• Tidak ada hasil yang ditemukan

Panduan wawancara wwqqwdasxxad

N/A
N/A
Kautsar Rizky Firmanda

Academic year: 2024

Membagikan "Panduan wawancara wwqqwdasxxad"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

Panduan wawancara

Digital Public Relations Melalui Akun Instagram Dalam Mempertahankan Loyalitas Customer Di Coffee Shop Dyama Space

Gerry Pertanyaan :

1. Bagaimana strategy digital Public relations pada sosial media dyama space dalam pengelolaan Instagram yang efektif untuk membangun interaksi dan keterlibatan para audiencenya ?

2. Mengapa seluruh staff dyama space perlu berinteraksi dengan audience di akun Instagram dyama space ?

3. Bagaimana upaya digital public relations mengelola interkasi dengan pengikut di media sosial ?

4. Mengapa digital public relations harus mempertahnkan kepercayaan pengikut di media sosial ?

5. Bagaimana tindakan public relation dalam mengontrol perkembangan di akun media sosial Instagram ?

6. Bagaimana cara akun media sosial Instagram dyama space, membagikan konten yang menarik dan apakah konten tersebut berjalan secara rutin ?

7. Bagaimana digital public relations membangun kepercayaan para pengikut di media sosial Instagram ?

8. Bagaimana dyama space dapat mengatasi kendala yang dapat menghambat postingan promosi ataupun event di media sosial Instagram ?

9. Bagaimana cara digital public relations menarik minat audience pada akun sosial media Instagram dyama space ?

(2)

10.Mengapa digital public relations dyama space melibatkan organisasi, komunitas, dan influencer untuk menjadi kompenen dalam strategy pengelolaan di media sosial instagram, serta mengapa hal tersebut memberikan dampak yang signifingkan ?

Jawaban :

1. Sebenarnya untuk public relations sosial media Instagram memang harus mengikuti perkembangan trend, yang sedang berjalan di platform media sosial itu sendiri. Deng acara melakukan survey secara langsung di platform tersebut, sehingga public relations dapat mengetahui perkembangan marketnya. Contohnya untuk coffee shop sendiri, memiliki berbagai market, seperti genre comedy, meme, y2k, dan berbagai hal lainnya.

2. Karena interaksi kepada audience di akun sosial media Instagram dyama space itu sangat penting untuk dyama space, dari situ kami akan mengetahui kritik dan saran yang berguna untuk perkembangan coffee shop kami

3. dengan cara memberikan informasi terupdate mengenai coffe shop kami, seperti pemberitahuan promo dan juga event yang akan datang, serta dokumentasi event yang sudah diadakan, selain itu kami juga memberikan konten yang menghibur dan menarik perhatian customer, selain itu sih konten yang kami sajikan berkaitan dengan promosi coffee shop kami.

4. tanpa adanya kepercayaan followers di media sosial akan mengakibatkan penurunan audience yang anjlok, sehingga hal tersebut berdampak buru untuk coffee shop kami dyama space

5. kalo untuk kontrol perkembangan di sosial media sih biasanya kita lakuin pemantauan terkait konten sama menentukan kedepannya mau ada event apa aja, karena konten yang kita sajiin biasanya sesuai sama event.

6. untuk konten biasanya kita melakukan brainstroming agar mendapat konten yang menarik dan tentunya up to date, untuk masalah berjalan atau tidaknya itu tergantung timeline activity yang sudah dibuat tiap bulanya

7. memberika beberapa sajian konten yang kompeten, memberitahu fakta seada adanya tentang produk dyama, situasi dyama dan kegiatan dyama.

