• Tidak ada hasil yang ditemukan

MENGKAJI KONSEP TATA RUANG PODCAST VINDES DENGAN SEMIOTIKA SAUSSURE

N/A
N/A
Andika Wahyu R

Academic year: 2023

Membagikan "MENGKAJI KONSEP TATA RUANG PODCAST VINDES DENGAN SEMIOTIKA SAUSSURE"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

MENGKAJI KONSEP TATA RUANG PODCAST VINDES DENGAN SEMIOTIKA SAUSSURE

Disusun Oleh :

 Andika Wahyu Rachmawan – 202046500296

 Ibnu Qoyyim Al-Jauzi – 202046500307

 Isfan Mochammad Syaifudin – 202046500273

PROGRAM STUDI DESAIN KOMUNIKASI VISUAL FAKULTAS BAHASA DAN SENI

UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI

2022

(2)

ABSTRAK

Ruang merupakan tempat bernaung dan beraktifitas pada suatu tempat. Ruang sangat berperan penting dalam kegiatan atau pekerjaan seseorang dalam mengerjakan sesuatu, karena ruang berfungsi untuk menjadikannya wadah dan juga sebagai tempat untuk kurun waktu tertentu. Dekorasi juga merupakan bentuk sebuah apresiasi ruang agar terlihat elegan dan nyaman. Kreativitas seseorang akan terpicu jika ruang yang digunakannya nyaman dan indah, apalagi dengan tata letak yang menggunakan unsur- unsur disain, pasti akan menambah estetika serta kenyamanan pada siapa pun yang berada dalam ruang tersebut. Penting nya pemilihan dekorasi dan furniture untuk suatu ruang agar konsep dan tema yang ingin di tonjolkan akan tercipta dengan sendirinya.

Pemilihan warna, tekstur dan bahan yang dipilih pun tidak boleh asal, karena tujuan dekorasi sendiri adalah untuk menonjolkan karakter atau konsep yang ingin di aplikasikan. Ruang podcast membutuhkan nuansa yang ceria dan hangat. Maka pemilihan warna yang cerah dan vibrant akan cocok untuk digunakan, terlebih lagi jika latar belakang temanya tersebut merupakan seorang seniman, penambahan alat musik sebagai dekorasi akan menguatkannya karakter konsep tersebut.

Kata kunci : tata ruang, podcast, seniman

Abstract

Space is a place to shelter and do activities in a place. Space plays a very important role in a person's activities or work in doing something, because space serves to make it a container and also as a place for a certain period of time. Decoration is also a form of appreciation of the space to look elegant and comfortable. A person's creativity will be triggered if the space he uses is comfortable and beautiful, especially with a layout that uses elements of design, it will definitely add aesthetics and comfort to anyone who is in the space. It is important to choose decorations and furniture for a space so that the concept and theme you want to highlight will be created by itself. The choice of colors, textures and materials chosen should not be arbitrary, because the purpose of decoration itself is to highlight the character or concept you want to apply. The podcast room needs a cheerful and warm feel. Then the selection of bright and vibrant colors will be suitable for use, especially if the background of the theme is an artist, the addition of musical instruments as decorations will strengthen the character of the concept.

Keywords : layouts, podcast, artists

(3)

PENDAHULUAN

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, konsep berarti pengertian, gambaran mental dari objek, proses, pendapat (paham), rancangan (cita-cita) yang telah dipikirkan.

Agar segala kegiatan berjalan dengan sistematis dan lancar, dibutuhkan suatu perencanaan yang mudah dipahami dan dimengerti. Perencanaan yang matang menambah kualitas dari kegiatan tersebut.

Tata ruang adalah suatu sistem proses perencanaan yang terdiri dari tata ruang, pemanfaatan ruang, dan pengendalian pemanfaatan ruang. Dalam studi geografi “Suatu Pendekatan dan Analisa Keruangan (1981), Nursid Sumaatmadja mendefinisikan ruang sebagai tempat di permukaan bumi, baik secara keseluruhan maupun hanya Sebagian yang digunakan makhluk hidup untuk tinggal. Ruang juga dapat diartikan sebagai wadah dari semua aktivitas manusia, hewan, tumbuhan yang ada di permukaan bumi. Dari pemaparan diatas dapat disimpulkan bahwa konsep tata ruang adalah perencanaan pemanfaatan ruang yang menjadi wadah dari aktivitas manusia.

Munculnya internet sudah memberikan kontribusi pada perkembangan dunia teknologi saat ini yang tak hanya mempengaruhi pola hidup dan kebiasaan. Internet juga mendominasi ruang interaksi antar manusia. Kemunculan media baru ini juga membuat media konvensional tak lagi menjadi pilihan utama. Masyarakat kini mulai menikmati layanan streaming yangb dinilai lebih felksibel dan mudah diakses kapan saja dan dimanapun.

Kehebatan perangkat digital diera modern ini seakan menghadirkan “dunia dalam genggaman”. Sebagaimana telah dibahas dalam world without secrets bahwa bahwa kehadiran media baru menjadikan sesuatu yang mudah dicari dan terbuka. Media baru ini memberika cara yang berbeda dalam bertemu audiens. Beda halnya dengan media konvensional yang sifatnya hanya mengarah pada satu arah, pada media baru ini audiens tak lagi mendapatkan pesan secara pasif, tetapi memungkinkan mereka menggunakan jaringan yang lebih luas, sehingga bisa berinteraksi satu sama lain dimana saja.

