Paradigma Ilmu Pengetahuan (sosial)
Kuliah 1
Paradigma: suatu set proposisi (pernyataan) yang menerangkan bagaimana dunia dan
kehidupan dipersepsikan.
◦ Pandangan tentang dunia
◦ Menyederhanakan kompleksitas realita
◦ Dalam konteks penelitian: apa yang dianggap penting, mungkin & sah untuk dilakukan, apa yang dapat diterima akal sehat
Pengertian dasar
Teori: suatu set proposisi yang sistematis &
saling berkaitan, yang dikembangkan (melalui penelitian) untuk menjelaskan gejala khusus tertentu.
Konsep: bagian (elemen) dari teori. Konsep untuk menjelaskan ttg nama/label untuk
mengklasifikasi/memberi pengertian ttg objek, pengalaman, peristiwa atau
hubungan-hubungan
Pengertian dasar
Metodologi: model yang mencakup prinsip- prinsip teoritis maupun kerangka pandang yang menjadi pedoman mengenai
bagaimana riset akan dilaksanakan dlm konteks paradigma tertentu
◦ Ilmu tentang metode-metode, berisi standar &
prinsip yang digunakan sbg pedoman penelitian
◦ Metode: cara yang digunakan peneliti untuk mengumpulkan bukti-bukti empiris
Pengertian dasar
Positivistik
Interpretif (fenomenologis)
Kritikal
Paradigma
Ilmu didasarkan pd hukum2 & prosedur2 baku
Ilmu berbeda dengan spekulasi & common sense
Ilmu bersifat deduktif, menuju ke konkrit &
spesifik
Ilmu bersifat nomotetik: didasarkan hukum2 kausal yang universal
Ilmu adl pengetahuan yang diperoleh dr indera
Ilmu merupakan hal yang bebas nilai
Pd penelitian sosial tujuannya adalah untuk bisa meramalkan kemungkinan kejadian &
mengendalikan peristiwa
Paradigma positivistik
Dasar untuk menjelaskan kehidupan, peristiwa sosial &
manusia justru dlm kerangka common sense
Pendekatannya induktif, dari yang konkrit ke abstrak
Ilmu bersifat idiografis krn melihat realita dalam simbol2
Pengetahuan tidak hanya didapat dari indera,
pemahaman mengenai makna & interpretasi jauh lebih penting
Ilmu tidak bebas nilai; bebas nilai bukanlah hal yang penting & tidak mungkin untuk dicapai
Penelitian sosial tujuannya adalah untuk
mengembangkan pemahaman, aspek subjektif manusia menjadi hal yang penting
Paradigma
interpretif/fenomenologis
Ilmu berada pada posisi di antara positivisme &
interpretif; ant determinisme & humanisme
Manusia merupakan aktor hidup yang
dihadapkan pada kondisi sosial ekonomi yang memengaruhi kehidupan mereka
Manusia dipengaruhi dan memengaruhi konteks kehidupannya
Tujuan penelitian sosial adalah untuk
membuka, memindahkan &/ membuang
keyakinan & ide-ide yang keliru ttg masyarakat
& realita sosial