• Tidak ada hasil yang ditemukan

OBAT GASTROINTESTINAL Gangguan Produksi Asam Lambung

N/A
N/A
Riandika Kharisma

Academic year: 2023

Membagikan "OBAT GASTROINTESTINAL Gangguan Produksi Asam Lambung"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

OBAT

GASTROINTESTINAL

Gangguan Produksi Asam Lambung

FARMAKOLOGI D3 RMIK 2022

apt. Nur Ismiyati, M.Sc

(2)

Gastrointestinal Organ

Kerongkongan (esofagus)

Lambung (gaster)

• Fundus, corpus

• Cardia

• pylorus

Usus halus (intestinal)

Usus 12 jari (duodenum)

Yeyunum

Ileum

Usus besar

• Caecum – appendix*

• Colon*

• Ascending

• Transverse

• Descending

• Pelvic/sigmoid

• Rectum (incl. Anal canal)

Anus

(3)

FUNGSI SISTIM PENCERNAAN

Sistim saluran cerna secara struktural dan fungsional untuk

menerima, mencampur, mencernakan dan menyerap makanan, diikuti pembuangan rsidu yang tidak diserap

Fungsi utama systim pencernaan : Menyediakan zat nutrisi yang sudah dicerna agar mudah diserap

(4)

https://www.youtube.com/watch?v=Og5xAdC8EUI&t=74s

(5)

LAMBUNG/GASTER

Sfingter pylorus berfungsi sebagai sawar antara lambung dan bagian atas usus halus (duodenum).

Mukosa lambung terditi dari vili -vili yang pada dasar lipatan mengandung sel kelenjar

Fungsi :

◦ Menyimpan makanan.

◦ Tempat dimulai digesti protein.

◦ Membunuh Bakteri.

◦ Memindahkan makanan ke usus halus.

Lambung dibagi menjadi 3 bagian ; 1. Fundus.

2. Korpus (badan).

3. Antrum pilorikum/pylorus.

(6)

Senyawa kimia di lambung

(7)

Usus halus

Dua fungsi utamanya adalah :

1. Pencernaan, yaitu proses pemecahan makanan menjadi bentuk yang dapat tercerna melalui kerja berbagai enzim dalam saluran GI.

2. Absorpsi zat gizi dan air yang terdapat dalam makanan yang masuk dalam tubuh

➢ Panjang sekitar 5-7 meter

➢ Duodenum (.5 meter)

➢ Jejunum (2-3 meter)

➢ Ileum (3-4 meter)

(8)

Lapisan mukosa Sangat luas karena terdapat lipatan-lipatan mukosa dan vili serta mikrovili yang memudahkan

terjadinya absorpsi.

✓ Lapisan sub mukosa Terdiri dari anyaman pembuluh darah dan saraf

✓ Lapisan otot (muskularis) Terdiri dari lapisan otot longitudinal dan sirkuler.

✓ Lapisan serosa

(9)

Usus besar

o Panjang ± 1,5 meter

o Tidak mengandung vili/enzim o Digesti hanya sedikit

o Absorpsi air, beberapa mineral dan vitamin

o Bacteria akan memecah serat dan memproduksi Vitamin K o Pembentukkan feces untuk

dibuang

(10)

GANGGSUAN SALURAN CERNA(GI)

Gangguan motilitas usus dan aliran air

RADANG USUS

Antiemetik, gangguan empedu dan pankreas

Gangguan

Asam

lambung

(11)

Gangguan produksi asam lambung

DIAGNOSIS:

• GERD = Gastrointestinal Esophageal Reflux Disease

• Gastric ulcer

• Peptic ulcer

(12)

Mengapa dapat terjadi penyakit

Gangguan produksi asam lambung?

1. Produksi asam oleh sel parietal tinggi

2. Kegagalan fungsi barier esofagus 3. Jumlah Mukus dan bikarbonat yg

merupakan pelindung lambung berkurang produksinya. sehingga menimbulkan gastrik ulcer dan

duodenale ulcer .

