i
ANALISIS DAYA DUKUNG TANAH DASAR PADA KERUSAKAN PERKERASAN JALAN JEPANG
SEMATANG BORANG PALEMBANG
SKRIPSI
Dibuat Untuk Memenuhi Persyaratan Program Strata-1 Pada Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik
Universitas Tridinanti Palembang
Oleh :
MUHAMMAD APRIYANSYAH NPM 1602210504
PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG 2021
ii
iii
ِمْي ِحَّرلا ِنَمْحَّرلا ِ هاللّ ِمْسِب
“ Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”
MOTTO DAN PERSEMBAHAN Motto
“Tidak ada kata berakhir sampai berhenti mencoba karena kebahagian bukanlah sesuatu yang sudah jadi tetapi itu berasal dari tindakanmu sendiri.”
Persembahan
1. Sujud Syukurku kusembahkan kepadamu Ya Allah, atas takdirmu saya bisa menjadi pribadi yang berpikir, berilmu, beriman dan bersabar.
Semoga keberhasilan ini menjadi satu langkah awal untuk masa depanku, dalam meraih cita-citaku.
2. Kepada Ayahanda (Heri Gunawan), terima kasih atas kasih sayang dan pelajaran yang berlimpah dari mulai saya lahir, hingga saya sudah sebesar ini. Lalu teruntuk Ibunda (Susilawati), terima kasih telah menjadi ibu yang sangat luar biasa serta limpahan do’a yang tak hentinya engkau ucapkan.
Serta segala hal yang telah ibu dan ayah lakukan, dari sabar nya menghadapi anakmu ini yang sering mengecewakan, dan melukai hati kalian berdua. InsyaAllah akan kubahagiakan kalian berdua. Aamiin 3. Kepada Adikku (Muhammad Ismail) yang telah memberikan semangat
serta do’a yang tak henti-hentinya.
Muhammad Apriyansyah
iv
v
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat, karunia dan hidayah-Nya kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan skripsi ini yang berjudul, “Analisis Daya Dukung Tanah Dasar Pada Kerusakan Perkerasan Jalan Jepang Sematang Borang Palembang” dengan waktu yang telah ditentukan. Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk memenuhi persyaratan dalam menyelesaikan pendidikan Strata-1 Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Tridinanti Palembang.
Dalam penyusunan skripsi ini, penulis banyak mendapatkan bantuan, dukungan, dan semangat dari berbagai pihak, khususnya kepada Bapak Ir. Bahder Djohan, M.Sc selaku Dosen Pembimbing I dan Ibu Lega Reskita Lubis, S.T., M.T. selaku Dosen Pembimbing II yang telah memberikan bimbingan dan pengarahannya.
Selain itu pada kesempatan ini penulis juga ingin menyampaikan terima kasih kepada :
1. Ibu Dr. Ir. Hj. Nyimas Manisah, M.P., selaku Rektor Universitas Tridinanti Palembang.
2. Bapak Ir. Zulkarnain Fatoni, M.T.,M.M. selaku Dekan Fakultas Teknik Universitas Tridinanti Palembang.
3. Ibu Reni Handayani, S.T.,M.T selaku Ketua Program Studi Teknik Sipil Universitas Tridinanti Palembang.
vi
4. Seluruh Dosen dan Staff karyawan Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Tridinanti Palembang.
5. Kedua orang tua dan keluarga yang telah memberikan dukungan berupa do’a dan motivasi yang sangat berharga.
6. Serta sahabat seperjuangan Fikri, M.sendi, Ferly Fernandez, Yanuar, Bayu Palaccera, Satria Budi, Sukma Wijaya, Raka Yopie, M.Surya Bahari, Denaldi Fadli, Irfan Hardiansyah, Yopie Astika, Yandi, M.fajri A, serta rekan-rekan teknik sipil yang tidak bisa disebutkan satu persatu terima kasih untuk do’a dan supportnya serta meluangkan waktu untuk membantu penulis menyelesaikan Skripsi ini.
