• Tidak ada hasil yang ditemukan

pandangan al-qur'an terhadap gaya hidup

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "pandangan al-qur'an terhadap gaya hidup"

Copied!
43
0
0

Teks penuh

Skripsi berjudul “Pandangan Al-Quran Terhadap Gaya Hidup Hedonistik (Studi Analitik Kitab Risâlah Al-Nûr Karya Badi‟ Ez-Zamân Sa„Îd En-Nûrsî)” oleh Annisa Nabila Zulfa NIM 16210719 telah lulus. proses pembelajaran dengan baik dan telah dinilai oleh dosen pembimbing sudah layak dan memenuhi syarat keilmuan untuk diujikan dalam uji coba munaqosyah. Skripsi berjudul “Pandangan Al-Qur’an Terhadap Gaya Hidup Hedonistik (Studi Analitik Kitab Risâlah al-Nûr Karya Badi‟ ez-Zamân Sa’îd an-Nûrsî)” oleh Annisa Nabila Zulfa dengan NIM 16210719 telah teruji di Sidang Munaqasyah Fakultas Uhuluddin dan Dakwah Institut Ilmu Al-Quran (IIQ) Jakarta pada tanggal 26 Agustus 2020. Memperhatikan skripsi yang berjudul “Pandangan Al-Qur’an Terhadap Gaya Hidup Hedonistik (Kajian Analitik Kitab Tafsir Risâlah al-Nûr Karya Badî' az-Zamân Sa„îd an-Nûrsî)” memang merupakan karya saya, kecuali kutipan yang telah saya sebutkan sumbernya.

Namun gaya hidup hedonis sudah menjadi gaya hidup yang sangat lumrah di masyarakat modern. Ketiga, fenomena-fenomena yang terjadi pada zaman sekarang dan perkembangan teknologi sangat mencerminkan gaya hidup hedonis dan sangat penting dalam ciri-ciri gaya hidup hedonis menurut Sa„îd an-Nûrsî.

لاِ َّ

Menurut Al-Jurjani – seperti yang dinukilkan oleh Abud bin Ali bin Dar‒, nafsu ialah kecenderungan jiwa (nafsu) terhadap sesuatu yang dapat dinikmati oleh hawa nafsu tanpa ada motif syar’i.4 Allah SWT melarang umatnya mengikut hawa nafsu. , sebagai perintah Allah SWT kepada Nabi Daud AS, 5 dalam sabdanya:.

للّاِ ّلْي

با َسّح ْ

Disadari atau tidak, banyak orang yang menempatkan kenikmatan indria, baik materi maupun intelektual, sebagai nilai tertinggi dalam hidup mereka. 6 Banyaknya tempat hiburan dan pusat kemewahan menandakan bahwa masyarakat selalu menjadikan kesenangan duniawi sebagai tujuan hidupnya. 7. Hasil survey suatu perusahaan menunjukkan bahwa dalam kurun waktu tiga tahun yaitu tahun 2016-2019 terjadi peningkatan jumlah kedai kopi di Indonesia yang hampir mencapai 2000 toko, tepatnya 1950 toko. Maka pada tahun 2019 terjadi peningkatan yang sangat drastis yaitu dengan jumlah kedai mencapai 2950,8 Dengan demikian jumlah kedai kopi di Indonesia bertambah sekitar 60%.

Sebab remaja pada masa ini berada pada fase pengendalian diri, penerimaan sosial, dan keinginan akan kebebasan.9 Padahal, hasil penelitian Nabilla Tashandra menunjukkan bahwa konsumsi di kalangan remaja berada pada level paling tinggi yaitu 80%.10. 4 Kenyataannya, kehidupan hedonistik tidak hanya terjadi di kalangan remaja, namun juga terjadi di kalangan anak-anak. Seperti ditulis Yohanes Enggar Harususilo, 54% anak menggunakan uangnya untuk keperluan konsumtif atau memenuhi keinginannya.

Dan hanya 28% anak yang memilih menyisihkan uangnya untuk ditabung.11 Hasil tersebut memberikan gambaran bahwa gaya hidup hedonistik telah mengurangi kebiasaan seseorang untuk menabung atau berperilaku hemat. Dapat dilihat bahwa Allah SWT Dia menyukai dan memerintahkan hamba-Nya untuk hidup sederhana, sederhana dan hemat.

فارعالاِ(

Permasalahan

  • Identifikasi Masalah
  • Pembatasan Masalah
  • Perumusan Masalah

Dari latar belakang yang disampaikan penulis, dapat ditemukan beberapa permasalahan yang perlu dibahas. Banyak kajian tematik yang dapat diteliti dalam Al-Quran, sehingga penulis membatasinya dengan berfokus pada ayat QS. Mengingat banyaknya ahli tafsir, maka penulis membatasi pembahasan ini pada kitab tafsir Risâlah an-Nûr Badî‟ az-Zamân Sa„îd an-Nûrsî (w.1960M)), yang dikhususkan untuk kitab Al-Lama‟at dan Al Kalimat.