Namun tak hanya itu, kehadiran internet dianggap menjadi ancaman yang baru bagi media konvensional, media konvensional ini juga mulai ditinggalkan oleh audiensnya.

Masyarakat kini lebih tertarik dalam mengakses media internet dibandingkan dengan media konvensional. Datangnya aneka macam media baru dengan berbagai fungsi yang berbeda ternyata berhasil memfasilitasi kebutuhan audiens sehingga membuatnya menjadi semakin kuat. Seperti Youtube dengan segudang konten variative yang mampu mengalihkan perhatian penontonn Televisi, Blog yang kini menggantikan posisi majalah dan surat kabar serta berbagai media audio streaming yang secara perlahan tapi pasti mulai menggeser eksistensi radio siaran.

Kemunculan teknologi internet ini secara langsung dapat memberikan pengaruh bagi keberlangsungan radion siaran. Pada awalnya, dampak yang ditimbulkan internet dikira akan mematikan potensi radio, namun seiring berjalannya waktu kemunculan internet merupakan sebuah cara baik untuk membangkitkan Kembali konten audio yang telah tergeser. Kebangkitan ini kemudian ditandai dengan adanya media alternatif, seperti live streming di situs radio online serta program radio yang di distribusikan melalui Youtube,

(4)

Media Sosial, atau secara Podcast. Melihat kondisi tersebut, konten audio memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan di ranah internet.

Jenis distribusi konten audio yang saat ini sedang diminati adalah Podcast. Podcast merupakan akronim dari iPod Broadcasting yang menunjuk pada perangkat Apple iPod sebagai platform distribusi podcast pertama. Podcast diartikan sebagai teknologi yang digunakan untuk mendistribusikan, menerima, dan mendengarkan konten secara on- demand yang diproduksi secara professional maupun radio amatir. Berbeda dengan radio konvensional yang melakukan siaran secara linear, podcast hadir dengan format siaran on-demand, artinya pendengar dapat menentuka sendiri waktu hingga topik yang akan didengarkan.

Pada dasarnya podcast sudah muncul dari satu decade silam. Akan tetapi, saat itu podcast belum cukup diminati oleh masyarakat hingga akhirnya podcast Kembali

“meledak” di Indonesia tahun 2018. Dan saat ini podcast hadir di “era kedua” dimana podcast telah mengalami perkembangan dari berbagai aspek seperti, teknologi, konten, serta peluang monetiasasi. Walaupun poadcast baru bermuara, ternyata pertumbuhan peminatnya cukup signifikan. Hal ini dibuktikan dengan survey Daily Social pada tahun 2018 terhadap 2023 pengguna smartphone yang menyatakan bahwa sebesar 68%

responden cukup familiar dengan keberadaan podcast dan 80% diantaranya pernah mendengarkan Podcast. Dalam hasil ini merupakan titik awal yang baik bagi Podcast untuk terus berkembang sebagai audio berbasis digital.

Kemunculan podcast di era kedua ini rupanya menjadi alternatif baru bagi audiens yang mulai jenuh dengan konten audio yang ada. Radio siaran yang sifatnya flat tampaknya mulai ditinggalkan karena aktivitas masyarakat yang semakin padat.

Sehingga cenderung membuat masyarakat memilih konten yang dapat diakses sesuai dengan kebutuhannya saja. Banyak orang yang semakin sibuk dan sulit untuk menyesuaikan waktu untuk mendengarkan radio dikarenakan hanya ada pada jam-jam tertentu. Podcast juga merupakan bagian dari medium interaktif dimana audiens dapat memberikan respon secara langsung melalui kolom komentar. Keberadaan podcast juga memberikan warna tersendiri kerena digarap dengan kemasan yang kreatif berupa drama, talkshow, monolog, review, hingga documenter. Fungsi podcast tidak hanya sebagai media hiburan saja, namun juga dapat memberikan literasi dan wawasan melalui topik yang beragam dan juga dibutuhkan oleh para pendengarnya.

Meskipun podcast memiliki keunggulan dalam hal yang feksibilitas dan variasi konten nya yang banyak dibanding radio siaran, bukan berarti podcast terbebas dari tantangan. Perkembangan podcast juga tidak terlepas dari berbagai tantangan, salah satunya adalah bersaing konten audio visual. Maraknya trend video berbasis online, seperti Youtube telah menjamah hamper sepertiga dari pengguna internet secara keseluruhan. Lembaga riset pasar Statista menyebutkan bahwa jumlah pengguna Youtube di prediksikan akan mencapai angka 1,8 miliar orang pada tahun 2021. Dapat diartikan bahwa konten audio visual masih menjadi pilihan utama bagi pengguna internet. Walaupun begitu, hal tersebut tidak menutupi kemungkinan bagi podcast untuk tetap “laris” di tengah popularitas konten video yang kian meningkat. Fenomena hadirnya podcast menawarkan berbagai keunikan sehingga membuat Sebagian orang mulai menjadikan podcast sebagain pilihan konsumsi audio.

(5)

Keunikan yang berhasil membuat podcast “dilirik” oleh masyarakat adalah pilihan platform distribusi yang beragam. Dalam survey Daily Sosial 2018 disebutkan bahwa alasan utama pendengar mengonsumsi podcast, salah satunya karena adanya variasi konten dan platform baru sebagai media publikasinya. Beberapa platform tersebut, antara lain Apple Podcast, Anchor, Overcast, Player.fm, Inspigo, Souncloud, Google Podcast, Spotify serta podcast Youtube. Hal baik lainnya, bahkan platform seperti Anchor dapat secara otomatis menyebarkan konten ke berbagai layanan distribusi lainnya, yaitu spotify, Castbox, dan Google Podcast. Hal ini menunjukan ruang publikasi podcast tidak terbatas hanya pada satu platform dan memberika kemudahan bagi creator mempublikasikan kontennya.

