B I
PENDIDIKAN
KESINAMBUNGAN
De
-7
The 12sContinuing
MedicalEducation inClinkal Pathology
PATOU)GI KLINIK 2OI3
MAKALAH LENGKAP
PENDIDIKAN
PATOLOGI KLINIK 2013
Editor
:lna Susianti Timan Dewi Wulandari
DEPARTEMEN PATOTOGI KTINIK
IAXUTIAS KEDOKIERAN UNIVERSITAS INDONESIA JAKARTA
BERKESINAMBUNGAN
tt
xv+214 halaman
15cmx21
cmPendidikan Berkesinam bu ngan patologi Klinik 2013
Editor
: lnaSusianti Timan,
DewiWulandari
ISBN No. 978-602-7655-04-1 Copyright 2013
Hak
Cipta Dilindungi Undang-undang
Dilarang memperbanyak, mencetak, dan menerbitkan
sebagianatau seluruh isi buku ini
dengancara dan dalam
bentuk apapun juga tanpa seizin penulis dan penorbitDiterbitkan portama kall oloh
Departemen Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran Universitas lndonesia
Jakarla, Juni 2013
KATA SAMBUTAN
KETUA DEPARTEMEN PATOLOGI KLINIK FAKULTAS KEOOKTERAN UNIVERSITAS
INDONESIA
Dengan mengucapkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, Departemen Patologi
Klinik
kembali menyelenggarakan Pendidikan BerkesinambunganPalologi Klinik
(PBPK)tahun 2013 Acara
ini merupakan program kerja tahunan sesuai dengan keputusan rapat kerja staf Departemen Patologi Klinik pada tahun 2008.Tujuan utama PBPK ini adalah untuk
menginformasikan per- kembangan ilmu di bidang Patologi Klinik dan meningkatkan ketram- pilan para pekerja laboratorium untuk meningkatkan mutu pelayanan.Kami mengucapkan lerima kasih kepada staf Departemen Patologi
Klinik serta
panitiayang telah
bekerjakeras
untukdapat
menye- lenggarakanacara
PBPK ini dengan sebaik-baiknya,juga
kepadapara pembicara serta semua pihak yang ikut mendukung
ter- selenggaranya acara PBPK 2013 ini.56lamat bersimposia
Dr. dr. lna SusiantiTiman, SpPK(K) Koiua Departemen Patoloqi Klinik
iii
KATA SAMBUTAN
KETUA UPK-PKB/CME-PDU FKUI
Departemen Patologi
Klinik
FKUI/ RSCM secara teratur
menga- dakan kegiatan ilmiah Pendidikan Berkesinambungan Patologi Klinik.Hal ini perlu
mendapat apresiasi karenatelah
membantu pengem- bangan ilmu kedokteran pada umumnya dan turut menyebarluaskanilmu patologi klinik pada khususnya dan untuk Sejau/at
yang rnemerlukan.Unit Pendidikan
Kedokteran-
Pengembangan Keprofesian Ber-kelanjutan (Cl,,lE-CPD) FKUI menyambut baik dan
senantiasa mendukung kegiatan ilmiah yang disolenggarakan oleh Departemen Patologi Klinik FKUI/
RSCM dengantema "Emerging Labontory Challengcs:
Best Practicelor Ultimate
PatientWellness".
Sangatlah tepat untuk dibahas mengingat keamanan dan ketepatan diagnosis dapat ditegakkan dengan peningkatan mutu laboratorium.
Hal lain
yang
menjada pertimbangan mengapa kegiatan PKB perludilaksanakan adalah memberi kesempatan kepada para
dokter muda untuk bertatap muka dengan para senior dan pakar dibidang patologi klinik.Akhir kata, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh
Staff
Departemen PatologiKlinik
FKUI/RSCMatas
keber- hasilannya menyelenggarakan kegiatan ilmiah PKBlahun 2013
ini,larnoga jerih payah panitia
penyelenggara bermanfaatbagi
parapeg€rta.
Srlam,
Prof. Dr. dr. Sri Rezeki Hadinegoro, SpA(K)
Krtue
l.lnit PK-PKB/CME-CPD FKUIDAFTAR KONTRIBUTOR TULISAN
dr. Chaidir Arif Mochtar,
SpU, PhDDepartemen Bedah Urologi, Fakultas Kedokteran Universitas lndonesia & Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta
dr.
