LAPORAN PELAKSANAAN
PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL)
Mahasiswa Strata Satu (S1) Tahun Akademik 2022/2023
Lokasi
SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) NEGERI 2 TAMBANG Jl. Bupati, Desa Kualu, Kualu, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar
Peserta:
Marini Nazliati 11910722980
FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU PEKANBARU
1444 H/2022 M
i
ii
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh
Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin, rasa syukur penulis ucapkan kepada Allah Ta’ala yang telah memberikan rahmat, taufik, dan hidayah-Nya kepada penulis sehingga mampu menyelesaikan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di SMAN 2 Tambang dengan selamat tanpa ada halangan yang berarti hingga pada akhirnya tersusunnya laporan ini. Laporan ini disusun dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) yang merupakan mata kuliah wajib lulus bagi mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau dan disusun berdasarkan pengetahuan dan pengamatan secara langsung yang dilakukan oleh penulis di SMAN 2 Tambang.
Kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan ini dilaksanakan mulai tanggal 21 September - 16 Desember 2022. Adaun tujuan dari diadakannya program ini adalah untuk membentuk dan mengembangkan kemampuan mengajar pribadi calon pendidik bangsa yang unggul dalam kualitas dan berdedikasi tinggi, dengan mengetahui apa saja tugas sebagai seorang pendidik, serta di dalam pelaksanaannya memberikan bekal pengalaman yang tidak mungkin didapatkan di dalam perkuliahan.
Penulis menyadari bahwa keberhasilan kegiatan PPL ini tidak lepas dari dukungan dan bantuan berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar- besarnya kepada seluruh pihak yang telah membantu penulis selama pelaksanaan PPL hingga selesai, terutama kepada:
1. Kedua orang tua, dan keluarga yang telah memberikan dukungan baik moril maupun materil serta mendoakan kelancaran PPL.
2. Bapak Prof. Dr. Khairunnas, M. Ag, selaku Rektor Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
3. Bapak Dr. Dicki Hartanto, M. M. Selaku ketua panitia PPL.
4. Ibu Indah Wati, S.Pd., M.Pd. E selaku Dosen Pembimbing PPL.
5. Ibu Dr. Hj. Yanti Dasrita, M. Si selaku Kepala SMAN 2 Tambang.
6. Ibu Andriani Sisqa, S.Si., selaku guru pamong mata pelajaran kimia.
iii
7. Seluruh Bapak/Ibu guru, staff tata usaha sekolah SMAN 2 Tambang yang telah memberikan pelajaran, pengalaman, teladan dan aspirasi pengetahuan yang sangat bermanfaat bagi kami
8. Seluruh teman- teman mahasiswa PPL SMAN 2 Tambang
9. Kepada peserta didik (siswa/siswi) yang telah berpartisipasi dan aktif dalam proses belajar mengajar.
Pekanbaru, 01 Desember 2022
Marini Nazliati 11910722980
iv
RINGKASAN EKSEKUTIF (executive summary)
Praktik Pengalaman Lapangan merupakan suatu kegiatan yang diberikan kepada mahasiswa sebagai calon guru di madrasah/sekolah. Kegiatan praktik pengalaman lapangan yang dilakukan melatih secara bertahap dan sistematis dalam mengenal lapangan (sekolah) serta mampu menerapkan kemampuan segi kognitif, afektif dan psikomotorik yang telah dipelajari saat kegiatan perkuliahan untuk diterapkan dalam ranah lembaga pendidikan yang nyata sebagai sebuah bentuk pengabdian.
Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) ini dilaksanakan dari tanggal 21 September 2022-16 Desember 2022. Kegiatan PPL dilaksanakan di SMAN 2 Tambang yang merupakan sekolah lanjutan tingkat atas yang berlokasi di jalan Bupati, Desa Kualu, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau. Dari segi geografis, sekolah ini memiliki lokasi yang strategis karena terletak di daerah perbatasan Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar serta dekat dengan perumahan- perumahan warga.
Peserta PPL yang diturunkan ke sekolah ini yaitu sebanyak 18 mahasiswa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau, yang terdiri dari berbagai disiplin ilmu di Fakultas Tarbiyah Keguruan yaitu: Pendidikan kimia 3 orang, Pendidikan Matematika sebanyak 1 orang, Pendidikan ekonomi 3 orang, Pendidikan Manajemen Pendidikan Islam 2 orang, Pendidikan Bahasa Inggris 1 orang dan Pendidikan Geografi 5 orang, Pendidikan Bahasa Indonesia 1 orang, Pendidikan Agama Islam 2 orang. Selama kegiatan ini berlansung, mahasiswa PPL dibimbing oleh guru pamong, dimana masing-masing mahasiswa dipegang oleh satu guru pamong.
Akhir dari kegiatan PPL ini adalah dengan melakukan penyusunan laporan yang kemudian akan di seminarkan (Focus Group Discussion) di SMAN 2 Tambang kepada pihak sekolah seperti kepala sekolah, wakil kurikulum, dosen pembimbing, dan guru pamong untuk menjadi penilaian bagi mahasiswa praktikan.
v
DAFTAR TABEL
Tabel 2.1 Pimpinan SMAN 2 Tambang………..11
Tabel 2.2 Tenaga Pengajar SMA Negeri 2 Tambang………..12
Tabel 2.3 Tenaga Administrasi SMA Negeri 2 Tambang………..………...16
Tabel 2.4 Jumlah Siswa Perkelas SMA Negeri 2 Tambang………19
Tabel 2.5 Fasilitas SMA Negeri 2 Tambang………...20
Tabel 2.6 Infrastruktur SMA Negeri 2 Tambang………20
vi DAFTAR ISI
LEMBAR PENGESAHAN ... i
KATA PENGANTAR ... ii
RINGKASAN EKSEKUTIF ... iv
DAFTAR TABEL ... v
DAFTAR ISI ... vi
BAB I PENDAHULUAN ... 1
A. Latar Belakang ... 1
B. Ruang lingkup kegiatan ... 2
C. Manfaat ... 2
D. Tujuan ... 3
BAB II HASIL OBSERVASI ... 4
A. Observasi Umum ... 4
1. Sejarah SMAN 2 Tambang ... 4
2. Struktur organisasi sekolah ... 8
3. Kurikulum ... 9
4. Sumber daya manusia ... 10
5. Sarana dan Prasarana ... 18
B. Observasi Khusus ... 19
BAB III PELAKSANAAN KEGIATAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) .... 22
A. Praktik Pembelajaran Intrakurikuler ... 22
B. Praktik pembelajaran Ekstrakurikuler ... 26
BAB IV ANALISIS DAN TEMUAN ... 27
A. Analisis ... 27
B. Temuan ... 28
BAB V PENUTUP ... 30
A. Kesimpulan ... 30
B. Saran ... 31
DAFTAR PUSTAKA ... 32 LAMPIRAN
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau sebagai satu-satunya Universitas Islam Negeri di Riau. memiliki banyak Fakultas, salah satu diantaranya adalah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK). Fakultas ini memiliki tujuan untuk menghasilkan calon tenaga kependidikan/guru yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, profesional serta bertugas untuk mendharmabaktikan nilai-nilai pengetahuan, sikap, dan keterampilan dalam dunia pendidikan pada proses pembelajaran. Mahasiswa FTK UIN Sultan Syarif Kasim Riau sejatinya telah dibekali berbagai teori-teori tentang pendidikan, namun sayangnya mereka yang belum memiliki pengalaman mengajar yang mumpumi sehingga mengharuskan mereka untuk mengikuti praktek pelatihan mengajar terlebih dahulu sebelum kelak mereka akan sepenuhnya diterjunkan langsung kedunia pendidikan.
Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan salah satu mata kuliah wajib tempuh untuk melatih mahasiswa untuk menetapakan pengetahuan dan kemampuan yang telah dimiliki dalam suatu proses pembelajaran sesuai bidang studinya masing-masing sehingga mahasiswa mendapatkan pengalaman faktual yang dapat digunakan sebagai dasar untuk mengembangkan diri sebagai calon tenaga kependidikan yang sadar akan tugas dan tanggung jawabnya sebagai tenaga akademis dalam dunia pendidikan. Keberhasilan suatu bangsa tergantung pada mutu sumberdaya manusia yang diperoleh dari jenjang pendidikan.
Keberhasilan suatu pendidikan dipengaruhi oleh tenaga-tenaga pendidiknya.
Program Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan bagian integral dari kegiatan pembelajaran yang diberikan kepada mahasiswa sebagai calon guru mata pelajaran, guru kelas, guru bimbingan konseling dan tenaga administrasi madrasah/sekolah untuk berlatih secara bertahap dan sistematis dalam mengenal lapangan tugas profesional serta menerapkan segala kemampuan sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang telah dikuasai melalui kegiatan perkuliahan kedalam kancah dunia praktis dunia pendidikan.
Salah satu lembaga pendidikan yang bekerja sama dengan pihak Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau adalah SMAN 2 Tambang. Penempatan mahasiswa Program Pengalaman Lapangan (PPL) berlangsung mulai dari tanggal 21 September-16 Desember 2022.
