• Tidak ada hasil yang ditemukan

MATA KULIAH ENERGI DAN LISTRIK PERTANIAN: PHOTOVOLTAICS

N/A
N/A
AHMAD FAHMI NUR IRFANI

Academic year: 2023

Membagikan "MATA KULIAH ENERGI DAN LISTRIK PERTANIAN: PHOTOVOLTAICS"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

MAKALAH REVIEW JURNAL PHOTOVOLTAICS

“MATA KULIAH ENERGI DAN LISTRIK PERTANIAN”

Untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Energi & Listrik Pertanian yang diampu oleh Retno Damayanti, STP. MP.

Disusun oleh:

Gilang Putra Sahri Lubis (215100207111005) Rahmat Dwi Febriyanto (215100200111003) Ahmad Fahmi Nur Irfani (215100200111021) Setiawan Adib Faisol A. (215100200111026) Tareq Kemal Maulana (215100200111027)

PROGRAM STUDI TEKNIK PERTANIAN DAN BIOSISTEM DEPARTEMEN TEKNIK BIOSISTEM

FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA

MALANG

2023

(2)

KATA PENGANTAR

Dengan segala kerendahan hati, kami ingin menyampaikan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan anugerah-Nya yang tak ternilai, yang telah memungkinkan kami menyelesaikan makalah ini sebagai bagian dari pemenuhan tugas mata kuliah Energi dan Listrik Pertanian dengan judul "Photovoltaic".

Kami juga ingin mengucapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada Ibu Retno Damayanti, STP., MP, yang telah menjadi dosen dan pembimbing kami dalam mata kuliah Energi dan Listrik Pertanian. Bimbingan serta pengetahuan yang Ibu berikan kepada kami sangat berharga dan berdampak positif dalam proses pembelajaran kami. Selain itu, kami juga ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja sama yang luar biasa dari teman- teman kami selama proses penyelesaian makalah ini.

Kami sangat sadar bahwa kemungkinan masih terdapat kekurangan dan kesalahan dalam makalah ini yang mungkin belum kami ketahui. Oleh karena itu, dengan rendah hati, kami memohon saran dan kritik yang berharga dari Bapak dan Ibu sebagai pembimbing kami, agar kami dapat memperbaiki dan mengembangkan makalah ini lebih baik lagi. Semua upaya ini kami lakukan semata-mata untuk meningkatkan kualitas ilmu yang kami peroleh dan dapat mengaplikasikannya dengan lebih efektif dalam masyarakat.

Malang, 05 Oktober 2023

(3)

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Dengan berkembangnya teknologi saat ini, energi listrik merupakan suatu kebutuhan yang wajib untuk memenuhi kehidupan sehari-hari. Kebutuhan tersebut meliputi alat-alat dalam rumah tangga, instalasi listrik, mesin, kendaraan, dan lain sebagainya. Tentu, semua itu tak luput dari penggunaan listrik. Namun, yang saat ini menjadi fokus ialah pemenuhan sumber energi yang dapat terbarukan, sebab sumber energi yang ada saat ini seperti fosil dan minyak bumi semakin menipis. Demikian diperlukan inovasi sumber energi listrik terbarukan dan sustainable untuk memenuhi kebutuhan serta meningkatkan efisiensi teknologi yang berkembang saat ini.

Energi tidak dapat diciptakan maupun dimusnahkan, hal ini bermaksud bahwa energi di dunia ini tidak dapat dibuat dan dihabiskan, namun energi dapat dikonversi ke energi lain.

Salah satu energi terbarukan ialah energi Sel Surya. Energi tersebut bersumber dari energi cahaya matahari. Teknologi untuk memaksimalkan tenaga atau energi dari matahari sering dikenal dengan sebutan photovoltaic. Yang mana photovoltaic adalah salah satu alat yang dapat mengubah energi cahaya menjadi energi listrik. Energi matahari akan diserap oleh panel surya yang mana akan dikonversikan ke energi lain berupa listrik yang dapat berguna untuk kehidupan sehari-hari. Energi listrik yang dihasilkan nantinya akan dapat dikonversi ke banyak jenis energi seperti energi gerak, energi panas, dan energi lainnya.

1.2 Rumusan Masalah?

1. Bagaimana penelitian yang dilakukan pada literatur?

2. Metode apa yang dipakai setiap literatur?

3. Apa saja kelebihan dan kekurangan dari penelitian pada literatur ?

1.3 Tujuan

1. Menganalisis tahapan dan hasil penelitian pada literatur.

2. Memahami metode yang dilakukan pada literatur.

3. Mengidentifikasi dari kekurangan dan kelebihan penelitian pada literatur.

(4)

BAB II PEMBAHASAN

Jurnal 1

Judul : “Photovoltaic solar energy: A conceptual framework”

Jurnal : Elsevier, Renewable and Sustainable Energy Reviews

Volume dan halaman : Vol 74, hal. 590-601 Tanggal rilis : 2 Maret 2017

Penulis : Priscila Goncalves Vasconcelos Sampaioa dan Mario Orestes Aguirre Gonzálezb Publikasi:

http://www.elsevier.com/loc/rser

Reviewer:

Gilang Putra Sahri Lubis (215100207111005), Rahmat Dwi Febriyanto (215100200111003), Ahmad Fahmi Nur Irfan (215100200111021), Setiawan Adib Faisol Ahmed (215100200111026), dan Tareq Kemal Maulana (215100200111027).

