MATERI PERKULIAHAN KE-1 OPERASI RISET
KONTRAK KULIAH,SILABUS DAN
PENDAHULUAN
A. KONTRAK KULIAH
•
Perkuliahan dalam 1 (satu) semester adalah sebanyak 16 kali pertemuan (sudah termasuk UTS dan UAS).
•
Mahasiswa wajib membayar uang kuliah sesuai tahapan dengan waktu yang telah ditetapkan
•
Mahasiswa telah mengisi KRS online dan ditandatangani oleh Dosen PA, Kaprodi, dan Wakil Dekan Bidang Akademik
•
Perkuliahan dimulai dengan berdoa terlebih dahulu.
•
Dosen dan Mahasiswa mengikuti perkuliahan
tepat pada waktu yang dijadwalkan
-
KETERLAMBATAN DARI JADWAL YANG TELAH DITETAPKAN MAKSIMUM 30 MENIT
- MAHASISWA YANG TERLAMBAT MENGIKUTI PERKULIAHAN DARI KETENTUAN TIDAK
DIPERKENANKAN MENGISI DAFTAR KEHADIRAN
- Kuliah pengganti akan dilakukan sesuai dengan kesepakatan antara dosen dengan mahasiswa dan dilaporkan kepada petugas waskat.
-Mahasiswa tidak diperkenankan mengisi daftar kehadiran mahasiswa lain yang tidak hadir.
-Bagi mahasiswa yang mengisikan daftar
kehadiran temannya yang tidak hadir akan
diberi teguran/sanksi
- MAHASISWA YANG TIDAK HADIR KARENA SAKIT DIMINTA UNTUK MENGINFORMASIKAN
KETIDAKHADIRAN
- TIDAK DIPERKENANKAN MENGENAKAN KAOS OBLONG DAN SANDAL
- MAHASISWA DIPERKENANKAN UNTUK BERTANYA
TENTANG MATERI PERKULIAH YANG TIDAK DIMENGERTI
Mahasiswa wajib mengumpulkan tugas sesuai dengan jadwal yang ditetapkan
Penilaian tugas tidak hanya mengenai
pengumpulan tugas tetapi juga presentasi tugas
Penyelesaian tugas tidak boleh copy paste
- Mengikuti ujian sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan
- Tidak diperkenankan menyontek pada saat ujian berlangsung
B. SILABUS
PERTEMUAN/
MINGGU
MATERI
PERKULIAHAN
REFERENSI
I Kontrak Kuliah
,Silabus dan Pendahuluan
Bernard W Taylor III, Supranto,
Siswanto
II Pemahaman Awal
Operasi Riset
(Sejarah, Fungsi dan Penerapan)
Idem
I II, IV Program Linier Konsep Dasar, Analisis Geometri
Idem
V,VI,VII Metode Simplek Idem
VIII UTS
IX, X,
XI,XII,XIII
Metode Transportasi Idem
XIV, XV Metode Penugasan Idem
REFERENSI :
BERNARD W TAYLOR III,2001, SAINS MANAJEMEN,BUKU I EDISI KEDUA,JAKARTA: SALEMBA EMPAT
SUPRANTO,JOHANES,2006,RISET OPERASI,EDISI REVISI,JAKARTA:UI-PRESS
SISWANTO,2007,OPERATION RESEARCH,JILID I, ERLANGGA JAKARTA
Penilaian Ujian
Partisipasi : 10 % Tugas : 50 %
UTS : 15 %
UAS : 25 %
C. PENDAHULUAN
SEJARAH OPERASI RISET
Sejarah Riset Operasi berawal selama perang dunia ke II yang sangat efektif sebagai metode penyelesaian masalah militer dengan mengoptimalkan kekuatan militer dalam menggunakan peralatan perang secara efisien.
Setelah masa perang selesai, industri secara bertahap mengaplikasi penggunaan riset operasi yang dimulai pada tahun 1951. Penggunaan operasi riset dalam industri dan bisnis memberikan dampak besar pada organisasi manajemen.
Pada saat ini perkembangannya berada pada aspek pembagian kerja dan segmentasi tanggungjawab manajemen dalam organisasi, yang bergantung pada perkembangan teknologi, dan faktor lain seperti keadaan ekonomi, politik, sosial dan sebagainya secara sistematis.
BEBERAPA DEFINISI OPERASI RISET
Morse dan Kimball ; riset operasi sebagai metode ilmiah (scientific method) yang memungkinkan para manajer mengambil keputusan mengenai kegiatan yang mereka tangani dengan dasar kuantitatif.
Churchman, Arkoff dan Arnoff, riset operasi sebagai aplikasi metode-metode, teknik-teknik dan peralatan- peralatan ilmiah dalam menghadapi masalah-masalah yang timbul di dalam operasi perusahaan dengan tujuan ditemukannya pemecahan yang optimum masalah-masalah tersebut.
Miller dan M.K. Starr, riset operasi sebagai peralatan manajemen yang menyatukan ilmu pengetahuan, matematika, dan logika dalam kerangka pemecahan masalah-masalah yang dihadapi sehari-hari, sehingga akhirnya permasalahan tersebut dapat dipecahkan secara optimal.
RISET OPERASI, ATAU DISEBUT RISET OPERASIONAL DI EROPA, ADALAH CABANG INTERDISIPLIN DARI MATEMATIKA TERAPAN DAN SAINS FORMAL YANG MENGGUNAKAN MODEL-MODEL—SEPERTI MODEL MATEMATIKA, STATISTIKA, DAN ALGORITME—UNTUK MENDAPATKAN NILAI OPTIMAL ATAU NYARIS OPTIMAL PADA SEBUAH MASALAH YANG KOMPLEKS.