HEALTH
programme
EMERGENCIES
Situasi Global
Penyakit Monkeypox
HEALTH
EMERGENCIES
Monkeypox
➢ Monkeypox adalah penyakit zoonosis virus
– Monkeypox pertama kali diidentifikasi sebagai penyakit non- human primate.
– Banyak spesies hewan pengerat kecil dan non-human primata rentan terhadap virus monkeypox.
➢ Endemik di 9+ negara Afrika
➢
Genus Orthopoxvirus
termasuk variola virus (smallpox), vaccinia virus (smallpox vaccine), and cowpox virus➢ Terdiri dari dua clade, hanya Cameroon yang mempunyai keduanya.
- The Central African clade : Central African Republic, the Democratic Republic of
the Congo dan negara lainnya. Secara klinis, virus Clade ini menyebabkan
penyakit yang lebih parah, Case Fatality sampai 11%.
- The West African clade : Nigeria,Côte d’Ivoire, Liberia and Sierra Leone.
Trasmisi antar manusia yang lebih sedikit, penyakit yang lebih ringan, dan kematian sampai 6%.
31 May 2022
HEALTH
programme
EMERGENCIES
• Monkeypox pada manusia pertama kali diidentifikasi pada tahun 1970 di
Demokratik Republik Kongo.
• Republik Demokrasi Kongo secara rutin melaporkan sejumlah besar kasus: lebih dari 1.000 tersangka kasus per tahun sejak tahun 2005.
• Sejak 2016, kasus monkeypox pada manusia dilaporkan dari the Central African Republic, the Democratic
Republic of the Congo, Liberia, Nigeria, the Republic of the Congo, Sierra Leone.
• Pada tahun 2018-19, konfirmasi kasus dilaporkan diantara pelaku perjalanan di Israel, Singapura, UK.
31 May 2022
Monkeypox
HEALTH
EMERGENCIES
31 May 2022
HEALTH
programme
EMERGENCIES
31 May 2022
Kasus Monkeypox
Kasus monkeypox di negara-negara non- endemik antara 13 Mei hingga 26 Mei 2022
Kasus monkeypox di negara endemik
Kurva Epidemi Global kasus monkeypox berdasarkan tanggal dan jenis konfirmasi diagnosis
HEALTH
EMERGENCIES
Monkeypox epidemiology : Nigeria
Monkeypox dilaporkan di 22 negara bagian Tahun Kasus suspek
Kasus
konfirmasi
Kematian CFR (%
konfirmasi)
2017
216 88 5 6
2018
86 49 2 4
2019
81 47 0 0
2020
31 8 1 1
2021
98 34 0 0
2022 – to 30/4
46 15 0 0
2017- 2022
558 241 8 3.3
Source: Nigeria CDC
HEALTH
programme
EMERGENCIES
Monkeypox epidemiology : DRC
Cases
Tahun Kasus suspek Kasus konfirmasi Kematian CFR (% suspek)
2018 3949 - 28 0.7
2019 5288 - 107 2.0
2020 6257 39 229 3.7
2021 3091 - 83 2.7
2022 - epi wk 15 1152 55 4.8
Democratic Republic of the Congo
0 1000 2000 3000 4000 5000 6000 7000
1970 1972 1974 1976 1978 1980 1982 1984 1986 1988 1990 1992 1994 1996 1998 2000 2002 2004 2006 2008 2010 2012 2014 2016 2018 2020
Source: various
HEALTH
EMERGENCIES
Monkeypox epidemiology : Central African Republic
Tahun Kasus konfirmasi/ probable Kematian CFR (% C/P)
2020 2 0 0
2021 32 2 6.25
2022 8 2 25
2020-2022 42 4 9.5
Source: WHO country office
HEALTH
programme
EMERGENCIES
Monkeypox epidemiology : Cameroon
Cameroon
15 Desember 2021 to 17 Feb 2022
- 25 Suspek
- 3 Kasus konfirmasi, - 2 kematian
- di 4 distrik/ 3 wilayah
Source: Cameroon situation report
Since cases in these countries are now ‘expected’, outbreaks are not formally notified to WHO/IHR
HEALTH
EMERGENCIES
2021 and earlier: Exported monkeypox cases
Negara Tanggal Jumlah
kasus
Israel 2018 Oct 1
Singapore 2019 May 1
UK 2018 Sep 8
2018 Sep 11 2019 Dec 2021 May 2022 May
1
1 + 1 sec (hospital) 1
1 + 2 sec (family) 1
USA July 2021
Nov. 2021
1
1 All cases in travelers are from Nigeria
USA – 2003: outbreak due to importation of infected animals from Ghana led to 47 human cases
Source: WHO HQ
HEALTH
programme
EMERGENCIES
Kasus Monkeypox di UK
7 May 2022 – kasus 1
- 4 May from Nigeria to England.
