• Tidak ada hasil yang ditemukan

Mengetahui standar pelayanan kamar jenazah

N/A
N/A
Kala

Academic year: 2023

Membagikan "Mengetahui standar pelayanan kamar jenazah"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I BAB I

  PENDAHULUAN

  PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang 1.1. Latar Belakang

Di dalam lingkup ilmu kedokteran saat ini, sebagian besar masyarakat Di dalam lingkup ilmu kedokteran saat ini, sebagian besar masyarakat menginginkan pelayanan kesehatan terbaik, baik dari segi penanganan kondisi menginginkan pelayanan kesehatan terbaik, baik dari segi penanganan kondisi med

medis is paspasienien, , fasfasiliilitas tas yanyang g memmemadadai ai dan dan laylayak, ak, bahbahkan kan samsampai pai pelpelayaayanannan terhadap jenazah juga termasuk di dalamnya.

terhadap jenazah juga termasuk di dalamnya.11

Masih jelas dalam ingatan kita ledakan Bom

Masih jelas dalam ingatan kita ledakan Bom di malam Natal tahun 2000di malam Natal tahun 2000 dibeb

dibeberapa kota di erapa kota di ndonndonesia yang terjadiesia yang terjadi se!ara bersamaan, Bom Bali tahunse!ara bersamaan, Bom Bali tahun 2

2000022 sseerrtta a BBoom m di di ""ototeel l ##..$$. . MMaarrrriiotott t #a#akkaarrtata ttaahhuunn 20200% 0% yayangng meni

menimbulmbulkan banyak korbakan banyak korban n matimati.. &orban mati massal akibat ben!ana&orban mati massal akibat ben!ana tteersrseebubutt didirurujujuk k ke ke 'u'umamah h (a(akikit t ununtutuk k pepenanangngananan an dadan n ididenentitififikakasisi  jenazah,

 jenazah, namun namun ternyata ternyata 'umah 'umah (akit (akit yang yang dituju dituju tidak tidak mampumampu m

menenaampmpuung ng sseleluururuh h kkororbabann kakarreena na sesellamama a iini ni 'u'ummaah h ((aakikit t titidadak  mengantisipasi

mengantisipasi datangnya korban mati massal se!ara bersamaan.datangnya korban mati massal se!ara bersamaan.22

"

"aal l tteerrsseebbuutt menunmenunjukkjukkan an betabetapa pa pentpentingningnya ya mempemempersirsiapkapkanan sar

sarana, prasarana, prasarana dan ana dan sumbsumber daya er daya manumanusia untuk sia untuk penapenangananganan n korbkorbanan matimati massal. )asilitas kamar jenazah 'umah (akit berperan penting sebagai massal. )asilitas kamar jenazah 'umah (akit berperan penting sebagai sarana dalam penanganan dan identifikasi jenazah korban massal pada sarana dalam penanganan dan identifikasi jenazah korban massal pada  ben!ana diatas.

 ben!ana diatas.

'umah sakit berke*ajiban untuk menyediakan fasilitas kamar jenazah dan 'umah sakit berke*ajiban untuk menyediakan fasilitas kamar jenazah dan  pemulasaran

 pemulasaran jenazah. jenazah. (etelah (etelah seseorang seseorang meninggal, meninggal, jenazahnya jenazahnya segerasegera dipindahkan ke unit pemulasaran jenazah. +dapun fungsi dari instalasi tersebut dipindahkan ke unit pemulasaran jenazah. +dapun fungsi dari instalasi tersebut ada

adalah lah sebsebagaagai i temtempat pat perpersemsemayaayan n semsemententara ara sebsebeluelum m kelkeluaruarga ga memmemba*ba*aa  jenazah

