• Tidak ada hasil yang ditemukan

mengenal linguistik

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "mengenal linguistik"

Copied!
170
0
0

Teks penuh

Sejarah Linguistik

Sebelum Orang Yunani: Pandangan Dunia dari

Tamadun besar telah datang dan pergi di Timur pada masa lalu jauh sebelum kebangkitan orang Yunani: pada milenium ketiga SM, Sumeria dan Akkadia; pada alaf kedua, orang Hurrian dan orang Het; meluas ke milenium pertama, orang Babylonia, Assyria, Elam dan Mesir; dan pada milenium pertama SM, orang Parsi. Walaupun kekejaman dan kehidupan tidak bermoral yang sering digambarkan oleh orang Yunani, orang Timur nampaknya berkaitan dengan persekitaran mereka.

Penemuan Yunani Tentang Kecerdasan Manusia

Sejak sekitar tahun 600 SM, kepastian lama bahwa para dewa bertanggung jawab atas segala sesuatu di alam semesta digantikan oleh pertanyaan-pertanyaan yang intens. Jika para dewa tidak secara langsung, “secara pribadi”, bertanggung jawab atas semua kejadian di Bumi, bagaimana mungkin?

Plato: Bahasa Sebagai Jalan Menuju Kenyataan

Jadi untuk memastikan bahwa Anda dan saya berbagi realitas yang sama, Anda harus menggambarkan apa yang Anda lihat dan alami kepada saya, menggunakan kata-kata sebagai alat Anda. Melalui kata-kata, Anda dapat mengajari saya apa yang Anda ketahui tentang segala hal mulai dari sepatu roda hingga aspidistra, klarinet hingga aljabar.

Aristoteles

Oleh karena itu, tidak selalu mudah untuk merekonstruksi ajaran Aristoteles, baik karena kita kekurangan beberapa teks yang menjelaskan gagasannya secara lebih lengkap, maupun karena hanya sedikit karya yang masih bertahan. Sebagian besar hidupnya dicurahkan untuk mengamati proses-proses ini, baik pembangkitan dan pembusukan (kelahiran dan kematian), atau pergerakan, atau realisasi potensi Yang.

Ringkasan Sejarah Linguistik

Dengan mempertimbangkan hal ini, masuk akal untuk menyimpulkan bahwa informasi semantik merupakan bagian integral dari tata bahasa.64. Berikut ini akan dibahas mengenai jenis-jenis makna berdasarkan berbagai sumber yang dikemukakan oleh para ahli bahasa.

Konsep Dasar Linguistik

Pengertian Linguistik

Sistem ini disebut tata bahasa.” Meskipun dalam perkembangannya ilmu linguistik akan berkembang menjadi banyak cabang yang bahkan mempelajari bahasa dari hal-hal yang paling sesuai dengan penutur yang menghasilkan ekspresi linguistik tersebut. Lebih lanjut, Finch11 mengutip “linguistik adalah studi bahasa yang sistematis”. Dari kutipan tersebut dapat diartikan bahwa peran linguistik dalam pelayanan pembelajaran bahasa tidak dapat terlaksana tanpa terlebih dahulu menetapkan beberapa kaidah, pedoman, dan acuan untuk menjamin peran linguistik dapat berfungsi dengan baik.

Cabang-cabang Linguistik

Dalam proyek Leech, Pragmatik Umum merupakan studi yang agak abstrak mengenai kondisi umum penggunaan bahasa komunikatif, dengan mengesampingkan kondisi penggunaan bahasa 'lokal' yang lebih spesifik: SOSIO -PRAGMATIKA milik. Aitchison menggambarkannya sebagai "studi tentang bahasa dan pikiran". Harley menggambarkannya sebagai "studi tentang proses mental dalam penggunaan bahasa". Sedangkan Clark dan Clark mengatakan psikologi bahasa berkaitan dengan tiga hal besar: pemahaman, pendapatan, dan pemerolehan bahasa.

Fonetik dan Fonologi

Fonetik

Tata bahasa kognitif berupaya menjelaskan melalui pasangan bentuk-fungsi bagaimana makna kata dan unit linguistik yang lebih besar didasarkan pada kata lain. Ahli tata bahasa preskriptif memilih serangkaian bentuk yang mereka perintahkan agar dipatuhi orang lain.