14 May 2022 – Cases 2 and 3 – family cluster - Two cases in the same household, London.
- Not linked to case 1
16 May 2022 – Cases 4, 5, 6, and 7 - MSM - Four new cases identified, two are linked - No known connection with family cluster
- Self identify as gay, bisexual, or men who have sex with men
- No link of travel to endemic country
https://www.gov.uk/government/news/monkeypox-cases-confirmed-in-england-latest- updates
https://pacejmiller.wordpress.com/2009/07/11/full-uk-review-part-i-overviewtravel/
HEALTH
EMERGENCIES
Kasus Monkeypox di Portugal
20thMay 2022
17 May 2022 – 3 Cases
- 3 confirmed cases in MSM in STI clinic - Perianal and perigenital rash
- No common contacts
- Not immunocompromised
- Suspected cases being investigated - No travel to endemic country
- All West Africa clade by PCR Portugal PCR
- 1st sequence reported 20 May
- 5 May case in Portugal – sequence most
closely linked to WA clade of 2018-2019
exported cases
HEALTH
programme
EMERGENCIES
Timeline Aksi WHO
7 May 2022, WHO menerima informasi kasus monkeypox.
16thMay f Disease Outbreak News (DON) perrtama , EIS kedua dipublikasi
18thMayHQ IMST Identifikasi focal point dari kantor regional , 2nd DON issued
Timeline of implemented key action for Monkeypox 21st3rdDON issued
22nd May publication: Surveillance, Case Investigation and Contact Tracing for Monkeypox
23rdMay Laboratory Testing for Monkeypox Virus Finalisasi RRA
27thMay WHA MS technical briefing session
Pedoman (Upcoming): IPC+CM, Vaccine and RCCE
2-3rdJuneKonsultasi R&D BP
May 11th Event Information site (EIS) pertama
19thMay 3rd EIS
20thMay 4thEIS, Pertemuan STAG-IH
20thMay Q&A untuk publik, Pertemuan HQ AFRO monkeypox
HEALTH
EMERGENCIES
Tantangan
• Situasi yang tidak biasa (jumlah kasus yang tinggi di banyak negara dalam beberapa hari) menimbulkan banyak pertanyaan (apakah karena perubahan virus? perubahan perilaku manusia?)
• Banyak hal yang tidak diketahui dan ketidakpastian tentang masa depan:
– tingkat penyebaran penyakit saat ini di negara-negara non-endemik dan evolusinya, reservoir hewan, cara penularan
• Risiko penyebaran di masyarakat sulit untuk dinilai.
• Penanggulangan medis ada tetapi dalam jumlah terbatas
31 May 2022
HEALTH
programme
EMERGENCIES
Monkeypox- Definisi Kasus
Suspek
Orang dengan ruam akut (papula, vesikel dan/atau pustula) yang tidak bisa dijelaskan pada negara non endemis
memiliki satu atau lebih gejala dan tanda sebagai berikut:DAN
➢ Sakit kepala
➢ Demam akut >38,5°C
➢ Limfadenopati (pembesaran kelenjar getah bening)
➢ Nyeri otot/Myalgia
➢ Sakit punggung
➢ Asthenia (kelemahan tubuh)
Penyebab umum ruam akut berikut tidak menjelaskan gambaran klinis: varicellaDAN zoster, herpes zoster, campak, Zika, dengue, chikungunya, herpes simpleks, infeksi kulit bakteri, infeksi gonococcus diseminata, sifilis primer atau sekunder, chancroid, limfogranuloma venereum, granuloma inguinale, moluskum kontagiosum, reaksi alergi (misalnya, terhadap tanaman); dan penyebab umum lainnya yang relevan secara lokal dari ruam papular atau vesicular.
Negara endemis Monkeypox: Benin, Kamerun, Republik Afrika Tengah, Republik Demokratik Kongo, Gabon, Ghana (hanya diidentifikasi pada hewan), Pantai Gading, Liberia, Nigeria, Republik Kongo, dan Sierra Leone.
Negara selain diatas menjadi negara non endemis.
Tidak perlu mendapatkan hasil laboratorium negatif untuk daftar penyebab umum penyakit ruam untuk mengklasifikasikan kasus sebagai suspek.