Penulis menyadari atas keterbatasan yang dimiliki baik secara teoritis maupun dalam penyampaian bahasa yang digunakan. Jika terdapat kekurangan maupun kekeliriuan dari apa yang di sajikan secara pribadi penulis meminta maaf kepada pembaca agar dapat memaklumi, Semoga dengan adanya Skripsi ini dapat berguna dan memberikan suatu manfaat bagi penulis sendiri maupun kepada pembaca umumnya.
Palembang, April 2021
M.apriyansyah
vii DAFTAR ISI
Halaman HALAMAN JUDUL ...
KATA PENGANTAR ...
DAFTAR ISI ...
DAFTAR TABEL ...
DAFTAR GAMBAR ...
DAFTAR PUSTAKA ...
BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang ... 1
1.2. Rumusan Permasalahan ... 2
1.3.Maksud Dan Tujuan Penelitian ... 2
1.4. Ruang Lingkup Penelitian ... 3
1.5. Sistematika Penulisan ... 3
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Tanah ... 5
2.2. Daya Dukung Tanah Dasar ... 6
2.3. Pemadatan (Compaction Test) ... 8
2.4. California Bearing Rato (CBR) ... 9
2.5. Kadar Air ... 10
viii
2.6. Berat Isi Tanah ... 10
2.7. Berat Jenis Tanah ... 14
2.8. Jalan... 15
2.8.1. Klasifikasi Kelas Jalan ... 16
2.9. Perkerasan Jalan ... 16
2.9.1 Kontruksi Perkerasan Lentur (Flexibel Pavement) ... 17
2.9.2. Kontruksi perkerasan Kaku (Rigid Pavement) ... 17
2.9.3. Kontruksi perkerasan Komposit (Composite Pavement) ... 18
2.10. Kontruksi Perkerasan Kaku (Rigid Pavement) ... 18
2.11. Survey Kondisi Jalan... 19
2.12. Pavement Condition Index (PCI) ... 20
2.13. Tingkat Kerusakan (Severity Level) ... 20
2.14. Grafik Jenis Kerusakan ... 25
2.15. Kadar Kerusakan ... 30
2.16. Nilai Pengurangan (Deduct Value) ... 30
2.17. Nilai q (Quallity) ... 31
2.18. Corrected Deduct Value (CDV)... 31
2.19. Klasifikasi Kualitas Perkerasan ... 31
2.20. Penelitian Terdahulu ... 32
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1.Bagan Alir Penelitian (FlowChart) ... 34
3.2. Bagan Alir Laboratorium ... 35
ix
3.3. Lokasi Penelitian ... 36
3.4. Pengambilan Sampel Tanah ... 37
3.5. Alat Ukur Jalan ... 38
3.6. Alat Pengambilan Sampel ... 39
3.7. Alat Uji Laboratorium ... 40
3.8. Pengumpulan Data ... 46
3.9. Pengujian Sampel Tanah ... 49
3.9.1. Pengujian Sifat-Sifat Fisis Tanah (Index Properties) ... 49
3.9.2. Pengujian Sifat-Sifat Mekanis Tanah (Engineering Properties) ... 51
BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN 4.1. Perhitungan Sifat Fisis Tanah (Index Properties) ... 64
4.2. Perhitungan Sifat Mekanis Tanah (Engineering Properties) ... 65
4.3. Daya Dukung Tanah ( DDT)... 72
4.4. Analisis Kondisi Perkerasan Jalan ... 73
4.5. Kondisi Kerusakan Jalan ... 74
4.6. Hasil Survei ... 76
4.7. Menentukan Nilai Pengurangan (Deduct Value) ... 77
4.8. Menghitung Densitas ... 77
4.9. Corrected Deduct Value ... 80
4.10. Rekapitulasi Kondisi Jalan ... 81
4.11. Klasifikasi Kualitas Perkerasan ... 83
4.12. Geometrik Jalan ... 83 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
x
