Manfaat, Syarat dan Cara Mudah Pengajuan Bridging BPJS
BPJS memiliki ragam fasilitas untuk rumah sakit, puskesmas hingga klinik dengan pengelolaan berbasis web service atau API (Application Programming Interface). Aplikasi klinik ini
membantu memanajemen antrean pasien hingga mengintegrasi data pengguna layanan BPJS dari berbagai klinik yang tersebar di Indonesia.
Dengan melakukan bridging BPJS, klinik mudah mengakses layanan program JKN-KIS lewat efektivitas entry data processing.
Manfaat Bridging BPJS
BPJS Kesehatan adalah program milik pemerintah Indonesia untuk menjamin pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakatnya. Untuk mengatasi kendala administrasi dari program BPJS kesehatan maka dikembangkan bridging BPJS. BPJS telah bekerjasama dengan berbagai faskes baik dari swasta maupun milik pemerintah yang ada di seluruh Indonesia.
Dengan begitu pasien BPJS bisa melakukan registrasi dan verifikasi dalam satu proses entry saja.
Apabila faskes tidak melakukan bridging BPJS maka perlu melakukan dua kali antrian yakni registrasi sekaligus verifikasi kepesertaan.
Keuntungan lainnya dari pengajuan bridging BPJS ini adalah memberikan kepastian dan jaminan pengobatan. Kondisi ini mengakibatkan tak semua pasien di klinik dapat menerima layanan saat itu juga.
Dengan bridging BPJS, aplikasi klinik dapat membantu pasien BPJS untuk mendapatkan
prioritas dalam mengakses pelayanan kesehatan dengan memangkas waktu mengantri pasien saat mengakses layanan kesehatan.
Fitur BPJS pada Sistem Klinik
Adapun fitur yang tersedia pada sistem klinik yang telah bridging BPJS di antaranya adalah sebagai berikut:
Memudahkan pencarian data rujukan dari PCare/rumah sakit berdasarkan nomor kartu atau nomor rujukan
Mampu melakukan pencarian data peserta BPJS kesehatan maupun berdasarkan NIK kependudukan
Bisa melakukan pencarian data diagnosa ICD-10 serta data poli dan fasilitas kesehatannya
Menghapus data SEP serta menampilkan data SEP peserta secara detail, update tanggal pulang SEP hingga input SEP
Menyimak data kunjungan peserta dan data riwayat pelayanan peserta Syarat dan Cara Pengajuan Bridging BPJS
Aplikasi Klinik Pintar adalah sistem klinik yang membantu operasional dan layanan klinik yang mampu terintegrasi dengan BPJS dan layanan pemerintah lainnya. Syarat yang perlu dipenuhi agar bisa melakukan bridging BPJS adalah sebagai berikut:
Faskes sudah menandatangani surat kerja sama penggunaan Aplikasi Klinik Pintar
Faskes sudah menggunakan aplikasi klinik minimal satu bulan dan menjalani training penggunaan minimal satu kali
Faskes sudah memiliki 30 rekam medis elektronik aktif dalam satu bulan terakhir
Dalam pengajuan bridging BPJS terdapat dua alur yang perlu dipenuhi yakni fase pengajuan dan fase development dengan rincian sebagai berikut:
1. Fase Pengajuan
Faskes perlu mengisi form Pendaftaran Bridging dengan benar
Faskes melakukan pengisian dokumen permohonan pengajuan integrasi BPJS setempat
Wajib melakukan pengiriman dokumen permohonan di atas ke kantor BPJS setempat