31 May 2022
Probable
Seseorang yang memenuhi kriteria suspek DAN
Memiliki satu atau lebih kriteria sebagai berikut:
➢ Memiliki hubungan epidemiologis dengan kasus probable atau konfirmasi dalam 21 hari sebelum gejala.
➢ Riwayat perjalanan ke negara endemis Monkeypox pada 21 hari sebelum timbulnya gejala
➢ Hasil uji serologis orthopoxvirus menunjukkan positif namun tidak mempunyai riwayat vaksinasi smallpox ataupun infeksi orthopoxvirus
➢ Dirawat di rumah sakit karena penyakitnya
Konfirmasi : Kasus suspek dan probable yang dinyatakan positif terinfeksi virus Monkeypox yang dibuktikan dengan pemeriksaan laboratorium real-time polymerase chain reaction (PCR) dan/atau sekuensing.
HEALTH
programme
EMERGENCIES
Mengenal Monkeypox
• Monkeypox biasanya merupakan penyakit yang sembuh sendiri
• Berlangsung 3 hingga 4 minggu.
• Dapat parah pada anak-anak, wanita hamil atau orang dengan gangguan kekebalan tubuh karena kondisi kesehatan lainnya.
• Masa inkubasi 6 -13 hari, dapat berkisar dari 5-21 hari.
• Fatalitas kasus 3-6% sampai 11%, dengan sebagian besar kematian terjadi pada kelompok usia yang lebih muda.
• Gejala : demam, sakit kepala, nyeri otot, sakit punggung,
kekurangan energi, pembengkakan kelenjar getah bening dan ruam atau lesi kulit
• Erupsi kulit dimulai dalam 1 sampai 3 hari setelah onset demam.
Ruam dimulai pada wajah, kemudian menyebar ke bagian tubuh lainnya
– Ruam pada wajah 95% kasus, telapak tangan dan telapak kaki (75%), selaput lendir mulut (70%), alat kelamin (30%), konjungtiva dan kornea (20%).
31 May 2022
Photo: CDC
Photo: livemint.com
HEALTH
programme
EMERGENCIES
Monkeypox
31 May 2022
Gejala Monkeypox Chickenpox Measles
Demam Demam> 38 C
Ruam setelah 1-3 hari
Demam 39 C
Ruam setelah 0-2 hari
Demam tinggi, 40.5, ruam setelah 2-4 hari Penampakan ruam Makula, papula, vesikel,
pustula (pada stage yang sama)
Makula, papula, vesikel (pada stage berbeda)
Ruam nonvesikular (Stage berbeda) Perkembangan ruam Lambat, 3-4 minggu Cepat Cepat, 5-7 hari Distribusi ruam Mulai dari kepala, lebih
padat di muka dan lengan, ada di telapak tangan dan telapak kaki
Mulai dari kepala, lebih padat di bagian tubuh, tidak ada di telapak tangan dan telapak kaki
Mulai dari kepala dan menyebar, dapat mengenai tangan dan kaki.
Ciri khas klasik Lymphadenopathy Ruam yang gatal Koplik spots
Kematian Sampai 11% Jarang Bervariasi
HEALTH
EMERGENCIES
Monkeypox : Transmisi dari hewan ke manusia
• Infeksi manusia telah terjadi dari Penanganan hewan yang
terinfeksi: giant poached rats, rope squirrels dan monyet.
• Infeksi terjadi karena kontak langsung dengan darah, cairan tubuh, atau lesi eksternal dari orang yang terinfeksi atau hewan yang terinfeksi.
• Makan daging terinfeksi yang tidak dimasak dengan baik
31 May 2022
HEALTH
programme
EMERGENCIES
• Penularan dari manusia ke manusia terjadi dari kontak dengan droplet pernapasan yang terinfeksi, lesi kulit, atau benda yang terkontaminasi.
• Petugas kesehatan dan anggota rumah tangga kasus aktif berisiko tinggi terinfeksi.
• Karena penularan dari manusia ke manusia terbatas, sebagian besar KLB hanya terdiri dari beberapa kasus dalam keluarga.
• Infeksi terjadi dalam dua tahap :
– Periode invasi (0-5 hari) ditandai dengan demam, sakit kepala, limfadenopati (pembengkakan limfa), kelenjar getah bening), nyeri punggung, mialgia (otot sakit), dan kelelahan;
- Fase erupsi Ruam khas muncul di stadium 1-3 hari setelah timbulnya
demam, mulai dari wajah dan menyebar ke batang tubuh dan anggota
badan.