2 B. Ruang lingkup kegiatan
Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan kegiatan pembelajaran yang diberikan kepada mahasiswa sebagai calon guru untuk berlatih secara bertahap dan sistematis dalam mengenal lapangan profesional serta menerapkan segala kemampuan dan psikomotor yang telah dikuasai melalui kegiatan perkuliahan kedalam kancah dunia praktis lembaga pendidikan.
Kegiatan pembelajaran mahasiswa ini dilakukan di lembaga pendidikan yang meliputi Madrasah Ibtidaiyah (MI), Sekolah Dasar (SD) Madrasah Tsanawiyah (MTS), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Madrasah Aliyah (MA), Sekolah Menengah Atas (SMA), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang terdiri dari kegiatan latihan mengajar, membimbing siswa, mempelajari administrasi sekolah, menciptakan suasana religius disekolah, dan tugas-tugas kependidikan yang lain secara terbimbing dan terpadu sebagai wahana pembentukan profesi keguruan.
Tujuan kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) bertujuan memberikan pengalaman pembelajaran kepada mahasiswa tentang kegiatan pembelajaran di kelas, layanan bimbingan konseling, administrasi madrasah/sekolah, menciptakan suasana religius di madrasah/sekolah, dan tugas-tugas keguruan lain yang terkait untuk menjadi guru yang profesional, yang dilaksanakan secara dalam jaringan (Muhammad Syaifuddin, 2020).
C. Manfaat
Melalui kegiatan PPL diharapkan akan memberikan manfaat terhadap mahasiswa dalam hal mendapat pengalaman yang faktual tentang pelaksanaan proses pendidikan.
Sehingga pengalaman tersebut dapat digunakan sebagai bekal untuk menjadi tenaga pendidik/guru yang profesional nantinya. Adapun manfaat Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) in secara umum adalah:
1. Terjalinnya suatu kerjasama yang baik antara Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau dengan SMAN 2 Tambang untuk tahun-tahun berikutnya.
2. Terjalin rasa kekeluargaan antara mahasiswa PPL dengan kepala sekolah dan wakil- wakilnya, staf pengajar, dan karyawan yang ada di SMAN 2 Tambang Kampar.
3. Menambah wawasan mahasiswa mengenai berbagai aktivitas akademik di sekolah.
Seperti administrasi, Tata Usaha, kurikulum, kesiswaan, pendataan buku-buku di
3
perpustakaan, dan kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler lainnya.
D. Tujuan
PPL bertujuan memberikan pengalaman pembelajaran secara faktual kepada mahasiswa tentang kegiatan pembelajaran di kelas/layanan bimbingan dan konseling/administrasi madrasah/sekolah, religius madrasah/sekolah, dan tugas-tugas keguruan lainnya untuk mendukung terbentuknya menciptakan suasana di pribadi calon guru yang memiliki kompetensi baik kompetensi pedagogik. kepribadian. profesional dan sosial. (Muhammad Syaifuddin, 2020).
4 BAB II
HASIL OBSERVASI A. Observasi Umum
1. Sejarah SMAN 2 Tambang
SMA Negeri 2 Tambang berlokasi di Jalan Pendidikan yang dulunya Jalan Bupati tepatnya berada di RT 3 / RW 2 Dusun Kampung Baru, Desa Kualu, Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Sekolah ini didirikan pada tahun 2003 dengan nama SMA LKMD Tarai Bangun atas prakarsa beberapa tokoh masyarakat Dusun Tarai Bangun yang diantaranya: (1) Bapak Marzuki S. Pd, (b) Bapak Syahrul BA, (3) Bapak Zainu serta beberapa tokoh lainya. Kemudian para tokoh tersebut menghadap kepada Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan, pada waktu di pegang oleh Bapak Drs. Fahrurrazi MM. M.
Pd.
Melalui rapat atau pertemuan itulah disepakati bahwa pada Tahun Ajaran 2003 / 2004 akan dibuka Kelas Jauh SMA (SMA LKMD) dengan Nomor Izin Operasional SK Izin Operasional Nomor: 420.5 / Dikpora-TU/2003/1324 dengan berinduk ke SMA Negeri 1 Tambang yang berada di Ibukota Kecamatan. Untuk sementara siswa ditampung digedung SDN 024 Tarai Bangun selama 6 bulan. Selanjutnya dipindahkan ke gedung MDA Tarai Bangun sampai ke SDN 022 Tarai Bangun. Pada tanggal 10 Agustus 2006 SMA ini dinegerikan dengan SK. Bupati Kampar Nomor 209 Tahun 2006.
Adapun Nomor Statistik Sekolah adalah 31140670002 dan Nomor Pokok Sekolah Nasional sebagai berikut 10495016. Selama berdiri sampai sekarang sudah beberapa orang yang memimpin sekolah ini diantaranya:
1. Bapak Marzuki S. Pd dari Tahun 2003 – 2005 2. Bapak Supardi S. Pd dari Tahun 2005 – 2007 3. Bapak H. Kiram S. Sos, M. Pd dari Tahun 2007 – 2013 4. Ibu Nurlian S. Pd dari Tahun 2013 – 2018 5. Ibu Dr.Hj. Yanti Dasrita, M. Si dari Tahun 2018 – Sekarang
Letak Geografis Sekolah
SMA Negeri 2 Tambang memiliki luas lahan seluruhnya 19.400 m2
5 dengan batas-batas sebagai berikut :
1. Sebelah Utara berbatas dengan Firdaus = 200 M2 2. Sebelah Selatan berbatas dengan Mansyur Wahab = 200 M2 3. Sebelah Barat berbatas dengan Edy Yanto = 97M2 4. Sebelah Timur berbatas dengan Jalan Blok = 97M2
Dari jalan pendidikan atau bupati, masuk sekitar 50 meter kedalam antara tanah pak Firdaus dengan tanah pak Edy Yanto dengan Gang 4 Meter.
Profil Sekolah
1. Nama Sekolah : SMA NEGERI 2 TAMBANG
2. Alamat : DESA KUALU
3. Kecamatan : TAMBANG
4. Kabupaten/Kota : KAMPAR
5. Propinsi : RIAU
6. No. Telepon/HP. : 081275275396
7. Email : [email protected]
8. Website : http://www.smanegeri2tambang.sch.id 9. Status Sekolah : NEGERI
10. NSS (12 digit) : 30114067002 11. Tahun didirikan/beroperasi : 2006
12. Status Tanah : HAK MILIK
13. LuasTanah : 20.000 M
6
Sebagai suatu lembaga pendidikan, SMAN 2 TAMBANG mempunyai visi dan misi.
VISI: “Terwujudnya peserta didik yang beriman dan bertakwa, berprestasi dan menguasai iptek”
MISI:
1 Menumbuhkan penghayatan terhadap ajaran agama yang dianut, sehingga menjadi sumber kearifan dalam bertindak
2 Mengamalkan ajaran agama yang dianut dalam kehidupan sehari-hari, baik dilingkungan sekolah maupun dimasyarakat.
3 Meningkatkan sikap dan prilaku beraklak mulia pada siswa.
4 Menumbuhkan semangat keunggulan secara intensif kepada seluruh warga sekolah.
5 Membangun potensi dan mengembangkan budaya belajar, gemar membaca, dan menulis.
6 Mendorong dan membantu setiap siswa untuk mengenali potensi dirinya sehingga dapat dikembangkan secara optimal.
7 Menumbuhkan sikap ulet dan gigih dalam berkompetisi meraih prestasi belajar.
8 Meraih prestasi dibidang olaraga.
9 Meraih prestasi dibidang seni dan budaya.
10 Meraih prestasi dibidang iptek.
TUJUAN:
1. Meningkatkan keimanan siswa melalui ibadah.
2. Menyediakan sarana dan prasarana ibadah.
3. Mempunyai toleransi antar umat beragama.
4. Mengembangkan sikap peduli sosial.
5. Mengembangkan sikap peduli lingkungan.
6. Meningkatkan rasa tanggung jawab.
7. Meningkatkan kedisiplinan.
7
8. Mempertahankan prestasi kelulusan 100% pada ujian nasional.
9. Meningkatkan nilai rata-rata ujian nasional.
10. Memiliki ketrampilan menilai dan me-review karya sastra
11. Menjuarai lomba-lomba olimpiade sains sampai ditingkat nasional.
12. Menjuarai lomba-lomba mata pelajaran sampai tingkat nasional.
13. Menjuarai lomba-lomba olimpiade sains sampai ditingkat internasional.
14. Menjadi juara lomba-lomba dibidang bahasa sampai ditingkat nasional.
15. Mencapai prestasi nilai TOEFL 400 untuk kelas unggulan X.
16. Mencapai prestasi nilai TOEIC 500 kelas unggulan XI.
17. Meraih prestasi juara dalam bidang penulisan karya ilmiah remaja (KIR).
18. Meraih prestasi juara basketditingkat nasional.
19. Meraih prestasi juara futsal ditingkat nasional.
20. Meraih prestasi juara tenis ditingkat nasional.
21. Meraih prestasi juara voli ditingkat nasional.
22. Meraih prestasi juara bulu tangkis ditingkat nasional.
23. Meraih prestasi juara bela diri ditingkat nasional.
24. Meraih prestasi juara dalam bidang paskibra.
25. Meraih prestasi juara dalam bidang seni dan budaya ditingkat propinsi.
26. Prestasi dalam bidang iptek.
27. Membekali siswa agar memiliki keterampilan teknologi informasi dan komunikasi.
28. Membekali siswa dengan ilmu pengetahuan dan teknologi agar mampu bersaing dalam melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
29. Membekali siwa dengan keterampilan khusus dibidang iptek sebagai bekal mata pencaharian mereka yang tidak bisa melanjutkan keperguruan tinggi.