Kehadiran podcast begitu menarik dan memberikan ruang bagi audiens untuk memproduksi konten yang diinginkan. Ditunjukan bahwa adanya pergeseran standar dalam memproduksi sebuah konten. Pada media konvensional, seperti televisi dan radio yang berhak memproduksi konten adalah orang yang ditunjuk atau memiliki kredibilitas sesuai dengan kebidanganya saja. Pada fenomena podcast ini semua orang dapat memproduksi konten sesuai dengan kenginannya sendiri. Selain itu, konten yang diproduksi juga dapat dipublikasikan secara bebas tanpa perlu khawatir adanya sensor dari lembaga penyiaran.

Masing-masing nmedia memiliki segmentasi dan penikmatnya sendiri, begitu juga dengan podcast. Walaupun audiensnya belum sebanyak konten audio visual, tetapi podcast mulai tumbuh dan memiliki pasarnya sendiri. Sebagai medium yang baru lahir, tumbuh kembang podcat akann sangat bergantung pada kualitas dan variasi konten yang disajikan. Tidak hanya itu eksistensi podcast kedepannya dipengaruhi oleh aspek sosial, tren, dan kesempatan untuk mengaksesnya. Pada artike suarana.org, podcaster Indonesia Bernama Rane melakukan mini riset kepada beberpa pendengar podcast. Menurut hasil peneloitian tersebut, factor-faktor lain yang membuat audiens menjadikan podcast menjadi pilihan media dibandingkan konten audio visual, adalah :

1. Konten audio mampu menghadirkan Theatre of mind bagi setiap pendengarnya.

Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh seorang penyiar terkenal di Amerika tahun 1970-an, Steve Allen. Theatre Of Mind mengacu pada imajinasi seseorang dimana audio dapat memberikan gambaran yang jelas kepada pendengar seolah- olah mereka mampu membayangkan atau mewujudkan bentuk, suasana, dan rasa yang disampaikan oleh audio karena imajinasi manusia jauh lebih canggih daripada kamera jennies apapun

2. Podcast dapat didengarkan sambal melakukan beragam aktivitas. Karakteristik manusia di era modern ini cenderung menyukai hal-hal yang instan dan fleksibel. Padatnya aktivitas membuat mereka seakan tidak memiliki banyak waktu untuk mengonsumsi media. Hadirnya podcast yang bersifat on-demand merupakan sebuah alternatif agar audiens dapat tetap menikmati konten bahkan saat sedang menjalani aktivitas.

3. Audiens kini tidak hanya membutuhkan hiburan dan informasi melainkan

“teman”. Audio merupakan media paling akrab karena sejatinya, manusia berkomuniakasi dengan berbicara dan mendengar. Karakteristik konten audio

(6)

yang bersifat personal terkadang mampu membangkitkan emosi pendengarnya.

Hal ini seakan membuat pesan yang di sampaikan melalui audio di tunjukan kepada diri sendiri seolah creator berbicara langsung kepada pendengarnya.

Kelebihan ini dinilai mampu memenuhi kebutuhan audiens, bukan hanya dari segi hiburan dan wawasan, tetapi sebagai “teman” bercerita.

Sebagai teknologi yang dipakai oleh banyak masa, podcast tentu berperan penting dalam membentuk cara berpikir, prilaku, dan perubahan budaya masyarakat. mengarah pada kalimat yang dikemukakan Marshall McLuhan, “the medium is the message” yang mengimplikasikan bahwa medua juga memanipulasi gambaran kita mengenai diri kita, orang lain, masyarakat, bahkan dunia dengan memanfaatkan kesadaran dan mengarahkan persepsi kita. Hal ini terlihat pada perubahan-perubahan yang terjadi seiring dengan penemuan media baru yang memegang peranan penting dalam kehidupan manusia.

Manusia melakukan adaptasi dengan lingkungannya dengan cara mengembangkan kemampuan inderawi yang dimiliki sekaligus meningkatkan fungsi dan kemampuan untuk bertahan hidup. Ketika mendengarkan dan berbicara menjadi satu-satunya cara untuk mengasah kemampuan sensori dan memori kita.

Saat ini sudah muncul Podcast model baru yang dibuat oleh beberapa creator Youtube. Podcast yang diadopsi menjadi konten Youtube ini berupa rekaman suara dan rekaman video, konten ini memperlihatkan visual antara narasumber dan seseorang yang sedang diwawancarai saja. Artinya prinsip konten model podcast juga sedikit mirip radio. Meskipun lebih mengutamakan sisi audio, namun podcast juga memiliki perbedaan dengan radio. Siaran yang dilakukan dengan radio adalah siaran langsung sedangkan audio pada podcast adalah hasil rekaman. Konten-konten dengan model podcast di Youtube pun kini sudah mulai banyak, bahkan sudah memasuki dunia selebritis.