5.1. Kesimpulan ... 85 5.2. Saran ... 85 DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
xi
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 2.1. Berat Jenis Tanah ... 12
Tabel 2.2. Pembagian Kelas Jalan Dan Daya Dukung Beban ... 13
Tabel 2.3. Tingkat Kerusakan Jembul (Blow Up) ... 20
Tabel 2.4. Tingkat Kerusakan Retak Sudut (Corner Crack).. ... 22
Tabel 2.5. Tingkat Kerusakan Retak Akibat Beban Lalu Lintas. ... 22
Tabel 2.6. Tingkat Kerusakan Patahan (Faulting). ... 23
Tabel 2.7. Tingkat Kerusakan Keausan Akibat Lepasnya Mortar Dan Agregrat ( Scaling) ... 23
Tabel 2.8. Tingkat Kerusakan Retak Lurus (Linier Cracking) ... 24
Tabel 2.9. Tingkat Kerusakan Keausan Akibat Lepasnya Agregrat Disudut (Spalling Corner) ... 24
Tabel 2.10. Tingkat Kerusakan Remuk (Punchout)... 25
Tabel 2.11. Besaran Nilai PCI... 32
Tabel 3.1. Penetapan Kelas Jalan Dalam UU No.22 Tahun 2009 ... 49
Tabel 4.1. Perhitungan Kadar Air ... 64
Tabel 4.2. Perhitungan Berat Isi ... 65
Tabel 4.3. Perhitungan Berat Jenis ... 65
Tabel 4.4. Perhitungan Pemadatan (Compaction Test) ... 66
Tabel 4.5. Pembacaan Test Mesin Penetrasi Sampel Tanah 1 ... 67
Tabel 4.6. Kadar Air Sampel Tanah 1... 67
xii
Tabel 4.7. Berat Isi Sampel Tanah 1 ... 68
Tabel 4.8. Harga CBR Sampel Tanah 1 ... 68
Tabel 4.9. . Pembacaan Test Mesin Penetrasi Sampel Tanah 2 ... 68
Tabel 4.10. Kadar Air Sampel Tanah 2... 69
Tabel 4.11. Berat Isi Sampel Tanah 2 ... 69
Tabel 4.12 Harga CBR Sampel Tanah 2 ... 69
Tabel 4.13. Pembacaan Test Mesin Penetrasi Sampel Tanah 3 ... 70
Tabel 4.14. Kadar Air Sampel Tanah 3... 70
Tabel 4.15. Berat Isi Sampel Tanah 3 ... 70
Tabel 4.16. Harga CBR Sampel Tanah 3 ... 71
Tabel 4.17. Analisa Data Harga CBR Laboratorium ... 71
Tabel 4.18. Klasifikasi Nilai CBR ... 72
Tabel 4.19. Perhitungan Kerusakan Jalan ... 76
Tabe4.20. Rekapitulasi Perhitungan Kerusakan ... 81
Tabel 4.21. Kualifikasi Kua;itas Perkerasan Metode PCI... 83
Tabel 4.22. Data Geometrik Jalan Jepang Sematang Borang Palembang ... 83
xiii
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar 2.1. Korelasi DDT dan CBR ... 7
Gambar 2.2. Lapisan Perkerasan Rigid Pavement ... 19
Gambar 2.3. Tingkat Kerusakan Jembul/Tekuk (Blow Up) ... 20
Gambar 2.4. Tingkat Kerusakan Retak Sudut (Corner Crack) ... 21
Gambar 2.5. Tingkat Kerusakan Retak Akibat Beban Lalu Lintas... 22
Gambar 2.6. Tingkat Kerusakan Patahan (Faulting) ... 22
Gambar 2.7. Tingkat Kerusakan Keausan Akibat Lepasnya Mortar Dan Agregrat (Scalling) ... 23
Gambar 2.8. Tingkat Kerusakan Retak Lurus (Linier Cracking) ... 24
Gambar 2.9. Tingkat Kerusakan Keausan Akibat Lepasnya Agregrat Disudut(Spalling Corner) ... 24
Gambar 2.10. Tingkat Kerusakan Remuk (Punchout) ... 25
Gambar 2.11. Grafik Kerusakan Jembul/Tekuk (Blow Up) ... 26
Gambar 2.12. Grafik Kerusakan Retak Sudut (Corner Crack) ... 29
Gambar 2.13. Grafik Kerusakan Retak Akibat Beban Lalu Lintas (Durability Cracking) ... 27
