Pertama-tama, skripsi ini saya persembahkan kepada kedua orang tua saya, Ibu Meilia Indrianti dan Bapak. Soni Muharsono yang selalu mendukung saya dengan selalu memberi semangat dan mendoakan saya serta mengingatkan saya untuk selalu memanjatkan doa kepada Allah SWT. Keempat, saya persembahkan kepada keluarga besar saya yang selalu menyemangati dan mengingatkan saya agar cepat menyelesaikan kuliah dan meraih gelar sarjana.
- Latar Belakang
- Ruang Lingkup Penelitian
- Rumusan Permasalahan
- Tujuan Penelitian
- Manfaat Penelitian
- Tinjauan Pustaka
- Pemasaran
- Brand (Merek)
- Kepercayaan
- Brand Trust
- Utilitarian Value
- Hedonic Value
- Perilaku Konsumen
- Rerangka Konseptual
- Pengaruh brand trust terhadap attitudinal loyalty
- Pengaruh utilitarian value terhadap brand trust
- Pengaruh hedonic value terhadap brand trust
- Model Penelitian
Nilai utilitarian dan nilai hedonis merupakan variabel yang meningkatkan kepercayaan merek dan loyalitas sikap. Dalam penelitian ini nilai utilitarian merupakan tingkat pengendalian produk yang berpengaruh positif terhadap kepercayaan merek (Hanzaee & Andervazh 2012).
- Objek Penelitian
- Jenis dan Desain Penelitian
- Jenis dan Sumber Data
- Data Primer
- Data Sekunder
- Populasi dan Sampel
- Populasi Penelitian
- Sampel Penelitian
- Operasionalisasi Variabel
- Metode Pengolahan Data
- Variabel-Variabel Dalam SEM
- Identifikasi (Identification)
- Estimasi (Estimation)
- Uji Kecocokan (Testing Fit)
Hal ini dapat lebih menggambarkan pengaruh Nilai Utilitas dan Nilai Hedonik terhadap Loyalitas Sikap melalui Kepercayaan Merek yang akan diteliti dalam penelitian ini. Hasilnya, nilai utilitarian memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap kepercayaan merek dan hipotesis serta dapat diterima. Berdasarkan penelitian tersebut terlihat bahwa variabel nilai hedonik dan kepercayaan merek mempunyai pengaruh yang signifikan.
Berdasarkan hasil penelitian terlihat bahwa variabel kepercayaan merek mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas sikap. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa kepercayaan merek mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas sikap. Berdasarkan penelitian tersebut terlihat bahwa utilitas berpengaruh dalam meningkatkan kepercayaan merek.
39
Gambaran Umum Objek Penelitian
- Susu Ultra High Temperature (UHT) Ultrajaya
- Susu Ultra High Temperature (UHT)
- Visi dan Misi PT Ultrajaya
PT Ultrajaya merupakan perusahaan yang memproduksi makanan dan minuman, salah satu produk yang dikonsumsi PT Ultrajaya adalah susu ultra high temperatur (UHT). Saat ini PT Ultrajaya masih menjadi pemimpin sebagai produsen susu segar alami dan minuman ringan untuk seluruh konsumen Indonesia dengan berbagai varian merek antara lain UltraMilk untuk produk susu segarnya, Teh Kotak untuk minuman teh segarnya dan Sari Kacang Ijo, Sari Asem Asli untuk produknya. produk minuman sehat.. Saat ini brand andalan PT Ultrajaya adalah UltraMilk, susu UltraMilk yang dikeluarkan oleh PT Ultrajaya masih unggul di segmen produk cair.
PT Ultrajaya mempunyai lahan perkebunan dan peternakan yang terletak di tengah lahan perkebunan dataran tinggi Bandung, dimana terdapat sumber daya alam yang berkualitas baik, sebagai bahan baku produk-produk yang dihasilkan oleh PT Ultrajaya. Saat ini hampir 90% dari total produksi PT Ultrajaya didistribusikan ke seluruh konsumen di seluruh pelosok Indonesia, sedangkan sekitar 10% produksinya diekspor ke berbagai negara di Asia, Eropa, Timur Tengah, Australia, dan Amerika. Metode pengawetan susu yang diberi nama Ultra High Temperature ini digunakan PT Ultrajaya untuk mengolah susu sapi murni produksi PT Ultrajaya.
Uji Validitas dan Realibilitas (Pre-Test)
- Hasil Uji Validitas (Pre-Test)
- Hasil Uji Reliabilitas Pre-Test
Pengoperasian suatu usaha yang didasari oleh kepekaan yang tinggi untuk selalu berorientasi pada pasar atau konsumen, serta kepekaan dan kepedulian untuk selalu memperhatikan lingkungan hidup, dilakukan secara optimal guna memberikan nilai tambah sebagai bentuk tanggung jawab terhadap pasokan pemegang saham. Berdasarkan tabel 4.1 yaitu hasil uji validitas dan reliabilitas pre-test, seluruh indikator pernyataan pada instrumen penelitian dapat memenuhi nilai yang dipersyaratkan atau dapat disimpulkan seluruh indikator pernyataan pada pre-test valid . Oleh karena indikator pernyataan pada pre-test yang dilakukan sudah valid, maka tidak perlu ada indikator yang dihilangkan karena semua indikator pada penelitian ini dapat digunakan untuk tahap penelitian selanjutnya.
