1
Peran Offline Editor…, Ricardo Marcelino Hutauruk, Universitas Multimedia Nusantara
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Post-Production atau pasca-produksi adalah tahap penyuntingan materi audio-visual yang dilakukan setelah selesainya proses syuting. Proses pasca produksi mencakup proses penyusunan dan penyuntingan gambar, penyuntingan suara dan penambahan musik dan efek suara, color grading, penambahan efek visual, motion graphic hingga 3D. Pasca-produksi sebagai tahap akhir proses kreatif pembuatan sebuah karya audio-visual baik film ataupun iklan berperan penting dalam mengemas produk audio-visual agar sesuai dengan visi kreatif sutradara, produser dan siapapun yang memiliki andil akan produk audio visual tersebut. Pada karya penulisan ini yang penulis akan bahas lebih dalam adalah tahap paling awal dalam proses pasca produksi yaitu offline editing. Menurut Hollyn (1984), offline editing merupakan proses editing pada Non Linear Editor (NLE) dengan resolusi yang tidak berkualitas tayang yang lalu nantinya akan disamakan dan diganti dengan menggunakan gambar yang berkualitas lebih tinggi di ruang online editing. Sedangkan proses editing itu sendiri dijelaskan oleh Bordwell dan Thompson (1979) merupakan koordinasi sebuah shot dengan shot berikutnya.Proses editing/offline editing sangatlah penting dalam proses pasca- produksi dimana struktur dan bentuk produk audio-visual dibangun dan juga sebagai jembatan dan acuan proses kelanjutan pasca produksi berikutnya.
Ketertarikan penulis terhadap proses pasca-produksi terutama proses editing menjadi alasan penulis untuk memilih magang sebagai offline editor di Sunday Morning Studio.
1.2 Maksud dan Tujuan Kerja Magang
Maksud dan tujuan utama penulis di dalam melaksanakan program magang di Sunday Morning Studio adalah sebagai pemenuhan salah satu syarat
2
Peran Offline Editor…, Ricardo Marcelino Hutauruk, Universitas Multimedia Nusantara
kelulusan penulis untuk mendapatkan gelar Sarjana Seni (S.Sn) di Universitas Multimedia Nusantara. Adapun, maksud dan tujuan lainnya, antara lain :
1. Mendapatkan wawasan dari industri yang berhubungan dengan minat studi penulis untuk mengembangkan ilmu penulis sebagai seorang akademisi.
2. Mengembangkan kemampuan interpersonal penulis.
3. Penerapan praktis hasil pembelajaran penulis selama berkuliah di Universitas Multimedia Nusantara dalam bidang studi film pada lingkungan kerja profesional.
4. Memperluas koneksi penulis dengan pelaku-pelaku industri film dan iklan.
1.3 Waktu dan Prosedur Pelaksanaan Kerja Magang
Pada awal bulan Desember 2022 penulis diajak oleh Pawan Sanjaya selaku salah satu pendiri Sunday Morning Studio untuk ikut bergabung menjadi editor di studio tersebut; sebelumnya penulis dan Pawan Sanjaya telah mengenal satu sama lain dari pekerjaan yang penulis lakukan bersama Pawan Sanjaya sebelumnya, penulis lalu menerima ajakan tersebut dan berdasarkan surat penerimaan magang yang dikeluarkan oleh pihak Sunday Morning Studio, penulis resmi melaksanakan proses magang dari tanggal 2 Januari 2023 hingga 2 Juni 2023. Proses pekerjaan yang penulis lakukan di Sunday Morning Studio mencakup offline editing, color grading, dan motion graphic. Sistem waktu kerja yang penulis lakukan sendiri tergantung berdasarkan proyek yang sedang dikerjakan dengan jam kerja yang fleksibel dan dapat didiskusikan dengan produser pasca-produksi.