DalimaAri Wahono Astrawinata,
M.Epid, SpPK(K) Departemen Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran Universitas lndonesia & Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakartadr.
DanteSaksono
H, SpPD, KEMD, PhDUepartemen llmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas lndonesia & Rumah Sakit Cipto l\,,!angunkusumo, Jakarta
dr.
DewiWulandari,
SpPK, MScDepartemen Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran Universitas lndon€sia & Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta
r.
dr.
DianaAulia,
SpPK(K)rtemen Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran t-lniversitas
tx ndon€sia & Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta
dr.
Alida
R. Harahap, SpPK(K), PhDDepartemen Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran Universitas lndonesia & Rumah Sakit Cipto l\,,langunkusumo, Jakarta
dr.
Farida Oesman, SpPK(K)Departemen
Patolog
Klinik. Fakultas Kedokteran Universitas lndonesia & Rumah Sakit Cipto t\,4angunkusumo, Jakarta Dr.dr.
lnaSusianti Timan,
SpPK(K)Departemen Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran Universitas lndonesla & Rumah Sakit Cipto [,4angunkusumo, Jakarta
Prof. dr.
MarzukiSuryaatmadia,
SpPK(K)Departemen Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran Universitas lndonesia & Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta
dr.
Nanang Sukmana, SpPD, KAIDepartemen
lmu
Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas lndonesia & Rumah Sakit Cipto [,4angunkusumo,Jaka(a
dr. Ninik Sukartini,
DMM, SpPK(K)Departemen Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran Universitas lndonesia & Rumah Sakit Cipto [,4angunkusumo, Jakarta
Prof. dr. Rahaiuningsih
DSetiabudy,
SpPK(K), DSc, FACT Departemen Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran Universitas lndonesia & Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, JakartaProf. dr. RiadiWirawan,
SpPK(K)Departemen Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran Universitas lndonesia & Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta
x
dr. Rudi
Hidayat, SpPD-KRDepartemen llmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas lndonesia & Rumah Sakit Cipto l\,iangunkusumo, Jakarta
Prof,
dr.
Suzannalmmanuel,
SpPK(K)Departemen Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran Universitas lndonesia & Rumah Sakit Cipto l\.4angunkusumo, Jakarta dr.
Tonny Loho,
DMM, SpPK(K)Departemen Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran Universitas lndonesia & Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta
xt
DAFTAR ISI
Kata Sambutan Ketua Departem€n Patologi Klinik FKUI Kata Sambutan Ketua UPK-PKB/CME-PDU
FKUt
....Prakata
...Daftar kontributor
tulisan
...Dafrar
lsi
...Unstable
hemoglobin
Ninik Sukartini
t
xIt
1
Dlagnosis laboratorik thalasemia
alfaRiadiWirawan 7
Dlagnosis molekuler thalasemia alfa
n r(la R Harahap 16
22
Prtogsnesis dan pemeriksaan laboratorium hyper lgE ayndrome
farlda
Oesmanilut!8|
STAT-3 padalryper
lgEsyndrome
Allde R Harahap
xiii
Clinical manifestation of hyper
lgEsyndrome
Nanang Sukmana 37
Patogenesis
dandiagnosis laboratorik pradiabetes
Suzannalr]manuel
Peran
pemeriksaan kadar HbAlC untuk diagnosis pradiabetes
MarzukiSuryaatmadja...-...-...
57Oiagnosis
dantata
laksanapradiabetes
Dante Saksono H
Pemeriksaan laboratorium
padaosteoporosis
lna SusiantiTiman71
79
94
109
Vitamin
D padaosteoporosis
DewiWulandari
Peran
penanda biokimia tulang
padaosteoporosis
Rudi Hidayat
Karsinoma buli-buli
:Etiologi, palofisiologi
dan,aktor risiko
Dalima Ari Wahono Astrawinata
...