4. Ada bakteri Helicobakter pylori

(13)

Obat Untuk Pengobatan Gangguan Asam Lambung

1. Antasida

kombinasi magnesium & alumunium hidroksida 2. H 2 bloker

ranitidin, famotidin, cimetidin, nizatidin

3. Penghambat(inhibitor) pompa proton = PPI

omeprazol, lanzoprazol, esomeprazol

(14)

1. Antasida

• Bekerja lokal pada lambung untuk menetralkan as. Lambung jika lambung tidak terlalu asam : maka kerja Proteolitik

pepsin & Sifat korosifnya berkurang.

pH normal 3-4

• Isi : Kalsium karbonat

Alumunium hidroksida Magnesium hidroksida

simetikon-dimetilpolisiloksan

Daya kerja 20-40 menit

(15)

• CaCO3 ; menetralkan asam lambung dg cepat & efektif.

melepas CO2 yg menyebabkan

sendawa, mual, distensi abdominal,

flatulen. Ca menginduksi asam lambung.

• Kombinasi Mg & Al disukai, krn sedikit terabsorbsi dan saling menghilangkan efek samping

Al memperlambat pengosongan lambung(konstipasi)

Mg mempercepat pengosongan lambung(laksatif)

• Pemberian antasida 1-3 jam setelah

makan & sebelum tidur. Bentuk suspensi

memberi kapasitas penetralan terbesar

dibanding antasida serbuk & tablet.

(16)

Mekanisme antasida

https://www.youtube.com/watch?v=0arY0Eew66U&t=105s

(17)

2. H-2 blocker/ Antagonis Reseptor H2

• Menurunkan PRODUKSI asam lambung, lama kerja lebih panjang dibanding

Antasida

• Merupakan pengobatan pertama penyakit asam lambung, karena aman.

• contoh ;

• Cimetidine 200mg 2-4x sehari

• Ranitidin 150 mg 2 x sehari

• Famotidin 20-40 mg 1-2x sehari

• nizatidin

Digunakan Bersama makanan,

(18)

Jenis Lokasi Fungsi Reseptor histamine H1 Ditemukan pada otot

polos ,endotel , dan sistem saraf pusat jaringan

Penyebab, bronkokonstriksi , bronkialotot polos kontraksi, pemisahan sel-sel

endotel (bertanggung jawab untuk gatal-gatal ), dan nyeri dan gatal-gatal karena sengatan

serangga, reseptor utama yang terlibat dalam rhinitis alergi gejala danmabuk ; mengatur tidur

Reseptor histamine H2 Terletak di sel parietal dansel-sel otot polos pembuluh darah

Terutama yang terlibat dalam

vasodilatasi. Juga merangsang sekresiasam lambung

Reseptor histamine H3 Ditemukan pada sistem saraf pusat dan tingkat yang lebih rendah sistem saraf

periferjaringan

Penurunan neurotransmiter rilis:

histamin,asetilkolin , norepinefrin , serotonin

Reseptor histamine H4 Ditemukan terutama di basofildan di sumsum tulang . Hal ini juga ditemukan pada timus ,usus kecil , limpa , dan usus .

Memainkan peran dalam chemotaxis

(19)
(20)

3. Proton Pump Inhibitor (ppi)

• Bekerja dengan menekan produksi HCl. Produksi HCl

dapat turun hingga 80- 95%.Lebih kuat dari H2 blocker

• Ex: Omeprazole 20 mg 1x, esomeprazol, Lanzoprazol 30 mg 1x, pantoprazol,

rabeprazol.

• Bentuk sediaan

berupa granul/tablet salut enterik u

melindungi dari asam lambung.

• 30 menit Sebelum

makan, krn makanan merangsang produksi asam lambung,

sedangkan ppi tidak

tahan asam lambung.

(21)
(22)

4. pelindung pertahanan mukosa

• Terdiri dari sukralfat

• Melindungi mukosa lambung

• Sukralfat (pada saat perut kosong, 1 jam sebelum makan) 4x sehari.

• Membentuk Gel yang melekat pada mukosa.

• Pada pH4 sukralfat membentuk polimer kental & lengket pd epitel

lambung & ulcer shngga melindungi dr kerusakan asam & pepsin

(23)

THANK YOU

Referensi

Dokumen terkait