Tujuan penelitian:

1. Untuk memahami keadaan seni energi surya fotovoltaik melalui penelitian literatur yang sistematis, di mana poin berikut berorientasi pada : cara memperoleh energi, kelebihan dan kekurangannya, aplikasi, pasar saat ini, biaya dan teknologi menurut dengan apa yang telah didekati dalam penelitian ilmiah yang diterbitkan hingga tahun 2016.

Subjek penelitian: “Bagaimana pendekatan energi surya fotovoltaik dalam studi ilmiah yang diterbitkan antara tahun 1996 hingga 2016?”

Metode penelitian: Jenis penelitian ini melalui beberapa tahapan diantaranya pada tahap pertama, penulis mendefinisikan masalah penelitian kami sebagai: “Bagaimana pendekatan energi surya fotovoltaik dalam studi ilmiah yang diterbitkan antara tahun 1996 hingga 2016?”.

Lalu, tahap kedua, yang terdiri dari pencarian artikel melalui portal Metasearch of CAPES (Brazil's Higher Education Coordinate of Personnel Perfecting) Majalah berkala melalui pemanfaatan kata kunci berikut: “energi surya”, “tenaga matahari ”, “energi surya fotovoltaik”,

“sel fotovoltaik”. Kemudian tahap ketiga dilakukan penangkapan terhadap artikel-artikel yang pada judulnya terdapat kata-kata kunci tersebut. Selanjutnya melakukan pemilihan artikel dilakukan dari pembacaan abstrak. Pada penelitian tahap keempat teks dibaca dan diekstraksi, serta klasifikasinya dari segi struktur dan isi melalui penjabaran database

(5)

spreadsheet dalam program Microsoft Excel. Pada tahap kelima yaitu penyusunan hasil untuk dipublikasikan selanjutnya.

Hasil : Hasil dari analisis penelitian Photovoltaic solar energy: A conceptual framework” ini menunjukkan bahwa studi tentang energi fotovoltaik sedang meningkat dan berperan penting dalam mencapai permintaan energi yang tinggi sebagai kebutuhan di seluruh dunia. Untuk meningkatkan partisipasi energi fotovoltaik di pasar energi terbarukan, pertama-tama perlu meningkatkan kesadaran mengenai manfaatnya yaitu untuk meningkatkan penelitian dan pengembangan teknologi baru, untuk menerapkan kebijakan publik dan program yang akan mendorong pembangkitan energi fotovoltaik. Meskipun sel surya silikon kristal lebih dominan, jenis sel lain telah dikembangkan, yang dapat bersaing, baik dalam hal pengurangan biaya produksi, atau dalam hal efisiensi yang lebih besar. Aplikasi utama didominasi oleh telekomunikasi, pompa air, penerangan umum, BIPV, pertanian, pemanas air, pengeringan biji-bijian, desalinasi air, pesawat luar angkasa dan satelit. Studi yang ditemukan mengenai energi surya fotovoltaik semuanya bersifat teknis, sehingga menciptakan kebutuhan untuk penelitian di masa depan terkait dengan kelayakan ekonomi, koordinasi rantai pasokan, analisis hambatan dan insentif terhadap energi surya fotovoltaik dan studi lebih dalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi posisi teknologi tersebut di pasar.

(6)

Jurnal 2

Judul : Photovoltaics in agriculture: A case study on decision making of farmers"

Jurnal : Elsevier

Volume dan halaman : Vol 61, halaman 96-103 Tanggal rilis : 14 maret 2018

Penulis : Thomas Bruderman, Kathrin Reinsberger, Anita Orthofer, Martin Kislinger, dan Alfred Posch

Publikasi:

https://www.researchgate.net/publication/250002598

Reviewer:

Gilang Putra Sahri Lubis (215100207111005), Rahmat Dwi Febriyanto (215100200111003), Ahmad Fahmi Nur Irfan (215100200111021), Setiawan Adib Faisol Ahmed (215100200111026), dan Tareq Kemal Maulana (215100200111027).

Tujuan penelitian:

1. Mengidentifikasi faktor keberhasilan, insentif, hambatan dan tantangan dalam proses adopsi fotovoltaik (PV) di sektor pertanian, dengan fokus khusus pada pengambilan keputusan masing-masing petani dan efek jaringan.