118Peran penanda
tumor
padakarsinoma buli-buli
D ana AL ra 128
Management
of bladder cancer
Chaidir Arif Mochtar 145
Small
denselow density lipoptolein
sebagaifaktor risiko aterogenik
Marzuki Suryaatmadja ... 159
Defisionsl vltamln
Dsebagai faklor risiko penyakit iantung koroner
Suzanna lmmanuel 175
Mlkropartlkel
sebagaifaktor risiko trombogenik
Rahaluningsrh D Setrabudy 187
Pgran
ponanda sepsis
:diagnostik dan prognostik
Dalma
AriWahono Astrawtnata ... 196208 41
ldontifikasi
cepatbakteri penyebab inf€ksi
Tonny Loho
IDENTIFIKASI CEPAT BAKTERI PENYEBAB INFEKSI
Totwgr Lolw
Departemen Patotogi Kinik FKU |_RSCM
ABSTRAK
LJntuk
dapat
menangani penyakitinfeksi dengan cepat dan
tepat djbutuhkan identifikasi baktert penyebabinfeksi dan tes
kepekaan antimikrobayang juga cepat dan tepat.
ldentifikast bakteri secara konvensional dilakukandengan cara isolasi kuman
penyebab darl spesimendan
setelah diperoleh koloni murni kuman maka dilakuk.n langkah-langkah identifikasi. Langkahini berupa
pewarnaan Gram, morfologi koloni pada agar darah dan l,4coonkey atau agar yang laln,reaksr
biokimiadan tes
aglutinasi.Tetapi langkah
identifikasi lnl memerlukan waktu yang cukup lama sehingga dikembangkan cara laln yang lebih cepat. Salahsatu
caaanya adalah teknik biologi molekulaf sepeLi
Polymerase Chain Reaction (pCR)_ Tetapi cara ini cukup m6hd sehingga dicari cara lain yang juga cepat tapi dengan biayayang
l6blh murah. Malrx assisted laser desorytion jonization - timeof
frghl ([,44] Ll TOF) adalah teknik analsis protein\
ionisasi
dengan sinar laser
danmolekuler dengan menggunakan
telah
terbukticukup
baik mengidentifikasi kuman secara cepat dengan biaya yang jauh leblh m dibandingkan PCR.Cara ini
telah digunakandi
banyakdengan hasil yang baik.
208
PENDAHULUAN
Pada penyakit infeksi,
identifikasi
bakteri penyebab infeksi dan teskepekaan antimikroba yang cepat, sangat penting karena
akan mempercepatdan memudahkan klinisi memutuskan terapi
anti-mikroba
definitif.Terapi
antimikrobadelinitif yang
lebihdini
akan memberi kesembuhanyang
lebihcepat
padapasien,
mengurangi komplikasiyang timbul dan
mengurangiangka
mortalitas. Dalam keadaan dimanates
kepekaan antimikrobatidak dapat
dilakukan lebih cepat dariyang
sudahada saat ini yaitu 6 -
'18jam,
makaidentiflkasi bakteri penyebab infeksi (genus dan
spesies)yang
lebihcepat akan sangat membantu klinisi memilih terapi
antimikrobaempirik yang
makin tepat,yaitu
dengan cara melihat bagaimanaprofil kepekaan bakteri tersebut pada pola kuman yang ada
di rumah sakit tersebut. 1ldentifikasi bakteri secara rutin didasarkan pada pewarnaan Grarn, biakan pada plat agar, sifat-sifat pertumbuhan serta reaksi biokimia.
Walaupun beberapa tes dapat dilakukan dalam beberapa
menit (misalnya tes katalase, tes oksidase dan aglutinasi) tetapi identifikasilengkap
memerlukanwaktu
beberapajam dan
bahkan beberapahari
untuk kumanyang sulit
tumbuh. Sehingga identifikasi bakteripenyebab infeksi secara cepat hanya dapat dilakukan
dengan pewarnaanGram
langsungdari
spesimen. Contohnyadari
swabluka, urin dan biakan darah yang positif. Tetapi cara ini
hanya mampu memberikan informasi mengenai morfologi bakteri, apakahbakteri
berbentukbatang atau kokus, lalu sifat
pewarnaan Gramnya positif atau negatif telapi tidak sampai genus dan
spesies.Bagaimanapun
juga
hasil pewarnaanGram
sudah bisa membantuklinisi dalam
memilih antimikrobaempirik yang
lebihtepat
diban- dingkan tanpa informasi tersebut. 1Dengan
berkembangnyailmu
pengetahuan,maka akhir-akhir
inisudah
ditemukansatu alat yang mampu
mengidentiflkasi bakteri penyebab infeksi hingga ke genus dan spesies dalam waktu kurangdari 10 menit dengan syarat sudah ada koloni murni. Alat
ini bekerja berdasarkan prjnsip Laser i!4ALD|_TOFVS V"if, Z"t r,q"JSr"a
Desorption tonizalion
-
TimeDaram makarah
ini akan dibahas .oi-alno'
Mas.s spectrometry.r-o^' rs n",",0,"'"; ;;;:*#:::l lll"ll",liXi #lio;.