8 2. Struktur organisasi sekolah
9 3. Kurikulum
Kurikulum meliputi seluruh program dan kehidupan di sekolah (Arief, 2002). Kurikulum yang digunakan di SMA Negeri 2 Tambang pada tingkat XI dan XII adalah kurikulum 2013 (K13) sementara pada tingkat X sudah mulai menerapkan kurikulum merdeka dalam semua bidang studinya. SMA Negeri 2 Tambang sudah melaksanakan program peningkatan mutu pendidikan di bidang akademis dengan menyelenggarakan sistem pembelajaran offline/luring pasca covid-19. Di SMA Negeri 2 Tambang untuk kegiatan belajar mengajar dilakukan pada hari senin sampai jum’at yang berlangsung dari pukul 07.15 – 16.00 WIB.
SMA Negeri 2 Tambang telah memiliki kurikulum sendiri yang dikembangkan dengan menggunakan panduan yang disusun BSNP dengan mempertimbangkan karakter daerah, kebutuhan sosial masyarakat, kondisi budaya, usia peserta didik, dan kebutuhan pembelajaran. Mata pelajaran Bahasa Sunda dan baca tulis Al-qur’an adalah mata pelajaran muatan lokal sekolah yang merupakan kebutuhan sosial masyarakat yang mayoritas beragama Islam yang ingin melestrasikan bahasa daerah Sunda.
Kurikulum sekolah SMA Negeri 2 Tambang tahun pelajaran 2015/2016 masih menggunakan Kurikulum KTSP 2006 yang disempurnakan dari kelas X, XI dan XII. Dan alokasi waktu perminggu sebanyak 42 Jam.
Program pembelajaran remedial dan pengayaan bagi siswa belum berjalan secara sistematis sebagaimana mestinya. Bagi siswa yang dinyatakan belum mencapai nilai ketuntasan minimal dalam pencapaian kompetensi hanya diberikan kesempatan belajar sendiri indikator-indikator kompetensi yang belum dikuasai untuk mempersiapkan diri dalam mengikuti ulangan perbaikan. Pembelajaran remedial dan pengayaan mestinya dilaksanakan diluar jam pelajaran terjadual disore hari.
Hal ini dilakukan untuk memastikan tercapainya pelayanan kepada siswa yang memerlukan penjelasan ulang tentang kompetensi yang belum dikuasai ataupun yang ingin dikembangkan. Kegiatan ekstra kurikuler yang disediakan mengacu kepada kebutuhan pengembangan pribadi siswa. Program kegiatan
10
ekstra kurikuler yang disediakan diantaranya pembinaan kepramukaan.
4. Sumber daya manusia a. Kepala SMAN 2 Tambang
Kepala Sekolah berfungsi dan bertugas sebagai edukator, manajer, administrator, supervisor, fasilitator, inovator, dan motivator. Banyaknya urusan dan tanggung jawab kepala sekolah, maka diperlukan bantuan dari wakil kepala sekolah.
1. Wakil Kepala Sekolah Urusan Kurikulum
1) Menyusun program pengajaran, pembagian tugas guru, membuat jadwal pelajran evaluasi (harian, umum dan akhir).
2) Menetapkan kriteria kenaikan dan kelulusan.
3) Menetapkan jadwal penyerahan rapor dan kenaikan kelas.
4) Mengkoordinasikan dan menyerahkan penyusunan atau pembuatan pembelajaran.
5) Menyediakan buku kemajuan kelas dan program pengajaran.
6) Menyusun laporan pelaksanaan pengajaran, daya serap dan target perencanaan kurikulum.
2. Wakil Kepala Sekolah Urusan Kesiswaan
1) Menyusun atau membuat program pembinaan kesiswaan dan program kerja osis.
2) Membina dan melaksanakan koordinasi, keamanan, ketertiban, keindahan, keundangan, dan kekeluargaan.
3) Melaksanakan bimbingan, pengarahan dan pengendalian kegiatan Osis/Siswa dalam rangka menegakkan disiplin dan tata tertib sekolah.
4) Melakukan pembinaan siswa teladan dan calon penerimaan beasiswa.
5) Menyusun laporan secara berkala tentang pelaksanaan humas dan kesiswaan secara berkala.
6) Mengadakan pemilihan siswa dalam melaksanakan kegiatan luar sekolah.
11
3. Wakil Kepala Sekolah Urusan Humas
1) Memprogramkan urusan kerja sama dengan masyarakat.
2) Mengatur dan menyelenggrakan hubungan sekolah dengan orang tua dan wali murid.
3) Membina hubungan sekolah dengan komite sekolah.
4) Mengadakan kerja sama dengan instansi terkait.
5) Menyusun laporan secara berkala tentang pelaksanaan humas.
4. Wakil Kepala Sekolah Urusan Sarana dan Prasarana
1) Menyusun laporan rencana kebutuhan sarana dan prasana sekolah.
2) Mengadministrasikan pendayagunaan sarana dan prasarana sekolah.
3) Mengadakan biaya alat-alat pembelajaran.
4) Menyusun laporan pelaksanaan urusan Sarana dan Prasarana sekolah.
Tabel 2.1 Pimpinan SMAN 2 Tambang
No NUPTK Jabatan Nama
Jenis
Kelamin Pend.
Akhir
L P
1. 6635748
650300082 Kepala Sekolah Dr. Hj.Yanti Dasrita, M.Si. √ S3
2. Wakil kepala
kurikulum Titik Yuliana, S.Pi √ S1
3. 81467486512 00033
Wakil Kepala
Kesiswaan Khairudin, S.Ag. √ S1
4. 41477616622 10133
Wakil kepala
humas Muzeliati, S.Si. √ S1
5. 84557586603 00063
Wakil kepala sarana dan
prasarana
Hj. Noprita, S.Pd. √ S1
b. Tenaga Pengajar
Tenaga pengajar atau yang sering kita sebut juga guru. Guru adalah orang yang memberikan pengajaran dan pendidikan kepada anak didik atau murid.
12
Guru merupakan faktor penentu dalam mencapai tujuan pendidikan, sehingga guru harus mempunyai kemampuan, dan pengetahuan yang luas.
Adapun Guru atau pendidik di SMAN 2 Tambang berjumlah 67 orang.