Gambar 2.14. Grafik Kerusakan Patahan (Faulting) ... 27
Gambar 2.15. Grafik Kerusakan Keausan Akibat Lepasnya Mortar Dan Agregrat (Scalling) ... 28
Gambar 2.16. Grafik Kerusakan Retak Lurus (Linier Cracking)... 28
xiv
Gambar 2.17. Grafik Kerusakan Keausan Akibat Lepasnya Agregrat Disudut
(Spalling Corner)... 29
Gambar 2.18. Grafik Kerusakan Remuk (Punchouts) ... 29
Gambar 3.1. Bagan Alir Penelitian ... 34
Gambar 3.2. Bagan Alir Laboratorium ... 35
Gambar 3.3. Peta Lokasi Penelitian ... 36
Gambar 3.4. Titik Pengambilan Sampel Tanah ... 37
Gambar 3.5. Meteran Gulung ... 38
Gambar 3.6. Meteran Roda ... 38
Gambar 3.7. Form Survei ... 39
Gambar 3.8. Pengambilan Sampel Tanah ... 39
Gambar 3.9. Pipa Paralon... 40
Gambar 3.10. Kantong Plastik ... 40
Gambar 3.11. Saringan Diameter No 4 ... 41
Gambar 3.12. Timbangan Digital ... 41
Gambar 3.13. Cawan ... 42
Gambar 3.14. Oven ... 42
Gambar 3.15. Gelas Ukur... 43
Gambar 3.16. Mold CBR ... 43
Gambar 3.17. Penumbuk (Compaction Hammer)... 44
Gambar 3.18. Dongkrak (Extruder) ... 44
Gambar 3.19. Mesin Penetrasi ... 45
Gambar 3.20. Palu Karet ... 45
xv
Gambar 3.21. Pengambilan Sampel Tanah Asli ... 46
Gambar 3.22. Pengambilan Sampel Tanah Terganggu ... 47
Gambar 3.23. Proses Survei Kerusakan Jalan ... 48
Gambar 3.24. Menentukan Kadar Air ... 50
Gambar 3.25. Menentukan Berat Isi ... 50
Gambar 3.26. Pengujian Berat Jenis ... 51
Gambar 3.27. Proses Pengeringan Dan Penumbukan Tanah ... 51
Gambar 3.28. Proses Pengayakan Tanah ... 52
Gambar 3.29. Pencampuran Air Pada Tanah ... 52
Gambar 3.30. Pengeraman Tanah Dalam Plastik... 53
Gambar 3.31. Penimbangan Mold Kosong ... 53
Gambar 3.32. Memasukkan Sampel Tanah Ke Dalam Cetakan Mold ... 54
Gambar 3.33. Memasukan Sampel Tanah Secara Berlapis ... 54
Gambar 3.34. Pemadatan Tanah Ke Dalam Mold ... 54
Gambar 3.35. Memotong Kelebihan Tanah Pada Leher Cetakan Mold ... 55
Gambar 3.36. Menimbang Cetakan Mold Berisi Tanah ... 55
Gambar 3.37. Mengeluarkan Benda Uji Dari Cetakan Mold... 56
Gambar 3.38. Hasil Benda Uji ... 56
Gambar 3.39. Menimbang Cawan Berisi Sampel Tanah ... 57
Gambar 3.40. Pengeringan Sampel Tanah Di Dalam Oven... 57
Gambar 3.41. Proses Pengayakan Sampel Tanah ... 58
Gambar 3.42. Pencampuran Tanah Dengan Air ... 58
Gambar 3.43. Pengeraman Tanah Dalam Plastik Selama 24 Jam ... 58
xvi
Gambar 3.44. Penimbangan Mold ... 59
Gambar 3.45. Pemadatan Tanah Ke Dalam Mold ... 59
Gambar 3.46. Memotong Kelebihan Tanah Pada Leher Cetakan Mold ... 60
Gambar 3.47. Menimbang Mold Berisi Tanah ... 60
Gambar 3.48. Meletakkan Kertas Pada Benda Uji ... 60
Gambar 3.49. Pemasangan Keping Pemberat Pertama Dan Kedua ... 61
Gambar 3.50. Mengatur Arloji Atas Dan Bawah ... 61
Gambar 3.51. Pengujian ... 62
Gambar 3.52. Mengeluarkan Benda Uji Dari Dalam Mold ... 62
Gambar 3.53. Cawan Kosong Dan Pengeringan Tanah ... 63
