• Tidak ada hasil yang ditemukan

mau'iẓah luqman kepada anaknya - Digilib UIN SUKA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "mau'iẓah luqman kepada anaknya - Digilib UIN SUKA"

Copied!
53
0
0

Teks penuh

Kedua orang tuaku tercinta Abi Mustakmilin dan Umi Siti Mabruroh tercinta yang telah membesarkan dan mendidikku. Transliterasi adalah kata Arab-Latin yang digunakan dalam penyusunan disertasi ini berdasarkan keputusan bersama Menteri Agama dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 158 Tahun 1987 dan Nomor 0543b/U/1987. Tā' Marbūtah di akhir kata 1. Persyaratan ini tidak diperlukan untuk kata-kata Arab yang telah diserap ke dalam bahasa Indonesia, seperti zakat, doa dan sebagainya, kecuali diinginkan pengucapan aslinya).

ضورفلا ىوذ ةنسلا لها

Kesimpulan

Pertama, berkenaan dengan tafsiran KH. Bisri Mustofa dari ayat mau'iẓah Luqman yang ditujukan kepada anaknya Surat uqm dalam ayat 12-19. Bisri Mustofa menurunkan mau'iẓah-mau'iẓah Luqman iaitu untuk surah uqm pada ayat 12 dijelaskan bahawa Luqman diberi hikmah oleh Allah dan menyuruhnya bersyukur kepada Allah SWT dan mensyukuri nikmat yang diberikan-Nya kepadanya. . Kemudian dalam Surah Ukm ayat 13 dijelaskan bahawa Luqman memerintahkan tauhid dan beriman kepada Allah semata-mata dan melarang syirik dan kufur kerana itu adalah dosa besar.

Surat Uqm ayat 14 menjelaskan bahwa ketika kamu menunaikan shalat lima waktu, berarti kamu telah bersyukur kepada Tuhan dan mendoakan orang tuamu. Setelah menyelesaikan shalat lima waktu, berarti kamu juga sudah berbuat baik kepada orang tuamu. . Surat Uqm N ayat 15 menjelaskan bahwa ketika orang tua menyekutukan Allah, hendaknya anak tetap menghormati kedua orang tuanya. Surah UQM N ayat 16 menjelaskan bahwa sekecil apapun, buruk atau baik akhlaknya akan dihitung oleh Allah, kelak masing-masing akan diberi pahala.

Surah uqm ayat 17, menjelaskan tentang pencegahan perbuatan buruk dan kesabaran dalam menghadapi cobaan, karena amar ma'u nahi kejahatan adalah suatu hal yang wajib. Surat uqm ayat 18 menjelaskan tentang jangan sombong dan jangan berjalan di bumi dengan bercanda. Dilihat dari isi mau'iẓah Luqman untuk putranya di atas, dalam pandangan masyarakat Jawa ia merupakan simbol moralitas, etika, budi pekerti, sebagai landasan terwujudnya budi pekerti, sopan santun, dan budi pekerti yang baik, dalam kehidupan. masyarakat Jawa. .

Kesimpulan kedua adalah kontekstualisasi penafsiran KH Bisri Mustofa mengenai wasiat Luqman kepada putranya dalam surat uqm n ayat 12-19 dengan relevansi tradisi dan budaya yang terdapat pada masyarakat Jawa. Dari masing-masing mau'iẓah Luqman seperti rasa syukur, dalam tradisi Jawa bersyukur kepada Allah mempunyai ritual yang berbeda-beda dalam melaksanakannya, bentuk ungkapan syukur atau memohon ridho-Nya pun berbeda-beda. Hormat kepada orang tua, dalam tradisi jawa ada bekti yaitu sungkem pada saat lebaran, dan sungkem pada saat pesta pernikahan, serta ada nasehat jawa mikul alkhong mendhem jero yang menunjukkan pengabdian kepada kedua orang tua hingga setelah kematian.