 jenazah tersebut tersebut untuk untuk dimakamkan, dimakamkan, tempat tempat persemayan persemayan sementara sementara bagi bagi jenazahjenazah yang tidak dikenal sebelum pemakaman oleh pihak rumah sakit, tempat untuk  yang tidak dikenal sebelum pemakaman oleh pihak rumah sakit, tempat untuk  mengenali dan mengidentifikasi jenazah oleh keluarga, polisi, dan pihak yang mengenali dan mengidentifikasi jenazah oleh keluarga, polisi, dan pihak yang  bersangkutan

 bersangkutan dengan dengan jenazah, jenazah, tempat tempat menerima menerima jenazah jenazah yang yang memerlukanmemerlukan  pemeriksaan

 pemeriksaan patologipatologi , tempat menerima jenazah yang diba*a ke, tempat menerima jenazah yang diba*a ke

(2)

rumah sakit untuk kepent

rumah sakit untuk kepentingan medikingan medikolegalolegal postmortem postmortem  sebelum dimakamkan,  sebelum dimakamkan, serta sebagai sarana belajar ilmu kedokteran forensik bagi mahasis*a kedokteran serta sebagai sarana belajar ilmu kedokteran forensik bagi mahasis*a kedokteran di rumah sakit pendidikan.

di rumah sakit pendidikan.2,%2,%

Melihat banyaknya fungsi dari kamar jenazah, instalasi ini harus bersih Melihat banyaknya fungsi dari kamar jenazah, instalasi ini harus bersih dan bebas dari kontaminasi khususnya hal yang membahayakan petugas atau dan bebas dari kontaminasi khususnya hal yang membahayakan petugas atau  penyulit

 penyulit analisa analisa kemurnian kemurnian identifikasi identifikasi jenazah. jenazah. Demikian Demikian pula pula harus harus aman aman bagibagi  petugas

 petugas yang yang bekerja, bekerja, termasuk termasuk terhadap terhadap risiko risiko penularan penularan jenazah jenazah terinfeksiterinfeksi karena penyakit yang menyebabkan kematian. leh karena itu

karena penyakit yang menyebabkan kematian. leh karena itu, , diperlukadiperlukann standar standar  sta

standandar r minminimimal al pelpelayaayanan nan kamkamar ar jenjenazazah ah di di rumrumah ah saksakit it yanyang g sehseharuarusnysnyaa dises

disesuaikauaikann dendengan gan pelapelayanyanan an tipe rumah tipe rumah sakisakit t yang bersanyang bersangkutgkutan.an. Menga!uMenga!u ke

kepapada da hahal-l-hahal l yayang ng tetelalah h didijejelalaskskan an sesebebelulumnmnya ya dadan n memengnginingagat t akakanan  pentingny

 pentingnya a pelayanan pelayanan kamar kamar jenazah jenazah bagi bagi masyarakat masyarakat yang yang telahtelah te

tersrstatandndarardidisasasi si sese!a!ara ra nanasisiononalal, , hahal l inini i pepentntining g ununtutuk k didibabahahas s gugunana mengetahui lebih dalam mengenai standar kamar jenazah yang seharusnya ada mengetahui lebih dalam mengenai standar kamar jenazah yang seharusnya ada di setiap rumah sakit atau instansi pelayanan kesehatan lainnya dan bagaimana di setiap rumah sakit atau instansi pelayanan kesehatan lainnya dan bagaimana hal tersebut dipandang

hal tersebut dipandang dari aspek medikolegalnya.dari aspek medikolegalnya.2,%2,%

1.2 Rumusan masalah 1.2 Rumusan masalah

+dapun rumusan masalah yang diangkat dalam referat ini adalah

+dapun rumusan masalah yang diangkat dalam referat ini adalah

1.

1. +pa y+pa yang ang dimadimaksud ksud dengdengan kaan kamar mar jenajenazah zah //

2.

2. BagBagaimaimana stanana standar peladar pelayanyanan an kamkamar jenazar jenazah ah di di ndndoneonesia sesusia sesuaiai dengan tipe 'umah

dengan tipe 'umah (akit/(akit/

%.

%. BagaBagaimanimana standa standar pelaar pelayanayanan kamar jn kamar jenazenazah di uar Neah di uar Negerigeri//

.

