Di sisi lain, prodi farmasi Unika Atma Jaya (UAJ) harus tetap menjaga visi keilmuannya, khususnya dalam pengembangan obat personalisasi. Menyikapi perubahan lingkungan eksternal yang cepat namun tetap sejalan dengan visi keilmuan yang diusung, maka disusunlah kurikulum prodi farmasi UAJ 2021. Selain itu juga ditambahkan mata kuliah khas prodi yaitu personalisasi kedokteran dan beberapa Kegiatan MBKM seperti pertukaran pelajar dan magang.
Selain silabus, buku saku mahasiswa ini juga memuat peraturan akademik yang harus dipahami baik oleh mahasiswa maupun dosen. Pada tahun 2027, Menjadi program sarjana farmasi yang memiliki keunggulan akademik dan profesional secara nasional dan internasional di bidang personalisasi kedokteran berdasarkan nilai-nilai Kristiani dan budaya Indonesia. Penelitian farmasi yang mendasar dan terapan, khususnya dalam arti personalisasi pengobatan yang berkelanjutan berdasarkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Menghasilkan lulusan farmasi yang mencerminkan nilai-nilai Kristiani dan mempunyai nilai-nilai unggul, profesional dan peduli khususnya dalam hal personalisasi pengobatan. Penciptaan karya ilmiah dan penelitian yang dipublikasikan, khususnya dalam hal personalisasi perlakuan dan penghormatan terhadap hak kekayaan intelektual (HAKI).
Profil Lulusan
Capaian Pembelajaran Lulusan
Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam pengembangan atau penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menyadari dan menerapkan nilai-nilai humanistik sesuai bidang keahliannya; Mampu mengkaji implikasi pengembangan atau penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menyadari dan menerapkan nilai-nilai humanistik sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah ilmiah, prosedur dan etika untuk menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik, menyusun deskripsi ilmiah hasil studinya dalam bentuk skripsi atau diunggah dalam situs perguruan tinggi;. Mampu mengambil keputusan yang tepat dalam menyelesaikan permasalahan di bidang keahliannya berdasarkan hasil analisis informasi dan data;
Mampu bertanggung jawab terhadap pencapaian hasil kerja kelompok serta mengawasi dan mengevaluasi penyelesaian pekerjaan yang diberikan kepada pekerja yang berada di bawah tanggung jawabnya; Mampu melakukan proses penilaian diri terhadap kelompok kerja yang berada di bawah tanggung jawabnya dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri; Mampu menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi farmasi dalam perancangan, pembuatan, distribusi dan penjaminan mutu sediaan obat.
Mampu mencari, mengevaluasi/memantau, menyiapkan dan memberikan informasi tentang obat, pengobatan dan penggunaan obat secara rasional, terutama yang berkaitan dengan personalisasi pengobatan. Sebagai bagian dari kaidah tata krama hidup bersama di kalangan civitas akademika Fakultas Kedokteran Unika Atma Jaya pada khususnya dan Unika Atma Jaya pada umumnya, dipandang perlu untuk menetapkan pedoman perilaku mahasiswa sebagai berikut:.
Sikap
Perilaku
Penampilan
Larangan
Sanksi
Sistem Pelaksanaan Pendidikan
Beban Kuliah dan Praktikum
Mata Kuliah Prasyarat
Dosen Pembimbing Akademik
Siklus Administrasi Akademik Satu Semester
Evaluasi Belajar
Penilaian
Evaluasi Hasil Studi
Kelulusan
Yudisium
Batas Waktu Studi
Skripsi
Sanksi Akademik
Penutup
Kurikulum
Pada kolom MBKM, program menuliskan kode IN untuk mata kuliah yang ditawarkan pada program internal UAJ (minimal mata kuliah semester 2) dan EXK untuk mata kuliah yang ditawarkan ke UAJ secara eksternal (minimal mata kuliah semester 4 untuk kegiatan pertukaran mahasiswa) dan EXN untuk mata kuliah Perkuliahan. yang dapat diubah menjadi kegiatan pembelajaran non kelas (minimal 5 semester untuk kegiatan non kelas). Persyaratan untuk mengikuti seminar adalah telah lulus minimal 110 poin dengan IPK minimal 2,00 dan telah lulus mata kuliah metodologi penelitian dan statistika (FAR 309).
Silabus
Mata kuliah ini mencakup mata kuliah anatomi dan fisiologi berbagai sistem tubuh, meliputi sistem saraf, organ indera, kardiovaskular, ginjal, darah, sistem pencernaan, sistem pernafasan, sistem endokrin, dan sistem reproduksi. Mata kuliah ini juga mempelajari bagaimana sel memperoleh energi, menyimpannya, dan menggunakannya untuk siklus hidupnya. Mata kuliah ini berisi mata kuliah yang berkaitan dengan konsep validasi dan verifikasi metode analisis, konsep spektrofotometri inframerah, spektrofotometri serapan atom, kromatografi cair kinerja tinggi dan kromatografi gas.
Mata kuliah ini mencakup formulasi dan teknologi sediaan cair (sirup, eliksir, suspensi dan emulsi), sediaan semi padat (salep, krim, gel, losion dan pasta), kosmetika dan aerosol. Mata kuliah ini berisi topik-topik yang mencakup konsep farmakoterapi untuk berbagai jenis penyakit, antara lain penyakit saluran cerna, penyakit pernafasan, penyakit kulit, penyakit tulang dan sendi, penyakit hormonal, penyakit menular menular dan obat pereda nyeri. Mata kuliah ini mencakup topik-topik yang berkaitan dengan jenis sediaan padat, formulasi dan teknologi sediaan padat (butiran, tablet/kapsul, tablet salut, tablet effervescent, bukal, tablet hisap, kunyah, sublingual, kapsul keras dan lunak, supositoria, kapsul) dan bentuk sediaan longgar lambat (Sustain Release, Extended Release, Transdermal patch, Oros).
Mata kuliah ini membahas tentang penerapan teknik dasar analisis statistik yang umum digunakan dalam penelitian farmasi. Mata kuliah ini berisi materi yang mencakup konsep farmakoterapi pada berbagai jenis penyakit, antara lain anemia, penyakit jantung, penyakit saluran kemih, penyakit hati, penyakit saraf, sepsis, dan kanker. Mata kuliah ini berisi mata kuliah yang meliputi konsep pelayanan kefarmasian, skrining resep, dan berbagai pelayanan kefarmasian komunitas, termasuk pengobatan mandiri untuk beberapa kondisi penyakit yang umum ditemukan di masyarakat.
Mata kuliah ini menampilkan pemodelan dan simulasi farmakokinetik kompartemen dan non-kompartemen menggunakan kinetika eliminasi orde pertama dan Michaelis-Menten. Mata kuliah ini berisi topik-topik yang berkaitan dengan senyawa metabolik sekunder yang memiliki aktivitas farmakologi, seperti terpenoid, minyak atsiri, tanin dan flavonoid, fenol dan alkaloid. Mata kuliah ini berisi topik-topik antara lain ruang lingkup farmasi sosial, konsep kesehatan, peran farmasi dalam promosi kesehatan, sistem kesehatan nasional, jaminan kesehatan nasional dan kebijakan obat nasional.
Mata kuliah ini berisi topik-topik yang mencakup nilai/etika dalam praktik interprofesional, peran dan tanggung jawab dalam praktik interprofesional, komunikasi dalam praktik interprofesional, kerjasama tim antar profesi kesehatan. Mata kuliah ini berisi topik-topik yang berkaitan dengan klasifikasi obat, golongan terapi obat tertentu (bahan aktif, bentuk farmasi yang beredar di pasaran, golongan obat, indikasi, mekanisme kerja, dosis, cara penggunaan obat, efek samping, kontraindikasi) dan alat kesehatan. .. a) Formularium Nasional Inggris (BNF) b) Panduan informasi obat. Pada akhirnya, kami berharap kursus ini dapat menginspirasi penemuan kandidat obat baru dari pengobatan tradisional yang telah digunakan sejak lama.
Kursus ini membahas masalah bagaimana bahan obat dan produk perawatan pribadi dapat berada di lingkungan dan dampaknya terhadap kualitas lingkungan. Selain itu, mata kuliah ini juga membahas tentang pemenuhan standar mutu internasional yaitu ISO 9001:2015. Mata kuliah ini menjelaskan bagaimana mahasiswa mampu memahami, mengelola, menganalisis dan memecahkan permasalahan proses industri khususnya produksi sediaan farmasi.
Mata kuliah ini mencakup portofolio bisnis farmasi, analisis pasar produk farmasi, pemasaran produk farmasi, perilaku pembeli dan sistem informasi serta riset pemasaran.
Proses Pembelajaran
Metode PAL melibatkan tutor sebaya (PT), yaitu siswa tingkat atas dan siswa pada angkatan yang sama, yang membimbing siswa. Bagi program studi, metode ini bermanfaat untuk mendeteksi secara dini calon dosen potensial di perguruan tinggi. Metode ini merupakan pendekatan pembelajaran yang mengajak siswa untuk berpartisipasi dan saling membantu dalam pembelajaran, sedangkan dosen menyampaikan materi dalam jumlah yang lebih sedikit.
Metode ini dibagi menjadi beberapa sesi, termasuk sesi pertama yaitu sesi focus group: guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok dan memberikan topik berbeda untuk didiskusikan antar kelompok. Sesi kedua adalah home group session, pada sesi ini siswa berbagi pertanyaan atau topik dari fokusnya masing-masing kepada teman kelompoknya, sehingga semua topik atau pertanyaan sudah dibahas pada sesi ini. Pada sesi pertama, guru hendaknya memastikan bahwa setiap anggota kelompok telah menguasai topik sebelum membagikannya pada sesi kedua. e) Pembelajaran elektronik (Moodle).
Moodle membantu pendidik mendistribusikan materi, berinteraksi dengan siswa, memberikan pekerjaan rumah, atau memberikan pekerjaan rumah dan tugas. Melalui Moodle, siswa diajak untuk beralih ke paperless dan guru dapat menyampaikan bahan ajar dan penilaian atau umpan balik secara efisien. f) Membaca jurnal. Membaca jurnal merupakan suatu metode pembelajaran berdasarkan data dan publikasi ilmiah untuk mempelajari suatu kasus.
Metode ini banyak digunakan dalam mata kuliah kedokteran berbasis bukti dan berbagai mata kuliah lainnya untuk memperkaya mahasiswa khususnya dengan . perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat. Metode ini merangsang pemikiran siswa dan mendorong siklus akademik menuju penelitian dan penerapannya di dunia nyata. G). Beberapa sistem di atas disesuaikan dengan kedalaman materi yang diinginkan setiap mata kuliah dan beban SKS yang tersedia.
Program yang ditawarkan dalam magang terlebih dahulu dipersiapkan bersama antara program studi dengan mitra agar hasil pembelajaran yang diharapkan dapat dicapai oleh mahasiswa. Dalam kegiatan magang ini mahasiswa dibimbing oleh dosen pembimbing lapangan dari mitra dan dosen pembimbing dari program studi. Pada akhir masa magang, mahasiswa diminta membuat laporan yang berisikan seluruh kegiatan yang dilakukan selama magang dan dilakukan uji kompetensi terhadap mahasiswa.