Kemudahan dalam memproduksi podcast ternyata mendorong khalayak untuk membuat berbagai jenis konten. Variasi audio visual konten podcast sangat beragam di situs online seperti Youtube. Antara lain audio visual podcast youtube milik Raditya Dika dengan konten (PORD) konten yang dibuat oleh komika ini adalah konten dengan format talk show. Ada juga konten podcast milik Wendy Cagur dengan nama konten Fakeinkshit, konten ini dibuat dengan format vlogger dan juga podcast yang mengangkat perjalanan orang-orang kreatif didunia Streetart atau Graffiti artist, dan podcast milik Vincent dan Desata dengan nama konten Vindes. Podcast milik Vincent Desta ini membahas tentang perjalanan karir serta sejarah musik yang menemani tumbuh kembang para bintang tamunya. Konten dengan model podcast seperti ini juga memberikan isnpirasi serta wawasan bagi orang orang.

Channel podcast yang akan diteliti oleh penulis adalah channel podcast Youtube yang cukup ramai dan digemari kalangan remaja saat ini yaitu, channel Vindes. Vindes merupakan channel youtube yang dibangun oleh Vincent dan Desta yang dimana keduanya merupakan host dari channel tersebut. Nama vindes diambil dari singkatan kedua nama mereka yaitu Vincent Desta (Vindes). Keduanya merupakan sahabat dekat.

Persahabatan mereka dimulai dimassa perkuliahan, tepatnya di IKJ (Intitut Kesenia Jakarta). Mulanya Desta merpakan teman dari abang Vincent yaitu Cliffton Jesse

(7)

Rompies, dari pertemanan Desta dengan Cliffton lah Vincent mulai akrab dengan Desta, apalagi mereka berdua sama-sama berkuliah di IKJ pada waktu itu meskipun beda angkatan.

Persahabatan mereka semakin dekat setelah mereka berdua tergabung dalam group band Clubeighties pada tahun 1998 hingga akhirnya mereka berdua sama-sama mengundurkan diri dari group band tersebut dan Kembali mendirikan band pada tahun 2009 dengan nama The Cash yang memiliki personil Vincent, Desta, Tora, dan Ringgo.

Persahabatan mereka semakin dikenal oleh orang banyak Ketika mereka berdua sama-sama membawakan program acara yaitu MTV Bujang pada tahun 2005, yang Ketika itu menjadi sala satu program acara TV dengan rating yang tinggi. Selain itu mereka berdua sering tergabung dalam acting film, yang terbaru adalah Pretty Boys pada tahun 2019. Persahabatan Vincent Desta terbilang cukup lama, akan tetapi mereka berdua sempat bersolo karir hingga akhirnya dipersatukan kembali pada channel Youtube Vindes hingga sekarang ini.

Seperti yang telah dipaparkan diatas bahwa seni dan musik merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan dan sangat mempengaruhi mereka dalam berkarir. Hal tersebut menjadi alasan peneliti untuk mengkaji channel youtube Vindes. Dalam hal ini peneliti hendak mengkaji konsep tata ruang podcast pada channel youtube Vindes.

Pada penelitian kali ini, dilakukan tahapan analisis yang menggunakan analisis interpretasi, sebuah interpretasi harus berdasarkan data-data konkrit hasil dari penggalian informasi baik informasi internal atau informasi ekternal dari channel Vindes tersebut (Patriansah et al., 2021).

Selanjutnya, pendekatan teori yang digunakan dalam mengkaji konsep tata ruang podcast vindes ini adalah teori semiotika yang dikemukakan oleh Ferdinand De Saussure. Teori ini cukup relevan untuk mengkaji konsep tata ruang podcast Vindes, karena konsep ruang podcast menyajikan elemen-elemen visual sebagai unsur komunikasi. Dengan demikian unsur unsur komunikasi pada konsep ruang podcast tersebut dapat memberikan kebermanfaatan bagi audiens nya. Semiotika dapat dijadikan alat dalam menafsirkan suatu pesan berupa tanda dan bagaimana sistem tanda tersbut mampu berkomunikasi di tengah masyarakat. Tanda bagi Ferdinand De Saussure terdiri dari penanda (signifier) dan petanda (signified), sistem inilah yang membentuk sebuah tanda. Dengan demikian sistem tanda tersebut bisa bekerja sesuai dengan kapasitas tertentu dan dipengaruhi oleh latar belakang budaya dimana tanda itu dibuat dan digunakan (Patriansah et al., 2021, p. 209).

Semiotics berasal dari kata Yunani “semeion” yang berati tanda. Semiotics sendiri adalah ilmu yang mempelajari dan menjelaskan mengenai arti dari tanda atau symbol dan fungsi dari symbol-simbol. Semiotics juga dikenal dengan istilah semiology, semiotics dan semiosis dapat dibedakan berdasar pada pencetus teori ini. Semiotics dikembangkan oleh filsuf dari Amerika Bernama Charles Sanders Pierce dan semiology dikembangkan oleh seorang bahasawan dari swis yaitu Ferdinand De Saussure. Akan tetapi keduanya tetap mempelajari tentang pemaknaan symbol-simbol dan bagaimana mengkomunikasikan simbol-simbol tersebut.

(8)

Dengan menggunakan teori semiotic Ferdinand De Saussure dalam mengkaji konsep tata ruang podcast Vindes, peneliti dapat memberikan manfaat berupa pengetahuan mengenai konsep tata ruang pada podcast vindes.

Metode

Metode analisa data yang digunakan peneliti adalah metode kualitatif deskriptif.

Yaitu data-data yang dikumpulkan berupa data-data dari berbagai sumber literatur.

Sebagaimana dikutip oleh Lexy J. Moleong, penelitian kulitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati.

