• Tidak ada hasil yang ditemukan

NEGERI 44 BENGKULU SELATAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "NEGERI 44 BENGKULU SELATAN "

Copied!
198
0
0

Teks penuh

Mus Mulyadi, M.Pd selaku Dekan Fakultas Tarbiyah dan Tadris UINFAS Bengkulu yang memberikan semangat untuk menyelesaikan studinya. Lukman, SS, M.Pd selaku pembimbing II yang membimbing dan membimbing penulis dalam penulisan skripsi ini sehingga dapat selesai tepat waktu.

Latar Belakang Masalah

Kurangnya pemahaman pembelajaran IPS pada kelas V SDN 44 Bengkulu Selatan juga berdampak pada prestasi belajar siswa. Prestasi belajar IPS yang dicapai siswa kelas V selama ini masih mempunyai nilai tes IPS yang sangat rendah dengan rata-rata nilai 5,8, terlihat dari prestasi belajar siswa masih banyak siswa yang mempunyai nilai di bawah KKM. , dimana KKM pelajaran IPS kali ini adalah 6. 5.

Rumusan Masalah

Tujuan dan Manfaat Penelitian 1. Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian a. Bagi Sekolah

Sebagai pengembangan disiplin ilmu, berupa penyajian informasi ilmiah tentang analisis faktor untuk penilaian prestasi belajar IPS siswa kelas V SD Negeri 44 Bengkulu Selatan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pengembangan penelitian terkait analisis faktor-faktor penilaian prestasi belajar IPS siswa kelas V SD Negeri 44 Bengkulu.

Deskripsi Teori

Penilaian Prestasi belajar a. Belajar

28 Fendika Prastiyo, Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Collaborative Jigsaw Pada Materi Pecahan Di Kelas V SDN Semasa 2. Menilai prestasi belajar siswa merupakan suatu hal yang sangat penting dan strategis dalam kegiatan belajar mengajar.

Faktor Penghambat Penilaian Prestasi belajar

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor apa yang menyebabkan rendahnya prestasi akademik siswa. Winda Dewi Listyasari (2013) Faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan penilaian alternatif dalam mengevaluasi kinerja belajar siswa. Wilda Dwi Angraini (2016) Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja belajar pada mata pelajaran ekonomi kelas XI IIS SMA.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi kelas XI IIS di SMA Negeri 2 Pontianak. Faktor dominan yang mempengaruhi kinerja belajar adalah minat dan motivasi belajar dengan persentase yang sama yaitu 23,4%. Jenis penelitian ini bersifat konseptual dan membuktikan bahwa model pembelajaran make-a-match dapat mempengaruhi kinerja belajar.

Kerangka Berfikir

Kerangka Berfikir

Jenis dan Pendekatan Penelitian

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, data dalam penelitian tidak diperoleh melalui prosedur statistik atau bentuk perhitungan lainnya. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bertujuan untuk memahami fenomena yang dialami subjek penelitian 52 Metode penelitian pada dasarnya adalah cara ilmiah untuk memperoleh data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan jenis penelitian kualitatif, yaitu suatu prosedur yang menghasilkan data deskriptif berupa perkataan tertulis atau lisan orang dan perilaku yang dapat diamati dan diarahkan pada lingkungan alam dan individu secara keseluruhan.

Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian

  • Waktu Penelitian

Sumber Data

Sumber data utama dalam penelitian kualitatif adalah kata-kata dan tindakan, selebihnya merupakan sumber tambahan seperti dokumen dan sebagainya.” Purposive sampling disebut juga pengambilan sampel dengan pertimbangan tertentu dalam pengambilan sampel untuk tujuan tertentu. Informan dalam penelitian ini adalah Penelitian. Fokus penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor penilaian kinerja IPS siswa kelas V SD Negeri 44 Bengkulu Selatan.

Teknik Pengumpulan Data

  • Observasi
  • Wawancara
  • Dokumentasi

Teknik pengumpulan data ini didasarkan pada laporan diri sendiri, atau setidaknya berdasarkan pengetahuan dan keyakinan pribadi.56. Wawancara mendalam merupakan wawancara yang dilakukan peneliti kepada peneliti dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang menyelidik. Dengan menggunakan teknik ini, penulis mewawancarai responden tentang faktor-faktor penilaian prestasi belajar IPS siswa kelas V SD Negeri 44 Bengkulu Selatan.

Jenis wawancara yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah dengan terlebih dahulu membuat daftar pertanyaan (kuesioner) yang tidak bersifat ketat dan dapat berubah-ubah. Daftar pertanyaan tersebut memuat fokus utama penelitian yaitu analisis faktor-faktor yang menilai kinerja pembelajaran IPS siswa Kelas V SD Negeri 44 Bengkulu Selatan. Dokumentasi meliputi buku, peraturan di SD Negeri 44 Bengkulu Selatan, struktur organisasi, visi dan misi, laporan kegiatan, foto dan dokumen lainnya.57.

