Koordinasi dilakukan untuk mendapatkan data operasional PT Agronus Alam Sejahter selama setahun terakhir. Kami menghadirkan anggota tim audit yang akan melakukan audit pengendalian PHPL ke-3 di PT Agronus Alam Sejahter. Penyampaian hasil evaluasi sementara dan rekomendasi yang akan diberikan untuk meningkatkan kinerja PHPL PT Agronus Alam Sejahter.
Dan berdasarkan Peta Penetapan tahun 2017, tidak ada lagi perubahan fungsi kawasan di kawasan PT Agronusa Alam Sejahtera. Selama periode Januari-Agustus 2020 PT Agronusa Alam Sejahtera telah merencanakan 4 jenis pelatihan dan dilaksanakan dengan jumlah peserta sebanyak 18 orang. Kedua PT Agronusa Alam Sejahtera mempunyai perlengkapan SIM berupa SOP, Software, Hardware dan staf pelaksana yang ditentukan oleh Direktur.
Kedua program CSR/CD PT Agronusa Alam Sejahtera dalam 1 (satu) tahun terakhir telah dikonsultasikan dan disetujui oleh 9 (sembilan) desa yang diwakili oleh kepala desanya melalui aplikasi. Kedua PT Agronusa Alam Sejahtera memiliki SOP penebangan THPB dan TJTI yang ramah lingkungan dan sesuai dengan karakteristik kondisi setempat.
Ekologi Indikator 1
Modal yang ditanam (kembali) pada hutan Sedang Realisasi modal yang ditanam kembali oleh IUPHHK-HTI PT Agronusa Alam Sejahtera pada penanaman tanaman pokok dan tanaman hidup sebesar 94,47. Sedangkan PT Agronusa Alam Sejahtera telah melakukan penataan batas kawasan lindung di lapangan sepanjang 30,02 km atau 63,55% dari total rencana penandaan batas kawasan lindung sepanjang 47,24 km. Kedua PT Agronus Alam Sejahtera memiliki prosedur keselamatan dan perlindungan hutan yang mencakup seluruh gangguan.
Sumber daya manusia pengamanan hutan Sedangkan PT Agronusa Alam Sejahtera mempunyai sumber daya manusia pengamanan dan perlindungan hutan, yaitu: terdapat sumber daya manusia pengamanan perlindungan dan perlindungan hutan di seluruh wilayah konsesi. Kedua PT Agronusa Alam Sejahtera memiliki beberapa prosedur terkait pengelolaan dan pemantauan dampak terhadap tanah dan air, yang meliputi pemantauan debit dan kualitas air, pemantauan erosi, pemantauan kepadatan dan kesuburan tanah, pengelolaan limbah B3. Kedua PT Agronusa Alam Sejahtera mempunyai beberapa fasilitas pengelolaan dan pemantauan dampak terhadap tanah dan air sesuai dengan dokumen perencanaan RKL RPL dan SOP yaitu memiliki fasilitas pengamatan kualitas dan debit air sungai, pengukuran suhu dan curah hujan, plot pengamatan erosi, Limbah B3 Penyimpanan dan peralatan.
Sedangkan PT Agronusa Alam Sejahtera sudah memiliki personel untuk mengelola dan memantau dampak terhadap tanah dan air yaitu pada struktur organisasi bagian SHE (Safety Health and Environment), namun dari segi kualifikasi, staf di bagian SHE belum Kualifikasi GANISPHPL BINHUT. Kedua PT Agronusa Alam Sejahtera memiliki dokumen perencanaan pengelolaan dampak terhadap tanah air yang dituangkan dalam dokumen Rencana Pengelolaan Lingkungan (ERP). Sedangkan PT Agronusa Alam Sejahtera telah memiliki dokumen perencanaan pemantauan dampak terhadap tanah air, yakni berupa dokumen RPL.
Sementara itu, PT Agronusa Alam Sejahtera memiliki SOP kegiatan identifikasi flora dan fauna yang mencakup seluruh jenis flora dan fauna yang dilindungi, langka, langka, terancam punah, dan endemik, yang mencakup identifikasi ... jenis tumbuhan yang mencakup berbagai pohon, palem, epifit dan liana serta tumbuhan bawah dan untuk jenis fauna, termasuk identifikasi jenis mamalia, burung, reptil, amfibi, ikan dan serangga, namun SOP tidak menjelaskan secara rinci cara mengidentifikasi jenis tumbuhan. dan kehidupan binatang, kehidupan binatang. Sedangkan PT Agronusa Alam Sejahtera telah mengidentifikasi flora dan fauna melalui kegiatan pemantauan vegetasi dan fauna di kawasan lindung KPPN, KPSL dan sempadan sungai. Sementara itu, PT Agronusa Alam Sejahtera mempunyai tata cara pengelolaan tumbuhan yang dilindungi, langka, langka, terancam punah, dan endemik, yang mencakup semua jenis tumbuhan yang dilindungi dan/atau langka, langka, hampir punah, dan endemik yang terdapat pada kawasan pemegang izin, serta kegiatan pengelolaannya. terkait dengan PP no. . 7 Tahun 1999 yang meliputi identifikasi, inventarisasi, pemantauan, pengembangan habitat dan populasi serta penyelamatan spesies, sedangkan pengkajian, penelitian dan pengembangan belum dicantumkan dalam SOP.
