• Tidak ada hasil yang ditemukan

menteri perhubungan republik indonesia - jdih dephub

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "menteri perhubungan republik indonesia - jdih dephub"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR KM 93 TAHUN 2022

TENTANG

HASIL PENILAIAN PELAYANAN PRIMA UNIT PELAYANAN PUBLIK SEKTOR TRANSPORTASI TAHUN 2021-2022

MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang : a. bahwa berdasarkan ketentuan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 49 Tahun 2018 tentang Tata Cara Penilaian Pelayanan Kinerja Pada Unit Pelayanan Publik di Lingkungan Kementerian Perhubungan, perlu menetapkan hasil penilaian pelayanan prima unit pelayanan publik sektor transportasi Tahun 2021-2022;

b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu ditetapkan Keputusan Menteri Perhubungan tentang Hasil Penilaian Pelayanan Prima Unit Pelayanan Publik Sektor Transportasi Tahun 2021-2022;

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 112, Tambahan Lembaran Republik Indonesia Nomor 5038);

2. Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2019 tentang Organisasi Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 203) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2019 tentang Organisasi Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor

106);

3. Peraturan Presiden Nomor 23 Tahun 2022 tentang Kementerian Perhubungan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor 33);

(2)

4. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 49 Tahun 2018 tentang Tata Cara Penilaian Pelayanan Kinerja Pada Unit Pelayanan Publik di Lingkungan Kementerian Perhubungan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 729);

5. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 67 Tahun 2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Perhubungan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 873);

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN TENTANG HASIL PENILAIAN PELAYANAN PRIMA UNIT PELAYANAN PUBLIK SEKTOR TRANSPORTASI TAHUN 2021-2022.

PERTAMA : Menetapkan Hasil Penilaian Pelayanan Prima Unit Pelayanan Publik Sektor Transportasi Tahun 2021-2022 yang telah dilaksanakan oleh Kelompok Kerja Penilaian Pelayanan Prima Unit Pelayanan Publik Sektor Transportasi Tahun 2021-2022 sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Menteri ini.

KEDUA : Penilaian Pelayanan Prima Unit Pelayanan Publik Sektor Transportasi Tahun 2021-2022 sebagaimana dimaksud dalam Diktum PERTAMA ditetapkan berdasarkan Kategori Jenis Pelayanan Jasa Transportasi, sebagai berikut:

1. Unit Pelayanan Jasa Terminal Angkutan Penumpang (Transportasi Darat dan Penyeberangan) ;

2. Unit Pelayanan Jasa Angkutan Penumpang (Transportasi Darat dan Penyeberangan);

3. Unit Pelayanan Jasa Stasiun Angkutan Penumpang (Transportasi Kereta Api);

4. Unit Pelayanan Jasa Terminal Angkutan Penumpang (Transportasi Laut);

5. Unit Pelayanan Jasa Terminal Angkutan Barang (Transportasi Laut);

(3)

6. Unit Pelayanan Jasa Administrasi dan Perizinan/Non Perizinan (Transportasi Laut);

7. Unit Pelayanan Jasa Terminal Angkutan Penumpang (Transportasi Udara);

8. Unit Pelayanan Jasa Administrasi dan Perizinan/Non Perizinan (Transportasi Udara).

KETIGA : Penetapan Unit Pelayanan Publik yang merupakan Hasil Penilaian Pelayanan Prima Unit Pelayanan Publik Sektor Transportasi Tahun 2021-2022 berdasarkan kategori pelayanan sebagaimana dimaksud dalam Diktum KEDUA, akan diberikan penghargaan.