(3)

8. untuk hal seperti ini sebenernya situational, kenapa? karena beberapa tantangan pasti akan bisa diatasi dengan beberapa macam hal cara, intinya untuk dyama sendiripun kita berusaha untuk tidal stuk disalah satu hal itu itu aaja dan kita akan terus berkembang

9.memberikan sajiaj gimik gimik konten lucu di dyama

10. yap hal seperti ini sangat amat dibutuhkan, beberapa komunitas, influencer dan organisasi memiliki potensi yang cukup besar untuk membantu dyama didalem sosial media, hal ini samgat amat penting untuk dyama

Raka Mahardika

1. Bagaimana strategy digital Public relations pada sosial media dyama space dalam pengelolaan Instagram yang efektif untuk membangun interaksi dan keterlibatan para audiencenya ?

2. Mengapa digital pr perlu terlibat langsung dalam berinteraksi dengan followers di media sosial?

3. Apa yang menjadi daya tarik dan ciri khas dari dyama space terkait profile instagram?

4. Mengapa digital pr harus mempertahankan kepercayaan & loyalitas followers?

5. Bagaimana tindakan digital pr dalam mengkontrol konsistensi dalam perkembangan di instagram?

6. Bagaimana cara akun sosial media instagram dyama space, membagikan konten menarik dan apakah konten tersebut berjalanan secara rutin?

7. Bagaimana bagaimana cara agar interaksi dapat direspon cepat oleh digital pr terkait pertanyaan dari followers?

8. Bagaimana dyama space dapat mengatasi kendala yang dapat menghambat postingan promosi ataupun event di media sosial Instagram ?

9. Bagaimana cara digital pr untuk menarik minat audience pada akun sosial media dyama space ?

(4)

10.Mengapa digital pr dyama space sebaiknya melibatkan organisasi, komunitas dan influencer menjadi komponen dalam strategi pengelolaan di media sosial dan mengapa hal tersebut memiliki dampak signifikan?

Jawaban

1. Untuk menentukan kepada siapa kita berinteraksi, khususnya dalam kasus dunia fnb yang berkembang di tangerang seperti dyama space ini, langkah pertama membentuk image di instagram, saya sebagai PR harus melakukan riset terlebih dahulu bagaimana perkembangan masyarakat tangerang dalam ber social media, jadi saya coba cari tau sedikit masyarakat tangerang sedang mengikuti tren yang seperti apa, mereka lagi suka datang ke tempat fnb yang menyajikan apasih, fomonya sedang kemana sih ( fear of missing out) nah dari situ saya bisa ambil kesimpulan, dan di kembangkan dengan riset kembali soal perkembangan f&b di regional dyama itu sendiri dalam bersocial media, dari situ saya akan coba ambil beberapa contoh kecil dari bagaimana mereka menggunakan socmed, dan saya akan coba kembangkan aktivasi atau kegiatan yang jarang di lakukan di daerah sekitar dyama space padahal berpotensi baik, naah setelah melakukan riset dari kedua metode tersebut, kita udah harus menentukan segmentasi audience dyama dan maintenance mereka lewat social media yang menarik agar membentuk brand image dyama yang kuat.

2. Untuk mencari tau bagaimana audience menanggapi sosicial media dyama itu sendiri, jadi apakah ada penafsiran yang berbeda dari setiap kegiatan yang di promosikan lewat instagram, dan dari situ kita bisa menentukan kebutuhan audience tuh bagaimana di social media, dan ekspetasi mereka terpenuhi atau tidak dengan konsep social media yang dyama berikan, dari situ PR harus coba kembangkan dari kebutuhan dan kententuan konsep yang di petik dari keterlibatan komunikasi kepada followers

3. Terkait profile instagram, dyama tuh punya tone warna yang sering di gunakan dalam design poster aktivasi, isi post konten dyama ga meluluh product yang di jual juga di dalamnya tapi juga meliputi program seru yang di promosikan lewat instagram, konsep konten dyama itu bisa di bilang rada experimental, karena terlihat RAW dan menjadi fomo masyarakat tangerang saat ini, khususnya segmentasi di umur yang masih muda

4. karena dari situ kemampuan digital PR di perhitungkan, karena dyama bergerak di bidang fnb yang dimana product yang di dagangkan dalam bentuk digital maupun barang, harus bisa menunjang keinginan followers menikmati suguhannya dan menciptakan lolayitas followers, sangatlah penting untuk memberikan perhatian kepada mereka untuk tetap menjaga kepercayaan.