Teknik Keabsahan Data

Dokumen yang berbentuk karya, misalnya karya seni, dapat berupa gambar, patung, film, dan lain-lain. Triangulasi sumber berarti membandingkan dan memverifikasi tingkat kredibilitas informasi yang diperoleh melalui waktu dan alat yang berbeda dalam penelitian kualitatif. Bandingkan apa yang orang katakan dalam situasi penelitian dengan apa yang dikatakan sepanjang waktu.

Teknik Analisis Data

Dalam penelitian kualitatif terdapat dua model analisis data yaitu analisis model Miler dan Huberman serta analisis model Spydley. Analisis data penelitian kualitatif dengan menggunakan model analisis Miles dan Huberman dapat dilakukan melalui langkah-langkah sebagai berikut: 61. Penyajian Data: Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk daftar kategori untuk setiap data yang diperoleh dalam bentuk naratif.

Langkah pertama peneliti mereduksi data-data yang diperoleh dari lapangan yang berkaitan langsung dengan tema penelitian yaitu analisis data tentang faktor-faktor penyebab nilai prestasi belajar IPS siswa di SD Negeri 44 Bengkulu Selatan. Langkah kedua, peneliti menyajikan data yang dirangkum berdasarkan fakta di lapangan, kemudian diinterpretasikan dengan bantuan teori yang berkaitan dengan tema penelitian.

Deskripsi Data

  • Kurikulum
  • Keadaan siswa SDN 44 Bengkulu Selatan
  • Sarana dan Prasarana

Lokasi SD Negeri 44 Bengkulu Selatan sangat strategis yaitu sekitar 1 km dari pusat kecamatan Pagar Batu. Guru SDN 44 Bengkulu Selatan berjumlah 8 orang dengan spesifikasi sebagai pejabat dan tenaga honorer dengan rincian data sebagai berikut. Berdasarkan data di atas terlihat bahwa jumlah guru yang mengajar di SDN 44 Bengkulu Selatan berjumlah 9 orang.

Staf administrasi di SDN 44 Bengkulu Selatan adalah Ibu Desmaryati, S.Pd yang juga menjabat sebagai guru kelas V. Data diperoleh berdasarkan rangkuman data siswa SDN 44 Bengkulu Selatan, dengan rincian data sebagai berikut. Jumlah siswa di SDN 44 Bengkulu Selatan berjumlah 75 siswa dengan rincian 8 siswa kelas 1, 3 putra dan 5 siswa kelas putri.

Analisis Data 1. Profil Informan

Sebenarnya saya tidak tertarik dengan pelajaran IPS ini, namun karena syarat untuk belajar maka saya harus mengikutinya. Dari hasil penelitian yang diperoleh peneliti mengenai minat siswa dalam mengikuti kelas IPS ditemukan bahwa siswa kurang tertarik untuk mengikuti kelas IPS karena menurut siswa kelas IPS membosankan dan kurang menarik terutama dari segi penyampaiannya. pembelajaran yang diberikan guru kepada siswa sehingga siswa kurang antusias untuk menggali lebih dalam pembelajaran IPS. Yang saya lakukan untuk memahami pengajaran IPS di kelas adalah dengan diam ketika guru sedang menjelaskan agar saya bisa mendengarkan dengan baik dan menangkap apa yang dijelaskan guru.” 92 Tak jauh berbeda dengan ungkapan yang disampaikan Najwa Azzahra, itu.

Berdasarkan hasil wawancara yang peneliti peroleh dari guru, guru menawarkan berbagai metode pengajaran IPS kelas V, namun hal ini berbeda dengan hasil wawancara yang peneliti peroleh dari siswa kelas V yaitu bahwa metode pengajaran yang ditawarkan oleh Guru yang membosankan dan hanya menggunakan metode ceramah dan tanya jawab membuat mereka kurang termotivasi dalam belajar. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti diketahui bahwa guru IPS yang menurutnya merupakan wali kelas kelas 5, siswa IPS sangat menyukai IPS karena dapat mengikuti pembelajaran pada saat pembelajaran berlangsung, namun dibandingkan dengan mata pelajaran IPS lainnya merupakan mata pelajaran yang kurang populer, namun siswa tetap dapat mengikuti pelajaran dengan baik. Sedangkan berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti terhadap lima siswa kelas 5, hal ini berbeda dengan hasil wawancara peneliti dengan guru yang menunjukkan bahwa siswa tidak menyukai pelajaran IPS karena IPS tidak menyenangkan. sulit dan sistem pendidikan yang ditawarkan membosankan karena hanya menggunakan metode. hanya ceramah dan tanya jawab saja sehingga kurang antusias mengikuti pembelajaran dan kurang berminat dalam pembelajaran, di kelas siswa juga kurang fokus saat guru menjelaskan, mereka bilang tidak paham dengan apa yang dijelaskan guru, guru hanya menjelaskan lalu memberikan tugas, bahkan terkadang tugas diberikan terlebih dahulu lalu dikumpulkan lalu ada penjelasannya, sehingga hal ini berdampak pada hasil proses belajarnya.

