• Tidak ada hasil yang ditemukan

panduan pendidikan kajian sastra dan budaya

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "panduan pendidikan kajian sastra dan budaya"

Copied!
40
0
0

Teks penuh

Secara khusus, buku ini memuat profil singkat Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga, pedoman pelaksanaan kegiatan akademik untuk empat program studi sarjana (S1), satu program studi Diploma III (D3), dan satu program studi Magister (S2). ). Buku ini juga memuat spesifikasi masing-masing program studi yang secara singkat menjelaskan visi dan misi serta tujuan pendidikan, serta perangkat pendukung pencapaian keterampilan lulusan yang perlu diketahui semua pihak. Pertama, beberapa unsur dalam spesifikasi program studi dihilangkan karena akan diterbitkan versi yang lebih lengkap dan rinci oleh program studi yang disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa masing-masing program studi.

Pembentukan panitia investigasi pendirian Fakultas Ilmu Budaya, menghasilkan usulan untuk membuka dua prodi kepada Dirjen Dikti, yaitu Sastra Inggris dan Sastra Indonesia di lingkungan FISIP. Berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa dan kerja keras seluruh civitas akademika di tiga program studi yang dibentuk dan di bawah bimbingan Dra. Selain itu, keinginan Fakultas Ilmu Budaya untuk terus berkembang menjadi fakultas yang besar, mandiri dan terus berkembang telah mendorong dibentuknya Komisi Pendirian Program Studi Sastra Jepang pada tahun 2000.

Fakultas Ilmu Budaya memiliki empat orang kepala jurusan dan seorang kepala pendidikan, yang dibantu oleh seorang sekretaris dan pengelola laboratorium (Kalab). Pada setiap semester ditawarkan beberapa mata pelajaran, dan setiap mata pelajaran memiliki bobot yang ditunjukkan dalam satuan kredit semester (sks), sesuai dengan yang diatur dalam kurikulum program studi. Daya tampung fakultas/program studi yang dituju masih memungkinkan; dan J. Memenuhi persyaratan khusus untuk fakultas/program studi yang dituju.

Mahasiswa yang akan pindah di lingkungan Universitas Airlangga terlebih dahulu harus meminta izin tertulis dari dekan fakultasnya.

Prosedur Perpindahan Mahasiswa Program Studi di Lingkungan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga

Perencanaan Studi

Cuti Akademik, Putus Kuliah, dan Kelanjutan Pendidikan

  • Cuti Akademik
  • Tidak Kuliah Karena Sanksi
  • Putus Kuliah
  • Kelalaian Administrasi dalam Melanjutkan Pendidikan

Mahasiswa yang tidak dapat mengikuti perkuliahan karena sanksi akademik harus mengajukan permohonan kepada Rektor jika akan mendaftar ulang. Batas waktu penyelesaian studi tidak berubah dan masih dipertimbangkan setelah yang bersangkutan mendaftar pertama kali sebagai mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya. Mahasiswa yang tidak mengikuti perkuliahan selama 2 (dua) semester berturut-turut tanpa pemberitahuan ke Subbagian Pendidikan Fakultas secara otomatis dinyatakan putus sekolah.

Mahasiswa yang tidak membayar PSV selama 1 (satu) semester atau lebih tidak dapat menyusun rencana studi.

Evaluasi Keberhasilan Studi Mahasiswa

  • Sistem Ujian
  • Jenis Ujian
    • Ujian Mata ajar
    • Ujian Laporan/Tugas Akhir
    • Ujian Skripsi
    • Ujian Tesis
  • Persyaratan Ujian
    • Ujian Mata ajar
    • Ujian Tugas Akhir, Skripsi, dan Tesis
  • Sistem Penilaian Hasil Belajar
    • Pelaksanaan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa dalam Mata ajar Tertentu yang Telah Ditempuh
    • Indeks Prestasi
    • Perbaikan Indeks Prestasi
  • Evaluasi Hasil Studi
    • Evaluasi Ulang atas Hasil Studi bagi yang Belum Memenuhi Syarat

Tesis adalah tugas akhir yang diberikan kepada mahasiswa pascasarjana untuk melakukan karya ilmiah tertulis, dengan menerapkan sikap, cara berpikir dan metode ilmiah untuk memecahkan masalah ilmiah melalui penelitian, serta mampu menyajikan dan mempertahankan hasil secara tertulis dan lisan secara berurutan. untuk menyelesaikan beban studi guna mencapai gelar master. Dekan dapat mengizinkan mahasiswa yang tidak berwenang mengikuti ujian untuk mengikuti ujian dengan alasan sebagai berikut: sakit yang ditunjukkan dengan surat keterangan dokter; sedang mengikuti kegiatan kurikuler di luar kampus yang dibuktikan dengan surat keterangan dari Dekan/Kepala Sekolah; sedang melakukan kegiatan di luar bidang studi yang dibuktikan dengan surat keterangan dari dekan/rektor; mempunyai keperluan tertentu dengan persetujuan dekan/rektor. Pada program studi Sastra Jepang, mahasiswa telah lulus tes kemampuan berbahasa Jepang dengan minimal setara N 3 (tiga);

Berdasarkan sistem penilaian ini akan diketahui siswa mana yang memiliki prestasi sangat baik, baik, cukup, kurang dan sangat kurang. Pelaksanaan evaluasi untuk mengetahui hasil belajar siswa pada mata pelajaran individual yang dipelajarinya dilakukan dengan cara sebagai berikut. IPS adalah ukuran kinerja mahasiswa dalam menempuh mata kuliah dalam satu semester, sedangkan IPK adalah ukuran kinerja mahasiswa yang dihitung dari awal semester akademik sampai dengan semester terakhir yang ditempuh.