(5)

5. dengan mengikuti perkembangan konten yang ada dan coba di sampaikan dengan perspektif yang lebih menarik, supaya dapat menjaga kualitas segmentasi yang di bentuk, tidak semata-mata mengikuti perkembangan namun tetap menjaga

konsistensi brand image sedari awal di bentuk

6. ada awalnya kita brain storming bersama teman-teman yang ikut membantu dalam pembuatan konten, kita pastikan kita tetap ada di dalam konteks awal yang sudah di bahas, berkembangnya konten fnb di social media kita jadikan referensi namun tetap bergaya jualan layaknya dyama space, balik lagi ke jawaban dari pertanyaan pertama, kita sudah bentuk brand imagenya dari awal terbangunnya social media, jadi kita sudah punya acuan bahkan untuk konten yang menarik untuk di sajikan di social media dyama itu sendiri, untuk menjaga konten berjalan rutin biasanya sesuai dengan kebutuhan bisa lebih sering atau malah mengurangi di lihat dari statistik engagement social media dyama, kita tidak buat overrated agar followers tidak melihat konten yang berlebihan karena sering di posting.

7. pembagian divisi social media untuk tetap fast respon di jam operational dyama, dan saling mengingatkan satu sama lain untuk menjaga kedaulatan dyama dalam aktif bersocial media

8. kendala minor sering terjadi contohnya ketelatan timeline posting untuk announcement karena design belum di buat karena program dadakan, nah kita biasanya akan menyiasati dengan post konten enteng untung mendapatkan attention terlebih dahulu, yang penting followers bisa membayangkan

pengalaman apa yang akan dia dapatkan jika datang ke event atau program promo dyama space, nah dari ketertarikan tersebut followers akan coba meluangkan waktu, di waktu yang singkat kami akan coba menyelesaikan design final yang di butuhkan, jadi kendala minor di social media bisa sangat di atasi selama ini di social media dyama space

9. kalo dyama harus mampu menjadikan social media menjadi platform paling utama untuk promosi, jadi di setiap konten promosi yang dyama coba sampaikan memiliki inti point dan feedback yang menarik biasanya, di kemas dengan design yang menarik dan mudah di akses, semua lengkap dalam satu postingan yang di buat, jadi followers akan merasa tidak di sulitkan dalam sajian konten yang di berikan, menurut gua dari situ kita bisa menjemput bola, dari informasi yang informatif yang sangat di butuhkan followers saat ini.

10. jelas komunitas adalah bagian penting dari terbangunnya sebuah industri yang berkembang saat ini, lalu kenapa komunitas?karena mereka memiliki massa yang sudah di bentuk di dalam komuditi itu sendiri, yang sangat berhubungan dengan brand image yang terkait, dalam menarik komunitas dyama menentukan sketcher yang sesuai jadi massa yang ada dalam komunitas tersebut ikut membantu

(6)

mempromosikan aktivasi atau program yang berjalan di dyama, karena pada saat ini hubungan sebuah komunitas dan perusahaan fnb seperti dyama akan jadi tolak ukur pembentukan segmentasi yang seperti apa yang sedang di jaga oleh masing- masingnya, dan social media ada tempat kita untuk menjual perkembangan dari kedua belah pihak yang saling menguntungkan, kalau perihal organisasi dan influencer karena mereka memiliki followers yang banyak melibatkan mereka adalah cara yang baik untuk mepromosikan dyama ke khalayak yang lebih luas saat ini, tapi kita akan menentukan, organisasi dan influencer mana yang mampu memperkuat brand image dyama itu sendiri, untuk meningkatkan engagement social media dyama space.

Referensi

Dokumen terkait