Sedang Status beberapa jenis tumbuhan yang dilindungi dan/atau langka, terancam punah, dan endemik yang terdapat di kawasan PT Agronusa Alam Sejahtera terus terganggu baik oleh aktivitas pemanenan maupun penyiapan lahan untuk tanaman pokok, klaim lahan masyarakat menjadi desa dan ekstraksi minyak. perkebunan kelapa sawit dan kebun buah-buahan, karet yang hal-hal tersebut mengancam keberadaan tumbuhan yang dilindungi dan/atau langka, langka, terancam punah, dan endemik. Sedangkan PT Agronusa Alam Sejahtera mempunyai tata cara pengelolaan satwa liar yang dilindungi, langka, terancam punah, terancam punah, dan endemik serta kegiatan pengelolaannya mengacu pada PP No. Sedang. Hasil verifikasi menunjukkan kemungkinan terjadinya gangguan terhadap satwa liar yang dilindungi dan/atau langka, terancam punah dan Jenis fauna endemik di kawasan PT Agronusa Alam Sejahtera masih ada yaitu kegiatan pemanenan kayu dan penyiapan lahan untuk tanaman pokok, klaim lahan oleh masyarakat untuk dijadikan perkampungan, perkebunan kelapa sawit dan perkebunan karet.
Sosial Indikator 1
Terdapat bukti luas dan batas wilayah PT Agronus Alam Sejahter dengan sebagian wilayah milik masyarakat adat/lokal, telah dipenuhi batas wilayah kerja. Ketersediaan dokumen terkait tanggung jawab sosial pemegang izin sesuai peraturan perundang-undangan/. Kedua PT Agronus Alam Sejahter memiliki dokumen terkait tanggung jawab sosial berupa dokumen kebijakan, dokumen SIA, dokumen AMDAL, dokumen RKU, dokumen RKT dan dokumen rencana anggaran (RO) CSR serta proposal kemitraan.
SOP Tanggung Jawab Sosial, SOP Pemetaan dan Penyelesaian Konflik, SOP Pemantauan Pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu (NDFP), SOP Program Kemitraan dan SOP Peningkatan Ekonomi Masyarakat. Baik Terdapat bukti pelaksanaan kegiatan sosialisasi mengenai hak dan kewajiban PT Agronus Alam Sejahter kepada masyarakat dalam pengelolaan SDH (visi misi, CSR, RKT, kawasan lindung). Kedua dokumen/laporan pelaksanaan tanggung jawab sosial tersebut tersedia secara lengkap dan telah diteruskan kepada instansi yang berwenang pada setiap semester tahun pelaksanaan.
Ketersediaan data dan informasi mengenai masyarakat adat dan/atau masyarakat lokal yang terlibat, tergantung, dipengaruhi oleh kegiatan pengelolaan SDH. Tersedianya mekanisme untuk meningkatkan partisipasi dan kegiatan ekonomi masyarakat hukum adat dan/atau masyarakat lokal. Baik Terdapat mekanisme yang lengkap dan sah untuk meningkatkan partisipasi dan kegiatan ekonomi masyarakat berbasis hutan dalam bentuk dokumen prosedur yaitu Prosedur Tanggung Jawab Sosial, Prosedur Program Kemitraan dan Prosedur Peningkatan Ekonomi Masyarakat.
Penyelenggaraan kegiatan untuk meningkatkan peran serta masyarakat hukum adat dan/atau masyarakat lokal serta kegiatan ekonomi pemegang izin yang tepat sasaran. Sedangkan PT Agronusa Alam Sejahtera mempunyai dokumen/laporan terkait pembagian manfaat kepada para pihak (pemerintah, pegawai dan masyarakat). Ketersediaan mekanisme penyelesaian konflik Baik PT Agronusa Alam Sejahtera telah memiliki dokumen mekanisme penyelesaian konflik dalam bentuk dokumen prosedural.
Kedua PT Agronusa Alam Sejahtera mempunyai rencana pengembangan kompetensi berupa rencana pelatihan internal dan eksternal.