puan atat ini
dimasa
depan MALDI.TOF MS.MALDI-TOF MS merupakan teknologr baru dalam
bidangmikrobiologi
Teknologil/ratni,4ss
isted Laser Desorpliontonzanoi (MALD|)
sebenarnyasudah
diperkenatkanpertama kali 25
tahun yang tatu yaitu padatahun
1987.pada awat;ya
reknotogi;; ;;;;;
berupa /aser desorption iontzation
dtmana'*";;;;;"#:;
pada
sebuahtarget dan diberi sinar laser. proses 0"".rp",
"#,
!::l_Oil ."r*".", spesimen rerjadi dan kemudian dapar
diukur massa dari spesimentersebul.
Keterbalasanuf,rr",
aun"ruiilli""
analit menyebabkan ditambahkannya matrrks untuk
membantuproses ini. pada metode yang ter;aru. analit dilarutkan
dalamkrutan makjks (senyawa dengan berat motekut ,il;n ";;;;
mampu menyerap sinar ultra violer) dan larutan,n, Oit"rp",tl"i
pada sebuah target
yang
dapatdiarahkan ie
spef<trometeriass-a.
Rasio matrjks terhadap analt
biasarx",,ap.r",,rvangie-iL;;#;:1Jj"i::ilJlli,J"Tr1lli"l;
maka senyawa matriks mengalami
krjstaltsasidan;"r;;;;
kedalamnya molekul analit. Sinar laser UV akan
menyebabkan:"^,::i:i"r: uap. yans mensanduns matlks dan anatjt
yanoKemuoran berubah menjadr sekumpulan ;on_ion y"nf
-
jfal
drarahkan ke alat anajisis massa fr
ha m pi
r
seraru . n*,
"ri * ;fi :. ";ff: :i' ;:,; I",: flot :i:l
anatyzer. karcna MALDI menghasilkan
paket_pat<etion yani
srlatnya berdenyut (pulsed)dan
d,scrco"puiai"n,ri","'oi"r-J,lJ
";:;; ;;: :;",u* o'tus/tersendiri)
vaneKEMAMPUAN
ALAT
YANG SUDAHADA
Seng
P
dkk3membandingkan
kemampuan identifikasi MALDITOF dengan cara konvensional pada 1660 isolat bakteri yang ditemukansehari-hari di laboratorium rumah sakit di Marseille,
Perancis.Spesimen berasal dari darah, cairan otak, pus, biopsi,
salurannapas, luka dan feses. Cara identifikasi rutin yang
digunakanadalah
pewarnaanGram, tes katalase dan oksidase,
dilanjutkandengan
identifikasi menggunakanVitek 2 (Biomerieux) atau
APIANA
(Biomerieux)untuk
kuman anaerob. Koloni kuman dianalisis denganAutoflex ll Bruker
Daltonikmass specfrorrefer.
Spektrumpeptida
dibandingkandengan data yang tersimpan pada
BrukerBioTyper database version 2.0. Perbedaan identifikasi diselesaikan dengan
identifikasi ribosom RNA
16S dan
identifikasi molekuler sekuens rpoB sebagi baku emas.3Hasilnya,
dari
1660 isolat yang dianalisis (termasuk45
genus dan 109 spesies, dengan 1-
347 isolat per spesies), 1586 isolat (95,5%) teridenlifikasi dengan benar oleh cara identifikasi rutin
danspektrometri massa MALDI-TOF; 84,1 % teridentifikasi
sampaitingkat spesies dan 11,3
o/o teridentifikasisampai tingkat
genus.Kuman yang teridentmkasi sampai tingkat genus adalah 2 (100o/o) dari 2 isolal Actinomyces sp,2 l6,7ok) dan 30 Bacteroides sp, 1 \7,1%) dati 14 Citrobactet sp, 7( 46,7ok) dati
l\Corynebacteium
sp,'l (1 ,4 o/o) datl 72 Enterobacter sp, 13 (15,570) dari S4Enterococcus sp,z (1yo)dati
206 Eschedchiacoli,
1(20ok)
dati5
Fusobacieriumsp,2
(28,6o/oldari 7
Haemophilussp, 1 (50%) dati 2 Kngella kingae,211,9%l dari 104
Klebsiea sp, 1 (50%)
dati2
Lactobacillussp, 2
(66,7%) da(i 3 Alicrococcus luteus, 27 (45%) dari60
Propionibactedum sp,2 \2,4%l dan 82
Pseudomonasaeruginosa,23 (6,6%)
darl 34Tstaphylococcus aweus,86 (22,3%\dari 385
Slapry/ococcusrp
koagulase negative, 14 (17,3a )
dai
A19@plococcus sp.'
