Pertemuan ke 14, 14 Mei 2023 Notulensi Kelompok 11
1. Tadi di slide manfaat rekonsiliasi fiskal, mengapa rekonsiliasi pemting untuk meningkatkan akurasi pelaporan pajak, dalam hal apa saja rekonsiliasi dapat membantu mencegah potensi sanksi pajak? (Bilqis Putri Octaviani)
Jawab : (Raid Ariq)
1. mengapa rekonsiliasi pemting untuk meningkatkan akurasi pelaporan pajak? Untuk meminimalisir kesalahan dala membuat laporan keuangan, dan untuk mengurangi terjadinya kesalahan dalam perhitungan pajak yang dapat menyebabkan kerugian.
2. dalam hal apa saja rekonsiliasi dapat membantu mencegah potensi sanksi pajak?
Kepatuhan pajak, Pengungkapan yang akurat, kesalahan identitas, pengelolaan risiko.
2. Akumulasi menyusutan itu berbeda di akuntansi dan di perpajakan, faktor apa saja yang membedakannya, selain akumulasi penyusutan apa lagi yang berbeda? Dan apa tujuannya?
(Manatap)
Jawab : (Diah Fitri Andini)
a.Faktor yang membedakan yaitu metode penyusutan, pengakuan nilai sisa, tarif dan waktu (bisa dilihat di contoh kasus halaman 7 bagian deskripsi, contoh soal nomer 9).
Tarif dan waktu penyusutan di akuntansi tergantung pada perusahaan dan kebijakan yang diterapkan, namun jika di perpajakantarif dan waktu penyusutan telah ditentukan olehundang-undang pajak yang telah berlaku(akumulasi penyusutan pada perpajakan bisa dilihat pada contoh soal nomer 9).
b.Selain di akumulasi penyusutan, perbedaan atau yang harus direkonsiliasi bisa dilihat pada ppt slide ke 9
c.Perbedaan keduanya terdapat dalam pengakuan pendapatan dan biaya antara Standar Akuntansi Keuangan (SAK) dan undang- undang perpajakan. Perbedaan tersebut disebabkan karena adanya perbedaan waktu dan perbedaan tetap.Tujuannya Sebagai bahan analisis untuk mengetahui besar pajak yang harus dibayar perusahaan atau lembaga keuangan di masa yang akan datang.
3. Di no 9 itu, pada rekonsiliasi fiskal kenapa ngga di catumkan kenapa di laporan rugi? (Halmar Hibatullah)
Jawab : (Diah Fitri Andini)
Pada contoh soal no 9, penyusutan aset di hitung pada tabel penyusutan dengan menghitung selisih penyusutan komersial dengan fiskal (Bisa diliat pada contoh kasus halaman 8)
Lalu pada rekonsiliasi fiskal laba rugi,selisih penyusutantersebut direkonsiliasi pada akunbiaya penyusutan
Dapat disimpulkan bahwa contoh soal nomer 9 (penyusutan aset) dicantumkan di laporan laba rugi, hasil dari selisih penyusutan direkonsiliasi dengan biaya penyusutan
4.Dislide Objek Pajak Badan, Apa yang membedakan laba,penghasilan dst dari kegiatan usaha dan kegiatan bukan usaha? (Zainah Asmira)
Jawab : (Aditya Pratama Putra)
Rekonsiliasi fiskal WP Badan hanya berlaku untuk laba usaha
yang berasal dari kegiatan usaha. Pendapatan dari kegiatan bukan usaha seperti investasi, sewa, atau laba dari penjualan aset tetap tidak termasuk dalam rekonsiliasi fiskal WP Badan.
5. Rekonsiliasi ini untuk umkm atau badan usaha yg kecil atau ngga? Penentuan pajaknya harus berapa dan berapa laba yang dikenai pajak? (Elvira Duwi Citrawati)
Jawab : (Tri Buana Kusuma A.P)
Perusahaan wajib membuat rekonsiliasi bertujuan untuk memastikan laporan keuangan perusahaan sesuai dengan dokumen pajak yang diajukan kepada otoritas pajak. Dapat disimpulkan bahwa yang membuat rekonsiliasi fiskal badan merupakanwajib pajak badan. Sedangkan wajib pajak badan merupakan badan usaha yang membayar pajak, pemotong pajak, dan pemungut pajak yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan undang-undang yang memenuhi persyaratan.
Untuk pengenaan pajak, dapat disesuaikan pada pph yang yang berlaku, yaitu jika Pph badan omzet memiliki nilai diatas 4,8 M, maka pengenaan pajak dapat dikenai tarif sebesar 22%. Pph badan omzet dibawah 4,8 M per tahun atau umkm di lihat dalam aturan terbaru PP 55 th 2022