KEEMPAT : Penerima penghargaan pada Penilaian Pelayanan Prima Unit Pelayanan Publik Sektor Transportasi Tahun 2021-2022 sebanyak 77 (tujuh puluh tujuh) Unit Pelayanan publik, ditetapkan dengan katagori penghargaan sebagai berikut:

1. Prima Utama sebanyak 6 (enam) Unit Pelayanan Publik;

2. Prima Madya sebanyak 23 (dua puluh tiga) Unit Pelayanan Publik;

3. Prima Pratama sebanyak 48 (empat puluh delapan) Unit Pelayanan Publik.

KELIMA : Keputusan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 2 Juni 2022 MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA,

ttd

BUDI KARYA SUMADI Salinan Keputusan Menteri ini disampaikan kepada:

1. Sekretaris Jenderal;

2. Inspektur Jenderal;

3. Para Direktur Jenderal di lingkungan Kementerian Perhubungan;

4. Para Kepala Badan di lingkungan Kementerian Perhubungan;

5. Kelompok Kerja Penilaian Pelayanan Prima Unit Pelayanan Publik Sektor Transportasi.

Salinan sesuai dengan aslinya KEPALA BIRO HUKUM,

1 \ * !

■Ui

HARY KRISWANTO

(4)

LAMPIRAN

KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA

NOMOR KM 93 TAHUN 2022

TENTANG HASIL PENILAIAN PELAYANAN PRIMA UNIT PELAYANAN PUBLIK SEKTOR TRANSPORTASI TAHUN 2021-2022

HASIL PENILAIAN PELAYANAN PRIMA UNIT PELAYANAN PUBLIK SEKTOR TRANSPORTASI TAHUN 2021-2022

1. Kategori Prima Utama

a. Unit Pelayanan Jasa Stasiun Angkutan Penumpang (Transportasi Kereta Api):

1) Baiai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan;

2) Stasiun Surabaya Pasar Turi;

3) Stasiun Surabaya Gubeng.

b. Unit Pelayanan Jasa Terminal Angkutan Penumpang (Transportasi Udara):

1) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai;

2) Terminal 2 Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta;

3) Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani.

2. Kategori Prima Madya

a. Unit Pelayanan Jasa Terminal Angkutan Penumpang (Transportasi Darat dan Penyeberangan) :

1) Terminal Penumpang Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni;

2) Terminal Penumpang Pelabuhan Penyeberangan Merak.

b. Unit Pelayanan Jasa Angkutan Penumpang (Transportasi Darat dan Penyeberangan) :

1) DLU - KM Dharma Ferry 7;

2) DLU - KMP Dharma Rucitra I;

3) DLU - KM Dharma Kartika 7;

4) DLU - KMP Dharma Kartika I.

(5)

c. Unit Pelayanan Jasa Stasiun Angkutan Penumpang (Transportasi Kereta Api):

Stasiun Cirebon.

d. Unit Pelayanan Jasa Terminal Angkutan Barang (Transportasi Laut):

1) Terminal Petikemas Koja;

2) Terminal Petikemas JICT;

3) Terminal Teluk Lamong.

e. Unit Pelayanan Jasa Administrasi dan Perizinan/Non Perizinan (Transportasi Laut):

1) Kesyahbandaran Utama Makassar;

2) Baiai Kesehatan Kerja Pelayaran.

f. Unit Pelayanan Jasa Terminal Angkutan Penumpang (Transportasi Udara):

1) Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan;

2) Bandar Udara Internasional Yogyakarta - Kulonprogo;

3) Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi;

4) Bandar Udara Internasional Adi Sumarmo;

5) Bandar Udara Internasional Kualanamu;

6) Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II;

7) Bandar Udara Internasioal Sultan Syarif Kasim II.

g. Unit Pelayanan Jasa Administrasi dan Perizinan/Non Perizinan (Transportasi Udara):

1) Garuda Sales Office Yogyakarta;

2) Garuda Branch Office Bandar Udara Internasional Kualanamu;

3) Garuda Branch Office Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin;

4) Garuda Ground Service Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta T3.