2. Serta menyelidiki kasus keberhasilan asosiasi petani Austria yang mendirikan konsep pembangkit listrik komunitas dan masyarakat untuk memfasilitasi adopsi PV di kalangan petani.

Subjek penelitian: Penyelidikan kasus keberhasilan asosiasi petani Austria yang mendirikan konsep pembangkit listrik komunitas dan masyarakat untuk memfasilitasi adopsi PV di kalangan petani.

Metode penelitian: Ada dua tahap yang dilakukan dalam metode penelitian ini. Pada langkah eksplorasi awal melakukan wawancara semi-terstruktur dengan dua pemrakarsa dan 16 orang anggota masyarakat PV yang dipilih secara acak. Wawancara dilakukan pada bulan Desember 2011 dan Januari 2012. Berdasarkan hasil wawancara kami kemudian mengembangkan beberapa hipotesis dan merancang kuesioner untuk mengujinya. Kuesioner ini bertujuan untuk mengumpulkan data mengenai (1) demografi dan karakteristik pertanian (2) kesadaran umum mengenai masalah lingkungan (3) motif untuk mengadopsi atau tidak mengadopsi sistem fotovoltaik, dan (4), mengeksplorasi pentingnya lingkaran mesin dan jaringan sosial di dalamnya. proses adopsi. Untuk mengukur (2) – (4) kami merancang item yang sesuai dan menerapkan skala 6 tingkat. Survei pos dilakukan antara bulan September dan November 2012.

(7)

Hasil : Dari jurnal tersebut penelitian yang dilakukan dapat menunjukkan relevansi faktor sosio-dinamik. Pengaruh sosial sangat penting dalam proses pengumpulan informasi, dan segera setelah orang-orang di lingkungan pribadi seseorang mengadopsi PV, hambatan untuk mengadopsinya menjadi jauh lebih lemah. Dalam kasus ini, hanya diperlukan dua pemrakarsa, ditambah beberapa penggerak awal, untuk membangun kerangka kerja yang diperlukan.

Pengaturan kelembagaan yang sesuai, bersama dengan pendanaan publik dan kolaborasi yang ada dalam masyarakat, semuanya berfungsi untuk lebih memfasilitasi proses tersebut.

(8)

BAB III PENUTUP 3.1 Kesimpulan

Review sendiri dapat diartikan sebagai suatu kegiatan yang bertujuan untuk melihat sebuah karya agar dapat mengetahui segi kualitas, kelebihan, serta kekurangan pada karya yang di review, review juga berisikan sebuah informasi karya yang bisa juga dalam bentuk sebuah kritikan yang kedepannya bisa berguna bagi peneliti dan pembaca. Demikian dengan selesainya makalah ini sebagai tugas kuliah, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerjasama dengan baik. Photovoltaic sendiri merupakan piranti yang menjadi salah satu komponen utama dalam sel surya. Piranti ini dapat mengkonversi energi cahaya atau foton menjadi energi listrik. Pada jurnal Photovoltaic solar energy memaparkan dimana metode yang digunakan ialah mendefinisikan masalah penelitian kami sebagai:

“Bagaimana pendekatan energi surya fotovoltaik dalam studi ilmiah yang diterbitkan antara tahun 1996 hingga 2016?”. Lalu, tahap kedua, yang terdiri dari pencarian artikel melalui portal Metasearch of CAPES. Hasil dari analisis penelitian Photovoltaic solar energy: A conceptual framework” ini menunjukkan bahwa studi tentang energi fotovoltaik sedang meningkat dan berperan penting dalam mencapai permintaan energi yang tinggi sebagai kebutuhan di seluruh dunia. Pada jurnal kedua Photovoltaics in agriculture menggunakan metode yang dilakukan dalam penelitian ini. Pada langkah eksplorasi awal melakukan wawancara semi-terstruktur dengan dua pemrakarsa dan 16 orang anggota masyarakat PV yang dipilih secara acak.

Demikian dihasilkan penelitian yakni, dapat menunjukkan relevansi faktor sosio-dinamik.

Pengaruh sosial sangat penting dalam proses pengumpulan informasi, dan segera setelah orang-orang di lingkungan pribadi seseorang mengadopsi PV, hambatan untuk mengadopsinya menjadi jauh lebih lemah.

(9)

DAFTAR PUSTAKA

Sampaioa PGV, Mario OAG. 2017. Photovoltaic solar energy: A conceptual framework.

Elsevier Renewable and Sustainable Energy Review 74: 590-601.

Brudermann T, Reinsberger K, Orthofer A, Kislinger M, And Posch A. 2013. Photovoltaics in agriculture: A case study on decision making of farmers. Energy Policy 61: 9.

Referensi

Dokumen terkait