Uji reliabilitas dilakukan untuk mengukur konsistensi dan reliabilitas indikator pertanyaan dalam kuesioner terhadap variabel. Menurut Malhotra (2010), melihat batas nilai Cronbach’s alpha ≥ 0,60 maka indikator pernyataan-pernyataan dalam kuesioner dinyatakan reliabel, stabil dan sesuai dengan variabelnya. Berdasarkan Tabel 4.2 di atas, hasil uji reliabilitas menunjukkan bahwa seluruh variabel penelitian yaitu nilai utilitarian, nilai hedonik, kepercayaan merek dan loyalitas sikap mempunyai Cronbach’s alpha ≥ 0,60.
Profil Responden
- Jenis Kelamin Responden
- Usia Responden
- Pendidikan Terakhir
- Pekerjaan Responden
- Spesifikasi Model
- Identifikasi Model
- Estimasi Model
- Sample Size
- Uji Normalitas Data
- Hasil Uji Pengukuran Model (Measurement Model Fit)
- Hasil Uji Model Keseluruhan (Overall Model Fit)
- Goodness of Fit
- Hasil Analisis Model Keseluruhan (Overall Model Fit)
Dari hasil pengolahan data pada Tabel 4.4 terlihat uji normalitas masing-masing variabel (normalitas univariat). Hasil pengolahan data uji validitas dan reliabilitas penelitian ini dapat dilihat pada tabel 4.5 di bawah ini. Berdasarkan hasil tabel 4.6 diatas ternyata variabel observasi pada penelitian ini mempunyai nilai muatan faktor yang mencapai ≥ 0,70, sehingga dapat disimpulkan bahwa validitas variabel observasi terhadap variabel laten dinyatakan valid, karena telah memenuhi kriteria validitas.
Dapat dilihat juga dari Tabel 4.5 di atas bahwa seluruh nilai Construct Reliability (CR) adalah ≥ 0,70 dan seluruh nilai Variance Extraction (VE) adalah ≥ 0,50. Setelah dilakukan uji reliabilitas kembali, diperoleh hasil Construct Reliability (CR) ≥ 0,70 dan nilai All Variance Extraction (VE) ≥ 0,50 mempunyai hasil yang dapat diterima karena Construct Reliability (CR) dari penelitian ini menyisakan nilai lebih besar dari 0 hingga melihat. ,70 dan variance Extracted (VE) yang lebih besar dari 0,50 membuktikan bahwa penelitian ini dapat diterima berdasarkan uji validitas dan reliabilitas. Berdasarkan Tabel 4.6 di atas, kita dapat melihat ukuran GOF yang berbeda: GFI menunjukkan kesesuaian yang buruk, namun CMIN/DF menunjukkan kesesuaian yang baik.
Pembahasan
- Pengaruh Utilitarian Value terhadap Brand Trust
- Pengaruh Hedonic Value terhadap Brand Trust
- Pengaruh Brand Trust terhadap Attitudinal Loyalty
Berdasarkan nilai probabilitas kurang dari 0,05 maka kepercayaan merek berhubungan positif dan signifikan terhadap loyalitas sikap dan hipotesis dapat diterima. Hal ini menunjukkan bahwa dalam menggunakan atau mengkonsumsi suatu produk, konsumen juga mengutamakan nilai hedonis yaitu nilai kesenangan yang dirasakan konsumen terhadap merek produk yang dipilihnya. Nilai hedonis berkaitan dengan kesenangan, gairah, fantasi, perasaan menyenangkan yang dirasakan konsumen (Hopkinson & Pujari, 1999 dalam Dr. Ikram Dastan).
Pengalaman menyenangkan yang dialami suatu merek setelah mengkonsumsi merek tersebut akan mempengaruhi konsumen sedemikian rupa sehingga konsumen memperoleh kepercayaan terhadap merek atau merek yang telah dikonsumsinya, sehingga terciptalah brand trust yaitu rasa aman yang dimiliki seorang konsumen dalam menjalani hidupnya. interaksi dengan suatu merek. merek yang dikonsumsi, berdasarkan persepsi konsumen bahwa merek tersebut dapat dipercaya dan bertanggung jawab terhadap kepentingan dan kesejahteraan konsumen (Aaker, 2008). Kepercayaan merek akan menentukan loyalitas merek atau keterlibatan konsumen terhadap suatu merek karena kepercayaan berpotensi menciptakan hubungan yang bernilai tinggi (Morgan & Hunt, 1994). Kepercayaan merek merupakan rasa aman yang diperoleh konsumen dari interaksinya dengan suatu merek, yang didasari oleh persepsi konsumen bahwa merek tersebut dapat dipercaya dan bertanggung jawab terhadap kepentingan dan kesejahteraan konsumen (Aaker, 2008).