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti dalam tiga kali pertemuan di SDN 44 Bengkulu Selatan, dimana kurikulum IPS sebanyak dua kali pertemuan dalam satu minggu. Dalam kegiatan pembelajaran siswa terlihat cukup siap dalam mengikuti pembelajaran IPS yaitu dengan menyiapkan buku ajar IPS siswa cukup memberikan perhatian, namun pada saat guru menjelaskan ada beberapa siswa yang kurang fokus dalam memperhatikan, terlihat kurang bersemangat dalam mengikuti pembelajaran. pelajaran. ngobrol dan beberapa kurang fokus terlihat saat mendengarkan penjelasan guru, terlihat siswa merasa bosan saat mendengarkan penjelasan.

Keterbatasan Penelitian

Pada saat mengerjakan tugas terlihat ada yang mampu menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu, ada siswa yang menjiplak pekerjaan temannya, dan ada pula siswa yang tidak dapat menyelesaikan tugasnya karena tidak menyelesaikan beberapa soal sebelum IPS. waktu kelas telah usai.

Kesimpulan

Saran

Setelah melakukan penelitian ini, peneliti mengetahui lebih banyak tentang karakter siswa dan alasan mengapa siswa tidak menyukai pembelajaran IPS. Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai masukan bagi pengembangan penelitian terkait analisis faktor untuk penilaian hasil belajar IPS siswa kelas V SD Negeri 44 Bengkulu Selatan, sehingga peneliti dapat lebih memahami dan memahami dapat lebih baik gunakan pengajaran. Peningkatan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Cooperative Puzzle Pada Materi Pecahan Di Kelas V SDN Melalui 2. Team Games Tournaments Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika.

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENILAIAN PRESTASI BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD

BENGKULU SELATAN

KISI-KISI PEDOMAN WAWANCARA

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR UNTUK MENILAI PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS V SD. Sarana dan prasarana apa saja yang disediakan sekolah agar proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan baik? Pernahkah Anda mengikuti kegiatan seperti mengaji di masjid atau lomba di lingkungan rumah Anda?

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENILAIAN PRESTASI BELAJAR IPS SISWA KELAS V

SD NEGERI 44 BENGKULU SELATAN

Observasi ketiga pada tanggal 26 Januari 2022, pada saat guru memasuki pembelajaran IPS, guru menjelaskan sedikit tentang pembelajaran dengan metode ceramah dan dilanjutkan dengan memberikan tugas di buku bupena pada waktu tertentu. Setelah waktu habis, tugas harus dikumpulkan dengan bantuan sistem esai, kemudian dibagikan kembali kepada siswa dengan sistem silang dan ditandai bersama. Observasi pertama tanggal 19 Januari 2022 menunjukkan siswa cukup siap mengikuti pembelajaran IPS, cukup memperhatikan, ketika guru menjelaskan siswa kurang terlalu fokus memperhatikan, hal itu terlihat. Namun ketika guru menugaskan salah satu siswa untuk menjelaskan pelajaran yang diberikan, siswa tersebut tidak dapat menjelaskan.

Observasi kedua pada tanggal 21 Januari 2022, siswa terlihat menyiapkan buku IPS namun sebagian siswa kurang memperhatikan penjelasannya, terlihat kurang antusias mengikuti pembelajaran, ada yang terlihat mengobrol dan ada pula yang kurang fokus saat mendengarkan. penjelasan guru, anda melihat siswa merasa bosan ketika mendengarkan penjelasan. Observasi ketiga pada tanggal 26 Januari 2022 siswa sudah menyiapkan buku pelajaran, pada saat guru menjelaskan pembelajaran terlihat ada siswa yang kurang memperhatikan saat mengerjakan tugas, terlihat ada yang mampu menyelesaikan pekerjaannya. waktu. ada siswa yang menjiplak pekerjaan temannya dan ada pula siswa yang tidak dapat menyelesaikan tugasnya karena tidak menyelesaikan soal lagi sebelum pelajaran IPS selesai. Berdasarkan observasi yang dilakukan peneliti, penilaian hasil belajar IPS siswa kelas V SDN 44 Bengkulu Selatan menunjukkan bahwa nilai rata-rata masih dibawah KKM, hasil tersebut diperoleh dari hasil tes siswa.

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENILAIAN PRESTASI BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD

Gambar

Tabel 4.5  Informan Penelitian

Referensi

Dokumen terkait

Page 3 WCAG 2.1 Success Criterion Level Evaluation 3.2.3 Consistent Navigation AA Supports 3.2.4 Consistent Identification AA Supports 3.3.1 Error Identification A Supports N/A