Di era 0.4 ini, perkembangan teknologi informasi semakin pesat. Kita harus bisa memanfaatkanya sebaik mungkin untuk membuka sebuah usaha. Contohnya kita bisa mendapatkan informasi tentang produk yang sedang viral, yg sedang trending, informasi ttng harga produk pasaran, jika
memungkinkan, kita bs menjual harga produk dgn lebih murah. Juga informasi yg berkaitan dg produk apa yg paling diminati masyarakat.
Artinya usaha yang kita buka harus bisa bertahan sampai masa depan. Benar2 hrs memikirkan bagaimana caranya agar apa yang kita hasilkan tidak terlupakan atau tidak kalah dengan banyaknya usaha baru yg berdiri
Pengamatan pasar dilakukan untuk mencari tau/ menggali informasi mengenai produk atau jasa yg sedang ramai di pasaran. Misalnya, produk apa yg laris terjual di pasar? Kapan produk tsb
dibutuhkan, berapa banyak yg diperlukan, bagaimana persaingannya, dan lain sebagainya. Kita seperti melakukan survei terhadap pasar, karena sbg wirausaha hal tsb sngt berguna untuk membuat sebuah strategi pasar dan memperbaiki apa apa yg dirasa kurang.
Inovasi ini merupakan sebuah ide yg sangat berharga, yg merupakan pengembangan untuk membuat produk baru dari produk yg sudah ada Dgn begitu, konsumen tidak akan merasa jenuh/bosan.
Peluang suksesnya usaha yg kita jalankan akan lebih besar jika kita menguasai keahlian yg kita punya.
Jadi sebisa mungkin hrs bs memanfaatkan keahlian yg kita punya
Dengan adanya jaringan bisnis, wirausahawan bisa mengupayakan agar relasi dan koneksi menjadi lebih luas. Sehingga bisa mengembangkan pasar usaha.
Contohnya usaha di bidang catering makanan. Kita membutuhkan banyak relasi untuk promosi.
Mulai dari promosi membagi-bagikan makanan ke tetangga/teman dekat, maka dgn relasi yg luas kita bs memasarkan makanan tsb dgn lebih mudah.
Risiko murni itu bukn kesalahan dari seorang wrausahawan, melainkan akibat adanya ketidak sengajaan yg trjadi. Misalnya ada wirausaha yg membuka penginapan. Tpi setelah terjadi bencana alam, penginapan tsb pastinya akan rusak bahkan roboh. Hal itu benar” merugikan.