfaat pensiun yang diakui, dilaporkan sebagai kewajiban pemberi kerja. Oleh karena waktu dan besaran manfaat ini tidak pasti, biaya manfaat pascapensiun (kewajibannya) perlu diestimasi berdasarkan asumsi aktuaria atas harapan hidup, perputaran pegawai, tingkat kenaikan kompensasi, biaya perawatan kesehatan, tingkat pengembalian yang diharapkan dan tingkat bunga.
AKUNTANSI PENSIUN
Sifat Kewajiban Pensiun
Program Pensiun (pension plan) : janji pemberi kerja untuk menyediakan manfaat pensiun bagi pekerja, dan perjanjian tersebut melibatkan pihak:
a. Pemberi kerja
b. Yang memberikan kontribusi pada program pensiun
c. Pekerja yang menerima manfaat
d. Dana Pensiun
Dana Pensiun (pension fund) terpisah dari pemberi kerja dan diadministrasikan oleh pihak yang ditunjuk (trustee). Dana pensiun menerima kontribusi, menginvestasikan kontribusi tersebut dengan cara yang tepat, dan membagikan manfaat pensiun kepada pekerja.
PROSES PROGRAM PENSIUN
Elemen dari Proses Pensiun
Kontribusi Manfaat
(Pengeluaran Uang)
Investasi dan Pengembalian Pemberi
Kerja
Dana
Pensiun Pekerja
1. PROGRAM PENSIUN MANFAAT PASTI :
Menentukan jumlah pensiun yang dijanjikan oleh pemberi kerja untuk disediakan bagi pensiunan.
11/06/2023 Tata Salta
• Lebih menekankan pada hasil akhir.
• Manfaat pensiun ditentukan terlebih dahulu
• Program pensiun manfaat pasti dapat mengakomodasi masa kerja yang dilalui pekerja
• Karyawan lebih dapat menentukan besarnya manfaat yang akan diterima pada saat mencapai masa peniun.
• Lebih menekankan pada hasil akhir.
• Manfaat pensiun ditentukan terlebih dahulu
• Program pensiun manfaat pasti dapat mengakomodasi masa kerja yang dilalui pekerja
• Karyawan lebih dapat menentukan besarnya manfaat yang akan diterima pada saat mencapai masa peniun.
• Perusahaan menanggung kekurangan dana apabila hasil investasi tidak mencukupi.
• Relatif lebih sulit untuk diadministrasikan
• .
• Perusahaan menanggung kekurangan dana apabila hasil investasi tidak mencukupi.
• Relatif lebih sulit untuk diadministrasikan
• .
K E L E B I H A N K E L E B I H A N
K E L E M A H A N K E L E M A H A N
2. PROGRAM PENSIUN IURAN PASTI
Menentukan jumlah kontribusi pemberi kerja pada program pensiun.
11/06/2023 Tata Salta
• Pendanaan (biaya/iuran) dari perusahaan lebih dapat diperhitungan atau diperkirakan.
• Karyawan dapat memperhitungkan besarnya iuran yang dilakukan setiap tahun.
• Lebih mudah untuk diadministrasikan
• Pendanaan (biaya/iuran) dari perusahaan lebih dapat diperhitungan atau diperkirakan.
• Karyawan dapat memperhitungkan besarnya iuran yang dilakukan setiap tahun.
• Lebih mudah untuk diadministrasikan
• Penghasilan pada saat pensiun lebih sulit untuk diperkirakan
• Karyawan menanggung risiko atas ketidakberhasilan investasi
• Tidak dapat mengakomodasikan masa kerja yang telah dilalui karyawan.
• Penghasilan pada saat pensiun lebih sulit untuk diperkirakan
• Karyawan menanggung risiko atas ketidakberhasilan investasi
• Tidak dapat mengakomodasikan masa kerja yang telah dilalui karyawan.
Kelebihan Kelebihan
Kelemahan Kelemahan
ANALISIS MANFAAT PENSIUN
Analisis pengungkapan manfaat pascapensiun penting untuk dilakukan, karena besarnya kewajiban maupun karena kompelsitas aturan akuntansi.
Langkah-langkah dalam analisis manfaat pascapensiun:
1.Menentukan dan merekonsiliasi biaya dan kewajiban (atau aset) manfaat ekonomis dan yang dilaporkan
2.Membuat penyesuaian yang diperlukan atas laporan keuangan
3.Mengevaluasi asumsi aktuaria dan dampaknya pada laporan keuangan
4.Memeriksa paparan risiko pensiun dan
5.Mempertimbangkan implikasi arus kas program manfaat pascapensiun
EKUITAS PEMEGANG SAHAM
Ekuitas : klaim pemilik atas aset bersih perusahaan.
Klaim pemegang sekuritas ekuitas
berada di bawah kreditor, yang berarti
klaim kreditor dipenuhi terlebih
dahulu. Pemegang saham dihadapkan
pada risiko tertinggi perusahaan, pada
saat yang sama, pemegang saham
memiliki kemungkinan pengembalian
maksimum, karena mereka berhak
atas seluruh pengembalian setelah
hak kreditor terpenuhi.
ANALISIS EKUITAS
Analisis atas ekuitas harus mempertimbangkan pengukuran dan pelaporan standar ekuitas pemegang saham yaitu:
1. Mengklasifikasikan dan memisahkan sumber utama pendanaan ekuitas
2. Mempelajari hak untuk kelompok-kelompok pemegang saham dan prioritas mereka dalam likuidasi
3. Mengevaluasi pembatasan hukum untuk distribusi ekuitas
4. Menelaah kontrak, ketentuan hukum, dan pembatasan-pembatasan lainnya atas distribusi saldo laba
5. Menilai ketentuan dan provisi sekuritas yang dapat dikonversi, opsi saham, dan kesepakatan lainnya yang berpotensi menerbitkan saham
MODAL SAHAM
Pelaporan modal saham meliputi penjelasan atas perubahan jumlah lembar modal.
Daftar berikut ini menunjukkan alasan perubahan modal saham, terpisah menurut kenaikan dan penurunan:
Sumber Kenaikan Modal Saham Yang Beredar
Penerbitan saham
Konversi utang dan saham preferen
Penerbitan dividen saham dan pemecahan saham
Penerbitan saham dalam akuisisi dan merger
Penerbitan untuk opsi saham dan waran
MODAL SAHAM
Sumber Penurunan Modal Saham Yang Beredar
Pembelian dan penghentian saham
Pembelian kembali saham
Pemecahan saham terbalik
Aspek penting lainnya dalam analisis modal saham adalah evaluasi atas opsi yang dimiliki oleh pihak lain, saat dilaksanakan, menyebabkan kenaikan jumlah saham beredar. Opsi tersebut meliputi:
Hak konversi utang dan saham preferen menjadi saham biasa
Waran yang dapat ditukarkan dengan saham dalam kondisi tertentu
Opsi saham untuk kompensasi dan bonus memerlukan penerbitan modal saham selama periode tertentu pada harga tetap
Komitmen untuk menerbitkan modal saham