OPENING MEETING KLINIK KASIH BUNDA
PADANG SIDEMPUAN
6 NOPEMBER 2023
1
KOMITE AKREDITASI KESEHATAN PRATAMA
2
Nasi ketan ditambah ragi
Jadikan tape buat nostalgia
Hadirin sekalian selamat pagi
Semoga selalu sehat bahagia
TIM SURVEIOR
KLINIK KASIH BUNDA
KOTAMADYA PADANG SIDEMPUAN 3
TKSD-UKM Ns. Marlon
Sijabat,S.Kep.,M.Kep.,Sp.Kep.MB No Hp: 081362607202
TKPP
drg Fitriani
No. HP. 082276681404
DASAR PENUGASAN
4
D A S A R H U K U M
5
Kepmenkes No. 32 tahun 2023 Tentang Lembaga Penyelenggara Akreditasi Pusat Kesehatan Masyarakat, Klinik, Laboratorium Kesehatan, Unit Transfusi Darah, Tempat Praktek Mandiri Dokter, dan Tempat Praktek Mandiri Dokter Gigi.Permenkes No. 34 tahun 2022 Tentang Akreditasi Pusat Kesehatan Masyarakat, Klinik,Laboratorium Kesehatan, Unit Transfusi Darah,Tempat Praktek Mandiri Dokter, dan Tempat Praktek Mandiri Dokter Gigi.
Kepdirjen No.02.02/1/3991/2022 Tentang Petunjuk Teknis Survei Akreditasi Puskesmas,Klinik,Laboratorium Kesehatan,Unit Tranfusi Darah,Tempat Praktek Mandiri Dokter dan Tempat Praktek Mandiri Dokter Gigi
Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Nomor HK.02.02/I/105/2023 Tentang Instrumen Survei Akreditasi Klinik
DEFINISI AKREDITASI
Pengakuan terhadap mutu fasilitas pelayanan
kesehatan setelah dilakukan penilaian bahwa fasilitas
pelayanan kesehatan telah memenuhi standar akreditasi
6
PENGERTIAN SURVEI
Survei merupakan kegiatan untuk
mengamati, menilai, dan mengukur pencapaian
serta cara penerapan Standar Akreditasi.
7
1. Meningkatkan serta Menjamin Mutu Pelayanan dan Keselamatan bagi Pasien dan Masyarakat
2. Meningkatkan Perlindungan bagi Sumber Daya Manusia Kesehatan di Klinik
sebagai Institusi
3. Meningkatkan Tata Kelola Organisasi dan Tata Kelola Pelayanan di Klinik
4. Mendukung Program Pemerintah di Bidang Kesehatan
8
TUJUAN
AKREDITASI
LINGKUP SURVEI KLINIK
9
Bab I.
Pengorganisasian Klinik
Bab II. Tata Kelola Sumber Daya
Manusia
Bab III.Tata Kelola Fasilitas dan
Keselamatan
Bab Standar
Kriteria Pokok pikiran Elemen Penilaian
PEMBAGIAN TUGAS SURVEIOR
10
11
KODE ETIK SURVEIOR
12
o Dalam buku Etika tulisan dari K.
Bertens, istilah “etika” berasal dari bahasa Yunani kuno, yakni
ethos
(bentuk kata tunggal) atau
ta etha
(bentuk kata jamak).
o Ethos berarti tempat tinggal, padang rumput, kandang, kebiasaan, adat, akhlak, watak, perasaan, sikap, dan cara berpikir.
o Ta etha berarti adat kebiasaan.
o Etika berarti ilmu tentang apa yang
biasa dilakukan atau ilmu tentang adat kebiasaan.
o Kata yang dekat dengan etika adalah moral.
o Istilah “moral” berasal dari bahasa Latin, yakni mos
(bentuk kata tunggal) atau
mores (bentuk kata jamak).
o Moral juga berarti kebiasaan, adat.
o Jadi, kedua kata yaitu “etika” dan
“moral” memiliki etimologi yang
sama.
o Etika dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (1998):
1. ilmu tentang apa yang baik dan apa yang
buruk dan tentang hak dan kewajiban moral
(akhlak).
2. Kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak.
3. Nilai mengenai benar
dan salah yang dianut
suatu golongan atau
masyarakat.
o Kode etik adalah pedoman sikap, tingkah laku dan perbuatan (Peraturan
Pemerintah Nomor 42 Tahun 2004
tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil).
o Kode etik ASN di lingkungan
Kementerian Kesehatan diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/156/2023 tentang Kode Etik dan Kode Perilaku Aparatur
Sipil Negara di Lingkungan Kementerian
Kesehatan.
Bersikap ramah, santun dan
terbuka
Bersikap jujur dan tidak memihak
Sadar akan
kedudukan, hak &
kewajibannya sebagai surveior yang merupakan
wakil dari LPA
Wajib Dilaksa-
nakan
Surveior
Dapat
memberikan solusi/penyelesaia
n, bila ditemukan tidak sesuaian
standar
Memegang teguh rahasia yang berkaitan dengan
tugasnya
Menjaga kondisi kesehatan &
menghilangkan kebiasaan tidak
sehat
Wajib Dilaksa-
nakan
Surveior
Patuh terhadap ketentuan
setempat, baik di Puskesmas maupun
Klinik Menjaga
penampilan dalam hal berpakaian
pada saat pelaksanaan
survei
Mengikuti dan memahami
perkembangan IPTEK, dalam bidang
keahliannya terutama dalam bidang pelayanan
kesehatan, peningkatan mutu, praktik klinis,
manajemen dan instrumen akreditasi
Wajib Dilaksa-
nakan
Surveior
Bekerja sesuai pedoman & kode
etik yang ditetapkan
Tidak
menggunakan tim/LPA/Kemente-
rian Kesehatan untuk
kepentingan pribadi atau
golongan tertentu atau melakukan
promosi diri dengan tujuan
memperoleh imbalan
Wajib Dilaksa-
nakan
Surveior
Bersikap tidak bersahabat
Yang Tidak Boleh Dilakuka
n
Surveior
Menyatakan kelulusan atau ketidaklulusan
Meminta fasilitas di luar bidang akreditasi, baik untuk kepentingan
pribadi maupun keluarga
Yang Tidak Boleh Dilakuka
n
Surveior
Menyalahkan tanpa dasar dan
tidak memberi solusi
Merokok dan minum-minuman
keras selama kegiatan survei
Mamakai baju tidak resmi/tidak
sopan/ baju
casual/jeans pada saat survei
Yang Tidak Boleh Dilakuka
n
Surveior
Menawarkan diri untuk menjadi
pembimbing
Meminta/menerim a uang/oleh-oleh/
barang
Mempersingkat waktu survei
Yang Tidak Boleh Dilakuka
n
Surveior
Memberikan komentar negatif
terhadap
pembimbing atau surveior lain
Meninggalkan Puskesmas dan
Klinik di saat survei
Mengirimkan
laporan survei yang tidak sesuai dengan
fakta dan analisis yang ditemukan di
lapangan
25