Sementara itu penelitian deskriptif adalah suatu bentuk penelitian yang ditujukaqn untuk mendeskripsikan atau menggambarkan fenomena-fenomena yang ada, baik fenomena alamiah maupun rekayasa manusia.

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah memberikan informasi mengenai konsep tata ruang podcast Vindes kepada para pembaca serta memberikan manfaat dan menginspirasi para audiens.

Pembahasan

Tema atau konsep apa yang ingin di tunjukkan oleh tim Vindes terhadap setting tata ruang seperti itu?

Semiotika ruang istilah ini menunjukan hubungan programatis program penelitiannya dengan prinsip prinsip strukturalisme linguistic mengkaji proksemik dalam kerangka semiotik. Kerennya mereka itu gaya ruangan dan pakaian sama sama cocok bahkan sangat cocok atau terpadu jadi terlihat lebih modern, diruangan mereka juga diisi oleh alat-alat music karena mereka berdua kental sekali dengan musik dan juga itu cocok sekali untuk mereka berdua saat ini. Proksemik mengkaji tentang bagaimana manusia menata ruang mikronya; bagaimana mengatur jarak dalam prilaku kesehariannya seperti mengatur ruang dirumah atau bangunannya dan juga terkait tata letak pola. Pola ini menciptakan pola pola dan pemikiran tertentu untuk merespon jarak yang terjadi.

Proksemik berkaitang dengan relasi penggunaan ruang dengan aspek budaya nya.

Konsep proksemik digunakan untuk melihat pola pola relasi yang berlangsung didalam konsep tata ruang podcast Vincent dan Desta atau Vindes.

Layout pada ruangan vindes yang ditampilkan oleh tim mereka yang menonjol denga warna warna cerah dan identik dengan pop art. Lay out merupakan tata letak elemen elemen desain terhadap suatu bidang alam media tertentu untuk mendukung konsep atau pesan yang ingin disampaikan oleh tim vindes tersendiri dan menyampaikan informasi lengkap atau mencari informasi yang dibutuhkan, navigasi, dan estetika. Oleh karena itu estetika rtuangan vindes yang menarik dapat mengundang untuk orang awam atau yang menikmati ruangan tersebut yang ingin membahasnya. Elemen layout dibagi menjadi tiga yaitu elemen teks, elemen visual, dan invisible element. Semiotika dalam

(9)

arsitektur ruangan juga termasuk dalam perkembangan dunia, semiotika arsitektur juga dapat memberikan pemahaman tentang bewrbagai hal yang terkait dalam bentuk arsitektur dan susunan tata ruang. Sistem tanda dalam arsitektur meliputi banyak aspek seperti bentuk fisik, bagian bagiannya, ukuran, proporsi jarak antar bagian, bahan, warna.

Dengan memiliki area diskusi untuk podcastnya dan memiliki konsep yang sama , maka kantor ruangan Vincent desta atau vindes memberikan kenyamanan bagi para pengguna ruangan tersebut. Kondisi sepeerti membuat orang yang berada dilingkupnya membuat nyaman dna memberikan sifat produktif ke karyawan vindes atau tim vindes.

Dalam area podcast menciptakan suasana dinamis yang mampu memberikan gaya masing masing dan kolaboratif pada material yang digunakan pada setiap elemen interior.

Pengertian tata ruang kantor yang berpemgaruh terhadap citra perusahaan, mungkin itu yang di konsepkan oleh tim Vincent desta, dimana mereka berhasil menarik minat penonton yang tinggi. Tata ruang kantor adalah pengaturan ruangan, perabotan, meisn,, dan sebagainya dalam suatu kantor atau perusahaan. Adapula beberapa ahli yang memiliki definisi mengenai tata ruang dalam kantor, salah satunya adalah George Terry menurutnya tata ruang dalam kantor merupakan penentu terkait keperluan keperluan dalam penggunaan ruangan secara detail dan rinci dari ruangan tersebut guna mempersiapkan susunan yang praktis dari faktor faktor fisik yang dianggap pentinmg dalam pelaksanaan kerja perkantoran dan dengan biaya yang cukup. Mungkin kita sendiri setalah membaca ini dapat memilih asas dalam ruang kantor vindes, dan berikjut macam macam asas dalam ruang kantor; asas jarak terpendek adalah penempatan perlengkapan berdekatan agar menghemat waktur agar perkerjaan lebuh efektif, asas rangkaian kerja yaitu yang bisa menempatkan perlengkapan berdasarkan rangkaian yang sejalan, asas keamanan dan kepuasan kerja bagi pegawai yaitu tata ruang yg baik harus mampu menciptakan suasan yang yg nyaman, aman, dan puas terhadapt pegaiwainya.

Seperti yang diketahui orang banyak bahwa karya seni dan msuik itu sangat menyatu erat dan bagaikan dua hal yang tidak bisa dipisahkan oleh apapun dan ini cirtikhas mereka berdua yaitu vincet dan desta maka di konsep tata ruang mereka terdapat karya seni dan alat musik karena keduanya sangat menyukai hal itu dan memiliki jiwa seni dan musik yang sangat kuat dan amat mendalaminya bisa juga mereka berdua disebut sebagai seniman, bahkan dari segi penampilan mereka berdua kalau diperhatikan mereka berdua pakaiannnya sangat cocok dengan tema tata ruang yang mereka ciptakan atau yang tim vindes ciptakan dari semua yang telah dibahas konsep tata ruang Vincent dan Desta atau biasa disebut vindes itu mereka tampilkan dengan gaya pop art dengan ciri khas mereka dan juga cara mereka untuk menonjolkan karya tersebut dimana tidak banyak kalangan artis yang tau tentang seni seni sseperti itu. Aplikasi konsep yang tercipta di tata ruang vindes dijabarkan sebagai berikut :

1. Konsep Ruang

Konsepm ruangan yang dipakai oleh tim dari Vincent dan Desta merupakan bentuk pola keseimbangan yang cocok dengan gaya modern di zaman sekarang ini yang banyak diminati oleh kaum kaum muda yang ingin terlihat keren dan

(10)

juga menginspirasi dari konten podcast Vincent ddan desta tersebut, sehingga tercipta visualisasi yang modern dan menghadirkan suasana komposisi estetika.