. BagBagaimaimana suduana sudut t panpandandang g pelpelayaayanan kamanan kamar r jenjenazaazah h dildilihaihat t dardarii aspek medikolegal /

aspek medikolegal /

1.3 Tujuan 1.3 Tujuan

1.3.1 Tujuan Umum 1.3.1 Tujuan Umum

1.

1. Mengetahui standarMengetahui standar pelayanan pelayanan kamar jenazahkamar jenazah

1.3.2 Tujuan Khusus 1.3.2 Tujuan Khusus

1.

1. Mengetahui pengertian, prinsip pelayanan, jenis pelayanan, tujuan,Mengetahui pengertian, prinsip pelayanan, jenis pelayanan, tujuan,

(3)

alur penatalaksanaan, sarana, prasarana, dan pembiayaan pelayanan alur penatalaksanaan, sarana, prasarana, dan pembiayaan pelayanan kamar jenazah.

kamar jenazah.

2.

2. MengMengetetahuahui standi standarar  pelayanan pelayanan kamkamar ar jenjenazaazah h sessesuai uai dengdengan an titipepe 'umah (akit di ndonesia

'umah (akit di ndonesia

%.

%. Mengetahui standarMengetahui standar pelayanan pelayanan kamar jenazah di uar Negerikamar jenazah di uar Negeri

.

. Mengetahui aspek medikolegalMengetahui aspek medikolegal pelayanan pelayanan kamar jenazahkamar jenazah 1

1.. !!aann""aaaatt

1.

1. 'eferat 'eferat ini dini diharapiharapkan kan dapat dapat menammenambah pbah pengetengetahuan ahuan dan dan menjamenjadi sudi sumber mber  ru

rujujukakan n dadalalam m mememamahahami mi ststanandadar r pepelalayayananan n kakamamar r jejenanazazah h yayangng terstandarisasi.

terstandarisasi.

BAB II BAB II

TIN#AUAN PU$TAKA TIN#AUAN PU$TAKA

2.1 De"%n%s% Kamar #ena&ah 2.1 De"%n%s% Kamar #ena&ah

Mortuary nggris British3, morgue nggris +merika3, funeral home nggris Mortuary nggris British3, morgue nggris +merika3, funeral home nggris +merika3, atau kamar jenazah ndonesia3 adalah suatu ruangan di rumah sakit +merika3, atau kamar jenazah ndonesia3 adalah suatu ruangan di rumah sakit yang digunakan untuk menyimpan jasad manusia.

yang digunakan untuk menyimpan jasad manusia.

(4)

Di nggris biasanya digunakan kata 4'ose !ottage5 6 4rainbo* room5 untuk  menyebut kamar jenazah jika berkomunikasi dengan pasien agar terdengar lebih halus. stilah morgue berasal dari 7ran!is morguer yang berarti 4terlihat khidmat5.

stilah ini pertama kali digunakan untuk menggambarkan suatu tempat  penyimpanan sementara, di mana jenazah yang tidak dikenal dapat disimpan dan

diidentifikasi sementara *aktu.

2. 2. $tan'ar Kamar #ena&ah D% In'(nes%a 2. 2. 1. Pela)anan Kamar #ena&ah

A. Pr%ns%* Pela)anan #ena&ah

(e!ara etis, jenazah diperlakukan se!ara hormat sebagaimana manusia diperlakukan. Martabat kemanusiaan ini se!ara khusus adalah pera*atan kebersihan sebagaimana keper!ayaan atau adatnya, perlakuan sopan dan tidak  merusak badan atau raganya tanpa indikasi atau kepentingan kemanusiaan, termasuk penghormatan atas kerahasiaannya. leh karenanya kamar jenazah harus bersih dan bebas dari kontaminasi khususnya hal yang membahayakan  petugas atau penyulit analisa kemurnian identifikasi termasuk kontaminasi

DN+ dalam kasus forensik mati3. Demikian pula aman bagi petugas yang  bekerja, termasuk terhadap resiko penularan jenazah terinfeksi karena penyakit

mematikan.