Tabel 2.2 Tenaga Pengajar SMA Negeri 2 Tambang
No Nama Jabatan Pendidikan Mapel
1 Dr. Hj.Yanti Dasrita.M.Si Kepala sekolah S3 -
2 Drs. H. Abd.Hamid.S.,M.Pd Guru Pkn
3 Dra. Linda Rostati Guru Ekonomi
4 Prami Utama Gultom,S.Pd Guru S1 Bahasa Indonesia
5 Aliran, S.Pd Guru S1 Bahasa Indonesia
6 Suhendri Y.P,S.Pd Guru S1 Fisika
7 Dra. Farida Guru Geografi
8 Jumi,S.Pd Guru S1 Kimia
9 Zuriati,S.Pd Guru S1 Biologi
10 Elita, S.Pd Guru S1 Fisika
11 Lina Maerini, S.Pd
Guru / Waka
Kurikulum S1 Bhs. Inggris
12 RM. Anggiarospita Dwi
Guru / Waka
kesiswaan S1 Biologi
13 Drs. Patimura SC Guru Mtk
14 Dra.Hj. Fatma Chamisa Guru Bhs. Indonesia
15 Marta julianingsih,S.Pd Guru S1 Mtk
16 Ismail.,S.Pd.I,M.Pd.I Guru S2 PAI
17 Devriani.,S.Pd Guru S1 Bhs.Inggris
18 Nurhasni.,S.Pd Guru S1 Bhs. Indonesia
19 Hafiriszka.,S.Pd
Guru / kepala
Laboratorium S1 Fisika
20 Yunti Marheni.,S.Pd Guru S1 Mtk
21 Widia Sari.,S.Sn Guru S1 Seni budaya
22 Herpelina damanik.,S.Pd Guru S1 Bhs. Indonesia
23 Mahdalena.,S.Pd Guru S1 Bhs.Inggris
24 Fitri yanti.,S.E Guru S1 Ekonomi
25 Drs.A. Arti Guru Sejarah Indonesia
26 Hj. Noprita.,S.Pd Guru S1 Biologi
27 Khoirudin.,S.Ag Guru S1 PAI
28 Fatmawati., S.Ag Guru S1 Bhs.Arab
29 Darmansyah., S.Si Guru S1 Mtk
30 Jumaily warti.,S.Pd Guru S1 Kimia
31 Yarnefi.,S.Pd Guru S1 Ekonomi
32 Putri Anggraini.,S.Pd Guru S1 Kimia
13
No Nama Jabatan Pendidikan Mapel
Prakarya dan Kewirausahaan
33 Susi Desmul., S.Pd Guru S1 Informastika
34 Watri juita.,S.Pd Guru S1 Bhs.Indonesia
35 Muzeliati S.Si Guru S1
Kimia Prakarya dan Kewirausahaan
36 Nurmalia. SS Guru S1 Bhs. Inggris
Bhs. Inggris (Im) Sastra Inggris
37 Andriani Sisqa., S.Si Guru S1 Kimia
Prakarya dan kewirausahaan
38 Dewi Ratna.,S.Hum Guru S1 Sosiologi
Antropologi
39 Nora yenti.,S.Pd Guru S1 PKN
40 Iwan Suryadi.,SE Guru S1 Budaya Melayu Riau
41 Welly ciska., S.Pd.,M.Pd Guru S2
Biologi Prakarya dan Kewirausahaan
42 Warlis susanti.,SE Guru S1 Ekonomi
43 Devi Nirmalia.,S.Pd Guru S1 Mtk
44 Ernawati.,S.Sos.,M.Pd Guru S2 Sosiologi
45 Masnor.,M.Pd Guru S2 PAI
46 Hasridayanti.,ST Guru S1 Mtk
47 Dra. Camelia L,.S,M.Pd Guru S2 Budaya Melayu Riau
48 Faiza nur.,SE Guru S1 Sejarah
Budaya melayu Riau Prakarya dan
kewirausahaan
49 Syapri., S.Ag Guru S1 Pai
50 Syarifah., S.Sos Guru S1
Sosiologi, Budaya melayu riau
51 Asri Hanim.,SE Guru S1 Sejarah
Seni budaya Prakarya dan kewirausahaan
52 Sri rahayu Ningsih N.,Sei Guru S1 Sejarah
Budaya Melayu Riau
53 Elli fiatni.,S.Pd Guru S1 Georafi
54 Adi Eka Suhendri.,S.Pd Guru S1 Penjaskes
55 Masita firdayanti., S.Pd Guru S1 Penjaskes
56 Zubaidah., S.Pd Guru S1 Seni budaya
57 Eka Putra Gunawan Guru S1 Penjaskes
14
No Nama Jabatan Pendidikan Mapel
58 Angga Septiadi Guru S1 Penjaskes
59 Suci Yulia Riska.,S.Pd Guru S1 MTK
60 Titik Yulianti.,S.Pd Guru S1
Biologi, Prakarya dan kewirausahaan
61 Vera widia Listanti., S.Pd Guru S1 Sejarah
62 Neneng Guru S1
Pai, Prakarya dan kewirausahaan 63 Ivan Septiadi Rahmat.,S.Pd Guru S1 MTK (P). Prakarya
64 Asnimar.,S.Pd Guru S1 BK
65 Dra. Ernalis Guru BK
66 Hayatun Nufus., S.Psi Guru S1 BK
67 Armita Syahri.,S.Psi Guru S1 BK
c. Tenaga administrasi
Administrasi sekolah sangat berpengaruh dalam proses kegiatan belajar mengajar disekolah, adapun komponen administrasi sekolah adalah sebagai berikut:
1) Administrasi ketatausahaan
Bertanggung jawab terhadap administrasi keuangan yang meliputi penentuan jumlah uang SPP, BP3 dan iuran lainnya. Serta mendata keluar masuknya kas dalam organisasi sekolah dan mengurus kegiatan administrasi surat-menyurat.
2) Administrasi kurikulum
Bertanggung jawab terhadap laporan kurikulum, seperti membuat daftar dan grafik pencapain kurikulum, pencapaian daya serap siswa, serta melengkapi data statistik dan NEM (Nilai Evaluasi Murni) baik input maupun output.
3) Administrasi siswa
Bertanggung jawab terhadap laporan admnistrasi siswa seperti mengurus dan mengatur penerimaan siswa baru beserta pengelolaan kelasnya dan mengatur kegiatan organisasi-organisasi yang ada disekolah
4) Administrasi pegawai
Bertanggung jawab terhadap administrasi kepegawaian seperti pengadaan pembinaan guna meningkatkan profesionalitas guru dalam mengajar dan bertanggung jawab terhadap pengadaan dan kesejahteraan guru dan pegawai
15
Tabel 2.3 Tenaga Administrasi SMA Negeri 2 Tambang
No NAMA JABATAN
1. Amirizal, S.Kom TU HONOR
2. Bikhairi TU HONOR
3. Delianti TU HONOR
4. Endriko Putra, S.Kom TU HONOR
5. Hasan M TU HONOR
6. Inra Dewi, S.E TU HONOR
7. Subhanudin TU HONOR
8. Suhaimi TU HONOR
9. Yuliana, S.Pd TU HONOR
d. Perpustakaan
Bagian Perpustakaan dipimpin oleh Jumi, S.Pd. Tim perpustakaan membantu sekolah dalam hal:
a. Perencanaan pengadaan buku-buku/bahan pustaka/ media elektronika b. Pengurusan pelayaanan perpustakaan
c. Perencanaan pengembangan perpustakaan
d. Pemeliharaan dan perbaikan buku-buku/ media elektronika
e. Inventarisasi dan pengadministrasian buku-buku/ bahan pustaka/ media elektronika
f. Melakukan layanan bagi siswa, guru, dan tenaga kependidikan lainnya, serta masyarakat.
g. Penyimpanan buku-buku perpustakaan/media elektroknika.
e. Laboraturium
Laboratorium berfungsi untuk melakukan riset-riset ilmiah yang berkaitan dengan ilmu-ilmu tertentu. Adapun laboraturium memiliki fungsi sebagai berikut:
16
a. Merencanakan pengadaan alat dan bahan laboratorium.
b. Menyusun tata tertib penggunaan laboratorium.
c. Mengatur dan mendaftar alat-alat laboratorium.
d. Memelihara bahan.
e. Invetarisasi dan pengadministrasian alat-alat laboratorium.
f. Menyusun laporan hasil pengamatan kegiatan laboratorium.
Adapun struktur Laboratorium sebagai berikut:
17 f. Siswa
Siswa adalah seorang pelajar ataupun murid yang sedang dibangku sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan juga sekolah menengah atas. Seorang siswa dan siswi yang kemudian belajar agar bisa mendapatkan ilmu pengetahuan untuk dapat mencapai cita-citanya.
Seorang siswa adalah seorang anak yang sedang menempuh pendidikan dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas itulah yang disebut dengan siswa dan siswi. Jumlah siswa dan siswi SMAN 2 Tambang dari kelas X-XII berjumlah 1.098 Orang.
Tabel 2.4 Jumlah Siswa Perkelas SMA Negeri 2 Tambang
No Kelas Jumlah
1 X Mipa 1 34
2 X Mipa 2 35
3 X Mipa 3 36
4 X Mipa 4 35
5 X Mipa 5 34
6 X Mipa 6 36
7 X Ips 1 36
8 X Ips 2 36
9 X Ips 3 35
10 X Ips 4 35
11 X Ips 5 36
12 X Bahasa 36
13 XI Ips 1 30
14 XI Ips 2 34
15 XI Ips 3 36
16 XI Ips 4 29
17 XI Mipa 1 36
18 XI Mipa 2 34
19 XI Mipa 3 35
20 XI Mipa 4 35
21 XI Mipa 5 34
22 XI Bahasa 30
23 XII Mipa 1 35
24 XII Mipa 2 36
25 XII Mipa 3 36
26 XII Mipa 4 36
27 XII Mipa 5 34
28 XII Ips 1 32
18
29 XII Ips 2 31
30 XII Ips 3 29
31 XII Ips 4 31
32 XII Ips 5 30
5. Sarana dan Prasarana
Dalam suatu lembaga pendidikan, sarana dan prasarana merupakan salah satu faktor yang mendukung keberhasilan dalam proses pembelajaran. SMAN 2 Tambang memiliki fasilitas penunjang KBM seperti perpustakaan, Laboratorium dan fasilitas lainnya seperti kantin, tempat foto copy, tempat parkir, kamar mandi, lapangan basket, lapangan voly dan lain-lainnya yang sebagian besar masih tergolong baik.