Implikasi Manajerial
Oleh karena itu, PT Ultrajaya harus terus memperhatikan nilai gizi produk susu UHT agar konsumen tetap percaya dan mengkonsumsinya kembali. Adapun hal-hal yang dapat dikembangkan agar konsumen tetap loyal terhadap Ultramilk, berdasarkan nilai kepraktisannya, perlu diketahui bahwa agar konsumen sadar akan perlunya minum susu, sebaiknya PT Ultrajaya menanamkan nilai tersebut dalam benak. konsumen. konsumen dengan mengadakan sosialisasi, seperti kampanye yang bertujuan untuk mengajak masyarakat minum susu dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang manfaat susu. Berdasarkan penelitian tersebut, ultramilk mampu membuat konsumen senang saat mengonsumsinya. Nilai hedonis mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kepercayaan merek. Oleh karena itu, manajemen PT Ultrajaya harus selalu memperhatikan produk susu UHT terutama dari segi rasa dan kemasannya yang selalu dijaga dan dikembangkan. sehingga dapat menarik perhatian konsumen, karena berdasarkan variabel nilai hedonis, dimana konsumen akan mengutamakan kesenangan dan kenikmatan dari produk yang dikonsumsinya (Philstrom, 2007), perhatian harus selalu diberikan pada kemasan dan rasa. Ultra Susu.
Agar nilai hedonis dapat selalu dirasakan oleh konsumen produk UltraMilk, maka Ultrajaya dapat memberikan treatment kepada konsumen seperti mengadakan acara silaturahmi bagi konsumen UltraMilk, dimana konsumen dapat berbagi pengalaman terkait kesehatan dan permainan pada acara tersebut, sehingga dapat diadakan silaturahmi dan rasa dan kemasan dapat ditingkatkan, yang lebih menarik akan membuat konsumen merasa senang ketika mengkonsumsi produk tersebut. Selain itu, PT Ultrajaya mungkin akan menambah kandungan UltraMilk lebih banyak dari biasanya namun dengan harga yang tidak berbeda dengan UltraMilk sebelumnya. Berdasarkan penelitian ini kepercayaan merek mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas sikap sehingga manajemen PT Ultrajaya harus selalu menjaga kepercayaan konsumen dengan selalu memperhatikan nilai gizi, kemasan dan rasa serta tanggal kadaluarsa produk, karena UltraMilk merupakan produk yang termasuk dalam kategori makanan dan minuman dimana sangat rentan mengalami pengalaman seperti rasa susu menjadi asam atau mengental sebelum habis masa berlakunya, hal ini dikarenakan terdapat bagian kemasan yang terbuka sehingga angin dapat masuk ke dalam kemasan.
Kesimpulan
Saran
Karena susu merupakan salah satu minuman yang sangat dipercaya oleh banyak masyarakat sebagai minuman yang dapat memenuhi gizi tubuh, maka nilai kegunaannya sangat diutamakan oleh konsumen, oleh karena itu PT Ultrajaya harus memperhatikan nilai gizinya demi menjaga kepercayaan konsumen terhadap susu. merek. susu UHT dan terus meningkatkan atau menambah vitamin yang terkandung dalam susu agar konsumen dapat merasakan manfaat lebih dari mengkonsumsi susu UHT. Dalam mengkonsumsi susu UHT sebagian masyarakat tidak hanya sekedar mencari manfaat dari susu saja, namun sebagian masyarakat yang mengutamakan nilai hedonik mengkonsumsi susu karena menyukai rasa dari susu UHT serta kemasan yang menarik perhatian masyarakat yang mengutamakan nilai hedonik Oleh karena itu, PT Ultrajaya harus terus mengembangkan produksi produknya khususnya susu UHT dengan menciptakan rasa baru dan kemasan yang lebih menarik serta menciptakan susu UHT jenis baru, jika sebelumnya jenis susu UHT adalah Low Fat Hi-Calsium, Ultra Mimi dan Full Cream, maka PT Ultrajaya mungkin akan menciptakan tipe baru yang dapat menarik perhatian konsumen. Selain itu, Ultrajaya juga dapat menciptakan nilai yang dapat membuat konsumen yang menganut nilai hedonis merasa senang saat mengonsumsi UltraMilk dengan bonus satu susu untuk setiap pembelian tiga jenis susu. Rantai pengaruh dari kepercayaan merek dan pengaruh merek terhadap kinerja merek: Peran loyalitas merek.
Relationships between utilitarian and hedonic values, brand affect, and brand trust in the smartphone industry. The effect of the relationship of brand trust and brand affect on brand performance: an analysis from brand loyalty perspective. Pengermant, Koncept,Definisi Pemasaran,dan Manajemen Pemasaran(Online),(http://majidbsz.wordpress.com pengertian- koncept-definisi-pemasaran).
A study on the relationship between brand trust and customer loyalty based on consumer aspects, (2001). Analisa Hedonic Value täpän Brand Trust dengan Brand Satisfaction is Variabel Product Intervention Pewarnaan L'oreal Professional.