Pada kebanyakan kasus, tidak adanya identifikasi (2,8016
llolrl) dtn kesalahan identifikasi (1,7% isolat) disebabkan kstld8kbrna[n
210211
masuk€r database. Ketepatan identifikasj spektromeler
massa MALDI-TOF berkorelasi bermakna dengan 10 spektra rujut<anpala dalabase
Waktu rata-rata yang dibutuhkan or"nsp"ttrometri milJa-
I\,IALDI-TOF untuk identifikasi 1 isolat kuman
"arf"n
O,""i A""g""
biayakta-kira 22
-
32 % dari biaya identifikasi cara yang rutin.3 -
Benagli C-dkka
membandingkanidentifikasi
MALDT_TOF dengan cara identifikasi rutin yang dilakukanai
Cantonat lnstnute ofiiiro-
biology, Bettinzona, Switzetland dan l,rticrobiology Unit, ita-rt Biology Depaftment, lJniversity of a"nrru, S*itru uri. C.rl"
id"rlT::lr*
uilakukan dengan atar phoenix (Becton Dickinson) dan-APl. Hasil yang berbeda, diselesaikan Oengan anatisissetuenJ
'16 S ribosom sebagai baku emas.
::1 lo], isotat yang drdapar pada pemeriksaan rulin
di raooratorium. 965isolat
(94.7olo) teridentifikasi sama antara MALDI_TOF dengan alat phoenix. Analisis sekuens 16
S riOoror."ri",l
konfirmasi pada hasjt identifikasi MALDT_TOF pada 63 ?"
h""f ;;;;
berbeda. Dengan demikian t4ALDI-TOF
m"mpu .emO"ri
iaentiRtasibenar pada lebih dari 98 %
isotate.nakan berasar dari shimadzu.
a Alat MALDI-T.F yang
digu- Pada penetitianini.
|VALDI_TOF terbukn memitiki sensrtivitas danspesifisitas yang baik pada identifikasi
Acmefoba"t", b";;;;;;,
Enterobacter aerogenes,
Enterobacter"toa""e, e"cn"ri"nj"
",oii,
!:!:::"^::!::" ^n,.b.sie a pneumontae. uo,sun"tt" .o,s"riii, -toteus mtrab
ts. pseudomonasaeruginosa.
Serratiamarceicens
dan Ste n o trop ho m o n a s m a ltoph i I ia.aldentifikasi Gardnerel/a spesies terbukti sangat bajk. Demikian juga
dengan
Enterococcusfaecalls dan Enbrococcus
faecium.l)ntuk
:,:jr: ?::.:**:
ternyataasak
surit untuk diidentifikasi densJnI,,l-.."1 ,,r. kecuali untuk S. agalactiae a^n S. prrrmoriii.