Alat Ucap Manusia

Untuk vokal, digunakan sistem campuran perbandingan pendengaran dan artikulasi dengan kualitas vokal yang relatif konstan. Setelah diketahui bahwa di dalam tubuh manusia terdapat alat-alat bicara yang berguna untuk menghasilkan ucapan, maka dapat disimpulkan bahwa bagian-bagian dari alat bicara tersebut saling berhubungan satu sama lain sehingga membentuk bunyi ujaran.

Gambar 3.1. Alat Ucap Manusia 26
Gambar 3.1. Alat Ucap Manusia 26

Fonologi

Morfem merupakan bentuk satuan linguistik yang paling dasar dari fungsi gramatika.43 Morfem dapat direpresentasikan dengan satu kata, misalnya morfem a- yang berarti 'Tanpa' seperti dalam dan dari atau dengan satu suku kata, seperti boy dan ish pada boy + ish . Sejak Perang Dunia I hingga awal tahun 1960-an, semantik, khususnya di Amerika Serikat, dianggap tidak sepenuhnya terhormat: dimasukkannya semantik ke dalam tata bahasa (yang terkadang disebut oleh para ahli bahasa sebagai deskripsi ilmiah suatu bahasa - lihat Chomsky 1965) dianggap oleh banyak orang sebagai baik suatu bentuk ketidakmurnian metodologis atau suatu tujuan yang hanya ingin dicapai di masa depan yang jauh.

Morfologi

Morfem

Satuan unsur ini disebut morfem.40 Morfem adalah bagian terkecil dalam ilmu linguistik yang mempunyai fungsi gramatikal.41 Morfem dapat terdiri dari suatu kata, misalnya kepala, atau bagian kata yang bermakna, misalnya keinginan. , yang tidak dapat dibagi menjadi satu bagian yang lebih kecil dan lebih bermakna. Morfem terikat adalah morfem yang tidak dapat berdiri sendiri karena harus termasuk dalam bentuk dasarnya dan dapat digolongkan ke dalam imbuhan yang merupakan awalan, akhiran tergantung apakah digabungkan dengan batang atau batang.

Kata (Word)

Ia hanya terdiri dari struktur leksikal yang tidak dapat dipisahkan secara morfologis, misalnya kucing, duduk, burung, dan lain-lain. Kata majemuk yang mempunyai lebih dari satu morfem disebut polimorfemik yang terdiri dari dua atau lebih substruktur yang dapat larut secara morfologi, misalnya kata cantik merupakan turunan dari substruktur leksikal cantik dan ful.

Root, Stem, Base

Affix

A suffix is ​​an appendage attached to the end of or after a root, stem, or base. A prefix is ​​an affix that appears before a root or stem or base, such as re-, un-, and in-.

Infix

Derivational

Booij membagi variasi proses turunan dengan mengubah leksem baru menurut kelas kata masukan dan keluaran sebagai berikut;53.

Inflection

Makna adalah cara pendengar menyimpulkan apa yang dikatakan dengan menafsirkan makna yang dimaksudkan oleh pembicara. Pemahaman pragmatik lainnya mengkaji signifikansi kontekstual dari makna yang dikomunikasikan dibandingkan apa yang sebenarnya diucapkan.

Sintaksis

Konsep Dasar Sintaksis

Sintaks adalah komponen tata bahasa yang berhubungan dengan bagaimana kata dan frasa digabungkan menjadi frasa yang lebih besar. Singkatnya, sintaksis secara umum adalah tentang bagaimana ekspresi digabungkan satu sama lain untuk membentuk ekspresi yang lebih besar.

Kategori Sintaksis

Salah satu girus yaitu girus sudut berfungsi menghubungkan apa yang kita lihat dengan apa yang kita pahami pada area Wernicke. Pandangan bidang ini dengan jelas dinyatakan oleh Hymes, yang mendefinisikannya sebagai "studi tentang ucapan dan bahasa dalam konteks antropologis". Apa yang membedakan para antropolog linguistik dengan para peneliti bahasa lainnya bukan sekadar ketertarikan mereka terhadap penggunaan bahasa—perspektif yang juga dimiliki oleh para peneliti, ahli dialektologi, dan ahli sosiolinguistik lainnya.