2. Konsep Warna

Penerapan warna yang ada di ruang podcast Vincent dan desta atau disebut vindes dominan ke warna warna yang cerah atau terang, dengan gaya pop art yang di tunjukan dengan tujuan menghadirkan suasna yang segar, semangat, ceria, Bahagia dan lain lainnya. Dengan pewarnaan dinding yang netral dan dinamis dimana itun sangat menunjukan gaya pop art yang sangat simple dan modern.

Tim dari Vincent dan Desta itu menata ruangan mereka dengan gaya pop art, karena mereka ingin menampilkan dan memperlihatkan style yang modern dan mengikuti zaman dan perkembangan. Gaya desain secara umum dapat diartikan sebagai suatu ragam yang khas dari ekspresi, desain, arsitektur, atau cara pelaksanaan suatu hal. Gaya dalam desain grafis berarti keindahan visual yang mempunyai pengaruh besar pada suatu masa dan tempat tertentu. Gaya visual dalam desain grafis dapat dijadikan sebagai penanda zaman. Berkembangnya kebutuhan menuntut berkembangnya pula desain grafis mulai dari istilah sampai dengan gaya visual.

Tema dari ruang Vindes sendiri itu bertema atau berkonsep gaya Pop art karena mungkin lebih keliatan modern dan mengikuti perkembangan zaman sekarang. Vincent dan Desta juga berlatar belakang ada di dunia seni karena mereka berdua kuliah di Institut Kesenian Jakarta atau disebut juga IKJ, mungkin itu bisa jadi yang mempengaruhi mereka berdua untuk menggunakan gaya dari ruangan mereka bergaya pop art modern. Layout pada ruangan vindes yang ditampilkan oleh tim mereka yang menonjol denga warna warna cerah dan identik dengan pop art. Lay out merupakan tata letak elemen elemen desain terhadap suatu bidang alam media tertentu untuk mendukung konsep atau pesan yang ingin disampaikan oleh tim vindes tersendiri dan menyampaikan informasi lengkap atau mencari informasi yang dibutuhkan, navigasi, dan estetika.

Mengapa konsep tata ruang Vindes terdapat karya seni dan alat musik?

Berdasarkan penelusuran Wikipedia Indonesia (2022) Vincent merupakan berasal dari keluarga di bidang seni, sejak kecil Vincent kerap ikut ayahnya dan tahu bagaimana sebuah film diproduksi. Vincent juga merupakan alumni Institut Kesenian Jakarta jurusan desain grafis dan mempunya passion dibidang musik, terbukti dari beberapa band yang pernah ia masuki. Sementara itu Desta juga merupakan lulusan kampus yang sama dan jurusan yang sama dengan Vincent. Desta juga mempunyai minat yang sama sebagai musisi. Desta juga pernah menjadi drummer di beberapa band yang pernah ia masuki(Wikipedia 2022).

(11)

Diketahui memang Vindes ini mempunyai latar belakang seniman yang lumayan kuat. Penambahan alat musik dan karya seni sebagai dekorasi merupakan penguatan karakter dari segi tata ruang tersebut agar mempunyai karakter yang khas dan sekaligus memberi tanda bahwa Vindes merupakan dari golongan seniman. Adapun alat musik dan karya seni yang dijadikan sebagai dekorasi antara lain:

1. Gitar akustik

Penambahan gitar akustik untuk dekorasi bukan tanpa alasan dan bukan hanya untuk memperindah tata ruang saja melainkan untuk dipakai juga sebagai instrument. Vincent maupun Desta sering menjadikan gitar sebagai propreti mereka ketika sedang memberikan jokes atau candaan. Tak jarang juga mereka memakai gitar tersebut untuk sesi jamming.

2. Drum set

(12)

Selain gitar, mereka juga menambahkan drum set, walaupun aga memakan tempat, tetapi drum set juga bisa menjadikan ruang kosong agar terlihat terisi agar tidak terlihat sepi dan seimbang antara sisi kanan dan sisi kiri. Drum set ini juga tidak hanya untuk dipajang, namun ketika sesi jamming dengan para bintang tamu, Desta tidak segan untuk memainkan drum tersebut.

3. Poster

Mereka juga menambahkan beberapa poster yang memberikan kesan artsy pada ruangan tersebut. Pemberian poster pada ruangan tersebut berfungsi sebagai nilai estetis, yang merupakan pola estetis 3. Poster tersebut menjadikannya pola 3 dikarenakan ada 3 sisi dalam 1 latar belakang tersebut, yaitu:

a. sisi kiri terdapat sebuah poster/ gambar siluet orang sedang memegang alat pemadam api ringan (APAR). Di poster atau gambar tersebut juga terdapat gambar paying yang berwarna merah.