Verifikasi Legalitas Kayu Indikator 1.1.1
Memenuhi PT Agronusa Alam Sejahtera memiliki dokumen RKUPHHK-HTI untuk jangka waktu 10 (sepuluh) tahun periode 2010 sampai dengan tahun 2019, yang telah mendapat persetujuan Menteri Kehutanan sesuai dengan keputusan Menteri Kehutanan nomor: SK. PT Agronusa Alam Sejahtera telah menghasilkan peta RKTUPHHK-HTI tahun 2020 yang menunjukkan areal yang boleh ditebang dan areal yang tidak boleh ditebang serta terdapat bukti pelaksanaan di lapangan. Puas Berdasarkan hasil verifikasi diketahui bahwa PT Agronusa Alam Sejahtera telah melakukan kegiatan pemanfaatan kayu hutan alam pada areal penyiapan lahan pembangunan hutan tanaman industri pada lokasi yang ditentukan berdasarkan dokumen RKTUPHHK-HTI Tahun 2020 dan luas dan jumlah kayu yang digunakan masih di bawah rencana.
Memenuhi PT Agronusa Alam Sejahtera telah menerbitkan dan mengesahkan dokumen Laporan Hasil Pendaftaran (LHP) yang dibuat oleh petugas PHPL PKB-R/Ganis yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Menurut PT Agronusa Alam Sejahtera, pihaknya telah melakukan pengangkutan kayu bulat dan kayu kecil dari TPK Hutan ke industri, seluruh kayu yang diangkut disertai dengan dokumen SKSHHK yang dikeluarkan oleh Ganis PHPL PKB-R yang telah ditetapkan. Memenuhi PT Agronusa Alam Sejahtera telah membuat/menerbitkan dokumen pengapalan Kayu Bulat Kecil (KBK), Kayu Bulat Sedang (KBS) dan Kayu Bulat Besar (KBB), masing-masing dokumen SKSHHK yang sah dan sah yang menjadi online melalui aplikasi SIPPUH oleh petugas yang berwenang (Ganis PHPL PKB -R) yang telah ditentukan oleh perusahaan.
Pemenuhan tarif DR dan PSDH kayu hutan Dipenuhi oleh PT Agronusa Alam Sejahtera selama periode Oktober 2019 sampai dengan September 2020 tahun. PT Agronusa Alam Sejahtera yang patuh telah menerapkan penggunaan Tanda V-Legal yang diterapkan pada dokumen SKSHHK dan label barcode PBB dan penggunaan Tanda V-Legal sudah sesuai dengan ketentuan. Dokumen RKL dan RPL terpenuhi PT Agronusa Alam Sejahtera memiliki dokumen RKL dan RPL yang telah disahkan berdasarkan Keputusan Gubernur Jambi Nomor: 75/Kep.Gub/BLHD/2009, tanggal 25 Februari 2009.
Memenuhi PT Agronusa Alam Sejahtera telah melaksanakan pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup sesuai dengan rencana dan dampak penting yang terjadi di lapangan, hal ini dibuktikan dengan laporan semester pelaksanaan RKL dan RPL dan dapat dibuktikan dengan dokumentasi pelaksanaannya di lapangan. . Pedoman/Tata Cara Pemenuhan K3 PT Agronusa Alam Sejahtera telah menetapkan SOP terkait K3 untuk kegiatan operasional di lapangan dan terdapat penanggung jawab penerapan K3 yaitu pembentukan P2K3 yang telah disetujui oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi , Nomor 215 Tahun 2019 tanggal 16 Mei 2019 dan berlaku selama 3 (tiga) tahun. Ketersediaan Peralatan K3 Kepatuhan PT Agronusa Alam Sejahtera memiliki peralatan K3 yang disediakan perusahaan berupa alat pelindung diri (APD) bagi karyawan yang sesuai dengan kondisi masing-masing bagian di lapangan, dan seluruh peralatan berfungsi dengan baik. Verifikator c.
Data Kecelakaan Kerja Terpenuhi PT Agronusa Alam Sejahtera mempunyai dokumen pencatatan kecelakaan kerja secara berkala dan telah dilakukan upaya untuk mengurangi terjadinya kecelakaan kerja Indikator 5.2.1. Rapat Karyawan PT Agronusa Alam Sejahtera belum memiliki serikat pekerja, namun memiliki kebijakan tertulis perusahaan yang memperbolehkan karyawan membentuk dan melakukan aktivitas. Ketersediaan Kelengkapan Dokumen KKB atau PP PT Agronusa Alam Sejahtera mempunyai jangka waktu Peraturan Perusahaan (PP) yang telah disahkan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi Nomor: Kep.