Tabel 2.5 Fasilitas SMA Negeri 2 Tambang
No Fasilitas Volume
1 Ruang Kepala sekolah 1
2 Ruang Tata Usaha 1
3 Ruang Wakil Kepala Sekolah 1
4 Ruang Guru 1
5 Ruang Kelas 32
6 Ruang Perpustakaan 1
7 Ruang Laboratorium 2
8 Ruang Komputer 1
9 Ruang Bimbingan dan Konseling 1
10 Ruang UKS 1
11 Ruang OSIS 1
12 Gudang 2
13 Parkiran 1
14 Lapangan Olah raga 1
15 Tempat Ibadah 1
16 WC Guru 5
17 WC Siswa 16
18 Pos Satpam 1
19 Pos Piket 1
20 RTH 4
21 Luas Tanas 20.000 m
19
Tabel 2.6 Infrastruktur SMA Negeri 2 Tambang No Infrastruktur jumlah
Kondisi baik Rusak
ringan
Rusak
berat kurang
1. Pagar depan 200 m - - - -
2. Pagar
samping 200 m - - - -
3. Pagar
belakang 200 m Belum
ada - - 200 m
4. Tiang bendera 2 buah - - -
5. Menara air 1 buah - - -
6. Bak sampah
permanen 4 buah - - -
7. Saluran
primer - - - -
8. Lapangan
basket 1 - - - -
9. Lapangan
bola kaki 1
10. Lapangan
bola voli 1 B. Observasi Khusus
Dalam kegiatan Program Pelaksanaan Lapangan (PPL) yang dilaksanakan di Sekolah SMAN 2 Tambang, salah satu program pelaksanaannya adalah Observasi. Observasi adalah pengamatan, mengamati, atau memperhatikan aktivitas suatu objek. Dengan itu pada proses pelaksanaan lapangan yang dilakukan di SMAN 2 Tambang ini, objek yang akan di observasi adalah Guru Pamong dan Siswa.
Pada Program ini diawali dengan para mahasiswa melakukan observasi kepada Guru Pamongnya masing-masing yang mana observasi ini dilakukan saat guru pamong menyusun perangkat pembelajaran dan melaksanakan proses mengajar.
Setiap mahasiswa melakukan observasi kepada Guru Pamongnya masing- masing, dimana dilaksanakannya observasi kepada guru ini bertujuan sebagai rujukan dan pedoman bagi mahasiswa dalam melaksanakan program mengajar di SMAN 2 Tambang.
20
1. Observasi Perangkat Pembelajaran Guru Pamong
Silabus yang dibuat oleh guru pamong sudah lengkap dengan mengacu pada Kurikulum 2013 terbaru/revisi dan sudah sesuai dengan Kurikulum 2013.
Adapun rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Guru pamong berpedoman kepada RPP K-13, yang di dalamnya mencakup KI, KD, Indikator Pencapaian, Tujuan Pembelajaran, Media. Alat, Langkah-langkah pembelajaran dan penilaian. Di dalam langkah-langkah pembelajaran mencakup Pendahuluan, Kegiatan Inti dan Penutup.
Guru Pamong berpedoman pada silabus yang telah dibuat sebelumnya.
Setelah mengamati perangkat pembelajaran yang telah dibuat oleh Guru Pamong, maka mahasiswa mendapatkan gambaran dan acuan dalam pembuatan perangkat pembelajaran untuk praktik mengajar
2. Observasi praktik pembelajaran guru pamong Nama praktikan : Marini Nazliati
Nama Guru Pamong : Andriani Sisqa, S. Si Tanggal Observasi : 22 September 2022
Lembar Observasi Praktek Pembelajaran Guru Pamong
No Indikator / Aspek yang dinilai
Kemunculan Ya Tidak I PENDAHULUAN
1 Guru memeriksa kesiapan siswa
2 Guru melakukan kegiatan apresiasi
II KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN
3 Guru menunjukkan penguasaan materi pembelajaran 4 Guru mengaitkan materi dengan pengetahuan lain
yang relevan
21
5 Guru menyampaikan materi dengan jelas dan sesuai dengan hierarki belajar
6 Guru mengaitkan materi dengan realitis kehidupan 7 Guru melaksanakan pembelajaran sesuai dengan
kompetensi (tujuan) yang akan dicapai
8 Guru melaksanakan pembelajaran secara runtut A. Media yang Digunakan
9 Guru menggunakan media secara efektif dan efisien 10 Guru melibatkan siswa dalam pemanfaatan media 11 Guru menunmbuhkan partisipasi aktif siswa dalam
Pembelajaran
B. Pengelolaan Kelas
12 Guru menguasai kelas
13 Guru melaksanakan pembelajaran secara kontekstual 14 Guru melaksanakan pembelajaran yang
memungkinkan tumbuhnya kebiasaan positif
15 Guru memantau kemajuan belajar siswa selama proses pembelajaran
16 Guru menumbuhkan keceriaan dan antusiasme peserta didik
17 Guru menggunakan bahasa lisan dan tulisan secara baik dan benar
18 Guru melakukan penilaian akhir sesuai dengan kompetensi (tujuan)
19 Guru menyampaikan pesan dengan gaya yang sesuai III PENUTUP
20 Guru melakukan refleksi atau membuat rangkuman
dengan melibatkan siswa
Demikian hasil observasi praktek pembelajaran guru pamong. Hasil ini akan menjadi gambaran mahasiswa untuk melakukan praktek mengajar dikelas.
22 BAB III
PELAKSANAAN KEGIATAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL)
A. Praktik Pembelajaran Intrakurikuler
Pembelajaran secara intrakurikuler merupakan pembelajaran yang dilakukan didalam kelas. Pembelajaran yang dimaksud adalah pembelajaran Kimia sesuai jurusan yang diambil praktikan di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau. Pembelajaran intrakuler yang dilaksanakan praktikan dilakukan secara luring/offline, dan kegiatan pembelajaran di sekolah sudah terlaksana seperti biasanya dengan jadwal sekolah senin-jum’at pada pukul 07.15-16.00.
Kegiatan pembelajaran intrakurikuler yang dilaksanakan mahasiswa PPL di SMAN 2 Tambang tersusun menjadi beberapa tahap, yaitu:
1. Penyusunan silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Pada tahap ini, proses pembelajaran berdasarkan silabus mata pelajaran kimia kelas XI sesuai dengan arahan guru pamong dan peraturan yang ditetapkan oleh sekolah. Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) disusun berdasarkan kurikulum 2013, berbeda dengan kelas X yang sudah mulai menggunakan kurikulum merdeka.
Dalam hal ini, RPP harus sudah selesai sebelum guru melakukan pembelajaran di kelas, karena dengan adanya rancangan pembelajaran itu menandakan bahwa seorang guru sudah mempersiapkan dan menetapkan segala kebutuhan dan metode yang harus digunakan ketika menjalankan proses pembelajaran termasuk dalam hal mengelola waktu.
2. Pengamatan terhadap pembelajaran guru pamong di kelas
Pengamatan atau observasi merupakan kegiatan awal yang harus dilakukan seorang praktikan sebelum melakukan kegiatan, selanjutnya yakni mengajar terbimbing oleh pamong dan mengajar mandiri. Disini sangat penting untuk mengetahui dan mempelajari model pembelajaran yang ada di sekolah. Serta dengan adanya kegiatan ini praktikan dapat melakukan adaptasi dengan lingkungan sekolah dan kelas yang akan
23
diajar. Kegiatan ini telah dilakukan pada minggu pertama. Adapun hasil pengamatan terhadap pembelajaran guru pamong ialah:
a. Pengelolaan waktu
Di hasil ini, didapatkan bahwa SMAN 2 Tambang menetapkan rentang waktu proses belajar mengajar dikelas ialah 45 menit (1 JP).
Pada mata pelajaran kimia mendapat waktu 4 JP setiap minggunya, hal ini penting untuk diketahui sebagai dasar penyusunan rancangan pembelajaran dan susunan materi yang akan disampaikan pada setiap pertemuannya.
b. Pemanfaatan media pembelajaran
Dari segi pemanfaatan media pembelajaran, sekolah SMAN 2 Tambang sudah sangat baik dengan penggunaan media infocus untuk menampilkan slide PowerPoint, video pembelajaran, dan modul- modul pembelajaran yang bisa di share ke grup WhatssApp nantinya, serta penggunaan LKPD dalam model pembelajaran yang menggunakan kelompok.
Pada materi yang mengharuskan praktikum, sekolah SMAN 2 Tambang sudah menyediakan laboraturium yang memadai dengan alat dan bahan praktikum yang lengkap. Hal ini menjadi faktor pendukung dalam proses belajar mengajar yang membutuhkan ilmu praktik untuk membantu peserta didik dalam memahami materi.
c. Penggunaan model pembelajaran
24
3. Praktik mengajar terbimbing di kelas oleh guru pamong
Kegiatan selanjutnya setelah melakukan observasi terhadap guru pamong di kelas adalah melakukan kegiatan praktik mengajar terbimbing oleh guru pamong. Tahap ini dilaksanakan pada minggu kedua kegiatan PPL setelah mendapatkan hasil observasi dan mendapatkan model pembelajaran yang tepat. Tentunya pada tahap ini guru pamong akan memberikan pengawasan, masuka dan arahan atas kekurangan serta kelebihan dari proses pembelajaran yang berlangsung.