(13)

b. sisi tengah terdapat gambar besar yang merupakan gambar APAR yang diisi tulisan on off. Lukisan tersebut mempunyai fungsi sebagai pengisi diantara sisi lainnya agar tidak berkesan kosong.

c. dan yang terakhir sisi kanan yaitu gambar badan seseorang dengan memakai kaos bertulisan “parttime artis” yang mempunyai arti seniman sampingan yang menjadikannya membentuk pola estetis pola 3.

4. Karya seni instalasi

Karya seni intalasi tersebut berbentuk kubus lebih dari satu, berisikan huruf- huruf yang terdiri dari beberapa alfabet dan beberapa angka.

(14)

Bagaimana Vindes mengatur konsep tata ruang agar sesuai dengan tema kontennya?

Konsep tata ruang merupakan sebuah metode untuk mendekor atau mengisi suatu ruang dengan furniture atau barang-barang yang menyatu dengan ruangan dan berfungsi sebagaimana mestinya barang tersebut. Menurut Ching & Juroszek (1989) bahwa desain interior pada dasarnya terkait dengan hal merencanakan, menata dan merancang ruang interior didalam sebuah bangunan agar menjadi sebuah tatanan fisik untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia dalam hal penyediaan sarana bernaung dan berlindung.

Ketika sebuah ruangan telah memenuhi kebutuhan desain, maka penataan dekorasi akan menambah value dalam ruang tersebut sehingga akan lebih berkualitas dari segi kenyamanan dan keguanaan (Ni Kadek Yuni Utami 2022). Setelah dari sisi kegunaan telah tercapai selanjutnya adalah penataan dekorasi, menggunakan dekorasi yang tidak berlebihan dan sesuai tema atau fungsi ruang tersebut akan menjadikan ruang tersebut lebih harmonis dan indah.

Pembahasan mengenai tata ruang di channel Vindes berfokus pada ruang podcast atau tempat mereka mengobrol dalam konten mereka dengan para bintang tamu yang merupakan seorang artis maupun selebriti. Diruang tersebut memperlihatkan banyak permainan warna yang cerah, vibrant dan ceria. Mengutip dari Ayhwien Chressetianto (2013) mengatakan bahwa penggunaan warna dalam desain suatu ruangan dapat memberi efek psikologis pada si pengguna. Warna juga mempunyai peranan yang sangat penting dalam penciptaan suasana ruang. J. Pamudji Suptandar (1999) menyebutkan bahwa perpaduan dari warna-warna yang digunakan dalam suatu ruang menciptakan suasana ruang yang lebih hidup dan tidak membosankan.

Selain dari warna tata ruang di studio Vindes pun menggunakan dekorasi yang sangat tematik dengan latar belakang mereka, yaitu seorang seniman. Mereka menggunakan dekorasi berupa, lukisan, poster, beberapa alat musik dan bangku DIY (do it yourself) dari palet kayu. Menurut Suptandar (1999:212), diuruakan bahwa aksesoris dalam interior merupakan unsur dekorasi selain berfungsi sebagai hiasan dalam ruang, aksesoris juga berperan dalam menunjang penciptaan suasana dalam ruang karena tanpa dekorasi suasana keindahan dari ruang akan menjadi berkurang. Bangku yang mereka buat dari palet kayu tersebut tidak asal digunakan, namun untuk menambah kesan tekstur yang berkesan raw atau mentah. Ching (1996:238) menyebutkan bahwa tekstur adalah kualitas spesifik suatu permulaan yang dihasilkan oleh struktur tri matranya. Tekstur juga sering digunakan untuk menerangkan kehalusan atau kekasaran relatif pada suatu permukaan, seperti contohnya kekasaran serat kayu dan lain sebagainya.

Mereka juga menambahkan barang-barang reto sebagai dekorasi tambahan agar menciptakan suasana yang nostalgia. Barang yang mereka pakai adalah tv analog, telpon dan beberapa barang retro lainnya sebagai detail background mereka, walaupun tidak terlalu mencolok, namun cukup untuk menambahkan detail kecil untuk titik fokus yang mencuri pandangan. Jamali (2021) menyebutkan bahwa titik fokus perhatian atau sering

(15)

dikenal dengan istilah focal point adalah ketika sesuatu menjadi sorotan utama dan memberi kesan kontras pada saat pandangan pertama memasuki ruangan.

Mereka menata ruangan tersebut berdasarkan latar belakang mereka sebagai seniman.

Dengan begitu mereka memasukkan unsur-unsur tersebut dengan rapih dan mendetail.

Unsur warna, irama, tekstur dan penambahan unsur nostalgia pun mereka masukkan untuk menambah dan mengisi ruang kosong dalam ruang tesebut. Dengan begitu ruangan tersebut bisa terlihat dengan rapih dan indah.

Kesimpulan

Tema dari ruang Vindes sendiri itu bertema atau berkonsep gaya Pop art karena mungkin lebih keliatan modern dan mengikuti perkembangan zaman sekarang. Vincent dan Desta juga berlatar belakang ada di dunia seni, mungkin itu bisa jadi yang mempengaruhi mereka berdua untuk menggunakan gaya dari ruangan mereka bergaya pop art modern. Layout pada ruangan vindes yang ditampilkan oleh tim mereka yang menonjol denga warna warna cerah dan identik dengan pop art. Layout merupakan tata letak elemen elemen desain terhadap suatu bidang alam media tertentu untuk mendukung konsep atau pesan yang ingin disampaikan oleh tim vindes tersendiri dan menyampaikan informasi lengkap atau mencari informasi yang dibutuhkan, navigasi, dan estetika.