Kamar #ena&ah !enurut $tan'ar Pen)elenggaraan Rumah $ak%t De*kes RI 2++

&amar jenazah harus memenuhi beberapa kriteria, seperti

1. &apasitas ruang jenazah disesuaikan dengan kebutuhan dan jumlah lemari pendingin yang harus disesuaikan oleh rumah sakit adalah 1 8 dari jumlah tempat tidur.

2. &amar jenazah mempunyai hubungan dengan unit-unit lain seperti

9:D

9nit &ebidanan dan 7enyakit &andungan

9nit 7era*atan

9nit Bedah

9nit ;9

%. 7ersyaratan kamar jenazah

Dinding dilapisi porselen atau keramik 

ebar pintu minimal 1,2 meter dan ketinggian 2,1 meter 

antai terbuat dari bahan yang kuat, kedap air, mudah dibersihan, dan  ber*arna terang

(5)

Dilengkapi dengan sarana pembuangan air limbah

+da akses yang mudah dengan bagian patologi atau laboratorium.

Mudah di!apai dari ruang pera*atan, ruang ga*at darurat, dan ruang operasi.

Dilengkapi dengan ruang ganti, petugas, dan toilet.

Dilengkapi dengan perlengkapan dan bahan-bahan untuk pemulasaran  jenazah, termasuk meja untuk memandikan jenazah.

Dilengkapi dengan ruang tunggu dan ruang untuk  menyembahyangkan jenazah.

B. ,%r% Khusus Pela)anan #ena&ah

(ituasi khusus peristi*a kematian seseorang dan sikap sosial budaya keluarga orang tersebut menghadapi kematian se!ara tidak langsung akan mempengaruhi sarana dan prasarana pelayanan. 'asa duka mendalam sering melibatkan suasana kekagetan, kesedihan atau haru luar biasa yang dapat menjurus pada keputusasaan keluarga atau kenalan, kesibukan atau bahkan kebingungan untuk jenazah yang harus segera dikubur pada suatu aturan agama tertentu misalnya bagi orang islam disunahkan untuk dikubur sebelum 2 jam3, konfirmasi yang mendadak, keputusan-keputusan dari keluarga, rasa ingin tahu masyarakat pada kasus kematian khusus, atau bahkan suasana ketidak menentuan pada korban mati masal atau mereka yang men!ari keluarga 6 kenalannya yang hilang, dapat memun!ulkan suasana yang seringkali emosional. Dampaknya dapat membahayakan keselamatan dokter atau petugas kamar jenazah terkait, termasuk perusakan sarana dan prasarananya. Dikaitkan dengan kasus forensik yang memerlukan  pengamanan jenazah sebagai barang bukti, hal- hal yang berkaitan dengan

dokumentasi dari barang bukti yang harus dijaga tingkat keasliannya sesuai dengan kondisi pertama kali ditemukan, atau yang disebut Chain of Custody,

memerlukan sarana dan prasarana khusus. 

&amar jenazah seharusnya menjadi sarana yang dikelola se!ara integratif  disertai pelayanan penuh 2 jam dalam sehari. Demikian pula dalam pembahasan tentang ruang, termasuk sarana dan prasarana kenyamanan seperti +;, <entilasi ruangan yang baik, air yang mengalir lan!ar, !ahaya terang siang atau lampu terang di malam hari, dengan ruang publik dilengkapi oleh toilet umum dan sarana telepon umum. 