Gambar 4.1. Grafik Kadar Air Optimum ... 66
Gambar 4.2. Grafik CBR Yang Mewakili ... 71
Gambar 4.3. Grafik Hubungan Antara CBR dan DDT ... 73
Gambar 4.4.. Keausan Akibat Lepasnya Agregrat Disudut ... 74
Gambar 4.5.. Keausan Akibat Lepasnya Mortar dan Agregrat ... 74
Gambar 4.6. Retak Lurus ... 75
Gambar 4.7. Retak Akibat Beban Lalu Lintas ... 75
Gambar 4.8. Remuk ... 75
Gambar 4.9.. Form PCI ... 76
Gambar 4.10. Grafik Keausan Akibat Lepasnya Mortar dan Agregrat ... 78
Gambar 4.11. Grafik Retak Akibat Beban Lalulintas ... 79
Gambar 4.12. Grafik Retak Lurus ... 79
Gambar 4.13. Grafik Akibat Lepasnya Agregrat Disudut ... 80
xvii
Gambar 4.14. Grafik Corrected Deduct Value ... 81 Gambar 4.15. Kontruksi Jalan Potongan Melintang ... 84 Gambar 4.16. Lapisan Perkerasan Kaku (Rigid Pavement) ... 84
xviii
Analisis Daya Dukung Tanah Dasar Pada Kerusakan Perkerasan Jalan Jepang Sematang Borang Palembang
Muhammad Apriyansyah1, Bahder Djohan2, Lega Reskita Lubis3 Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tridinanti Palembang
Jln. Kapten Marzuki No. 2446 Kamboja, Palembang ABSTRAK
Jalan merupakan prasarana utama untuk menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pendistribusian barang atau jasa. Seiring dengan banyaknya peningkatan jumlah pemilik kendaraan menyebabkan arus lalu lintas meningkat setiap tahun nya yang berdampak pada kerusakan jalan. Jalan Jepang Sematang Borang Palembang sudah mengalami kerusakan mengakibatkan jalan sangat berpengaruh terhadap kelancaran berlalu lintas serta kenyamanan dari pengguna jalan. Karena daerah jalan Sematang Borang Palembang merupakan daerah rawa mungkin berpengaruh kepada kualitas daya dukung tanah. Untuk itu dilakukan analisis daya dukung tanah pada jalan Jepang Sematang Borang Palembang yang terdiri dari perhitungan kerusakan jalan menggunakan metode PCI dan perhitungan CBR laboratorium. Adapun data yang diperlukan dalam penelitian adalah data sekunder yang didapat dari studi pustaka serta berbagai instansi terkait dan data primer yang didapat dari lokasi jalan tersebut. Dari hasil perhitungan metode PCI didapatkan hasil 70% diklasifikasikan jalan Jepang Sematang Borang Palembang termasuk baik. Sedangkan dari hasil perhitungan CBR laboratorium didapatkan hasil 2,16% yang dikategorikan sebagai jenis tanah lempung dengan kualitas tanah yang sangat buruk. Dari grafik korelasi antara daya dukung tanah dan CBR didapatkan nilai daya dukung tanah sebesar 3,16%, maka peneliti menyarankan untuk mengukur nilai daya dukung tanah dasar jalan langsung ditempat menggunakan pengujian test DCP (Dinamic Cone Penetrometer) agar menghasilkan nilai CBR lapangan pada tanah dasar jalan dan untuk menunjang kualitas perkerasan sebaiknya untuk sisi jalan yang memiliki drainase dengan dimensi lebih besar disarankan menggunakan dinding penahan tanah agar kualitas perkerasan tetap baik.