31 May 2022
Monkeypox : Transmisi antar manusia
HEALTH
EMERGENCIES
Pemeriksaan Laboratorium monkeypox
• Konfirmasi monkeypox : Testing Nucleic acid amplification (e.g. PCR)
• Sample diagnostic yang optimal dari lesi
kulit, cairan dari vesikel, pustula dan krusta yang kering.
• Lesi sampel dapat disimpan pada tube steril yang kering dan dijaga tetap dingin.
• APD untuk pengambilan sampel
• Protokol laboratorium yang divalidasi
• Kit pemeriksaan komersial yang tersedia
31 May 2022
HEALTH
programme
EMERGENCIES
Monkeypox: Tatalaksana
Antiviral Spesifik - tecovirimat
• Disetujui untuk pengobatan cacar (FDA 2018)
• Disetujui untuk monkeypox (EMA, 2022)
• Dewasa : 600 mg dua kali sehari selama 14 hari
• Stockpile emergency WHO
• Penelitian pengobatan monkeypox
– CAR – feasibility case series (Oxford) – DRC – RCT, n=550, 5 years (US NIH)
https://www.siga.com/wp-content/themes/sigahba/TPOXX-Fact-Sheet.pdf
https://www.accessdata.fda.gov/drugsatfda_docs/label/2018/208627s000lbl.pdf Tecovirimat | European Medicines Agency (europa.eu)
Antiviral spesifik– NIOCH-14
HEALTH
EMERGENCIES
Vaksin Monkeypox
• Vaksinasi dengan vaksin “smallpox”
melindungi monkeypox - VE 85%
• Vaksin generasi pertama, kedua, ketiga : LC16m8, Microgene, ACAM2000
• Efek samping terutama pada orang dengan imunosupresi, penyakit jantung, masalah kulit , wanita hamil, anak-anak <yo)
• Vaksin Modified Vaccinia Virus Ankara (MVA) disetujui untuk smallpox (2013) and
monkeypox (2019)
• VACdelta6 to be licensed (Russian
Federation, 2022)
HEALTH
programme
EMERGENCIES
Perlindungan terhadap Monkeypox
Lindungi diri Anda dan orang lain:
• Menghindari kontak dekat dengan suspek atau kasus probable/
konfirmasi monkeypox
Saat merawat seseorang dengan monkeypox :
• Luka ditutup dengan perban atau pakaian
• Kenakan masker medis (Orang yang merawat dan pasien terinfeksi monkeypox)
• Hindari kontak kulit-ke-kulit dan gunakan sarung tangan sekali pakai
• Mencuci tangan secara teratur dengan sabun dan air atau pembersih tangan berbasis alkohol, terutama setelah kontak dengan pasien atau benda yang terkontaminasi seperti tempat tidur, pakaian atau
peralatan makan
• Mencuci pakaian, handuk, sprei dan peralatan makan dengan air hangat dan detergen
• Mengenakan masker saat memegang pakaian atau tempat tidur pasien
• Bersihkan dan disinfeksi permukaan yang terkontaminasi dan buang limbah yang terkontaminasi
• Memastikan isolasi pasien di rumah sakit atau rumah.
APD petugas kesehatan di fasilitas kesehatan : gaun, sarung tangan, masker, kacamata dan sepatu bot.
31 May 2022
HEALTH
EMERGENCIES
31 May 2022
Prioritas Utama Kegiatan Pengendalian Monkeypox
1. Mencegah penyebaran. Saat ini wabah di negara-negara non-endemik masih dapat dikendalikan. WHO mendorong negara-negara untuk :
• Meningkatkan kesadaran
• Deteksi kasus : Meningkatkan pengenalan klinis penyakit untuk memastikan deteksi dini kasus dan isolasi pasien
• Menghentikan rantai penularan : pengawasan intensif pada kelompok populasi tertentu, investigasi klaster dan pelacakan kontak
• Melindungi petugas kesehatan dan mencegah penularan di fasilitas kesehatan (APD, Pencegahan dan pengendalian infeksi)
Melakukan:
• Mengadaptasi dan memperkuat sistem surveilans, laboratorium, dan kapasitas pengujian
• Manfaatkan Formulir Pelaporan Kasus (CRF) untuk lebih memahami karakterisasi klinis di seluruh wilayah
• Jika menggunakan terapi: Mengumpulkan data standar atau menggunakan protokol uji klinis untuk memahami keefektifannya
• Menggunakan, menyesuaikan, dan memperkuat jalur perawatan dengan tindakan pengendalian infeksi yang sesuai untuk mencegah penularan dan akses perawatan simtomatik seperti perawatan primer yang baik, kontrol nyeri, dan perawatan kulit.
