MOLLUSCA
M o l l u s c a
2. Pelecypoda/Bivalvia/Lamellibranchiata
2. Cephalopoda
2. Gastropoda
Peranan Mollusca
Peranan Ekologis
1) Sebagai penyaring air: Bivalvia seperti kerang membantu menjaga kualitas air dengan menyaring partikel dan plankton.
2) Bagian dari rantai makanan: Moluska adalah sumber makanan penting bagi predator seperti ikan, burung, dan mamalia laut.
3) Pengendali populasi: Beberapa moluska menjadi predator bagi organisme lain, membantu menjaga keseimbangan ekosistem.
Peranan Ekonomi
1) Sumber pangan: Banyak moluska, seperti cumi-cumi, kerang, tiram, dan siput, dikonsumsi sebagai makanan bernilai tinggi.
2) Bahan baku perhiasan: Tiram dan kerang menghasilkan mutiara, sementara cangkangnya digunakan untuk kerajinan.
3) Penghasil tinta: Cumi-cumi menghasilkan tinta yang digunakan dalam seni atau makanan.
4) Budidaya perairan: Beberapa jenis seperti tiram dan abalon dibudidayakan secara komersial.
Peranan dalam Penelitian
1) Model penelitian: Beberapa moluska, seperti siput laut Aplysia, digunakan dalam penelitian neurologi karena sistem sarafnya yang sederhana.
Peranan Negatif
1) Hama pertanian: Beberapa jenis siput dapat merusak tanaman.
2) Vektor penyakit: Siput air tawar seperti Biomphalaria menjadi inang bagi cacing parasit penyebab schistosomiasis.