4. Praktik mengajar mandiri di kelas
Praktik mengajar mandiri merupakan tahap akhir sebelum masuk kepada tahap ujian praktik mengajar yang diuji oleh pamong dan dosen pembimbing. Praktikan pada tahap ini diberikan kesempatan untuk mengembangkan pemahaman intelektual serta kesempatan mengeimplementasikan kemampuan mengajar dalam proses pembelajaran. Pada tahap ini pula praktikan diberikan waktu selama enak minggu untuk mengajar dikelas.
Praktik mengajar mandiri di kelas tentunya tidak terlepas dari adanya faktor-faktor yang harus dihadapi, baik berupa faktor penghambat maupun faktor pendukung. Belajar dari kesalahan- kesalahan pada tahap praktik mengajar terbimbing, praktikan mencoba memberikan sedikit inovasi dalam mengajar yang tentunya hal ini perlu dilakukan untuk menciptakan proses pembelajaran yang efektif, terfokus dan menyenangkan.
Selama mengajar mandiri, praktikan mendapat jadwal kelas XI MIPA 2 yang berjadwal pada:
Hari Jam pelajaran
Selasa 11.25-12.10
Jum’at 09.45-14.00
25 5. Ujian praktik mengajar
Ujian praktik merupakan tahap terakhir dari penilaian mengajar yang dilaksanakan pada minggu ke 8 dari jadwal pelaksanaan kegiatan PPL. Praktikan melakukan diskusi dengan pamong untuk menentukan jadwal ujian akhir PPL. Praktikan melaksanakan ujian pada tanggal 18 November 2022 secara offline di kelas XI MIPA 2 dengan alokasi waktu 90 menit pelajaran materi laju reaksi dan sub materi yang dijelaskan adalah konsep laju reaksi dan faktor-faktor laju reaksi.
Adapun bentuk ujian akhir kegiatan PPL ialah mengajar di kelas dengan menggunakan media pembelajaran PowerPoint dan LKPD serta membuat video mengajar dan di upload kedalam Youtube, yang nantinya akan menjadi bahan penilaian oleh guru pamong dan dosen DPL yang tentunya telah menyesuaikan dengan konsep atau aturan yang terdapat dalam buku panduan PPL yang dibagikan oleh panitia PPL.
Selama praktikan melaksanakan kegiatan PPL disekolah, guru pamong banyak memberikan masukan, kritik, dan saran terhadap perkembangan proses belajar mengajar. Hal ini dilakukan bertujuan untuk sebagai bahan perbaikan dan peningkatan kualitas proses pembelajaran selanjutnya. Beberapa masukan yang disampaikan guru pamong ialah:
a. Memberikan tips dan solusi dalam pengelolaan kelas untuk menciptakan suasana kelas yang kondusif
b. Membantu praktikan dalam menggali pemikiran kreatif siswa dan bagaimana teknik mengaktifkan siswa dalam kegiatan belajar mengajar
c. Membantu praktik dalam menentukan metode dan media yang paling tepat digunakan agar siswa lebih mudah memahami materi pelajaran.
26
d. Membantu praktik dalam pengaturan materi agar waktunya sesuai dengan yang direncanakan
B. Praktik pembelajaran Ekstrakurikuler
Selain kegiatan intrakurikuler, SMAN 2 Tambang juga menetapkan kegiatan pembelajaran ekstrakuliker yang dapat menampung bakat dan minat peserta didik. Setiap ekstrakurikuler memiliki pembimbing nya masing- masing yang ditentukan oleh sekolah. Adapun bentuk kegiatan ekstrakurikuler SMAN 2 Tambang ialah:
a. Paskibra b. Pramuka
c. Seni budaya d. Kegiatan Hari Besar Nasional (PHBN) e. Futsal f. Tenis meja
g. Rohis h. Basket
i. PMR j. Sepak bola
27 BAB IV
ANALISIS DAN TEMUAN A. Analisis
Belajar merupakan kegiatan yang dilakukan oleh seseorang agar mempunyai kompetensi berupa keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan.
Belajar juga dapat dipandang sebagai sebuah proses elaborasi dalam upaya pencarian makna yang dilakukan oleh individu. Proses belajara biasanya dilakukan untuk meningkatkan kemampuan atau kompetensi personal. Setelah melakukan proses belajar, seseorang akan menjadi lebih respek dan memiliki pemahaman yang baik (sensitve) terhadap objek, makna, dan peristiwa yang dialami.
Proses belajar terdapat pada serangkaian aktivitas yang sengaja diciptakan dalam pembelajaran. Pembelajaran merupakan hal yang bersifat eksternal dan sengaja dirancang untuk terjadinya proses belajar internal dalam diri individu dengan tujuan agar siswa dapat mencapai kompetensi yang diharapkan.
Praktikan dapat memberikan analisis bahwa SMAN 2 Tambang merupakan madrasah/sekolah yang letaknya sangat strategis dan memiliki luas sekolah, tata letak sekolah yang sangat baik. Selain itu, sekolah ini juga jauh dari pusat keramaian sehingga proses pembelajaran tidak terganggu oleh kebisingan dan hiruk pikuk suasana perkotaan yang dapat mengganggu proses pembelajaran.
Namun, dalam proses belajar pastinya tidak terlepas dari adanya faktor pendukung dan penghambat seperti:
a. Faktor pendukung
- Terjalinnya komunikasi yang sinergis dan harmonis antara mahasiswa PPL, Dosen pembimbing, dan Bapak/Ibu Guru di SMAN 2 Tambang - Perhatian Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, guru pamong, dan
majelis guru lainnya dalam memberikan masukan dan kritikan yang sangat membantu praktikan dalam melaksanakan tugas.
- Fasilitas penunjang pelaksanaan PPL yang memadai seperti adanya proyektor, wifi, AC, dan prasarana ruangan yang nyaman untuk
28
memudahkan mahasiswa melaksanakan kegiatan PPL.
- Respon yang sangat baik dari guru pamong kepada praktikan yang senantiasa memberikan bimbingan dan arahan dalam melaksanakan pembelajaran selama PPL berlangsung.
- Respon baik dari para siswa dan siswi SMAN 2 Tambang yang senantiasa mendengarkan arahan dan bimbingan dalam proses pembelajaran maupun non-pembelajran dari praktikan selaku pengajar pada saat kegiatan PPL berlangsung.
b. Faktor penghambat
Selama pelaksanaan kegiatan PPL, praktikan merasakan tidak ada faktor penghambat yang berarti dalam pelaksanaanya yang dapat mengganggu proses PPL dengan fatal. Namun, ada beberapa kendala yang sempat dihadapi praktikan, diantaranya:
- Saat jam pelajaran sudah dimulai, masih ada peserta didik yang masih berada diluar kelas dan itu memakan waktu lebih dalam penyiapan kelas - Beberapa peserta didik yang lumayan sering terlambat masuk kelas,
keluar masuk saat proses belajar mengajar sedang berlangsung
- Keterbatasan waktu yang didapatkan sehingga guru tidak maksimal dalam melakukan evaluasi setiap pembelajaran.
B. Temuan
Adapun temuan yang dapat disimpulkan praktikan selama menjalani pelaksanaan PPL di SMAN 2 Tambang adalah, sekolah yang menerapkan pendidikan berkarakter, religius, kreatif, disiplin, peduli lingkungan, peduli sosial, dan bertanggung jawab.
Serta ada beberapa temuan lain yang diperoleh praktikan selama masa PPL yaitu:
1. Sejarah singkat SMAN 2 Tambang 2. Profil, visi dan misi SMAN 2 Tambang
3. Peserta didik SMAN 2 Tambang yang berprestasi
4. Waka kesiswaan yang aktif dan bijaksana dalam mengatasi masalah- masalah siswa dengan terbuka.
29
5. Peserta didik berperan aktif dalam menjalani kegiatan ekstrakurikuler dan acara keagamaan
6. Penggunaan model, metode dan media pembelajaran yang sangat baik oleh seluruh guru di SMAN 2 Tambang.
7. Sistem komunikasi yang sangat baik antara Kepala Madrasah, Guru dan siswa/i dalam kegiatan sekolah
8. Kedisiplinanan yang sangat baik diterapkan terhadap guru.
30 BAB V PENUTUP A. Kesimpulan
Kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan salah satu kegiatan intrakurikuler yang bersifat wajib dilaksanakan oleh mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Program pengalaman lapangan merupakan kegiatan yang sangat penting diikuti oleh setiap mahasiswa khusus mahasiswa dibidang kependidikan dan tenaga kependidikan untuk berlatih secara bertahap dan sistematis guna mengenal lingkungan sekolah/madrasah serta menerapkan segala kemampuan baik yang bersifat kognitif, afektif dan psikomotorik menuju dunia pendidikan sebenarnya. Hal ini bertujuan memberi pembelajaran kepada mahasiswa tentang kegiatan pembelajaran dikelas, layanan bimbingan siswa serta administrasi sekolah dan segala hal yang mencakup sistem pendidikan.