(6)

,. #en%s Pela)anan Terka%t Kamar #ena&ah

7elayanan jasa yang terkait dengan kamar jenazah dapat dikelompokkan ke dalam = kategori, yaitu

a. 7elayanan jenazah purna-pasien atau 4mayat dalam5

;akupan pelayanan ini merupakan bagian akhir pelayanan kesehatan yang dilakukan di 'umah (akit setelah pasien dinyatakan meninggal, sebelum jenazahnya diserahkan ke pihak keluarga atau pihak   berkepentingan lainnya.

 b. 7elayanan kedokteran forensik terhadap korban mati atau 4mayat luar5 'umah sakit pemerintah seringkali menjadi sarana bagi diba*anya  jenazah atau mayat tidak dikenal atau memerlukan pemeriksaan identitas dari luar kota setempat yang memerlukan pemeriksaan forensik. +da 2 jenis  pemeriksaan forensik, yaitu <isum luar pemeriksaan luar3 maupun <isum dalam pemeriksaan otopsi3. &edua pemeriksaan tersebut dapat dilakukan dengan atau tanpa diikuti pemeriksaan penunjang seperti patologi anatomi, radiologi, toksikologi atau farmakologi, analisa mikrobiologi, dll.

7emeriksaan luar dan pemeriksaan dalam otopsi forensik3 dilakukan di ruang otopsi. &eduanya dilakukan di meja otopsi. 7elayanan !ampuran

korban mati yang pernah dira*at3.

!. 7elayanan sosial kemanusiaan lainnya seperti pen!arian orang hilang, rumah duka atau penitipan jenazah.

d. 7elayanan ben!ana atau peristi*a dengan korban mati massal.

e. 7elayanan untuk kepentingan keilmuan atau pendidikan atau penelitian.

D. Tujuan Pela)anan Kamar #ena&ah a. Pen-egahan Penularan Pen)ak%t

+pabila kamar jenazah menerima korban yang meninggal karena  penyakit menular misalnya ">6+D(, maka dalam pera*atan jenazah  pera*atan perlu diterapkan prinsip ? prinsip sebagai berikut

1. #angan sampai petugas yang mera*at dan orang-orang sekitarnya tertular penyakit.

2. (egala sesuatu yang keluar dari tubuh jenazah ken!ing, darah, kotoran, dll3 bisa mengandung kuman sehingga menjadi sumber penularan.

%. 7ersiapan 9ni<ersal 7re!aution

a. Menggunakan tutup kepala

b. Menggunakan googles c. Menggunakan masker 

d. (arung tangan

e. (kot

(7)

12. 'uang informasi

1%. 'uang Musholla dan penyolatan jenazah 1. :arasi kereta jenazah

1=. aundry

+pabila terjadi suatu ben!ana yang berakibat korban mati massal, perlu dipikirkan untuk men!ari ruang yang terbuka. 'uang terbuka tersebut ditargetkan dapat memuat kurang lebih =0-A0 jenazah dalam *aktu yang bersamaan. 

2. 2. . Prasarana

13 Bangunan

&riteria bangunan pada kamar jenazah terdiri dari

a. +rea tertutup. +rea ini harus betul-betul tidak dapat diakses oleh orang yang yang tidak berkepentinganG basement dapat digunakan untuk akses keluar rumah sakit.

 b. #alur jenazah berdinding keramik, berlantai yang tidak berpori, memiliki sistem pembuangan limbah, sistem sirkulasi udara, dan sistem pendingin.

!. "ubungan antar jalur jenazah dengan pendingin

i. 'uang autopsi berhubungan langsung dengan ruang ganti pakaian, dipisahkan dengan antiseptic footbath

ii. Melalui jalur keluar masuk jenazah, pintu dalam.

d. "ubungan antara area tertutup dengan area terbuka

i. #alur masuk-keluar jenazah menggunakan pintu ganda ii. #alur petugas melalui

1. 'uang administrasi forensik berhubungan dengan ruang administrasi kamar jenazah.