Kk = jumlah mata kuliah yang diambil dari awal semester yang bersangkutan tanpa nilai gagal (grade E). Mahasiswa yang mendapat nilai E harus memperbaiki nilainya dengan mengikuti kuliah ulang pada tahun ajaran atau semester berikutnya. Perbaikan nilai dapat dilakukan oleh mahasiswa dengan mengulang mata kuliah yang mencapai nilai relatif tertinggi C. Mahasiswa yang memprogram ulang mata kuliah harus tetap mengikuti kuliah dan ujian untuk mata kuliah tersebut.

Penilaian yang dilakukan pada akhir masa studi adalah 5 (lima) tahun untuk program diploma (D3), 7 (tujuh) tahun untuk program sarjana (S1) dan 3 (tiga) tahun untuk program magister ( S2). sejak mahasiswa tersebut kuliah di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga. Jika seorang mahasiswa tidak mampu mencapai IPK 2,00 atau lebih tinggi seperti yang dipersyaratkan dalam waktu yang ditentukan dalam butir 2.6.5.1 di atas, maka mahasiswa yang bersangkutan diberi kesempatan untuk memperbaiki komposisi nilai prestasinya, dengan ketentuan pembatasan akademik ditetapkan, namun tidak terlampaui.

Yudisium, Wisuda dan Gelar

Yudisium

Predikat Kelulusan

Wisuda

Gelar

Batas Waktu Studi

Umum

Khusus

KURIKULUM

  • Beban Studi Mahasiswa
  • Pengelompokan Mata ajar
  • Deskripsi Mata ajar
  • Kode Mata ajar
    • Arti Kode Huruf
    • Arti Kode Angka
  • Pengadministrasian Sistem Kredit
    • Syarat-Syarat Administrasi
    • Pelaksanaan Administrasi Sistem Kredit
  • Spesifikasi Program Studi Magister Kajian Sastra dan Budaya .1 Riwayat Pendirian Program Studi
    • Kegiatan pendidikan
    • Metode Pembelajaran
    • Struktur Kurikulum
    • Deskripsi Mata ajar Filsafat Ilmu (PHB601)
    • Profil Staf Pengajar

Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Indonesia berhasil mengembangkan kajian sastra dan budaya dari perspektif modern dan kontemporer. Berangkat dari perspektif di atas, maka didirikanlah Program Magister Kajian Sastra dan Budaya Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga. Dalam konteks ini, program Magister Kajian Sastra dan Budaya Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga berupaya mengembangkan karya sastra berwawasan budaya.

Magister Kajian Sastra dan Budaya merupakan program studi magister Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga yang memiliki dua bidang minat yaitu: (1) Minat Kajian Sastra dan (2) Minat Kajian Budaya. Mata kuliah ini membahas tentang teori-teori sastra dari teori-teori sastra yang paling klasik hingga modern, isi teori-teori sastra, operasi masing-masing teori, dan penerapan teori-teori tersebut dalam kaitannya dengan objek kajian sastra dan budaya. Mata kuliah ini membahas tentang teori sastra mulai tahun 1960-an hingga yang terbaru.

Setelah menyelesaikan mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu (1) memahami teori sastra dari awal hingga akhir dan (2) menerapkan teori tersebut dalam menganalisis karya sastra, wacana, atau budaya. Mata kuliah ini membahas tentang metode penelitian sastra dan budaya sebagai landasan dalam melakukan penelitian sastra. Mata kuliah ini membahas bidang kajian sastra dan budaya lokal, yang meliputi budaya khas subkultur, dengan menggunakan perspektif teori budaya.

Setelah menyelesaikan mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan (1) mampu memahami wacana gender dan seksualitas yang sangat kompleks, cair, dan terkonstruksi secara sosial dan budaya, dan (2) menerapkan teori gender dan seksualitas dalam produksi sastra dan budaya. Kursus ini membahas pertanyaan dan tema teori tentang dan dalam subkultur dan munculnya studi subkultur. Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu (1) memahami perkembangan naratologi, (2) mampu menggunakan naratologi dalam analisis teks, dan (3) memahami komunikasi tekstual.

Setelah menyelesaikan mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu (1) memahami teori dan perkembangan genre film, (2) memahami proses pembuatan film, dan (3) memahami hubungan antara karya sastra dan film. Mata kuliah ini membahas faktor-faktor yang dapat dibandingkan dari literatur ke layar dan sebaliknya. Setelah menyelesaikan mata kuliah ini, mahasiswa dapat menerapkan teori sosiologi sastra dalam berbagai model penelitian.