Semantik

Konsep Dasar Semantik

Namun ada banyak alasan untuk menganggap semantik sebagai bagian tata bahasa seperti halnya sintaksis, morfologi, atau fonologi. Pertimbangan yang lebih umum juga memotivasi kita untuk memasukkan semantik ke dalam tata bahasa suatu bahasa.

Unsur-unsur Semantik

Beberapa ruang lingkup teori semantik antara lain:72 1. Kata dan frasa terdiri dari a) sifat semantik dan.

Makna dan Jenis Makna

Pragmatik pada dasarnya berkaitan dengan tindakan komunikatif dan kebahagiaannya dalam konteks, menyelidiki tindakan dalam kaitannya dengan pertanyaan tentang apa itu tindakan, apa yang dapat dianggap sebagai suatu tindakan, terdiri dari apa suatu tindakan, kondisi apa yang harus dipenuhi agar suatu tindakan menjadi tepat dan tepat. bagaimana konteks terkait tindakan. Mereka mengkaji apa yang tersedia secara leksikal dan gramatikal bagi penutur untuk mencapai tujuan komunikatif, sekaligus meneliti cara-cara mewujudkan potensi linguistik dalam konteks sosial tertentu.

Gambar 6.1 Visualisasi Dua Makna
Gambar 6.1 Visualisasi Dua Makna

Pragmatik I

Pemahaman Konsep Dasar Pragmatik

Pragmatik berfokus pada penggunaan bahasa dalam situasi tertentu; tujuannya adalah untuk menjelaskan bagaimana faktor-faktor di luar bahasa berkontribusi terhadap makna literal dan non-literal yang dikomunikasikan oleh penutur menggunakan bahasa. Pragmatik dapat didefinisikan secara luas sebagai studi tentang penggunaan bahasa dalam konteks – sebagai lawan dari semantik, yang merupakan studi tentang makna literal yang tidak bergantung pada konteks.

Pragmatik Sebagai Konsep Linguistik

106 Soenjono Dardjowidjojo, Psikolinguistik: Pengantar Pemahaman Bahasa Manusia (Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2005), hal. 203. ...korteks.) 107 Berikut ini adalah gambar yang berkaitan dengan sistem saraf pusat manusia. 110 Soenjono Dardjowidjojo, Psikolinguistik: Pengantar Pemahaman Bahasa Manusia (Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2005), hal. Sumber: Geschwind 1981 dalam Soenjono Dardjowidjojo, Psikolinguistik: Pengantar Pemahaman Bahasa Manusia [Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2005], hal. 206.).

Gambar 7.1 Makna Dalam Konteks SEMANTIK
Gambar 7.1 Makna Dalam Konteks SEMANTIK

Pragmatik II

Mikropragmatik dan Makropragmatik

Hal ini berasal dari karakteristik konseptual dan metodologis dari parameter yang paling sering digunakan dalam deskripsi: deiksis, praanggapan, implikasi, tindak tutur. Terakhir, pada tataran tindak tutur, fungsi tutur muncul dari premis-premis dan penafsiran (pembicara, pendengar, berorientasi pada isi) yang telah terakumulasi.

Pragmalinguistik dan Sosiopragmatik

Pembedaan Leech (1983) antara pragmalinguistik dan sosiopragmatik adalah hasil wajar dari klaimnya tentang universalitas prinsip-prinsip pragmatik yang ia usulkan. Dengan mengedepankan prinsip-prinsip percakapan, ia mengusulkan model retorika pragmatis, yang mengacu pada studi tentang penggunaan bahasa yang efektif dalam komunikasi dan berfokus pada situasi bicara yang berbeda.

Metapragmatik

Oleh karena itu, otak telah diberikan kedudukan atau pusat kendali atas seluruh aktivitas manusia.105 Namun menurut Steinberg (2001), Dingwall (1998) dan Halloway (1996) dari segi ukuran, otak manusia memiliki berat antara 1-1,5 kilogram. 106 Mengenai sistem saraf, Penfield dan Roberts (1959) menyatakan bahwa bagian utama sistem saraf pusat manusia adalah (1) tulang belakang yang terdiri dari sumsum tulang belakang dan (2) otak yang terdiri dari dua bagian, yaitu batang otak (brainstem) dan korteks serebral (cerebral. Sumber: Geschwind 1981 dalam Soenjono Dardjowidjojo, Psikolinguistik: Pengantar Pemahaman Bahasa Manusia [Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2005], hal. 209.)

