UPAYA KEAMANAN PANGAN DAN PELAYANAN PERTANIAN MENINGKATKAN PENGETAHUAN TERHADAP PESTISIDA TUMBUHAN. Aktualisasi nilai moral dalam setiap kegiatan yang dilakukan terbukti efektif dalam upaya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Purworejo dalam meningkatkan pengetahuan tentang pestisida tanaman terhadap hama penggerek coklat (WBC). Mohammad Arief Irwanto, M.Si yang memfasilitasi terlaksananya pelatihan CPNS Kelas II XLIV Tahun 2022;
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo yang telah memberikan dukungan kepada penulis dalam menyelesaikan desain dan laporan pembaruan adaptasi; Ibu Tri Astuti Andayani, S.TP., M.M., selaku Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pangan dan Pertanian sekaligus pembimbing penulis, yang memberikan bimbingan, arahan dan masukan kepada penulis dalam penyelesaian desain pembaruan adaptasi dan melaporkan; Padmaningrum, S.H, M.Pd., selaku pembina yang memberikan bimbingan, arahan, dan masukan kepada penulis dalam penyusunan laporan pemutakhiran desain dan pembiasaan;
Supriyato, M.Si., selaku narasumber pada workshop desain aktualisasi yang memberikan arahan dan masukan kepada penulis; Bapak Santosa, S.Kep., M.M., selaku narasumber seminar aktualisasi dan sosialisasi, yang telah memberikan arahan dan kontribusi kepada penulis dalam penyusunan laporan aktualisasi;
PROFIL ORGANISASI DAN TUGAS PESERTA
Gambaran Umum Organisasi
- Dasar Hukum Organisasi
- Tugas dan Fungsi Organisasi
- Susunan/ Struktur Organiasasi dan Tata Kerja Dasar
- Visi - Misi Kepala Daerah
- Tujuan Organisasi
- Nilai - Nilai Budaya Organisasi
Sesuai dengan Peraturan Bupati Purworejo Nomor 88 Tahun 2021 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo, DKPP berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah. Kabupaten Purworejo. . Berdasarkan Peraturan Bupati Purworejo Nomor 88 Tahun 2021 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas Dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo, diuraikan tugas dan fungsi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian sebagai berikut. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo mempunyai tugas membantu kabupaten dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pangan dan pertanian sesuai dengan kewenangan daerah.
Tata kerja DKPP diatur dalam Peraturan Bupati Purworejo nomor 88 Tahun 2021 tentang kedudukan, susunan organisasi, tugas dan fungsi, serta tata kerja Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo. Dalam rangka mendukung perencanaan pembangunan daerah Kabupaten Purworejo, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian berpedoman pada visi dan misi kepala daerah yaitu. Tujuan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo tercakup dalam misi pertama, kedua dan keempat.
Pada misi pertama, meningkatkan daya saing sumber daya manusia unggul dalam arti luas, mengutamakan keterampilan dan kompetensi keilmuan berdasarkan agama masyarakat, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan dengan tujuan mencapai ketersediaan pangan. Pada misi kedua, meningkatkan daya saing sektor pertanian dalam arti luas yang disinergikan dengan pengembangan UMKM, perdagangan dan industri, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian berupaya meningkatkan kesejahteraan petani dengan tujuan meningkatkan produksi pertanian. dalam arti luas.
Tupoksi Jabatan Peserta
Memfasilitasi Poktan/Gapoktan dalam pengumpulan dan peringkasan data sebagai bahan untuk menentukan dan meningkatkan skala usaha peternakan;
Role Model
Semenjak penulis bergabung di Dinas Keamanan Pangan dan Pertanian sebagai CPNS, beliau selalu mendorong dan mendukung saya untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan saya, baik melalui pelatihan maupun bimbingan teknis (bimtek), karena baginya profesionalisme harus selalu diterapkan selama retensi. . dari tugas, usaha yang kami lakukan adalah tidak pernah berhenti belajar untuk mendapatkan keahlian di bidang pekerjaan kami. Semua itu untuk menunjang keberhasilan dan mendorong suksesnya kinerja Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta Kabupaten Purworejo pada umumnya. Baginya, kita sebagai ASN harus selalu mengikuti perkembangan zaman, tidak hanya dalam hal pengembangan kompetensi penggunaan alat digital, tetapi juga pelayanan berbasis media digital.