urourunhan
analisis strajn regional dan lokal untuk mendapatk;;
referenst speklra yang lengkap.a
PERBANDINGAN 2
ALAT
MALDI-TOFCherkaoui A. dkk5
membandingkan2 alat MALDI-TOF
dengan metode konvensionaldalam
mendeteksi bakterisampai ke
tingkat spesies. Penelitianini
dilakukandi
Clinical Microbiology Laboratoryand
Genomic Research Laboratoty, Universityof
Geneva Hospitals, Swl2erlard. Spesimen yang digunakan adalah spesimen yang sehari- hari diterimadi
rumah sakit Universitas Geneva yang memiliki 2200 tempat tidur. ldentifikasi bakteri cara konvensional dilakukan dengan pewamaan Gram, tes indol, media eosin methyleneblue,les
katalase.tes aglutinasi
Stap, p/us,
morfologi pada plat agar dantes
biokimia menggunakan API dan Vitek 2. Alat N.4ALDI-TOF yang dibandingkan adalah pertama dari Bruker dan kedua dari Shimadzu. Bila terdapat perbedaan identifikasi maka diselesaikan dengan analisis sekuens 16S
ribosom RNA. Spesimen berasaldari
urin (197 spesimen), feses (12), saluran napas (120), luka dan apus kulit (166), apus ginekologi (8), biakan darah (120)dan apus lain-lain (97).Hasil
penelitian menunjukkanbahwa
MALDI-TOFBruker
memberi identifikasi dengan tingkat kepercayaan tinggi pada 680 isolat, dimana674
diantaranya (99,1%) betuldan
NiALDI-TOF Shimadzu memberi identifikasi dengan tingkat kepercayaan tinggi pada 639 isolat, dimana635 diantaranya (99,4%) betul. Bih
dibandingkandengan
cara konvensionalmaka
penggunaan MALDI-TOFmampu
membedkan penghematan sebesar5 US
dollarper
isolatdan
menurunkan lum around time sampai 8 jam lanpa kehilangan ketepatan identifikasi. sPOTENSI KEMAMPUAN
ALAT
MALDI-TOF DIMASA DEPAN Beberapa penelitiantelah
menunjukkanbahwa
l\,lALDl-TOF dapat digunakan untuk berbagai tujuan antara lain deteksi DNAdan
RNA bakteri, deteksi protein rekombinan, karakterisasi protein yang belum diketahui, proteomiks, deteksi petanda virulensi bakteri,dan
karak- terisasi bakteri sampai tingkat strain. Petanda virulensi kuman yang sudah dapat dideteksi adalah Staphylococcus yang resisten melh,ciTlih.5212
213
DAFTAR PUSTAKA
1.
Carroll KC, Weinstein MP. Manual and aulomated systems for deteclion and identification of microorgan sms tn: [rurray pR, Baron EJ, Jorgensen JH, Landry l\,,11, PfallerMA
eds. I\,{anuat of Ctinicat Microbiotogy. 9h editaon.Washington. AS[,] Press; 2007.p.192 21|7
2.
Annesley T, Rockwood AL, Sheman NE. I\,4ass speclrometry. tn : Burtis CA, Ashwood ER, Bruns DE eds. TieE Te(book of Ctinicat Chemistry and t!4oteortar Diagnoslics. 4h 6dition. St. Louis. Ets€vier SaundeB; 2006.p.165-90.3.
Seng P, Drancourt lvl, Gouriel F, La Scota B, Fournier pE. Roiain JIV. RaouttD. Ongoing revolution in Bacteriotogy: Routine identification of Bacteria by Matrix-Assisled
Laser
Desorplion tonization Time-of-Fiight Mass Spectrometry. Ctin tnfect Dis 2009;49;543-51.4.
Benagli C, Ross V, Dotina M, Tonola [,t, petrjni O.2O1t. Ivatrix Assisled Las€r Desorption lonization-Timeof
Ftight Mass Spsctrometryfor
ths ldentification of C inicatty Retevanl Bacteria. ptos One 6: e I 6424.5.
CherkaouiA,
HibbsJ,
Emonet S, Tangomo M, cirard M, Francois p, Schrenzel J. Compa son of two Matrix-Assisted L6ser Desorpton tonization- Timeof
Fight Mass Spectrometry methods Mlh conventionat phenotlpto idenlilication for routine identiticsiion of bacteria Io the species tevet. J Clln lvicrobiol 2010: 1169,756.
Lay JO. MALDI-TOF mass spectrometry of bacteria. l,lass Spectromet R6v 2001 20: 172-94214
RINGKASAN
MALDI-TOF adalah
suatu
metodedan cara baru
untuk identifikasl cepat bakleri hingga ke tingkat genus dan spesies datam waktu yanq relatif singkat, hanya kurang dari 10 menit. Biaya yang dibutuhkan jugajauh lebih
murahdari pada
metode konvensionalyang
digunakan sehari-hari. Pada awalnya memang dibutuhkan inveslasi alat MALDT-TOF.
Selainitu alat
inijuga
mampu mendeteksi petanda virutensibakteri seperti rcsislen
methiciin dan bisa digunakan
untuk mendeteksi bakteri hingga ke tingkat strain.