• Tidak ada hasil yang ditemukan

PDF BAB II METODOLOGI PENELITIAN - Unisba

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "PDF BAB II METODOLOGI PENELITIAN - Unisba"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

23

BAB II

METODOLOGI PENELITIAN

Pada tahap awal penelitian dilakukan penyiapan simplisia daun pepaya (Carica papaya L.) yang diperoleh dari kebun percobaan tanaman obat Manoko- Lembang-Jawa Barat. Selanjutnya pada bahan segar dari daun pepaya (Carica papaya L.) dilakukan determinasi di Herbarium Bandungense, SITH-ITB.

Kemudian simplisia daun pepaya dibuat melalui serangkaian proses, yang terdiri dari sortasi basah, pencucian, pengecilan ukuran, pengeringan dan sortasi kering.

Kemudian dilakukan karakterisasi simplisia meliputi pengamatan secara organoleptis, penapisan fitokimia dan pengujian parameter non spesifik meliputi, penetapan kadar air, kadar abu total dan kadar abu tidak larut asam.

Setelah itu, dilakukan ekstraksi daun pepaya (Carica papaya L.) dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96% untuk memperoleh ekstrak cair. Ekstrak cair yang didapat dipekatkan denganvacuum rotary evaporatoryang bertujuan untuk menguapkan pelarutnya, setelah itu dilanjutkan dengan penguapan diatas waterbath hingga diperoleh ekstrak kental. Kemudian terhadap ekstrak kental dilakukan pengujian pengamatan secara organoleptis dan penapisan fitokimia.

Ekstrak kental daun pepaya yang telah dikarakterisasi, dibuat kedalam beberapa konsentrasi untuk selanjutnya diuji aktivitas antibakterinya terhadap

repository.unisba.ac.id

(2)

24

bakteri P.acnes. Konsentrasi ekstrak daun pepaya yang terpilih dalam menghambat pertumbuhan bakteri P.acnes digunakan sebagai bahan aktif dalam formulasi sediaan masker gelpeel-off.

Tahap berikutnya dilakukan optimasi basis sediaan masker gel peel-off dengan variasi konsentrasi Polivinil alkohol (PVA) sebesar 5, 10, 12 dan 15%.

Masker gelpeel-offdibuat dengan menggunakan PVA sebagai pembentuk lapisan film masker gel peel off, HPMC sebagai Gelling agent dan madu sebagai humektan alami, madu merupakan produk alami yang lebih aman untuk digunakan dan mengandung komponen yang bermanfaat untuk kecantikan.

Kemudian dilakukan pengamatan organoleptis, waktu mengering dan uji sentrifugasi terhadap basis masker gelpeel-offtersebut.

Penelitian dilanjutkan dengan pembuatan sediaan masker gel peel-offyang mengandung ekstrak daun pepaya (Carica papaya L.) dengan konsentrasi optimum berdasarkan hasil pengujian aktivitas antibakteri ekstrak dan berdasarkan pada formula basis terpilih. Selanjutnya sediaan masker gel peel-off dilakukan evaluasi meliputi pengamatan secara organoleptis, homogenitas, pH sediaan, viskositas, kemampuan daya sebar, waktu mengering, uji sentrifugasi dan uji stabilitas dipercepat. Pengujian aktivitas antibakteri juga dilakukan pada sediaan terhadap bakteriP.acnesdengan metode difusi sumur.

repository.unisba.ac.id

(3)

25

Gambar II.1Bagan alir metode penelitian Daun Pepaya

Simplisia

Ekstrak

Pembuatan Sediaan Masker Gelpell-off

Uji Aktivitas Antibakteri Sediaan Masker GelPeel-off Uji Parameter Standar

(Karakterisasi Simplisia)

Penapisan Fitokimia

Uji Parameter Standar (Karakterisasi Simplisia)/

penapisan fitokimia

Pengujian Aktivitas Antibakteri

Optimasi Basis

Evaluasi Sediaan

repository.unisba.ac.id

Referensi

Dokumen terkait

Pemeriksaan Stabilitas Sediaan Masker gel Peel Off Ekstrak Terpurifikasi Buah tomat Solanum lycopersicum L Formula Organoleptis Siklus I II III IV V VI F0 Bentuk SP SP SP SP

Berdasarkan hasil penelitian masker gel peel-off dari lendir bekicot dan ekstrak etanol daun binahong sampai dengan siklus ke-6 menunjukkan bahwa sediaan formula 1 dan 2 stabil dalam