• Tidak ada hasil yang ditemukan

5016221050 Muhammad Hengki M ResumeSTKC Molodensky Badekas 3D Transform (2)

N/A
N/A
Hengki

Academic year: 2024

Membagikan "5016221050 Muhammad Hengki M ResumeSTKC Molodensky Badekas 3D Transform (2)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Nama : Muhammad Hengki Maulana NRP : 5016221050

Tugas Resume Kuliah Tamu Sistem Transformasi Koordinat (C) : “Molodensky- Badekas 3D transformation and its application”

Oleh : Dr. Hendy UiTM

Sistem referensi geosentrik bumi (Rigid Earth)

Sumbu-sumbu referensi terhubung secara kaku dengan badan bumi. Pemilihan orientasi sumbu dilakukan dengan sumbu-z mengarah ke sumbu rotasi bumi, sumbu-x mengarah ke meridian Greenwich (referensi untuk garis bujur sejak tahun 1884), dan sumbu-y melengkapi sistem koordinat tangan kanan. Bumi digambarkan sebagai bola dengan sumbu-sumbu x, y, dan z yang saling tegak lurus. Sumbu-z (N) mengarah ke kutub utara, sumbu-x (G) mengarah ke Greenwich, dan sumbu-y (A) melengkapi sistem koordinat tangan kanan. Titik O

merepresentasikan pusat massa bumi, sedangkan P(φ,λ) merupakan titik pada permukaan bumi dengan koordinat lintang φ dan bujur λ.

Sistem referensi geosentrik bumi-tetap ini penting dalam bidang geodesi, navigasi, dan aplikasi lainnya yang melibatkan penentuan posisi dan orientasi di permukaan bumi.

Penggunaan sistem referensi yang konsisten dan terstandarisasi memungkinkan berbagai data spasial dan pengukuran dapat diintegrasikan dengan akurat.

Sistem Referensi Terrestrial Internasional (ITRS - International Terrestrial Reference System)

Sistem referensi spasial global yang berkoordinasi dengan gerakan Bumi di ruang angkasa.

ITRS memiliki asal atau pusat di pusat massa seluruh Bumi, termasuk lautan dan atmosfer.

Satuan panjang yang digunakan dalam sistem ini adalah meter. Sumbu-Z dalam ITRS

ditentukan oleh arah Kutub Referensi IERS (IRP - IERS Reference Pole), yang sesuai dengan arah Kutub Konvensional Terestrial BIH (CTP - Conventional Terrestrial Pole) pada epoch 1984.0, dengan ketidakpastian 0.005 detik busur. Sumbu-X dalam ITRS ditentukan oleh perpotongan antara Meridian Referensi IERS (IRM - IERS Reference Meridian) dan bidang yang melalui pusat ITRS dan tegak lurus dengan sumbu-Z. IRM ini berimpit dengan

Meridian Nol BIH (epoch 1984.0) dengan ketidakpastian 0,005 detik busur.

ITRS merupakan sistem referensi global yang digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi yang melibatkan penentuan posisi dan pergerakan di permukaan Bumi, seperti geodesi, navigasi, dan studi geofisika. Penggunaan sistem referensi yang terstandarisasi dan konsisten ini memungkinkan integrasi data spasial dari berbagai sumber dengan akurasi yang tinggi.

Datum geodetik

• Berfungsi untuk menetapkan hubungan yang tidak ambigu antara sistem referensi dan kerangka referensi dengan mengalokasikan seperangkat parameter "given".

• Parameter mendefinisikan ukuran, bentuk, posisi, dan orientasi elipsoid referensi terhadap kerangka referensi terestrial bumi (geoid) yang tetap.

(2)

• Contoh, transformasi antara ITRF93 dan ITRF2020 melibatkan tiga parameter rotasi, tiga parameter translasi, dan satu faktor skala.

• Kombinasi parameter- parameter ini, berdasarkan definisinya, merupakan

transformasi datum. Dengan demikian, datum geodetik menjadi sangat penting dalam menentukan hubungan geometris yang pasti antara sistem koordinat dan bentuk fisik Bumi, sehingga memungkinkan integrasi data spasial dari berbagai sumber dengan akurasi tinggi dalam aplikasi geodesi dan pemetaan.

Kerangka referensi

• Realisasi fisik dari sebuah sistem referensi dengan memberikan koordinat kepada sejumlah titik referensi, serta secara matematis dengan menentukan parameter - parameter tertentu seperti koordinat awal.

• Contohnya International Terrestrial Reference Frame (ITRF) yang diperkenalkan oleh International Earth Rotation and Reference Systems Service (IERS), yang diperbarui hampir setiap tahun (ITRF98, ITRF2014, ITRF2020). Selain ITRF, kerangka referensi terestrial lainnya yang disebutkan meliputi World Geodetic System 1984 (WGS84) yang digunakan untuk GPS, Parametry Zemli 1990 (PZ-90) untuk GLONASS, Galileo Terrestrial Reference Frame (GTRF) untuk sistem Galileo, dan China Terrestrial Reference Frame 2000 (CTRF2000) untuk BeiDou.

• Menyediakan realisasi fisik dari sistem koordinat sehingga memungkinkan penentuan posisi yang akurat dan integrasi data spasial dari berbagai sumber dengan referensi yang konsisten.

Transformasi konformal

• Transformasi konformal atau transformasi keserupaan adalah jenis transformasi di mana faktor skala sama untuk semua arah.

• Transformasi ini menjaga bentuk dan sudut objek, tetapi dapat mengubah panjang garis dan posisi titik.

Dijelaskan bahwa transformasi keserupaan tiga dimensi juga dikenal sebagai transformasi 7- parameter atau transformasi Helmert.

Berguna dalam mengonversi antara sistem koordinat yang berbeda, seperti yang sering dilakukan dalam geodesi, pemetaan, dan navigasi.

Referensi

Dokumen terkait