Konsep tata ruang merupakan sebuah metode untuk mendekor atau mengisi suatu ruang dengan furniture atau barang-barang yang menyatu dengan ruangan dan berfungsi sebagaimana mestinya barang tersebut. Ketika sebuah ruangan telah memenuhi kebutuhan desain, maka penataan dekorasi akan menambah value dalam ruang tersebut sehingga akan lebih berkualitas dari segi kenyamanan dan keguanaan (Ni Kadek Yuni Utami 2022).

Vindes ini mempunyai latar belakang seniman yang lumayan kuat. Penambahan alat musik dan karya seni sebagai dekorasi merupakan penguatan karakter dari segi tata ruang

(16)

tersebut agar mempunyai karakter yang khas dan sekaligus memberi tanda bahwa Vindes merupakan dari golongan seniman. Pembahasan mengenai tata ruang di channel Vindes berfokus pada ruang podcast atau tempat mereka mengobrol dalam konten mereka dengan para bintang tamu yang merupakan seorang artis maupun selebriti.

Diruang tersebut memperlihatkan banyak permainan warna yang cerah, vibrant dan ceria.

Daftar Pustaka

Ching, F. D. K., & Juroszek, S. P. 1998. DESIGN DRAWING. New York: Van Nostrand Reinhold.

Utami, Ni Kadek Yuni . 2022. PRINSIP DESAIN DALAM PENATAAN DEKORASI INTERIOR HOMESTAY DI DESA WISATA BONGAN TABANAN. Bali: LPPM Institut Desain dan Bisnis Bali

Chressetianto, Ayhwien. 2013. PENGARUH AKSESORIS DAN ELEMEN PEMBENTUK RUANG TERHADAP SUASANA DAN KARAKTER INTERIOR LOBI HOTEL ARTOTEL SURABAYA. Surabaya: JURNAL INTRA Vol.1, No. 1 Suptandar , J. Pamudji. 1999. DESAIN INTERIOR: Pengantar merencana Interior untuk Mahasiswa Disain dan Arsitektur. Banda Aceh: DJAMBATAN

Wikipedia Indonesia. 2022. “Vincent Rompies”.

https://id.wikipedia.org/wiki/Vincent_Rompies, diakses pada 10 Juli 2022 pukul 17.22.

Wikipedia Indonesia. 2022. “Desta”. https://id.wikipedia.org/wiki/Desta, diakses pada 10 Juli 2022 pukul 17.25.

Elsa, F. Anwar. 2022. ANALISIS PODCAST YOUTUBE PADA KNOWLEDGE SOCIETY REMAJA SMA NEGERI 1 KOTA PANGKALAN KERINCI (PODCAST YOUTUBE GRITTE AGATHA). Riau: PRODI ILMU KOMUNIKASI FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU

Maharani, Mukhsin, P., & Husni, M. 2021. ANALISIS SEMIOTIKA SAUSSURE PADA KARYA POSTER MAHARANI YANG BERJUDUL “SAVE CHILDREN”.

Palembang: BESAUNG JURNAL SENI DESAIN DAN BUDAYA VOLUME 6 No.2 Johari, S. 2021. ANALISIS SEMIOTIKA MASKULINITAS HUMOR VINCENT DAN DESTA DALM TONIGHT SHOW. Yogyakarta: PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI FAKULTAS PSIKOLOGI DAN ILMU SOSIAL BUDAYA UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA YOGYAKARTA

I, G. Juniarta. 2015. DESAIN INTERIOR INDONESIAN CUISINE RESTAURANT.

Bali: FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN INSTITUT SENI INDONESIA DENPASAR

Oswar. M. 2020. Perencanaan Tata Ruang: Sebuah Pengantar. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional(BAPPENAS)

William, Dwi, S., & Anastasia, C. G. 2021. Analisis Elemen Desain pada Perancangan Interior Ruang Direktur Utama Kantor RMK Energy. Jakarta: MEZANIN – Vol. 3 No. 2 Sumartono. 2007. PROKSEMIKA/SEMIOTIKA RUANG SEBAGAI SEBUAH PENDEKATAN UNTUK PENELITIAN DESAIN INTERIOR. Yogyakarta: LINTAS RUANG VOL.1 EDISI 1

Shinta. K. Dewi. 2020. Citra Merek dalam Logo dan Tata Ruang “Analisis Semiotika Ruang-Visual Couvee Coffeeshop Yogyakarta”. Yogyakarta: Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia Yogyakarta

(17)

Laksmi. W. 2017. SEMIOTIK RUANG PUBLIK KOTA LAMA ALUN-ALUN SELATAN KRATON YOGYAKARTA. Yogyakarta: Jurnal Arsitektur NALARs Volume 16 Nomor 1

Yusita. K. 2006. ANALISIS TEKS DAN KODE INTERIOR GEREJA KARYA TADAO ANDO “Church of The Light” dan “Church on the Water”. Surabaya:

DIMENSI INTERIOR, VOL.4, NO.1

Ayhwhien, Chressetianto, 2013. PENGARUH AKSESORIS DAN ELEMEN PEMBENTUK RUANG TERHADAP SUASANA DAN KARAKTER INTERNAL LOBI HOTEL ARTOTEL SURABAYA. Surabaya: Jurnal Intra Vol. 1, No. 1, (2013) 1- 7

Referensi

Dokumen terkait