Melisa Restiani/PPG Prajabatan 2024/Computational Thinking
Soal Eksplorasi Konsep:
Sampai saat ini, Anda sudah mendapatkan contoh-contoh implementasi CT dalam kehidupan sehari-hari. Dalam contoh-contoh tersebut, dapat dilihat bahwa CT dapat diterapkan dengan ataupun tanpa menggunakan “komputer”. Tuliskanlah hal atau persoalan apa yang zaman sekarang tidak memakai “komputer”, TIK, dan robot tapi membutuhkan CT!
Tuliskan dan jelaskan minimal satu contoh penerapan untuk masing-masing fondasi CT dalam kehidupan sehari-hari! Contoh yang Anda berikan dapat mengandung lebih dari satu fondasi.
Jawaban:
1. Persoalan yang tidak memakai komputer, TIK, dan robot tapi membutuhkan CT adalah cara membuat mie instan karena kita akan berpikir dengan CT bagaimana membuat mie instan tersebut, kita akan memikirkan pola yang dapat digunakan agar mie instan tersebut dapat dibuat.
2. Sebelum menjawab contoh, saya akan membahas beberapa fondasi CT diantaranya:
1. dekomposisi yakni proses memecah masalah yang besar menjadi bagian yang lebih kecil dan lebih terkelola,
2. pengenalan pola yakni kemampuan untuk mengenali pola serta karakteristik dari masalah ataupu situasi tertentu,
3. abstrak merupakan kemampuan menyederhanakan masalah dengan mengabaikan beberapa bagian yang tidak relevan,
4. berpikir algoritme yakni kemampuan untuk merancang langkah yang berurutan untuk membentuk algoritma yang digunakan untuk menyelesaikan masalah dengan cara efektif dan efisien.
Berdasarkan fondasi CT tersebut, menurut saya contoh penerapan CT untuk masing-masing fondasi dalam kehidupan sehari-hari sebagai berikut.
Fondasi CT yang pertama dekomposisi yakni dimana printer tiba tiba tidak bisa digunakan jika masalah tersebut diuraikan menjadi lebih kecil bisa saja printer rusak disebabkan oleh beberapa kemungkinan diantaranya kehabisan tinta, mesin printer rusak, kabel printer yang tidak terpasang dengan baik.
Fondasi kedua yakni pengenalan pola, yakni apakah pernah mengalami permasalahan di masa lalu dan memiliki pengalaman dalam mengatasi hal tersebut sehingga mengetahui hal apa saja yang akan dilakukan.
Selanjutnya fondasi abstrak, yakni mengecek beberapa kemungkinan rusaknya printer ternyata tinta masih terisi banyak dan kabel printer terpasang dengan baik, jadi masalah tersebut bisa dikesampingkan karena tidak relevan.
Lalu berpikir algoritme yakni mengecek dan memperbaiki mesin printer yang rusak sehingga harus mencari tempat service terdekat atau menghubungi tukang service langganan untuk memperbaiki printer.