Praktik pengalaman lapangan meliputi kegiatan observasi dan orientasi agar mahasiswa praktikan mengenal secara baik lingkungan sekolah tempat mahasiswa praktikan. Selanjutnya latihan pembelajaran terbimbing oleh guru pamong. Serangkaian kegiatan praktik mengajar dan kegiatan non mengajar merupakan usaha melatih mahasiswa dan pendidik memiliki kemampuan memperagakan kinerja dalam situasi nyata baik dalam kegiatan pembelajaran maupun tugas-tugas keguruan apabila telah mengajar.
Target yang dijelaskan diatas tentunya tidak bisa dicapai tanpa adanya usaha, perlu dukungan dan bimbingan dari berbagai pihak, baik dari dosen pembimbing, guru pamong, kepala sekolah, staff guru dan masyarakat sekolah.
Berdasarkan dukungan dan bimbingan itulah praktikan nantinya diharapkan mampu menjadi tenaga pendidik yang professional, bermoral, dan memiliki pengetahuan yang luas sebagaimana merupakan tujuan dari pelaksanaan PPL ini.
31 B. Saran
Dari kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan yang telah dilakukan di SMAN 2 Tambang, praktikan memiliki beberapa saran yang dirasa penting untuk disampaikan sebagai harapan menjadi masukan untuk pelaksanaan PPL dikemudian hari. Antara lain:
1. Pihak panitia pelaksana PPL (UIN Suska Riau)
a. Sosialisasi dan pembekalan pelaksanaan PPL perlu di tingkatkan lagi baik dari segi penjadwalan dan alokasi waktu pelaksanaannya. Karena dirasa terlalu mendesak dan agak sedikit menimbulkan mis-informasi.
b. Perlu adanya peningkatan kerjasama antara pihak Universitas dengan pihak sekolah sehingga mahasiswa PPL dapat melaksanakan praktik mengajar dengan optimal.
2. Pihak SMAN 2 Tambang
a. Kemajuan dan prestasi yang telah diraih SMAN 2 Tambang dari kegiatan pembelajaran intrakulikuler maupun ekstrakulikuler hendaklah senantiasa dipertahankan dan bahkan jika memungkinkan untuk terus ditingkatkan.
b. Tetap terbinanya hubungan yang baik anatara mahasiswa dengan seluruh keluarga besar SMAN 2 Tambang, meskipun kegiatan PPL tahun 2022 telah selesai.
3. Mahasiswa PPL yang akan datang
a. Dalam pelaksanaan kegiatan PPL hendaknya mahasiswa lebih terjadwal dan akurat dalam mencari informasi sekolah dan penyusunan laporan
b. Praktikan sebaiknya menjalin hubungan baik, komunikasi dengan siapa saja.
c. Praktikan berkewajiban menjaga nama baik almamater, bersikap displin dan bertanggung jawab.
d. Praktikan lebih mempersiapkan diri baik mental, fisik, materi, dan keterampilan mengajar sedini mungkin yang nantinya sangat diperlukan dalam mengajar.
32
DAFTAR PUSTAKA
Tim Penyusun, Kada, dkk. 2022. Buku Pedoman Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Pekanbaru: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau.
Lampiran
33 a. Matrik Program Kegiatan
JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN (PPL)
FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN SUSKA RIAU TAHUN AKADEMIK 2022/2023
Nama : Marini Nazliati
Sekolah : SMAN 2 Tambang
Alamat : Jl. Bupati, Desa Kualu Dosen pembimbing : Indah Wati, S.Pd., M.Pd. E NO HARI/TANGGAL URAIAN
KEGIATAN
PELAKSANA KETERANGAN/TEMPAT 1. 21 September-16
Desember 2022
Pelaksanaan kegiatan PPL tahun 2022
Mahasiswa SMAN 2 Tambang
2. 22-30 September 2022
Observasi kelas bersama pamong
Mahasiswa SMAN 2 Tambang 3. 1 Oktober-17
November 2022
Praktik mengajar mandiri di kelas
Mahasiswa SMAN 2 Tambang 4. 18 November 2022 Ujian praktik
mengajar
Mahasiswa SMAN 2 Tambang 5. 19 November-21 Pembuatan kisi-
kisi, soal, dan kartu soal PAS
Mahasiswa SMAN 2 Tambang
6. 22-29 November 2022
Persiapan PAS bersama guru
Mahasiswa dan Guru
SMAN 2 Tambang 7. 30 November-07
Desember 2022
Pelaksanaan PAS Mahasiswa, guru, peserta didik
SMAN 2 Tambang
Pekanbaru, 01 Desember 2022 Diketahui,
Wakil dekan I FTK
Ketua PPL
Dr. H. Zarkasih, M. Ag NIP. 19721017 199703 1 004
Dr. Dicki Hartanto, M.M NIK. 130211013
Lampiran
34
Lampiran
35
Lampiran
36
Lampiran
37
Lampiran
38
SILABUS MATA PELAJARAN KIMIA (Peminatan Bidang MIPA)
Satuan Pendidikan : SMA
Kelas : XI
Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif, dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
KI 3 : Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
Lampiran
39
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian Alokasi
Waktu Sumber Belajar 1.1 Menyadari adanya keteraturan dari sifat
hidrokarbon, termokimia, laju reaksi, kesetimbangan kimia, larutan dan koloid sebagai wujud kebesaranTuhan YME dan pengetahuan tentang adanya keteraturan tersebut sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya bersifat tentatif.
Senyawa hidrokarbon (Identifikasi atom C,H dan O)
Kekhasan atom karbon.
Atom C primer, sekunder , tertier, dan kuarterner.
Struktur Alkana, alkena dan alkuna
Isomer
Sifat-sifat fisik alkana, alkena dan alkuna
Reaksi senyawa hidrokarbon
Mengamati(Observing)
Mengkaji dari berbagai sumber tentang senyawa hidrokarbon
Mengamati demonstrasi pembakaran senyawa karbon (contoh pemanasan gula).
Menanya(Questioning)
Mengajukan pertanyaan mengapa senyawa hidrokarbon banyak sekali terdapat di alam?
Bagaimana cara mengelompokkan senyawa hidrokarbon?
Bagaimana cara memberi nama senyawa hidrokarbon?
Mengajukan pertanyaan senyawa apa yang dihasilkan pada reaksi pembakaran senyawa karbon?
Dari unsur apa senyawa tersebut tersusun?
Bagaimana reaksinya?
Mengumpulkan data (Eksperimenting)
Menganalisis senyawa yang terjadi pada pembakaran senyawa karbon berdasarkan hasil pengamatan
Menentukan kekhasan atom karbon
Menganalisis jenis atom C berdasarkan jumlah atom C yang terikat dari rantai atom
Tugas
Membuat bahan presentasi tentang minyak bumi, bahan bakar alternatif selain dari minyak bumi dan gas alam dalam kerja kelompok serta mempresentasikan Observasi
Mengamati sikap ilmiah dalam melakukan
percobaan dan presentasi dengan lembar pengamatan Portofolio
Laporan hasil identifikasi atom C,H
dan O dalam sampel
Hasil rangkuman Tes tertulis uraian menganalisis :
Kekhasan atom karbon.
3 mgg x 4 jp Buku kimia
Lembar kerja
molymod
Berbagai sumber dari migas atau yang lainnya
1.2 Mensyukuri kekayaan alam Indonesia berupa minyak bumi, batubara dan gas alam serta berbagai bahan tambang lainnya sebagai
Lampiran
40
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian Alokasi
Waktu Sumber Belajar anugrah Tuhan YME dan dapat dipergunakan
untuk kemakmuran rakyat Indonesia.
Minyak bumi
fraksi minyak bumi
mutu bensin
Dampak pembakaran bahan bakar dan cara
mengatasinya
Senyawa
hidrokarbon dalam
karbon (atom C primer, sekunder , tertier, dan kuarterner)
Menentukan rumus umum Alkana, alkena dan alkuna berdasarkan analisis rumus strukturnya
Mendiskusikan aturan IUPAC untuk memberi nama senyawa alkana, alkena dan alkuna
Mendiskusikan pengertian isomer (isomer rangka, posisi, fungsi, geometri)
Memprediksi isomer dari senyawa hidrokarbon
Menganalisis reaksi senyawa hidrokarbon Mengasosiasi(Associating)
Menghubungkan rumus struktur alkana, alkena dan alkuna dengan sifat fisiknya
Berlatih membuat isomer senyawa karbon
Berlatih menuliskan reaksi senyawa karbon Mengkomunikasikan (Communicating)
Menyampaikan hasil diskusi atau ringkasan pembelajaran dengan lisan atau tertulis, dengan menggunakan tata bahasa yang benar.
Mengamati (Observing)
Atom C primer, sekunder, tertier, dan kuarterner.