Kata Kunci : Kerusakan Jalan, Metode PCI, Daya Dukung Tanah.
xix
Analysis of the Carrying Capacity of the Subgrade on the Pavement Damage road access of Jepang Sematang Borang Palembang
Muhammad Apriyansyah1, Bahder Djohan2, Lega Reskita Lubis3 Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tridinanti Palembang
Jln. Kapten Marzuki No. 2446 Kamboja, Palembang ABSTRAK
Infrastructure of main roads is support the economic growth of the community in fullfil needs of the distributing goods or services, with the increasing of vehicle owners, it causes traffic flow to increase every year which has an impact on road damage. The road of Jepang Sematang Borang Palembang has been damaged, which affects the road affects the smoothness of traffic and the comfort of road users. Because the area of road Sematang Borang Palembang is a swamp area, it may affect the quality of the soil carrying capacity. For this reason, an analysis of the carrying capacity of the soil on the road of Jepang Sematang Borang Palembang are consists of calculating road damage using the PCI method and laboratory CBR calculations. In this study, secondary data were obtained from literature studies and various related agencies and primary data obtained from the location of the road. From the calculation of the PCI method, it was found that 70% of the roads jepang were classified as area Sematang Borang Palembang as good. Meanwhile, from the laboratory CBR calculation, it was found that 2.16%
was categorized as a type of clay soil with very poor soil quality. From the graph of the correlation between soil bearing capacity and CBR, the value of soil bearing capacity is 3.16%, so the researchers suggest measuring the subgrade bearing capacity of the road directly in place using the DCP (Dinamic Cone Penetrometer) test to produce field CBR values on subgrade roads and to support the quality of the pavement, it is preferable for the side of the road to have drainage with a larger dimension, it is recommended to use a retaining wall so that the quality of the pavement remains good.
Keyword : Road Damage, PCI Method, CBR laboratory.
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
Jalan merupakan prasarana utama untuk menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan, baik untuk pendistribusian barang atau jasa. Perkembangan wilayah di suatu daerah sekarang ini masih banyak memerlukan sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung pergerakan sektoral maupun antar zona. Seiring dengan banyaknya peningkatan jumlah pemilik kendaraan, menyebabkan arus lalu lintas meningkat setiap tahun nya.
Salah satu kekuatan atau kekokohan suatu konstruksi ditentukan oleh kualitas bahan dasar yang dipergunakan. Seperti pada suatu konstruksi jalan, kualitas tanah asli sebagai bahan dasar (subgrade) juga sangat menentukan kekuatan jalan. Jika tanah asli mempunyai daya dukung kepadatan kering atau CBR rendah, maka konstruksi jalan akan cepat mengalami kerusakan. Sebagai indicator dapat diketahui dari kondisi permukaan jalan yang rusak meskipun dilakukan perbaikan pada permukaan (lapisan surface).
Tanah merupakan bagian yang penting untuk berdirinya suatu bangunan jalan raya atau struktur lain. Sering kali suatu konstruksi mengalami kerusakan karena permasalahan yang terjadi pada tanah. Permasalahan ini tidak hanya terbatas pada penurunan saja tetapi mencakup secara menyeluruh, misalnya adanya pengembangan tanah ketidakstabilan dan lain-lain. Analisa tentang tanah sangat dibutuhkan untuk mengetahui jenis tanah yang ada di lapangan dan akan dijadikan acuan untuk perbaikan struktur bawah jalan.
2
Kondisi dijalan Jepang Kecamatan Sematang Borang Palembang perlu dilakukan analisa lebih lanjut karena sudah mengalami kerusakan di beberapa tempat dikarenakan daya dukung tanah dasar mempunyai kepadatan yang kering dan CBR rendah. Mengakibatkan jalan sangat berpengaruh terhadap kelancaran berlalu lintas serta kenyamanan dari perngguna jalan.
Daerah Sematang Borang Palembang merupakan daerah yang mempunyai jenis tanah lempung karena daerah tersebut adalah daerah rawa, oleh sebab itu jalan sering rusak karena daya dukung tanah dasar memiliki kepadatan yang kering . Untuk itu diambil penelitian skripsi tentang Analisis daya dukung tanah dasar pada kerusakan perkerasan jalan Jepang Sematang Borang Palembang.