Berbuat baiklah, dalam nasehat bahasa jawa terdapat ungkapan yang melambangkan kehidupan masyarakat jawa “becik kelitik ala keta a”, yaitu suatu sikap, yang baik akan diketahui dan yang buruk akan terlihat, ada sikap orang jawa untuk kehidupan, perilaku terpuji, sikap baik, sikap penerimaan, kebaikan hati, kesabaran, akhlak mulia. Ada ungkapan Jawa yang mengawali doa: Gusti Allah ora sare, hendaknya manusia terus beribadah kepada-Nya. Sabar dalam menghadapi bencana, orang jawa mempunyai ungkapan jembar jasane (lautan luas), dalam masyarakat jawa segara mempunyai lambang kepribadian yang sabar, atau bisa disebut dengan orang yang berhati terbuka.

Saran-saran

Demikianlah peneliti mengetahui wasiat Luqman kepada anaknya (Kajian Tafsir KH. Bisri Mustofa terhadap Surat uqm n ayat 12-19 dalam kitab tara ra - z li ma'rifati ta r al-Qu 'an a -'a z )” . Ansori, Nur Said, Tafsir Ayat Tentang Syirik (Kajian Tafsir al-Ibriz Karya Bisri Musthofa), Skripsi Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Kalijaga, 2008. Athas, Ali bin Hasan Al, Nasehat Luqman Hakim untuk Generasi Muda, cet . .1, Yogyakarta: Titian Ilahi Pers 1993.

Burhanuddin, Mamat S, Islamisk kostskole-stil al-Qur'an: Analysis of the Tafsir Marah Labid af K.H Nawawi Banten, Yogyakarta: UII Press, 2006. Chirzin, Muhammad, Al-Qur'an og Ulmul Qur'an, Yogyakarta : PT Dana Bhakti Prima Yasa, 1998, cet. Faiqoh, Bisri Mustofas ​​fortolkning af vers om kvinder i Al Ibriz' bog, Ushuluddin-fakultetsafhandling, UIN Sunan Kalijaga, 2007.

Fauzi, Sabik Al, Menelusuri Pemikiran Logik Aristotle dalam Kitab al-riz li Ma'rifati Tafsir al-Qur'an al-Aziz (Kajian Ayat Teologi), Tesis USHuluddin Fakulti UIN Sunan Kalijaga, Tahun 2009. Ghazali, Muhammad Al , al -Mahawir al-Khamsah li al-Qur'an al-Karim, Kaherah: Dar al-Suruq, t.th. Sufi Ibrahim Al-bagdadi, Imam Alaudin Ali bin Muhammad bin, Tafsir Al-Khazin, Jilid 3, Mesir: Dar al-Kitab Arabiyah al-Qubra, 1910, Cet 2.

Kementerian Agama Republik Indonesia, Terjemahan Al-Qur'an al-Karim dan Bahasa Indonesia, Kudus: Menara Kudus, i.e. Mas'ud al-Baghawi, Abu Muhammad al-Husain ibn, Tafsir Al-Baghawi: Ma'alim et-Tanzil, Riyadh: Dar Al-Tayyibah, 1267 H. Abdul, Lubabun Nuqul fi Esbabun Nuzul; Sejarah Turunnya Ayat Al-Qur'an, Rembang: Daarul Ihya' Indonesia, 1406 Hijrah.

Bisri Musthofa tentang ayat-ayat Mutasyabihat dalam Tafsir al-Ibriz, Ushuluddin Tesis Fakulti Sunan Kalijaga UIN, tahun 2007. Buku Perisian Ensiklopedia Hadis 9 Imam, Sunan Tirmidzi, Kitab Berbakti dan Memelihara Silaturahim, Bab Derhaka Kepada Ibu Bapa, Bil. Software Encyclopedia Hadis Book 9 Imam, Sunan Tirmidzi, Kitab pengabdian dan persahabatan yang berterusan, bab berterima kasih kepada orang yang berbuat baik, No.

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

20 tahun 2003, pasal 1 ayat 14 telah dijelaskan bahwa yang dimaksud pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia 6