Dalam laporan aktualisasi ini, beliau senantiasa memberikan nasehat, dukungan dan motivasi kepada penulis, serta membuka ruang diskusi pada periode aktualisasi nanti.
RANCANGAN AKTUALISASI DAN HABITUASI
Identifikasi Isu dan Deskripsi Isu
Petani sudah bergantung pada pupuk kimia dan sebagian petani membiarkan kotoran ternaknya menumpuk di sekitar kandang. Pada MT III, sebagian petani membiarkan lahan sawahnya terbengkalai sehingga indeks tanam padi meningkat dua kali lipat (IP 200).
Analisis Isu
Pedoman penilaian skor dengan teknik APKL terhadap isu-isu yang teridentifikasi di lingkungan kerja dengan menggunakan kriteria penilaian sesuai Tabel 2. Pedoman penilaian isu-isu prioritas dengan teknik USG terhadap isu-isu yang teridentifikasi di lingkungan kerja dianalisis menggunakan skala penilaian; 5: sangat besar; 4: besar; 3: sedang; 2: kecil; 1: sangat kecil. Berdasarkan analisis prioritas masalah yang dilakukan, permasalahan rendahnya pengetahuan pestisida nabati terhadap hama Wereng Coklat (WBC) menjadi prioritas pertama.
Analisis Penyebab Isu
Dampak Bila Isu Tidak Diselesaikan
Gagasan Pemecahan Isu
Rancangan Aktualisasi dan Habituasi
Melaksanakan koordinasi dengan Kepala Desa mengenai kegiatan peningkatan pengetahuan tentang pestisida nabati untuk hama wereng coklat (WBC) 2. Melaksanakan koordinasi dengan Kepala Desa mengenai kegiatan peningkatan pengetahuan tentang pestisida nabati untuk hama wereng coklat. (WBC). Bekerja sama dengan ketua kelompok tani untuk mendistribusikan link video poin ke 3 tentang pestisida nabati untuk hama WBC.
Ketersediaan leaflet dan power point puisi dapat memberikan kontribusi terhadap: visi bupati. Hal ini akan memperkuat nilai organisasi inovatif melalui selebaran dan poin-poin mengenai pestisida nabati. Saya membuat lembar pra ujian dan pasca ujian sebagai wujud pelayanan publik yang profesional (Kode Etik dan Perilaku ASN).
Ketersediaan lembar pretest dan posttest mengenai pesnab dapat memberikan kontribusi terhadap: Visi Bupati. Dengan memiliki keahlian yang kuat dan lembar post test mengenai pestisida nabati, maka akan memperkuat nilai organisasi yang inovatif. Dalam penyampaian materi saya menggunakan video, leaflet dan powerpoint agar lebih menarik dan efektif (digital skill).
Jadwal Rancangan Aktualisasi
PELAKSANAAN AKTUALISASI
Perubahan Kegiatan dari Rancangan Awal
Pelaksanaan Aktualisasi dan Habituasi
Kondisi Sebelum dan Sesudah Aktualisasi
Evaluasi kegiatan Kurangnya instruktur dalam penggunaan pretest dan posttest untuk menentukan hasil awal dan akhir penyuluhan.
SIMPULAN
Analisis Permasalahan Kekinian: Modul II Diklat Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Kelas II dan Kelas III. Kesiapsiagaan bela negara: Modul III Diklat Dasar Calon Pamong Praja Kelas II dan Kelas III. Wawasan Kebangsaan dan Nilai-Nilai Bela Negara: Modul I Diklat Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Kelas II dan Kelas III.
Peraturan Bupati Purworejo Nomor 88 Tahun 2021 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas Dan Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Kabupaten Purworejo. Peserta Diklat Dasar CPNS Angkatan XLIV Kelas II Tahun 2022, berkomitmen menindaklanjuti pemutakhiran dan pembiasaan nilai-nilai dasar Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif (BerAKHLAK) sesuai dengan jabatan dan perannya sebagai PNS untuk mencapai Smart Governance untuk mendukung. Rencana aksi upaya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Purworejo dalam meningkatkan pengetahuan pestisida tanaman untuk Hama Wereng Coklat (WBC).