1.2 Perumusan masalah
Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah :
1. Bagaimana perhitungan daya dukung tanah dasar terhadap perkerasan dijalan Jepang Sematang Borang Palembang ?
2. Jenis kerusakan perkerasan apa yang terjadi pada akses jalan Jepang Sematang Borang Palembang ?
1.3. Maksud Dan Tujuan Penelitian
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah :
1. Untuk mengetahui perhitungan daya dukung tanah dasar untuk akses jalan Jepang Sematang Borang Palembang.
2. Untuk mengetahui jenis kerusakan perkerasan dijalan Jepang Sematang Borang Palembang.
3
1.4. Ruang Lingkup Penelitian
Dalam skripsi ini penulis membatasi ruang lingkup penelitian karena keterbatasan kemampuan mahasiswa dalam penelitian. Maka penelitian ini hanya membahas mengenai Analisis daya dukung tanah dasar pada kerusakan perkerasan jalan Jepang Sematang Borang Palembang.
Adapun batasan masalah dalam penelitian ini adalah :
1. Pengujian sampel tanah yang di ambil dari jalan Jepang Sematang Borang Palembang.
2. Jenis kerusakan jalan yang terjadi pada perkerasan jalan Jepang Sematang Borang Palembang.
1.5. Sistematika Penulisan
Sistematika dari penulisan penelitian ini terdiri dari beberapa bab dan sub bab masing-masing bab dijelaskan dengan perincian sebagai berikut :
BAB I. Pendahuluan
Dalam bab ini diuraikan mengenai alasan atau latar belakang pemilihan judul, perumusan masalah, maksud dan tujuaan penelitian, ruang lingkup penelitian dan sistematika penulisan.
BAB II. Tinjauan Pustaka
Dalam Bab ini membahas dasar teori bedasarkan variabel - variabel yang menjelaskan mengenai teori, temuan, dan penelitian terdahulu yang menjadi acuan untuk melaksanakan penelitian.
4
BAB III. Metodologi Penelitian
Dalam bab ini membahas metode penelitian yang berisikan tentang pendekatan teori yang telah di jabarkan dan langkah-langkah pengujian penelitian.
BAB IV Analisa dan Pembahasan
Dalam bab ini membahas mengenai hasil penelitian dan pengamatan serta pembahasan tentang proses penelitian yang sesuai dengan bagan alir penelitian.
BAB V Kesimpulan dan Saran
Dalam bab ini menjelaskan tentang kesimpulan yang dapat diambil selama penelitian dan saran yang dapat menyempurnakan masalah yang timbul dalam penelitian tersebut.
DAFTAR PUSTAKA
ASTM Designation 6433.2007, Standard Practice for Roads and Parking Lots Pavement Condition Index surveys.
Agus, F. dan S Marwanto. 2006. Penetapan Berat Jenis Partikel Tanah dalam Undang Kurnia et al. (Eds.). Sifat Fisik Tanah dan Metode Analisisa Bowles, J. E., 1991, Sifat-Sifat Fisis dan Geoteknis Tanah (Mekanika Tanah)
Edisi ke-4, Penerbit Erlangga, Jakarta.
Braja, M. Das 1995. Mekanika Tanah (Prinsip-prinsip Rekayasa Geoteknis) Jilid I. PT. Erlangga. Jakarta.
Harmirhan saodang, 2005, Kontruksi Jalan Raya, Perancangan Perkerasan Jalan Raya Buku 2.Cetak 1.Nova. bandung.
Hardjowigeno, Sarwono. 2010. Ilmu Tanah. Akademika Presindo. Jakarta.
Hardiyatmo, H.C., 2012, Mekanika Tanah II, Edisi ke Empat, Gadjah Mada Univercity Press, Yogyakarta.
Muhammad Surya Bahari, 2020 “Analisa Daya Dukung Tanah Dasar Pada Kerusakan Perkerasan Jalan Akses Jalan Tegal Binangun Palembang”
Universitas Tridinanti Palembang.
Shahin, M. Y. 1994. Pavement Management for Airport, Roads, and Parking lots.
Chapman &Hill, New York
Shirley L Hendarsin. 2000 “Perencanaan Teknik Jalan Raya”
SNI 1744 2012 Metode Uji CBR Laboratorium
Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009, Tata cara perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota, Ditjen Bina Marga.