2. &amar ganti pakaian dengan koridor dapat melalui basement3 dari ruang pendidikan atau dari rumah sakit

e. 'uang autopsi minimalis, mempunyai sistem pendingin udara dan sistem aliran yang baik.

i. @ersedia lemari alat, lemari barang bukti, air bersih, saluran  pembungan air limbah, kulkas dengan  freezer , meja periksa

organ, timbangan organ, dan lain-lain.

ii. 'uang autopsi infeksius memiliki sistem penghisap udah ke  ba*ah, lantainya sebaiknyanon porous.

iii.'uang autopsi viewing theatre, memiliki pembatas transparanka!a3 antar meja periksa dengan kursi penonton

f. 'uang ganti pakaian dilengkapi dengan kamar mandi dan toilet, terpisah laki-laki dan perempuan

i. Antiseptic footbath

(8)

ii. @empat !u!i tangan dengan antisepti!

iii.&amar ganti

i<. &amar mandi dan $;

23 7eralatan

7eralatan yang harus disediakan untuk mendukung kegiatan6aktifitas pada kamar jenazah adalah 

 Mobile:

Brankar jenazah terbuat dari alumunium atau stailess steel, hanya sedikit memiliki !ekungan, memiliki salurann pembuangan air, dapat merangkap sebagai meja autopsi, mudah dibersihkanbrankar  roda dan brankar angkat3.

+mbulans #enazah.

 Non Mobile:

1. 7ada kondisi normal6sehari-hari

a. 7eralatan autopsi

b. 7eralatan embalming

c. 7eralatan radiologi portable bila mungkin juga fluoroskopi3

d. 7eralatan antropometri

e. (istem komunikasi internal inter!om3 dan eksternal

telepon,faC, email3

 f. &omputer data base, office dan fasilitas internet

 g. &antong jenazah

h. (arung tangan panjang karet

i. +pron plastik 

 j. Masker 

k. @utup kepala

l. )ormulir surat kematian

m.)ormulit <i!tim indentifikasi missing person n. )ormulir <i!tim identifikasi dead body

o. abel jenazah 2. 7ada kondisi ben!ana

7ada saat terjadi ben!ana kemungkinan akan jatuh korban dalam jumlah yang banyak dan tim identifikasi dituntut untuk   bekerja dilapangan6lokasi kejadian ben!ana. Maka dari itu,

diperlukan peralatan yang mudah dan !epat diba*a berupa

a. &it identifikasi ben!ana massal lapangan  b. 7erlengkapan laboratorium

!. Viewer  lampu ba!a foto3

(9)

:ambar 2,1. Meja +utopsi

:ambar 2.2. emari pendingin jenazah

:ambar 2.%. @imbangan organ

(10)

2. 2. 0. Alur #ena&ah 'an $KK $urat Keterangan Kemat%an

1 K(nse* Alur Pela)anan #ena&ah '% Rumah $ak%t 'alam K(n'%s%

$ehar%har%

2 K(nse* Alur Pela)anan #ena&ah '% Rumah $ak%t 'alam K(n'%s%

Ben-ana

13

JENAZAH DARI RUMAH SAKIT

INSTALASI GAWAT DARURAT INSTALASI RAWAT JALAN INSTALASI RAWAT INAP

SURAT KETERANGAN ?

ADA TIDAK

PEMERIKSAAN DOKTER

SURAT

KEMATIAN DARI LUAR NEGERI

LAPOR

POLISI KEMATIAN WAJAR

TIDAK

PERMINTAAN VeR

JENAZAH KASUS MEDIKOLEGAL

AUTOPSI DAN SURAT KEMATIAN DIUAT OLE! DOKTER AGIAN

"ORENSIK

JENAZAHBUKAN  KASUS MEDIKOLEGAL

SURAT KEMATIAN DIUAT OLE! DOKTER #ANG MEMERIKSA KEMATIAN DI

RRJ$IGD ATAU DOKTER

AG%"ORENSIK

SURAT KEMATIAN DIREGISTRASI OLE! PETUGAS AGIAN "ORENSIK

PEMULASARAAN JENA&A!