HEALTH
programme
EMERGENCIES
31 May 2022
Prioritas Utama…
2. Strategi komunikasi yang efektif untuk menghindari stigmatisasi kelompok populasi tertentu dan mengurangi dampak pada masyarakat, perjalanan dan perdagangan. Terus mengkomunikasikan apa yang diketahui, apa yang sedang dilakukan untuk merespons dan terus memberikan update dengan data yang tersedia.
3. Strategi berbasis risiko: Memanfaatkan tindakan pencegahan dan intervensi kesehatan masyarakat berdasarkan kebutuhan, risiko, dan manfaat termasuk intervensi dasar untuk kesehatan masyarakat (terapi, vaksin, pengujian, diagnostik, dan WGS)
Menerapkan tindakan berbasis risiko.
4. Kolaborasi Global
• Melanjutkan berbagi informasi, sumber daya diagnostik, dan data. Menggunakan protokol standar untuk memungkinkan perbandingan data antar negara
• Mendukung pengembangan mekanisme global untuk memastikan akses yang amerata ke tindakan pencegahan (vaksin, terapi, diagnostik) berdasarkan kebutuhan kesehatan masyarakat . Stockpile virtual WHO
• Mempercepat agenda penelitian untuk monkeypox
5. Memperkuat pendekatan One Health
HEALTH
EMERGENCIES
31 May 2022
Agenda percepatan penelitian : Konsultasi Cetak Biru R&D WHO (2-3 June 2022)
TUJUAN
Pakar global akan meninjau bukti yang tersedia dalam hal:
• Dinamika penularan dan epidemiologi monkeypox serta karakteristik klinis.
• Terapi, diagnostik dan vaksin berlisensi dan yang dalam pengembangan.
• Pendekatan baru untuk evaluasi terapi dan vaksin monkeypox.
• Perspektif negara dalam hal prioritas penelitian dan dukungan yang dibutuhkan.
HASIL YANG DIHARAPKAN
• Dokumen dasar untuk menginformasikan Roadmap
penelitian yang menyebutkan kesenjangan pengetahuan dan menguraikan penelitian prioritas.
• Langkah-Langkah selanjutnya untuk mengatasi hal di atas.
Lebih dari 50 ahli dari
seluruh dunia around the world
> 2000 peneliti telah mendaftar sejauh ini untuk
menghadiri pertemuan
HEALTH
programme
EMERGENCIES
31 May 2022
•Multi-country monkeypox outbreak in non-endemic countries: Update (who.int)
•WHO Health topics – Monkeypox
•WHO factsheet on monkeypox, 19 May 2022
•WHO Surveillance, case investigation and contact tracing for Monkeypox: Interim guidance, 22 May 2022
•WHO Laboratory testing for the monkeypox virus: Interim guidance, 23 May 2022
•WHO Guidance on regulations for the transport of infectious substances 2021-2023, 25 February 2021
•WHO monkeypox outbreak tool kit
•WHO disease outbreak news: Monkeypox, all items related to multi-country outbreak
•WHO disease outbreak news: Monkeypox, all previous items including endemic countries and traveller-associated outbreaks
•OpenWHO. Monkeypox: Introduction. Online training module. 2020.English Français
•OpenWHO. Monkeypox epidemiology, preparedness and response for African outbreak contexts. Extended training. 2021.English Français
•WHO AFRO Weekly Bulletin on Outbreaks and Other Emergencies, Epidemiological Week 21, 2022
•WHO AFRO Weekly Bulletin on Outbreaks and Other Emergencies
•Weekly epidemiological record (WER) no.11, 16 March 2018, Emergence of monkeypox in West Africa and Central Africa 1970- 2017.
•WHO Rapid risk assessment of acute public health events
•WHO: Hand Hygiene
•Nigeria Centre for Disease Control. Monkeypox
•Nigeria Centre for Disease Control. Situation reports - Monkeypox
•The US Centre for Disease Control and Prevention - Monkeypox
•The UK Health Security Agency monkeypox guidance
•Multi-country outbreak of Monkeypox virus: genetic divergence and first signs of microevolution-Monkeypox/Genome Reports – Virological.
References
HEALTH
EMERGENCIES
31 May 2022
HEALTH
programme
EMERGENCIES
31 May 2022
Acknowledgement