Bagaimana Sa„îd an-Nûrsî menafsirkan ayat-ayat yang berkaitan dengan gaya hidup hedonis?

Tujuan Penelitian

Kegunaan Penelitian

Tinjauan Pustaka

Mengatasi Gaya Hidup Hedonistik Melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 1 Wungu Kabupaten Madiun, Oleh Marinda Nur Fauzi Sufi 18 Program Studi Pendidikan Agama Islam UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, 2016. Kesamaan skripsi ini dengan judul yang akan penulis telaah adalah keduanya membahas gaya hidup hedonistik. Yang membedakan adalah pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan pendidikan untuk mengatasi gaya hidup hedonis yang terdapat di sekolah SMA Negeri 1.

18 Marinda Nur Fauzi Sufi, “Mengatasi pola hidup hedonis melalui pembelajaran PAI di SMA Negeri 1 Wungu Kabupaten Madiun,” Skripsi, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, 2016, hal. Hubungan Gaya Hidup Hedonis Dengan Perilaku Mode Busana Konsumtif Pada Mahasiswa Manajemen Fakultas Ekonomi Angkatan 2015 UIN Maliki Malang Oleh Dewy Alfiyah Rahmach.20 Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang 2017. Persamaan Skripsi Dengan Skripsi Judul yang akan penulis teliti sama-sama membahas gaya hidup.

20 Dewy Alfiyah Rahmach, “Hubungan Gaya Hidup Hedonis dengan Perilaku Konsumsi Busana Fashion Pada Mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi UIN Maliki Malang Tahun 2015,” Skripsi, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, 2017. Kontribusi Tesis ini adalah untuk menambah wawasan dan penjelasan lebih luas mengenai gaya hidup hedonis serta penjelasan hubungan gaya hidup hedonis dengan perilaku konsumen. Kesamaan dari skripsi dengan judul yang akan penulis teliti ini adalah membahas tentang gaya hidup dan ayat-ayat Isrâf.

Skripsi ini berkontribusi dengan memberikan wawasan yang lebih luas mengenai isrâf serta penjelasan yang sangat detail mengenai ayat-ayat isrâf dan penjelasan mengenai gaya hidup hedonis.

Kerangka Teori

  • Metode Pengumpulan Data
  • Metode Analisis

Israf dan Gaya Hidup Masyarakat Modern Perspektif Al-Qur'an (Kajian Tafsir Mawdhu'i), oleh Wahyu Utami.21 Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tefsir Ushuluddin dan Fakultas Filsafat UIN Sunan Ampel, 2018 .Adapun perbedaannya yaitu ayat yang digunakan hanya ayat isrâf sedangkan penulis menggunakan ayat lain yang berkaitan dengan hedonisme. Menelusuri dan mengumpulkan ayat-ayat yang berkaitan dengan permasalahan sesuai dengan ketentuan Al-Qur'an yang telah ditetapkan.

Dari apa yang dijelaskan pada beberapa rumusan masalah, selanjutnya dapat diketahui bahwa jenis penelitian dalam skripsi ini adalah menggunakan penelitian kualitatif, yaitu pendekatan penelitian yang memerlukan pemahaman mendalam terkait dengan objek atau fenomena yang harus diteliti karena fokus penelitian ini adalah mengkaji beberapa ayat yang berkaitan dengan judul yang akan diteliti.23 Oleh karena itu dari segi klasifikasi penulis menggunakan jenis penelitian kepustakaan yaitu penelitian kepustakaan yaitu pengumpulan data dengan cara membaca, menelaah kitab-kitab. dan literatur lain yang berkaitan dengan judul penelitian. Sumber data primer merupakan materi utama yang menjadi acuan dengan mengambil materi yang akan disampaikan. Sumber data sekunder yang digunakan penulis adalah kitab Risâlah an-Nûr, kitab-kitab yang membahas tentang hedonisme, ekses, jurnal dan buku-buku lain yang berkaitan dengan pembahasan dalam skripsi ini.

Dalam pengumpulan data, penulis mengumpulkan data dengan cara mencari literatur (studi literasi) dari berbagai sumber pustaka dan mencari informasi yang relevan pada artikel dan jurnal. 24 Penulis juga menggunakan metode dokumentasi yaitu dengan mencari data tentang hal-hal yang cocok untuk dibahas topiknya dalam bentuk catatan, buku, majalah, jurnal, dan sebagainya. Setelah menemukan materi dari berbagai data, maka akan diteliti sehingga dapat membantu untuk mendapatkan penjelasan mengenai rumusan masalah pertanyaan. Setelah dipelajari dan dianalisis, data-data tersebut dikelompokkan ke dalam submasalah kemudian diuraikan secara analisis deskriptif sehingga dapat menggambarkan objek kajian yang diteliti yaitu gaya hidup.