JENA&A! KELUAR MELALUI PINTU 'OT ATAU AGIAN "ORENSIK

RUMAH SAKIT INSTALASI GAWAT DARURAT

INSTALASI RAWAT JALAN INSTALASI RAWAT INAP

!IDUP MATI(JENA&A! !IDUP

PEMERIKSAAN DOKTER )IDENTI"IKASI POST MORTEM*

SURAT KEMATIAN DIUAT OLE! DOKTER #ANG MEMERIKSA KEMATIAN DI IRI$ KJ$ ATAU DOKTER AGIAN "ORENSIK

SURAT KEMATIAN DIREGISTRASI OLE! PETUGAS KJ)KAMAR JENA&A!*

ATAU PETUGAS AGIAN "ORENSIK

PEMULASARAN JENA&A!

JENA&A! KELUAR MELALUI PINTU 'OT ATAU KAMAR

KORBAN BENCANA

(11)

2. 2. 4. Pem%a)aan

7ada umumnya jenazah yang diterima dikamar jenazah adalah jenazah tak  dikenal, terutama dari kalangan tidak mampu sehingga rumah sakit sulit untuk  menarik pembayaran yang seharusnya menjadi tanggung ja*ab pasien atau keluarganya. 7embiayaan !uma-!uma bagi orang tidak mampu tidak berlaku untuk jenazah. 

+suransi belum menjangkau pelayanan di kamar jenazah, kalaupun ada asuransi yang memberikan dana yang telah termasuk dalam tanggungannya memerlukan *aktu untuk pen!airannya6pembayarannya. 

leh karena itu, kamar jenazah sulit untuk memenuhi biaya operasionalnya.

9ntuk itu diperlukan terobosan-terobosan agar kamar jenazah dapat memenuhi  biaya operasionalnya terutama menghadapi persaingan-persaingan yang ketat saat ini. Dengan melakukan H!ross subsidiH dengan pelayanan lainnya yang dilakukan di kamar jenazah.

7embiayaan pada pelayanan kamar jenazah saat ini sepenuhnya dibebankan  pada keluarga pasien. (eperti halnya pelayanan kesehatan lainnya, sebaiknya  pelayanan kamar jenazah mendapat dukungan pembiayaan pemerintah melalui dana untuk pasien tidak mampu untuk kasus-kasus massal dan dukungan dana dari asuransi seperti +suransi &esehatan ndonesia, +suransi @enaga &erja, dan lain-lain.

(12)

7erlu disusun peraturan-peraturan pemerintah untuk  mendukung6pengembangan pelayanan kamar jenazah agar dapat terjangkau ke seluruh lapisan masyarakat sehat dan aman safe !ommunity3.

7embiayaan kamar jenazah dapat melalui

1. 7emerintah pusat6daerah3 untuk pasien-pasien tidak mampu dan kasus- kasus ben!ana

2. (*asta untuk kasus-kasus non ben!ana, antara lain asuransi kesehatan dan non kesehatan.

%. 7enggalangan dana masyarakat untuk kasus non ben!ana dan ben!ana  pada pasien-pasien yang tidak mempunyai asuransi kesehatan dan non

kesehatan.

&egiatan-kegiatan yang dapat merupakam sumber pemasukan dalam  pembiayaan di nstalasi )orensik antara lain

7elayanan Imbalming

7elayanan +mbulans #enazah

#enazah untuk pendidikan

 arvesting 

7eti Mati

'uang 9pa!ara 'umah Duka3

#asa 7a!king dan @ransportasi.

2. 2. 5. Instalas% Pemulasaraan #ena&ah 'an /(rens%k '%

Rumah $ak%t Kelas B

1. L%ngku* $arana Pela)anan0

)ungsi 'uang #enazah adalah 

1. @empat meletakkan6penyimpanan sementara jenazah sebelum diambil keluarganya.

2. @empat memandikan6dekontaminasi jenazah.

%. @empat mengeringkan jenazah setelah dimandikan

. topsi jenazah.

=. 'uang duka dan pemulasaraan.