Struktur akana, alkena dan alkuna serta tatanama menurut IUPAC
Isomer
Sifat-sifat fisik alkana, alkena dan alkuna
Pemahaman reaksi senyawa karbon
Mengevaluasi dampak
pembakaran minyak bumi dan gas alam.
2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin, jujur, objektif, terbuka, mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif) dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari.
2.2 Menunjukkan perilaku kerjasama, santun, toleran, cinta damai dan peduli lingkungan serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam.
2.3 Menunjukkan perilaku responsifdan pro- aktifsertabijaksana sebagai wujud kemampuan memecahkan masalah dan membuatkeputusan
3.1 Menganalisis struktur dan sifat senyawa hidrokarbon berdasarkan pemahaman kekhasan atom karbon dan penggolongan senyawanya.
Lampiran
41
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian Alokasi
Waktu Sumber Belajar 3.2 Memahami proses pembentukan dan teknik
pemisahan fraksi-fraksi minyak bumi serta kegunaannya.
kehidupan sehari- hari.
Menggali informasi dengan cara membaca/
mendengar/menyimaktentang, proses pembentukan minyak bumi dan gas alam, komponen-komponen utama penyusun
minyak bumi, fraksi minyak bumi, mutu bensin, dampak pembakaran hidrokarbon terhadap lingkungan dan kesehatan serta upaya untuk mengatasinya
Menanya (Questioning)
Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan bagaimana terbentuknya minyak bumi dan gas alam, cara pemisahan (fraksi minyak bumi), bagaimana meningkatkan mutu bensin, apa dampak pembakaran hidrokarbon terhadap lingkungan, kesehatan dan upaya untuk mengatasinya serta mencari bahan bakar alternatif selain dari minyak bumi dan gas alam
Mengumpulkan data (Eksperimenting)
Mengumpulkan informasi dampak pembakaran hidrokarbon terhadap lingkungan, kesehatan dan upaya untuk mengatasinya serta mencari bahan bakar alternatif selain dari minyak bumi dan gas alam.
Mengasosiasi (Associating)
Menjelaskan proses penyulingan bertingkat dalam bagan fraksi destilasi bertingkat untuk 3.3 Mengevaluasi dampak pembakaran senyawa
hidrokarbon terhadap lingkungan dan kesehatan serta cara mengatasinya.
4.1 Mengolah dan menganalisis struktur dan sifat senyawa hidrokarbon berdasarkan pemahaman kekhasan atom karbon dan penggolongan senyawanya.
4.2 Menyajikan hasil pemahaman tentang proses pembentukan dan teknik pemisahan fraksi- fraksi minyak bumi beserta kegunaannya.
4.3 Menyajikan hasil evaluasi dampak pembakaran hidrokarbon terhadap lingkungan dan kesehatan serta upaya untuk mengatasinya.
Lampiran
42
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian Alokasi
Waktu Sumber Belajar menjelaskan dasar dan teknik pemisahan
fraksi-fraksi minyak bumi
Membedakan kualitas bensin berdasarkan bilangan oktannya.
Mendiskusikan dampak pembakaran hidrokarbon terhadap lingkungan dan kesehatan serta cara mengatasinya
Mendiskusikan bahan bakar alternatif selain dari minyak bumi dan gas alam
Mengkomunikasikan (Communicating)
Mempresentasikan hasil kerja kelompok tentang.
proses pembentukan minyak bumi dan gas alam,
komponen-komponen utama penyusun minyak bumi, fraksi minyak bumi, mutu bensin, dampak pembakaran hidrokarbon terhadap lingkungan, kesehatan dan upaya untuk mengatasinya serta mencari bahan bakar alternatif selain dari minyak bumi dan gas alam dengan menggunakan tata bahasa yang benar.
1.1 Menyadari adanya keteraturan dari sifat hidrokarbon, termokimia, lajureaksi, kesetimbangan kimia, larutan dan koloid sebagai wujud kebesaran Tuhan YME dan pengetahuan tentang adanya keteraturan
Reaksi eksoterm
dan reaksi
endoterm
Perubahan entalpi reaksi
Mengamati (Observing)
Menggali informasi dengan cara membaca/
mendengar/mengamati/sistem dan lingkungan, perubahan suhu, kalor yang dihasilkan pada pembakaran bahan bakar,
Tugas
Merancang
percobaan reaksi eksoterm, reaksi endoterm dan
3 mgg x 4 jp - Buku kimia kelas XI - Lembar
kerja
Lampiran
43
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian Alokasi
Waktu Sumber Belajar tersebut sebagai hasil pemikiran kreatif
manusia yang kebenarannya bersifat tentatif. - Kalorimeter - Hukum Hess - Energi ikatan
dan dampak pembakaran tidak sempurna dari berbagai bahan bakar
Menanya (Questioning)
Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan:
reaksi eksoterm dan endoterm dalam kehidupan sehari-hari, bagaimana
menentukan perubahan entalpi reaksi Mengumpulkan data (Eksperimenting)
Mendiskusikan pengertian sistem dan lingkungan
Mendiskusikan macam-macam perubahan entalpi
Merancang dan mempresentasikan rancangan percobaan
- Reaksi Eksoterm dan Reaksi Endoterm - Penentuan Perubahan Entalpi dengan
Kalorimeter
- Penentuan Kalor Pembakaran Bahan Bakar
Melakukan percobaan reaksi eksoterm dan reaksi endoterm; penentuan perubahan
mengkaitkannya dengan peristiwa sehari-hari
Merancang percobaan penentuan
perubahan entalpi dengan Kalorimeter dan mengkaitkannya dengan peristiwa sehari-hari
Merancang
percobaan kalor pembakaran bahan bakar
Observasi
Sikap ilmiah dalam melakukan
percobaan dan presentasi, misalnya:
melihat skala volume dan suhu, cara
menggunakan pipet, cara menimbang, keaktifan, kerja sama, komunikatif,
- Berbagai sumber lainnya 1.2 Mensyukuri kekayaan alam Indonesia berupa
minyak bumi, batubara dan gas alam serta berbagai bahan tambang lainnya sebagai anugrah Tuhan YME dan dapat dipergunakan untuk kemakmuran rakyat Indonesia.
2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin, jujur, objektif, terbuka, mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif) dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari.
2.2 Menunjukkanperilaku kerjasama, santun, toleran, cintadamai dan peduli lingkungan serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam.
2.3 Menunjukkan perilaku responsifdan pro-aktif serta bijaksana sebagai wujud kemampuan memecahkan masalah dan membuat keputusan
Lampiran
44
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian Alokasi
Waktu Sumber Belajar 3.4 Membedakan reaksi eksoterm dan reaksi
endoterm berdasarkan hasil percobaan dan diagram tingkat energi.
entalpi dengan Kalorimeter dan penentuan kalor pembakaran bahan bakar
Mengamati dan mencatat hasil percobaan Mengasosiasi (Associating)
Menganalisis data untuk membuat diagram siklus dan diagram tingkat
Mengolah data untuk menentukan harga perubahan entalpi (azas Black)
Membandingkan perubahan entalpi pembakaran sempurna dengan pembakaran tidak sempurna melalui perhitungan
Menghubungkan perubahan entalpi reaksi dengan energi ikatan
Menghitung perubahan entalpi berdasarkan hukum Hess dan energi ikatan
Mengkomunikasikan (Communicating)
Membuat laporan hasil percobaan dengan menggunakan tata bahasa yang benar.
Mempresentasikan hasil percobaan dengan menggunakan tata bahasa yang benar.
dan peduli
lingkungan, dsb) Portofolio
Laporan percobaan Tes tertulis uraian
Pemahaman reaksi eksoterm dan reaksi endoterm
Membuat diagram siklus dan diagram tingkat berdasarkan data
Menentukan perubahan entalpi ( H) reaksi
3.5 Menentukan H reaksi berdasarkan hukum Hess, data perubahan entalpi pembentukan standar, dan data energi ikatan.
4.4 Merancang, melakukan, menyimpulkan serta menyajikan hasil percobaan reaksi eksoterm dan reaksi endoterm.
4.5 Merancang, melakukan, dan menyimpulkan serta menyajikan hasil percobaan penentuan
H suatu reaksi.
1.1 Menyadari adanya keteraturan dari sifat hidrokarbon, termokimia, laju reaksi, kesetimbangan kimia, larutan dan koloid sebagai wujud kebesaran Tuhan YME dan pengetahuan tentang adanya keteraturan tersebut sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya bersifat tentatif.
Teori tumbukan
Faktor-faktor penentu laju reaksi
Orde reaksi dan persamaan laju
reaksi
Mengamati (Observing)
Mencari informasi dengan cara membaca/
melihat/ mengamati reaksi yang berjalan sangat cepat dan reaksi yang berjalan sangat lambat, contoh petasan, perkaratan (korosi)
Tugas
Merancang
percobaan faktor-
faktor yang
mempengaruhi laju reaksi
3 mgg x 4 jp - Buku kimia kelas XI - Lembar
kerja