MANUSIA DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN DALAM AL-QUR’A>N: STUDI KRITIS TAFSIR AN-NU>R KARYA TEUNGKU MUHAMMAD HASBI ASH-SHIDDIEQY
SKRIPSI
Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Agama (S.Ag)
Dalam Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir
Disusun oleh:
IRNA NURLIYANA NIM. 1808304009
JURUSAN ILMU AL-QUR’AN DAN TAFSIR FAKULTAS USHULUDDIN ADAB DAN DAKWAH
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI SYEKH NURJATI CIREBON 2022
ii
MANUSIA DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN DALAM AL-QUR’A>N: STUDI KRITIS TAFSIR AN-NU>R KARYA TEUNGKU MUHAMMAD HASBI ASH-SHIDDIEQY
SKRIPSI
Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Agama (S.Ag)
Dalam Bidang Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir
IRNA NURLIYANA NIM: 1808304009
JURUSAN AL-QUR’AN DAN TAFSIR
FAKULTAS USHULUDDIN ADAB DAN DAKWAH INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN)
SYEKH NURJATI CIREBON 2022 M/ 1444 H
iii ABSTRAK
Irna Nurliyana, 1808304009. Manusia Dan Kerusakan Lingkungan Dalam Al-Qur’an: Studi Kritis Tafsir An-Nu>r Karya Teungku Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy Skripsi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon.
Penelitian ini mengkaji pemikiran Hasbi Ash-Shiddieqy tentang kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh perilaku manusia dengan judul; “Manusia dan kerusakan lingkungan dalam Al-Qur’a>n: Studi kritis Tafsir An-Nu>r karya Teungku Muhammad Hasbi Ash- Shiddieqy”.
Berdasarkan data yang digunakan dalam penelitian ini, maka Teori yang akan penulis gunakan dalam penelitian ini meliputi teori hermeneutika. sumber datanya terdiri dari sumber data primer dan sumber data sekunder. Sumber data primer adalah Tafsir An-Nu>r karya Hasbi Ash-Shiddieqy. Sedangkan data sekundernya buku-buku, tulisan artikel, dan berita dari surat kabar yang relevan dengan pembahasan skripsi ini. Di antara buku-buku yang penulis maksud adalah Secercah Cahaya Ilahi karya Quraish Shihab, dan Islam Dan Lingkungan Hidup karya Sabarudin. Untuk itu metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode library reseach yakni berusaha menghimpun data dengan didasarkan pada tema tertentu melalui bacaan dan literatur- literatur yang ada kaitannya dengan pembahasan penulis.
Hasil penelitian yang diperoleh dari pemikiran Hasbi Ash- Shiddieqy tentang kerusakan lingkungan adalah: (1) Hasbi Ash- Shiddieqy berpandangan bahwa alam semesta diciptakan oleh Allah untuk manusia, segala sesuatu yang telah diciptakan Allah di alam ini agar dapat digunakan oleh manusia untuk memenuhi kehidupan manusia. (2) Penafsiran Hasbi tentang ayat-ayat lingkungan masih relevan karena manusia dalam pembahasan ini ditugaskan menjadi pewaris bumi, lingkungan menjadi anugerah untuk manusia, manusia bersikap ramah terhadap lingkungan, dan tidak menjadi perusak di muka bumi.
Kata Kunci: Lingkungan, alam, manusia, Hasbi
viii
RIWAYAT HIDUP
Nama lengkap Irna Nurliyana, lahir di Kuningan pada tanggal 10 Mei tahun 2000.
Penulis adalah anak kedua dari pasangan Bapak Didi Junaedi dan Ibu Tati Mulyati.
Beralamat di Rt/Rw: 006/003 Dusun III Desa Panawuan Kecamatan Cigandamekar Kabupaten Kuningan.
Adapun riwayat pendidikan yang penulis tempuh adalah sebagai berikut:
1. SDN 2 Panawuan tahun 2006-2012.
2. MTs PUI Ciwedus Timbang tahun 2012-2015.
3. SMAN 1 Cilimus Kuningan tahun 2015-2018.
4. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD), Jurusan Ilmu Al-Quran dan Tafsir (IAT) tahun 2018.
Selama bergelut di dunia pendidikan, penulis tercatat aktif dalam organisasi di antaranya sebagai berikut:
1. Menjadi bendahara pramuka di SMAN 1 Cilimus Kuningan pada tahun 2016-2018.
2. Menjadi anggota Departemen Ekonomi dan Kewirausahaan di PKPT IPNU IPPNU IAIN Syekh Nurjati Cirebon pada tahun 2020.
3. Menjadi pengurus Pondok Pesantren Annida Kota Cirebon bagian keuangan (bendahara) pada tahun 2021.
ix MOTTO
“Melangkahlah tanpa menyingkirkan dan terbang tinggilah tanpa menjatuhkan. Jika orang lain berusaha
menjatuhkanmu, ingatlah hanya pohon yang tidak
berbuahlah yang tidak dilempari batu”.
x
PERSEMBAHAN Skripsi ini saya persembahkan kepada:
1. Orang tua tercinta bapak Didi Junaedi dan ibu Tati Mulyati yang selalu memberikan support, mendidik dengan penuh rasa cinta, arahan, doa serta pengorbanan yang tidak terhingga dan tidak akan pernah tergantikan untuk penulis.
2. Kakak kandung Andri Sepri Rusmana dan kakak ipar Siti Julaeha yang senantiasa memotivasi dan memberikan semangat untuk penulis.
3. Bapak Dr. H. Wawan A. Ridwan, M.Ag beserta Ibu Dr. Rina Rindanah, M.Pd, pengasuh Pondok Pesantren Annida Kota Cirebon yang selalu memberikan arahan dan motivasi untuk menyelesaikan skripsi ini.
4. Kepada guru-guru penulis semuanya baik di pondok, kuliah, sekolah, maupun di rumah.
5. Teh Okta Intan Permata teman penulis yang selalu memberikan motivasi serta membantu dalam penulisan skripsi ini.
6.
Sahabat-sahabat seperjuangan jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir angkatan 2018 sekaligus teman terdekat penulis yakni Ayu Rahmah Nur Azizah yang telah memberikan dukungan dan semangat.7.
Teman kelas penulis Nanda Nurfauziah dan Shopi Maliyah yang senantiasa memberikan semangat.8.
Sahabat-sahabat tercinta yang selalu memberikan doa dan semangat yakni Elis Widyawati, Lusi Kurnia Sari, Aan Siti Nurhalimah, Nabilah Nurul Rahmawati, dan Fety Siti Fatimah.xi
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur marilah kita panjatkan kehadirat Allah SWT. yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua aamiin.
Sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir Strata Satu (S1) pada jurusan Ilmu Al-Quran dan Tafsir (IAT) yaitu penulisan skripsi. Shalawat serta salam semoga terlimpah curahkan kepada habibana wanabiyana Muhammad SAW. Kepada keluarganya, sahabatnya serta kita semua selaku umatnya aamiin.
Penulisan skripsi ini merupakan sebuah kajian singkat mengenai
“Manusia Dan Kerusakan Lingkungan Dalam Al- Qur’an: Studi Kritis Tafsir An-Nu>r Karya Teungku Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy”.
Penulis menyadari bahwa penulisam skripsi ini, tidak akan terlaksana tanpa adanya dukungan doa dari berbagai pihak. Untuk itu, pada kesempatan ini penulis mengucapkan rasa terima kasih kepada yang terhormat:
1. Dr. H. Sumanta selaku Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
2. Dr. Hajam, M.Ag selaku Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah.
3. H. Muhammad Maimun, M.A, M.S.I selaku Ketua Jurusan Ilmu Al-Quran dan Tafsir yang telah banyak memberi support kepada penulis.
4. Nurkholidah, M.Ag, selaku Sekertaris Jurusan Ilmu Al-Quran dan Tafsir yang telah banyak memberikan nasihat, motivasi, dan bimbingan terhadap penulisan skripsi penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini.
xii
5. Dr. Fuad Nawawi, M.Ud, selaku dosen pembimbing I yang telah banyak memberikan bimbingan dan ide-ide baru terhadap penulis serta inspirasi bagi penulis.
6. M. Zaenal Muttaqin, MA. Hum, selaku dosen pembimbing II yang telah banyak memberikan bimbingan dan ide-ide baru terhadap penulis serta inspirasi bagi penulis.
7. Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah khususnya dosen- dosen Jurusan Ilmu Al-Quran dan Tafsir yang telah memberikan wawasan dan pengetahuan terhadap penulis.
8. Orang tua tercinta yang telah banyak memberikan motivasi dan doa bagi penulis.
9. Teman-teman Jurusan Ilmu Al-Quran dan Tafsir yang selalu memberikan semangat dan menjadi tempat diskusi.
Akhir kata, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari semua pihak, demi kemajuan penulis di masa yang akan datang
Cirebon, 18 Juli 2022
Penulis
xiii
TRANSLITERASI ARABIC
Pedoman Transliterasi Arab Latin yang merupakan suatu hasil keputusan bersama (SKB) dari Menteri Agama dan Menteri Pendidikan serta Kebudayaan R.I. Dengan Nomor: 158 pada Tahun 1987 dan Nomor: 0543b/U/1987.
A. Konsonan
Daftar huruf bahasa Arab dan transliterasinya ke dalam huruf latin dapat dilihat pada halaman berikut:
Huruf Arab Nama Huruf Latin Nama ا Alif Tidak dilambangkan Tidak dilambangkan
ب Ba B Be
ت Ta T Te
ث Ś a Ś Es (dengan titik diatas)
ج Jim J Je
ح Ḥ a Ḥ Ha (dengan titik dibawah)
خ Kha Kh Ka dan Ha
د Dal D De
ذ Zal Ž Zet (dengan titik diatas)
ر Ra R Er
ز Zai Z Zet
س Sin Ş Es
ش Syin Sy Es dan Ye
xiv
ص Ş ad Ș Es (dengan titik dibawah)
ض Ḍ ad Ḍ De (dengan titik dibawah)
ط Ṭ a Ṭ Te (dengan titik dibawah)
ظ Ẓ a Ẓ Zet (dengan titik dibawah)
ع ‘Ain ‘– Apostrof terbalik
غ Gain G Ge
ف Fa F Ef
ق Qaf Q Qi
ك Kaf K Ka
ل Lam L El
م Mim M Em
ن Nun N En
و Wau W We
ه Ha H Ha
ء Hamzah ̱’ Apostrof
ي Ya Y Ye
xv B. Vokal
Vokal bahasa Arab, seperti bahasa Indonesia yang terdiri dari vokal tunggal atau yang disebut dengan monoftong dan juga vokal rangkap atau yang disebut dengan diftong yaitu diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Vokal Tunggal
Vokal tunggal bahasa Arab yang lambangnya tanda atau harokat, transliterasinya yaitu sebagai berikut:
Huruf Arab Nama Huruf Latin Nama
َ
ا Fathah A A
َ ا Kasrah I I
َ
ا Dhammah U U
Contoh:
َ بتك = Kataba
َ ن س ح = Hasuna
2. Tunggal Rangkap
Vokal rangkap bahasa Arab yang labangnya berupa gabungan antara harakat dan huruf, transliterasinya berupa gabungan huruf yaitu sebagai berikut.
Huruf Arab Nama Huruf Latin Nama
َ يا Fathah dan Ya Ai A dan I
َ وا Fathah dan Wau Au A dan U
xvi Contoh:
َ
ف يك = Kaifa
َ
ل وق = Qaula C. Maddah
Maddah atau vokal panjang yang berupa harakat dan huruf, transliterasinya berupa huruf dan tanda.
Huruf Arab Nama Huruf Latin Nama
ىاَ ـ Fathah dan Alif/Ya Ā A dan garis atas
يَ ـ Fathah dan Ya Ῑ I dan garis atas
وَ ـ Dhammah dan Wau Ū U dan garis atas
Contoh:
َ تا م = Māta
ى م ر
= Ramāَلي ق = Qῑla
َ ت و م ي = Yamūtu
D. Ta Marbutah
Transliterasi untuk ta marbutah itu terbagi menjadi dua macam, yaitu sebagai berikut:
a. Ta Marbutah Hidup
Ta Marbutah yang hidup atau mendapat harakat fathah, kasrah, dan dammah, transliterasinya adalah /t/.
xvii b. Ta Marbutah Mati
Ta Marbutah yang mati atau mendapat harakat sukun, transliterasinya adalah /h/.