. aboratorium patologi anatomi

Tael 1. &ebutuhan 'uang, )ungsi dan uasan 'uang serta &ebutuhan )asilitas 7emulasaran #enazah 'umah (akit @ipe B0

(13)

&amar jenazah merupakan salah satu unsur pada (istem 7enanggulangan :a*at Darurat @erpadu (7:D@3. 7erkembangan ilmu  pengetahuan dan teknologi menyebabkan peningkatan kesadaran hukum, hak asasi manusia serta !ara berpikir yang kritis dan rasional. 9ntuk itu 'umah (akit harus dapat memberikan pelayanan yang lebih baik termasuk   pelayanan terhadap jenazah dan keluarganya. )asilitas kamar jenazah rumah sakit tidak saja berfungsi untuk menyimpan jenazah tetapi juga harus mampu melakukan identifikasi korban massal serta merupakan sarana informasi dan komunikasi yang baik. (tandar &amar #enazah ini dipakai  berbagai a!uan oleh rumah sakit dalam mengembangkan nstalasi &amar 

#enazah sehingga dapat diketahui sumber daya manusia dan fasilitas yang dimiliki oleh setiap tingkat dari klasifikasi kamar jenazah. 7erlu disusun  peraturan-peraturan pemerintah untuk mendukung pengembangan  pelayanan kamar jenazah agar dapat terjangkau ke seluruh lapisan

masyarakat agar ter*ujud masyarakat sehat dan aman safe !ommunity3.

DA/TAR PU$TAKA

1. Budiyanto, +, dkk. 1F. lmu &edokteran )orensik, Bagian &edokteran )orensik )&9#akarta.

2. Departemen &esehatan ' dan &epolisian Negara 'epublik 

ndonesia. 2001. 7edoman 7enatalaksanaan dentifikasi &orban Mati 7ada Ben!ana Massal, Departemen &esehatan '#akarta.

%. >in!ent, #.D et al  . 2001.  %orensik #athology, -nd Edition,  Ba!a 'atonondon, Ne* ork, $ashington D.;.

(14)

. 7ur*adianto +, "amur*ono :, (etyo*ati , et al. (tandar &amar #enazah.

Direktorat #endral 7elayanan Medik Departemen &esehatan '. 200.

=. 7edoman @eknis Bangunan 'umah (akit &elas B. Direktorat Bina 7elayanan 7enunjang Medik dan (arana &esehatan. &ementerian &esehatan '. @ahun 2012G "al -=0.

. 7edoman @eknis (arana dan 7rasarana 'umah (akit &elas ;. Departemen

&esehatan '. @ahun 200FG"al F-A0.

F. Menteri &esehatan '. &lasifikasi Dan 7erizinan 'umah (akit. 7eraturan Menteri &esehatan 'epublik ndonesia Nomor = @ahun 201.

A. Departemen &esehatan 'epublik ndonesia. 2010. 7eraturan Menteri

&esehatan 'epublik ndonesia Nomor %06MIN&I(67I'662010

@entang &lasifikasi 'umah (akit. Departemen &esehatan 'epublik 

ndonesia#akarta.

. 9ndang-9ndang 'epublik ndonesia Nomor % @ahun 200 @entang

&esehatan.

(15)

10. National 7athology +!!reditation +d<isory ;oun!il. 'ePuirements for )a!ilities and

peration of Mortuaries QinternetR. ;anberra +ustralian :o<ernment Departement of 

"ealth. 1 De!ember 201% Q!ited % )ebruary 201AR. +<ailable from

http66***.health.go<.au6internet6main6publishing.nsf6;ontent6health-npaa!-do!s- mortuari.htm

11. National "ealth (er<i!e Istates. )a!ilities for Mortuary and 7ost-mortem 'oom (er<i!es QinternetR. ;orn*all 'oad ICe!uti<e +gen!y of @he Departement of "ealth. 2001 Q!ited

% )ebruary 201AR. +<ailable from http66***.*ales.nhs.uk6sites%6Do!uments62=6"BN 82020820%rded820200=.pdf 

Referensi

Dokumen terkait