Psikolinguistik

Sejarah Psikolinguistik

Pada tahun 1951 ia mengadakan seminar di Cornell University untuk melihat hubungan antara kedua disiplin ilmu tersebut. Pandangan relativitas bahasa sebagaimana dikemukakan oleh Benjamin Lee Whorf pada tahun 1956 dan pandangan universal bahasa seperti dalam karya Greenberg pada tahun 1963.

Definisi Psikolinguistik

Primatologi dan genetika mengkaji sejauh mana bahasa unik bagi manusia dan bagaimana genetika berkaitan dengan perkembangan bahasa. Ia mempelajari hubungan antara perilaku linguistik dan proses mental yang mendukung perilaku tersebut, bagaimana perilaku linguistik meningkatkan pemahaman pikiran, dan bagaimana sifat-sifat pikiran mempengaruhi bahasa manusia.

Pendekatan Psikolinguistik

Bahasa sebagai pertumbuhan biologis Setiap generasi kelahiran manusia dilengkapi dengan seperangkat alat bicara dan organ pendengaran. Dengan kata lain, bahasa sebagai suatu pertumbuhan biologis mempunyai arti penting sebagai pemanfaatan bagian-bagian biologis pada manusia yang berkaitan dengan produksi bahasa.

Objek dan Ruang Lingkup Psikolinguistik

Diagram di atas menjelaskan keseluruhan proses bertutur, dimulai dari pembicara memilih kode pesan dan pendengar menafsirkan kode pesan yang diberikan. Proses berbicara ada hubungannya dengan psikolinguistik, dan proses berbahasa itu sendiri ada hubungannya dengan ahli bahasa.

Aspek-aspek psikolinguistik

Masukan ini tidak dikirim langsung ke area Wernicke, melainkan harus melewati girus sudut yang mengkoordinasikan area pemahaman dengan area oksipital. Selain itu, masukan tersebut dipahami oleh area Wernicke dan dikirim ke area Broca ketika respons verbal diperlukan.

Gambar 9.1 Sistem Syaraf Sentral Manusia  (Sumber:  Dingwall  1998  dalam  Soenjono  Dardjowidjojo,  Psikolinguistik:  Pengantar  Pemahaman Bahasa Manusia [Jakarta: Yayasan Obor  Indonesia, 2005], hal
Gambar 9.1 Sistem Syaraf Sentral Manusia (Sumber: Dingwall 1998 dalam Soenjono Dardjowidjojo, Psikolinguistik: Pengantar Pemahaman Bahasa Manusia [Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2005], hal

Taksonomi Perbedaan Individual

Namun ada satu pengecualian: variabilitas dalam pemerolehan bahasa sering kali dipandang sebagai proses pemerolehan bahasa pertama karena selalu mengarah pada tingkatan. Hasil dari pemerolehan bahasa kedua secara signifikan lebih beragam dibandingkan dengan pemerolehan bahasa pertama, mulai dari tingkat nol untuk bahasa ibu seperti kemahiran bahasa, dan banyak (tetapi tidak semua) perubahan yang dihasilkan diperkirakan mempengaruhi ID.124.

Antropologi Linguistik

Definisi Linguistik Antropologi

Antropologi linguistik sering ditampilkan sebagai salah satu dari empat cabang tradisional antropologi (yang lainnya adalah antropologi arkeologi, biologi atau fisik, dan sosiokultural). Memang benar, sangat mungkin untuk menjadi seorang antropolog dan menghasilkan deskripsi gramatikal suatu bahasa yang hanya memiliki sedikit atau tidak sama sekali teori dan metode linguistik antropologis.

Studi Tentang Praktik Linguistik

neurolinguistik; membahas dasar biologis perolehan dan perkembangan bahasa dan antarmuka otak/pikiran/bahasa. Semantik leksikal; berkaitan dengan makna kata dan istilah leksikal lainnya, termasuk hubungan semantik di antara keduanya.

Gambar

Gambar 3.1. Alat Ucap Manusia 26
Gambar 6.1 Visualisasi Dua Makna
Gambar 6.3 Tataran Makna Bahasa
Gambar 7.1 Makna Dalam Konteks SEMANTIK
+6

Referensi

Dokumen terkait