Kalau pada kata yang terakhir dengan ta marbutah diikuti oleh yang menggunakan kata sandang al serta bacaan kedua kata itu terpisah, maka ta marbutah itu di transliterasikan dengan /h/.
Contoh:
َ
لافطَالَاَ ه ض وَ ر = Raudah Al-Atfal atau Raudatul Atfal
َ ه حل ط = Talhah
َ ة مك حلا = Al-Hikmah
E. Syaddah (Tasydid)
Syaddah atau tasydid yang dalam sistem tulisan Arab dilambangkan dengan sebuah tanda, yaitu tanda sayaddah atau tasydid, dalam transliterasi ini tanda syaddah tersebut dilambangkan dengan huruf, yaitu huruf yang sama dengan huruf yang diberi syaddah itu.
Contoh:
َ
انَّب ر = Rabbanā
َ م ع ن = Nu’imā
F. Kata Sandang
Kata sandang dalam sistem tulisan Arab yang dilambangkan dengan لا. Namun dalam transliterasi ini kata sandang itu dibedakan atas kata sandang yang diikuti oleh huruf syamsiah yang jumlahnya ada lima belas huruf, dan kata sandang yang diikuti oleh huruf qamariah yang jumlahnya lima belas huruf juga. Yaitu yang akan dijelaskan sebagai berikut:
xviii 1. Kata sandang yang diikuti huruf syamsiah
Kata sandang yang diikuti huruf syamsiah ditransliterasikan sesuai dengan bunyinya, yaitu /l/ diganti dengan huruf yang sama dengan huruf yang langsung mengikuti kata sandang itu.
Contoh:
َ ر هَ َّدلَا = Ad-Dahru
َ س م َّشلَا = Asy-Syamsu
َ
ل مَّنلَا = An-Namlu
َ ل يَّ
للَا = Al-Lailu
2. Kata sandang yang diikuti oleh huruf qamariah
Kata sandang yang diikuti oleh huruh qamariah ditransliterasikan sesuai dengan aturan yang digariskan didepan dan sesuai juga dengan bunyinya.
Contoh:
َ ر مقلَا = Al-Qamaru
َ
َ رقفلَا = Al-Faqru
َ ب ى غلَا = Al-Gaibu
َ ن ى علَا = Al-‘Ainu
G. Hamzah
Hamzah ditransliterasikan dengan apostrof. Namun, hanya berlaku bagi hamzah yang terletak ditengah dan di akhir kata. Apabila terletak diawal kata, hamzah tidak dilambangkan karena dalam tulisan Arab berupa alif.
xix Contoh:
َ ئ ي ش = Syai’un
َ ت ر مأ = Umirtu
ََّ
ن ا = Inna
َ
لكأ = Akala
H. Penulisan Kata Arab Yang Lazim Digunakan Dalam Bahasa Indonesia Kata istilah atau kalimat Arab yang ditransliterasi adalah kata, istilah, kalimat yang belum dibakukan dalam bahasa Indonesia. Kata, istilah atau kalimat yang sudah lazim dan menjadi bagian dari pembendaharaan bahasa Indonesia, atau sudah sering ditulis dalam tulisan bahasa Indonesia, tidak lagi ditulis menurut cara transliterasi di atas. Misalnya kata Al-Qur’an (dari al-Qur’an), sunnah, khusus dan umum. Namun, bila kata-kata tersebut menjadi bagian dari suatu rangkaian teks Arab, maka mereka harus ditransliterasi secara utuh. Contoh:
Fi Ẓilāl Al-Qur’ān
Al-Sunnah Qabl Al-Tadwin
Al-‘Ibārāt Bi Umūm Al-Lafẓ Lā Bi Khusus Al-Sabab I. Penulisan Huruf Kapital
Meskipun dalam sistem tulisan Arab huruf kapital tidak dikenal, dalam transliterasi ini hurus tersebut digunakan juga. Penggunaan huruf kapital seperti berlaku dalam Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan, antara lain huruf kapital digunakan untuk menulis huruf awal nama diri dan penulisan kalimat. Apabila nama diri itu didahului oleh kata sandang, maka yang ditulis dengan huruf kapital tetap huruf awal nama diri tersebut, bukan huruf awal kata sandang.