3. Kategori Prima Pratama

a. Unit Pelayanan Jasa Terminal Angkutan Penumpang (Transportasi Darat dan Penyeberangan) :

1) Terminal Tipe A Ir. Soekarno Klaten;

2) Terminal Tipe A Tirtonadi.

b. Unit Pelayanan Jasa Angkutan Penumpang (Transportasi Darat dan Penyeberangan) :

(6)

1) PT. Rosalia Indah Transport;

2) KMP Sebuku Banten;

3) KMP PORTLINK;

4) KMP Batumandi;

5) KMP PORTLINK III - Banten.

c. Unit Pelayanan Jasa Stasiun Angkutan Penumpang (Transportasi Kereta Api):

1) Stasiun Pasar Senen;

2) Stasiun Purwokerto;

3) Stasiun Bandung;

4) Stasiun Kediri;

5) Stasiun Semarang Tawang;

6) Stasiun Solo Balapan;

7) Stasiun Madiun;

8) Stasiun Kiara Condong;

9) Stasiun Cirebon Prujakan.

d. Unit Pelayanan Jasa Terminal Angkutan Penumpang (Transportasi Laut) :

Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Singkil.

e. Unit Pelayanan Jasa Terminal Angkutan Barang (Transportasi Laut):

1) Terminal Kendaraan Terminal PT IKT;

2) Terminal Curah Kering Pelabuhan Banten;

3) Terminal Petikemas Pelabuhan Panjang;

4) Terminal Petikemas Pelabuhan Jambi;

5) Terminal Petikemas Pelabuhan Teluk Bayur.

f. Unit Pelayanan Jasa Administrasi dan Perizinan/Non Perizinan (Transportasi Laut):

1) Distrik Navigasi Kelas III Cilacap;

2) Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Makassar;

3) Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak;

4) Pelayanan Kapal Pelabuhan Banten;

5) Distrik Navigasi Kelas II Semarang;

6) Otoritas Pelabuhan Utama Belawan;

7) Pelayanan Kapal Pelabuhan Tanjung Priok.

(7)

g. Unit Pelayanan Jasa Terminal Angkutan Penumpang (Transportasi Udara):

1) Bandar Udara Internasional Juanda;

2) Bandar Udara Internasional Frans Kaisiepo;

3) Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin;

4) Bandar Udara Internasional Zainal Abdul Madjid - Lombok;

5) Unit Penyelenggara Bandar Udara Kalimarau ; 6) Bandar Udara Internasional Sentani;

7) Bandar Udara Internasional Pattimura.

h. Unit Pelayanan Jasa Administrasi dan Perizinan/Non Perizinan (Transportasi Udara):

1) Garuda Sales Office Palembang;

2) Garuda Sales Office Sugianyar;

3) Garuda Sales Office Surakarta;

4) Garuda Sales Office Padang;

5) Garuda Sales Office Balikpapan;

6) Garuda Sales Office Pontianak;

7) Garuda Sales Office Senayan City;

8) Garuda Sales Office Living World;

9) Garuda Sales Office Kota Kasablanka;

10) Garuda Branch Office Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai;

11) Garuda Sales Office Surabaya;

12) Garuda Sales Office Semarang.

MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA,

ttd

BUDI KARYA SUMADI

S^linan sesuai dengan aslinya

Referensi

Dokumen terkait

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 17 Tahun 2022 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Perhubungan Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor 815; MEMUTUSKAN: :

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 17 Tahun 2022 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Perhubungan Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor 815; MEMUTUSKAN:

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 17 Tahun 2022 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Perhubungan Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 815; MEMUTUSKAN: :

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 67 Tahun 2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Perhubungan Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 873; MEMUTUSKAN: :

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 17 Tahun 2022 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Perhubungan Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor 815; MEMUTUSKAN: :

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 67 Tahun 2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Perhubungan Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 1756; MEMUTUSKAN: :

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 67 Tahun 2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Perhubungan Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 1756; MEMUTUSKAN: :

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 17 Tahun 2022 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Perhubungan Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor 815; MEMUTUSKAN: