• Tidak ada hasil yang ditemukan

PDF Prof. Dr. H. Idri, M.Ag.

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "PDF Prof. Dr. H. Idri, M.Ag."

Copied!
236
0
0

Teks penuh

Demikian juga mempertimbangkan daerah-daerah lain sesuai dengan keadaan, kondisi dan kebutuhan masing-masing umat Islam. Melalui perbaikan diri di bulan Ramadhan, menggali nilai-nilai dalam Al-Qur'an, berkaca pada masa lalu, kita akan mendapat pelajaran yang sangat berharga untuk mencapai kesempurnaan hidup yaitu hidup bahagia dunia dan akhirat.

BAGIAN PERTAMA

PUASA RAMADAN

DAN PEMBINAAN KEPRIBADIAN

Pada siang hari, umat Islam menjauhkan diri dari keinginan mementingkan diri sendiri, seperti makan dan minum, serta aurat yang halal, dan menjauhi perbuatan tercela seperti mengumpat, berbohong, dengki, bermusuhan, memfitnah, dan menipu. Ibadah puasa adalah ibadah untuk melatih kawalan diri, kerana kelemahan manusia yang paling besar ialah ketidakmampuan untuk mengawal diri.

ي َنااُلَُقاو

Dengan kondisi mental seperti itu, umat Islam dilatih untuk berpantang, karena puasa berasal dari bahasa Sanskerta, sebagai terjemahan dari shawm dan shiyam (bahasa Arab) yang artinya menahan diri.

نا ُتَُئِش

Saat bersama istrinya, Hawa diundang Tuhan untuk tinggal di surga dan diberi kebebasan untuk menikmati semua yang tersedia di dalamnya. Ketidakmampuan nabi Adam untuk mengesampingkan larangan Allah bukan berarti manusia ditakdirkan berbuat dosa.

اةَُوَُف

افَُد

اع

ال

ا َ َِمف

Fitrah ini merupakan kelanjutan dari kesepakatan dengan Allah ketika manusia masih berada di dunia spiritual, di zaman yang kekal, dari keabadian. Jika surga hakikatnya adalah cinta, maka surga yang paling dekat adalah saat kita manusia masih dalam kandungan ibu kita.

ناهى

ناََهى

كاز

ناه

سادَُناةَابناخَُداقاو َ

Pernah seorang Yahudi berkata kasar kepada Nabi, dia berkata: al-samm 'alaykum (Perbaiki kamu Muhammad). Mendengar itu, Nabi tidak menjawab dengan ucapan yang serupa: wa al-samm 'alaykum tetapi hanya dengan: wa'alaykum (juga kepada kamu).

اوَاةن

اسَُلَاا

اكن

ار

لَاع

افن

الَ َ

فاو ََ

انُوُ الُعاَي

ا َائ

افَََُْ

اقف

اوََُّ

اأَََّن

اف

اَةنَ

اقفَُل

اوَاَت َِب

ادََ

صفَّ َ

Bulan Ramadan adalah masa “benang-benang yang dahulunya berselirat dijalin, kain yang koyak dijahit kembali dan cermin yang pecah disusun berhimpun, hati yang pilu, jiwa yang resah kembali ditenangkan dengan semangat ukhuwah. Bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk mewujudkan ketenangan dan ketenteraman jiwa, kerana pada bulan ini umat Islam memperbaiki tingkah laku dan sikap mereka melalui puasa dan amal kebajikan yang lain seperti mengeratkan silaturahim, memperbanyakkan sedekah, berlemah lembut sesama manusia, termasuk yang tidak mempunyai apa-apa, beramal kepada sesama manusia dan alam sekitar, baik dalam persahabatan dan pergaulan, serta menunaikan segala perintah Allah.

مَ َاك

اص

ئن

افَُْ َ مَ

اط

اَِْةن َِص

اعف

Corak dan gaya hidup materialistis yang mewabah dan mewarnai kehidupan manusia modern bagaikan angin yang begitu dahsyatnya hingga menerbangkan nilai-nilai spiritual dari kehidupan manusia. Penyakit mental sering menyerang orang modern karena menghadapi perubahan kehidupan dunia yang begitu cepat.

للََّاَ

نا اكَُنِسُحاَّاو

Puasa yang dijalankan umat Islam selama bulan Ramadhan dapat menjadi obat dari keinginan untuk memuaskan keinginan sendiri, keinginan untuk selalu mendominasi dan memperbudak yang lemah, nafsu hedonistik dan penghinaan terhadap moralitas. Gaya hidup konsumtif yang dipengaruhi oleh peradaban global seringkali menuntut umat Islam untuk berhati-hati agar tidak terjebak dalam iming-iming dan buaian materialisme.

ما ُصََّ

فَِّاوَاَ

اه

اابََ ى

سَِّْاوَامْه

يٰلََِّْاق

يدِحََّّوَن

نُانَاو َ

انُوُ ِلُسُةَهاف

Tarik-menarik antara nilai-nilai ini terus berlanjut hingga akhirnya muncul semacam kesenjangan nilai di antara manusia. Di sini anak pertama kali dikenalkan dengan nilai-nilai aqidah yang kemudian menjadi pedoman hidupnya.

وَافَُد

Kasus kesenjangan antar generasi di atas disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain lingkungan keluarga yang sekular-materialistis yang membuat mereka kurang peduli terhadap agama, atau karena lingkungan sosial, dan mungkin juga karena pendidikan. Oleh karena itu, untuk menghindari kasus di atas dalam keluarga kita, faktor pendidikan baik internal maupun eksternal, formal, informal dan informal harus diwarnai dengan nilai-nilai agama Islam.

اعَال ََ

افَانَاَب ِةََ

اوَُهَّ

اهَِ و

ادَِنَّ

يَاا

اس

ننَِه

Dalam hal ini, pendidikan berfungsi sebagai: [1] Penyampaian nilai-nilai tauhid, dengan maksud agar nilai-nilai tersebut diserap dan tertanam dalam hati sehingga ada kecenderungan untuk menjadikannya sebagai cara hidup. Dengan mempelajari dan mendalami konsep-konsep ajaran tauhid, hati seseorang tersentuh melihat nilai-nilai yang tinggi di dalamnya.

نن

الَ ََ

تف

اوََاف َِ ن

اوَاَق

او َِب

دَاق

اعفَا

Dalam surat al-'As{r: 1-3 disebutkan bahwa manusia sebenarnya selalu merugi, kecuali orang yang beriman dan beramal saleh. Nabi menjawab: “Orang yang paling kuat adalah orang yang berdoa dan mau meminta pertolongan Allah kepada Yang Maha Kuasa, dan orang yang lemah adalah orang yang sombong dan merasa mampu mengalahkan segala sesuatu tanpa perlu pertolongan Allah.”

اجَيب َاع

Dalam kehidupan, manusia tidak terlepas dari dua hal yang saling bertentangan; kesenangan dan penderitaan, kesuksesan dan kegagalan.

يََْ َاخ

افَُه

اوَ

افَُْ

اذَِف ََ

اح

اَبنَُت َاص

اسََّ

اش

ا َََ َاك

اك اف

انن

اخ ََ

افََّ

اص َاَّ

اَبنَُت

ءَّ َاةَ

اابَ َاص

افَاك

اخ َ

Orang yang sentiasa mengingati Allah dan ingin meminta pertolongan kepada-Nya disifatkan oleh Rasulullah sebagai orang yang hidup, manakala orang yang sombong tidak mahu ingat dan tidak mahu meminta pertolongan kepada-Nya adalah seperti orang mati.

اةَاث

ايَى

ارََّبَُه

اوَََّّف

الََى َِذ

ايََُذ

ار َُك

Orang yang mengamalkan agama secara keseluruhannya akan mengalami kehidupan yang tabah, aman dan tabah dalam menghadapi pasang surut kehidupan. Allah berfirman: “..kecuali orang-orang yang dipaksa kafir, padahal hati mereka tetap tenang dalam beriman” (QS. al-Nahl: 106).

مِهُْالاع

بُارَى

Dengan motivasi iman, orang mendirikan shalat yang berusaha menghindari perbuatan keji dan jahat, sebagaimana dijelaskan dalam surat al-Ankabut: 45:.

هَُااَتَاةو

عُفََّ ِ بارَ

اُيِ ال

Hanya kepada Engkaulah kami menyembah, dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan” (QS. al-Fatihah: 5). Janji berserah diri secara total, diikuti ayat berikutnya dengan permohonan petunjuk ke jalan yang lurus, bukan penderaan, boleh mempengaruhi jiwa seseorang sehingga enggan melakukan maksiat dan sebaliknya lebih mengutamakan kebajikan.

يةناِْقَ

يلَِطابَََّاذ

Objek pemikiran yang disebut ayat (tanda-tanda) pada ayat di atas, yang dapat meningkatkan kualitas iman dengan memikirkannya, memikirkannya dan mempelajarinya, dapat dibagi menjadi tiga jenis, yaitu ayat objektif, ayat subjektif dan ayat kosmologis. Dengan selalu membaca dan mempelajari isi Alquran, seseorang akan dapat memperoleh hikmah yang tak ternilai yang dapat meningkatkan keimanan seseorang.

BAGIAN KEDUA

PUASA RAMADAN DAN KAJIAN AL-QUR’AN

Secara kumulatif, ada 114 surah Al-Qur'an, ada yang memiliki satu nama dan ada juga yang memiliki lebih dari satu nama. Dalam Al-Qur'an disebutkan bahwa tidak ada manusia yang dapat membuat kitab seperti Al-Qur'an, sebagaimana dijelaskan dalam Surat al-Isra' ayat 88:.

قُفَََّّاذ

انُيِ ِم

Walaupun orang kafir mendengar atau melihat kebenaran al-Quran, mereka tidak mempercayai ajaran Nabi Muhammad. Maka apabila mereka datang kepada kamu untuk membantah kamu, orang-orang kafir berkata, 'Al-Quran ini tidak lain hanyalah dongengan orang-orang dahulu'. Al-Quran adalah penunjuk kebenaran risalah Nabi Muhammad, yang menurut surah 13/al-Ra'd: 27 dipersoalkan oleh orang-orang kafir.

ايِحِصنَّافَّ

Kedua, hidangan turun dari langit kepada Nabi Isa as atas permintaan Hawarijun, pengikutnya yang setia (5/al-Ma>idah: 114). Disebutkan dalam al-Quran bahawa orang-orang yang setia kepadanya, digelar kaum Hawariyyun, untuk membuktikan kebenaran ajaran yang dibawanya, meminta Nabi Isa untuk menunjukkan mukjizat berupa hidangan yang datang dari langit. Dalam ayat ini mereka percaya bahawa Nabi 'Isa adalah putera Maryam binti 'Imran dan bukan putera Allah.

سنَّافَّ

Semua sistem dan sub sistem di atas dapat ditemukan dalam ikhtisar dalam Al-Qur'an. Kajian Al-Qur'an dapat dilakukan dengan bantuan berbagai sudut pandang (bentuk objek). Ajaran kedua kitab tersebut telah direvisi dalam Al-Qur'an karena diduga mengandung banyak perubahan dan penyimpangan.

يااَلَِّْ

Mereka berkata: "Kami beriman kepada Allah dan bersaksi bahawa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berserah diri". Kami beriman kepada Allah dan bersaksi bahawa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berserah diri. Ya Tuhan kami, kami telah beriman kepada apa yang Engkau utuskan dan kami mengikuti Rasul, maka masukkanlah kami ke dalam golongan orang-orang yang bersaksi (tentang keesaan Allah).

BAGIAN KETIGA

BERIBADAH BERSAMA PARA NABI

Karena kehilangan diplomasi di pengadilan, mereka menjadi marah dan mengancam Ibrahim dengan hukuman yang berapi-api. Pada masa Nabi Ibrahim, api banyak digunakan untuk keperluan sehari-hari. Dari selatan Babilonia, ayah Ibrahim hijrah ke Haran (saudaranya) bersama Nabi Ibrahim, Sarah (istri Ibrahim) dan Luth, anak Haran, ke Bayt al-Maqdis (Palestina).

Nabi Ibrahim mendapat anak daripada isteri-isterinya yang lain selain Isma>'i>l dan Isha>q. Nabi Lu>t{ (digelar Lot dalam bahasa Inggeris) ialah anak saudara Nabi Ibrahim>m.

بيِ اقِبَُن

Kemudian dia mengahwini Zulfa dan Balha, setiap hamba yang diberikan Laban kepada Ya'qu>b (Jiha>d Muhammad Hajja>j. Nabi Ya'qu>b tinggal di Mesir selama tujuh belas tahun dan wafat di sana. Begitu ramai anak Ya'qu>b yang paling dia cintai ialah Yu>suf, sehingga saudara-saudaranya cemburu.

انيِدِجناس

Ketika Yu>suf diizinkan bepergian bersama mereka, saudara-saudaranya berencana membunuhnya di tengah jalan. Mereka berusaha menjelaskan hilangnya Yu>suf (orang hilang), meskipun penjelasan itu bohong. Yu>suf yang berlumuran darah palsu sebagai bukti bahwa dirinya telah dimakan serigala, seperti yang dikhawatirkan sebelumnya.

ايِلِهن

Nabi Sulaima bertanya kepada orang-orang di sekelilingnya, "Tahukah kamu apa yang dikatakan burung jantan kepada burung betina?". Apabila rombongan datang, nabi Sulaiman menunjukkan kekuatan dan kehebatan kerajaannya, sehingga kecil hati utusan kerajaan Saba. Dengan pemberian sebegitu, Nabi Sulaima tidak menjadi sombong, bangga, apatah lagi melupakan negara.

اَ ََباراوَُيَا

Dengan kata lain, kehidupan sehariannya adalah cerminan sebenar ajaran al-Quran. Kebenaran al-Quran tidak diragukan, ia menjadi petunjuk bagi orang-orang yang bertaqwa (KS. 2/al-Baqarah: 2). Dalam Surah 2/al-Baqarah: 285 disebutkan, Rasul beriman kepada Al-Quran yang diturunkan Allah kepadanya, demikian pula orang-orang yang beriman.

انيِ ِفناكُفَّ

BAGIAN KEEMPAT

PUASA

DAN KESEMPURNAAN HIDUP

Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan, karena Allah tidak menyukai orang yang berlebihan. Puasa sama sekali tidak menimbulkan efek samping pada organ-organ penting tubuh, sehingga serendah apapun penurunan berat badan atau perubahan kondisi tubuh pada orang yang menderita penyakit otak, paru-paru dan liver (hati) tetap berfungsi normal, kecuali pada kasus penyakit yang menyerang organ tubuh, misalnya penyakit paru-paru. Ini antara lain peran dan fungsi puasa dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan bagi yang melakukannya.

اتََّ و

Referensi

Dokumen terkait

Buku ini juga dimaksudkan agar umat Islam membuka kembali pedoman yang diberikan Rasulullah dalam menjalankan kegiatan ekonomi yang semakin berkembang akibat dari perkembangan ilmu