xx Contoh:
َ ل و س رَّ
الاَ د َّم حمَا م و = Wa Ma Muhammad Illa Rasul
َ ن ى ملا علاَ ب رَ َّ
لِلَّ د م حلا = Alhamdulillahi Rabbil‘Alamin
Penggunaan huruf kapital untuk Allah berlaku jika dalam tulisan Arabnya memang lengkap demikian.kalau penulisan itu disatuka dengan kata lain sehingga huruf dan harakat yang dihilangkan, huruf kapital tidak dipergunakan. Contoh :
ا ًع ي م جَ ر م ا لَاَ ه لِلّ = Lillahi Al-Amru Jami’an
َ مي ل عٍَئ ي شَ لك بَ ه
لِلّا و = Wallahu Bi Kulli Syai’in ‘Alim
J. Lafaẓ Al-Jalālah (
لِلّا
)Kata “Allah” yang didahului partikel seperti huruf jar dan huruf lainya atau berkedudukan sebagai mudāf ilaih (prasa nominal), ditranliterasi tanpa huruf hamzah.
Contoh:
َ ه
لِلّاَ ني د = Dinullāhi
ا بَ
َ ه
لِلّا = Billāhi
Adapun ta marbu’tah diakhir kata yang disandarkan kepada lafaẓ al- jalālah, ditransliterasi dengan huruf (t).
Contoh:
َ ة م ح رَى فَ م ه
َ ه
لِلّا = Hum Fi Rahmātillahi
xxi DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ... ii
ABSTRAK ... iii
LEMBAR PERSETUJUAN ... iv
NOTA DINAS ... v
PERNYATAAN OTENTISITAS SKRIPSI ... vi
LEMBAR PENGESAHAN ... vii
RIWAYAT HIDUP ... viii
MOTO ... ix
PERSEMBAHAN ... x
KATA PENGANTAR ... xi
TRANSLITERASI ARABIC ... xiii
DAFTAR ISI ... xxi
BAB I PENDAHULUAN ... 1
A. Latar Belakang Masalah ... 1
B. Rumusan Masalah ... 6
C. Tujuan Penelitian ... 7
D. Kegunaan Penelitian ... 7
E. Tinjauan Pustaka ... 8
F. Kerangka Teori ... 13
G. Metode Penelitian ... 15
H. Rencana Sistematika Pembahasan ... 18
BAB II MANUSIA DAN LINGKUNGAN ... 20
A. Pengertian Manusia dan Lingkungan ... 20
a. Manusia ... 20
b. Lingkungan ... 23
xxii
B. Teori-teori Lingkungan ... 25
a. Teori Etika Lingkungan Hidup Dalam Islam ... 25
b. Teori Etika Lingkungan ... 27
C. Hubungan Manusia dan Lingkungan ... 32
D. Hubungan Manusia dan Kerusakan Lingkungan... 36
E. Ayat-Ayat Tentang Lingkungan Hidup ... 40
BAB III HASBI ASH-SHIDDIEQY DAN TAFSIR AN-NU>R ... 46
A. Biografi Hasbi Ash-Shiddieqy ... 46
a. Potret Kehidupan ... 46
b. Keilmuan dan Keorganisasian ... 48
c. Karya-Karya Hasbi Ash-Shiddieqy ... 52
d. Kitab Tafsir An-Nu>r ... 55
B. Metode dan Sistematika Penyajian Tafsir An-Nu>r ... 60
C. Corak Penafsiran Hasbi Ash-Shiddieqy ... 61
BAB IV ANALISIS TAFSIR AYAT-AYAT LINGKUNGAN MENURUT HASBI DALAM TAFSIR AN-NU>R ... 63
A. Pandangan Hasbi Ash-Shiddieqy Terhadap Lingkungan dan Kerusakannya ... 63
a. Manusia Sebagai Pewaris Bumi ... 64
b. Lingkungan Menjadi Anugerah Untuk Manusia ... 69
c. Bersikap Ramah Terhadap Lingkungan ... 73
d. Tidak Menjadi Perusak Alam ... 78
B. Relevansi Tafsir An-Nu>r Tentang Lingkungan dengan Isu-Isu Lingkungan Kontemporer... 85
xxiii
BAB V PENUTUP ... 103
A. Kesimpulan ... 103
B. Saran ... 104
DAFTAR PUSTAKA ... 105