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan (1) mampu memahami pembahasan multikulturalisme, (2) mampu menggunakan konsep multikulturalisme dalam karya sastra dan juga fenomena multikulturalisme yang berbeda dalam teks budaya yang berbeda. Setelah menyelesaikan mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan (1) mampu memahami agama dan representasi agama dalam karya sastra, (2) mampu melihat pola hubungan yang terjadi antara sastra, agama, dan agama, dan (3 ) untuk dapat menganalisis peredaran ideologi ketiga konsep tersebut dalam

FASILITAS

  • Bidang Kajian Keilmuan
  • Laboratorium Bahasa
  • Laboratorium Komputer
  • Ruang Multimedia
  • Perpustakaan
  • Penerbitan Ilmiah
  • Self Access Center
  • Zona Wi-Fi
  • PINLABS
  • Beasiswa
  • Informasi Kesempatan Kerja dan Pengembangan Profesi
  • Fasilitas Lain .1 Ruang Teater
    • Studio Musik
    • Gamelan dan Kulintang
    • Auditorium
    • Ruang Visual Language Product (VLP)
    • Mushola
    • Student Center (SC)
    • Kantin
    • Ruang Sidang
    • Lahan Parkir
    • Unit Kajian Kebudayaan Jawa Timur (UK2JT)
    • Unit Penelitian Publikasi dan Dokumentasi (UP2D)

Tujuan utama jurnal ini adalah menjadi wadah diseminasi hasil-hasil penelitian Fakultas Ilmu Budaya bagi para pengajar, kajian teori, artikel akademik dan terjemahan tulisan-tulisan penting. Zona Wi-Fi dari Fakultas Ilmu Budaya bertujuan untuk memudahkan mahasiswa dalam mencari berbagai jenis materi atau informasi dari internet, terutama yang berkaitan dengan kegiatan perkuliahan. Informasi peluang kerja lulusan Fakultas Ilmu Budaya dapat dilihat di bagian Kemahasiswaan yang terintegrasi dengan Pusat Pengembangan Karir dan Kewirausahaan (PPKK) Universitas Airlangga.

Gedung teater ini dimaksudkan sebagai wadah untuk mengembangkan keterampilan teater civitas akademika Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga. Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga memiliki seperangkat alat musik modern yang ditempatkan di ruang studio. Fasilitas ini terletak di gedung Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga di dekat tempat parkir sepeda motor.

Fakultas Ilmu Budaya menyediakan ruang untuk kegiatan kemahasiswaan yaitu Student Center yang digunakan untuk sekretariat BEM, BLM, BSO, Kahima dan lain-lain berdasarkan Student Center yang berada di belakang gedung Fakultas Ilmu Budaya Airlangga. Universitas. Fakultas Ilmu Budaya juga menyediakan kantin yang terletak di belakang gedung Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga. Selain itu, di depan Fakultas Ilmu Budaya sisi barat juga terdapat Kantin Wirausaha yang dikelola oleh mahasiswa anggota Kopmib (Komunitas Pengusaha Muda FIB).

Ruang rapat Fakultas Ilmu Budaya memiliki 2 (dua) ruangan yaitu di lantai satu (hal. 110) dan ruang rapat di lantai 2 (dua). Lahan parkir Fakultas Ilmu Budaya diperuntukan untuk parkir mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan, dan lahan parkir tersebut saat ini belum dapat menampung sepeda motor mahasiswa, karena banyaknya sepeda motor mahasiswa sehingga pihak fakultas menambah tempat parkir wisudawan yang tadinya tidak terpakai dan akhirnya dimanfaatkan oleh pihak fakultas untuk pembangunan tempat parkir yang merupakan jembatan untuk tempat parkir yang dimaksud dan akhirnya dapat membantu penerimaan sepeda motor mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya. Unit Riset Publikasi dan Dokumentasi (UP2D) memungkinkan penelitian oleh dosen (bersama tim mahasiswa) di lingkungan Fakultas Ilmu Budaya dalam bentuk hibah untuk kompetisi penelitian dengan dana dari POPA Fakultas Ilmu Budaya atau unit pendukung lainnya.

Keputusan Rektor Universitas Airlangga Nomor 3292/J03/OT/2008 tanggal 10 April 2008, tentang perubahan nama Fakultas Ilmu Budaya menjadi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perindustrian RI Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 2 Desember 1998 tentang Pendirian Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga; Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga tanggal 15 April 2011 tentang Permohonan Keputusan Dekan tentang pembentukan Panitia Penyempurnaan Pedoman Pengajaran 2011/2012 Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga. Pertama: Membentuk Panitia Penyelesaian Pedoman Pendidikan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga sebagaimana lampiran keputusan ini;

Referensi

Dokumen terkait

Daftar Presentasi Kelompok Matakuliah Teori Kebudayaan Mahasiswa Pascasarjana Magister Kajian Sastra dan Budaya Universitas Airlangga Angkatan 2012 No MATERI PEMAKALAH PEMBAHAS 1...