Sistematika Penulisan

15 Bab Empat berisi analisa penulis mengenai pandangan Sa„îd an-Nûrsî terhadap ayat-ayat terkait hedonisme yang kemudian dihubungkan dengan fenomena gaya hidup hedonistik serta memberikan solusi yang ditawarkan Sa„îd an-Nûrsî sejalan dengan Al - Quran untuk menghindari gaya hidup hedonis. Makna berlebihan yang dimaksud adalah berlebihan dalam mencintai dunia, sehingga berujung pada sikap boros, tidak peduli pada nilai manfaat, bertindak sia-sia, menghambur-hamburkan uang, bahkan rela mengeluarkan uang sepuluh kali lipat hanya demi kesenangan. gaya hidup. Al-Kahfi [18]:7 mengandung istilah zînah yaitu ayat yang menjelaskan bahwa kesenangan dunia bukan sekedar memperindah dunia tetapi juga menguji manusia.

Al-Hadîd [57]:20 mengandungi istilah la„ib dan lahw, iaitu ayat-ayat yang menerangkan kebenaran dunia. Daripada tiga ungkapan yang ditunjukkan oleh Sa„îd an-Nûrsî, ungkapan daripada istilah isrâf mencerminkan perbuatan hedonisme. Gaya hidup hedonistik ialah gaya hidup yang bertentangan dengan prinsip dan nilai dalam kehidupan yang telah ditetapkan dan ditunjukkan oleh Allah SWT.

Melihat situasi saat ini dengan maraknya gaya hidup hedonis, Sa„îd an-Nûrsî menawarkan solusi untuk selalu mensyukuri segala sesuatu yang diterima. Menurutnya, dengan bersyukur, ia akan berperilaku berhemat, sederhana dan kana, guna menghindari pola hidup hedonis. Melihat kondisi kehidupan masyarakat modern yang benar-benar mencerminkan gaya hidup hedonis sangat penting untuk mengetahui ciri-ciri gaya hidup hedonistik menurut Nursî.

Dimana orang hedonis tidak terlalu mensyukuri segala kenikmatan di dunia sehingga menimbulkan perasaan kekurangan atau tidak pernah cukup, mereka mempunyai sifat serakah dan rakus.

SARAN

Harapan penulis dengan penelitian ini adalah dapat menyumbang kepada pengetahuan dan kefahaman ilmu Islam khususnya dalam ilmu Tafsir dan ilmu Al-Qur’an mengikut tema yang dibincangkan oleh penulis. Faiz, Khairul, “Kata Israf Dalam Al-Quran (Kajian Perbandingan Tafsir Prof. Dr. Hamka dan Ibnu Katsir),” Tesis, UIN Sunan Ampel Surabaya, 2016. Haqqi, Muhammad Safa' Syeikh Ibrahim, Ulum Al- Quran min Khalil Muqaddimat al-Tafsir Bahagian I, Beirut: Muassasah al-Risalah, 2004.

Maisyaroh, Siti, “Hubungan Self-Esteem dan Gaya Hidup Terhadap Kecenderungan Pembelian Konsumeris pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi UIN Malik Malang,” Skripsi, Malang: Uin Maulana Malik Ibrahim, 2016. Rahmach, Dewy Alfiyah, “Hubungan Hedonis gaya hidup dan perilaku konsumsi dalam busana busana “Bagi mahasiswa jurusan manajemen Fakultas Ekonomi angkatan 2015, UIN Maliki Malang,” Skripsi, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, 2017. Sufi, Marinda Nur Fauzi, “Mengatasi Gaya Hidup Hedonistik Melalui Pendidikan Islam pembelajaran di SMA Negeri 1 Wungu Kabupaten Madiun,".

Utami, Wahyu, “Israf dan Gaya Hidup Masyarakat Modern, Perspektif Al-Qur’an (Kajian Tafsir Mawdhu’i),” Skripsi, UIN Sunan Ampel, 2018. Ash-Shiddiqi, Teungku Muhammad Hasbi, Tafsir Al-Qur’anul Majid An - Nur, Semarang: Pustaka Rizki Putra, 2002. Quraisy, Pesan Tafsir Al-Misbah, Kesan dan Harmoni Al-Qur'an, Jakarta: Lentera Hati, Cet.V, 2012.

Pontania, Almira Rizki, “Hubungan Harga Diri Dengan Gaya Hidup Hedonistik Pada Siswa SMA Negeri 4 Surakarta,” Skripsi, Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2016. Qibtiyah, Maro’tul, dkk., “Pengaruh Gaya Hidup Hedonistik dan Pola Asuh Otoritatif tentang Persiapan Hidup Berkeluarga Remaja”, Jurnal Ilmiah Concellia, Jurnal Ilmiah Psikologi, Vol.3 No.2 Desember 2016. Utami, Wahyu, “Israf dan Gaya Hidup Masyarakat Modern Perspektif Al-Qur’an”, disertasi, Surabaya : UIN Sunan Ampel, 2018.

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Those are (1) planning various program for the school; (2) developing the school organization as necessary; (3) leading the school in empowering the resources;