• Tidak ada hasil yang ditemukan

PDF SKRIPSI ANALISIS TINGKAT PERPUTARAN PIUTANG TERHADAP ... - Unismuh

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "PDF SKRIPSI ANALISIS TINGKAT PERPUTARAN PIUTANG TERHADAP ... - Unismuh"

Copied!
86
0
0

Teks penuh

Temuan penelitian Santoso (2013) mengenai perputaran modal kerja dan perputaran piutang Dampak terhadap profitabilitas pada PT. Pegadaian (Persero) menunjukkan bahwa hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan metode analisis regresi berganda menunjukkan bahwa perputaran modal kerja dan perputaran debitur secara simultan pada PT. Tirta Mumbul Jaya Abadi Hasil penelitian periode tersebut menunjukkan bahwa analisis tingkat perputaran piutang usaha pada PT.

Tirta Mumbul Jaya Abadi ditinjau dari tingkat perputaran piutang pada tahun 2010 dinilai cukup baik, pada tahun 2011 tingkat perputaran dinilai buruk dan pada tahun 2012 tingkat perputaran dinilai buruk. Selanjutnya penelitian Irawan (2014) mengenai pengaruh perputaran piutang dan perputaran persediaan terhadap profitabilitas menemukan bahwa perputaran piutang dan perputaran persediaan tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Dari latar belakang tersebut penulis tertarik untuk melakukan analisis terhadap laju perubahan klaim menjadi keuntungan pada perusahaan PT.

Fred Weston menyatakan bahwa rata-rata periode penagihan merupakan ukuran perputaran piutang yang dihitung dalam 2 tahap. Pengujian secara parsial menunjukkan bahwa variabel tingkat perputaran piutang berpengaruh positif terhadap profitabilitas LPD di kabupaten Ubud periode 2007-2011 dengan tingkat kepercayaan sebesar 95%. Penelitian yang dilakukan oleh Karjono (2010) Mengenai Dampak Arus Kas dan Piutang Terhadap Profitabilitas Ekonomi pada KPRI di lingkungan BKN.

Untuk pengujian secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan antara perputaran kas dan perputaran debitur terhadap profitabilitas ekonomi pada KPRI di lingkungan BKN yang berarti Ho ditolak maka terdapat pengaruh antara perputaran kas dan perputaran debitur terhadap profitabilitas ekonomi. Berdasarkan perhitungan, rata-rata tingkat perputaran kas pada KPRI di lingkungan BKN pada tahun 2009-2010 sebesar 6,74 kali, perputaran piutang sebesar 5,15 kali, dan profitabilitas ekonomi sebesar 15,05%. Berdasarkan pengujian secara parsial perputaran kas dan perputaran piutang, profitabilitas ekonomi pada KPRI di lingkungan BKN berpengaruh signifikan.

Gambar 2.1 Kerangka PikirProfit
Gambar 2.1 Kerangka PikirProfit

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

TINJAUAN PUSTAKA

Pengertian Piutang

Penerapan sistem penjualan kredit yang dilakukan perusahaan merupakan salah satu upaya perusahaan dalam meningkatkan volume penjualan. Penjualan secara kredit tidak serta merta menghasilkan penerimaan kas, namun menimbulkan apa yang disebut dengan piutang. Dengan kata lain, piutang muncul karena perusahaan menerapkan sistem penjualan kredit. Dalam berbagai referensi, piutang untuk tujuan akuntansi sering diartikan sebagai suatu bentuk tagihan yang diajukan kepada pihak lain sebagai akibat suatu transaksi, sebagaimana definisi yang dikemukakan oleh Simon (1973) yang dikutip Manulang sebagai berikut.

Selain itu Munir lebih lanjut menjelaskan pengertian piutang dalam piutang usaha, piutang usaha adalah tagihan kepada pihak lain (kepada kreditur atau pelanggan) sebagai akibat penjualan barang dagangan secara kredit. Jadi, piutang dapat diartikan sebagai perusahaan mempunyai hak untuk menagih kepada pihak lain yang menjadi pelanggannya dan mengharapkan pembayaran dari mereka untuk memenuhi kewajibannya kepada perusahaan. Sedangkan menurut Warren, Reeve, Fess yang diterjemahkan oleh Aria Farahmita, debitur dapat diklasifikasikan sebagai berikut.

Piutang usaha merupakan piutang hasil penjualan barang atau jasa yang merupakan kegiatan normal perusahaan.

Faktor – faktor yang mempengaruhi besar kecilnya investasi dalam Piutang

Ketentuan penjualan mengidentifikasi kemungkinan diskon untuk pembayaran awal, periode diskon, dan total periode kredit. Umumnya syarat penjualan dinyatakan dalam bentuk a/b, net c, yang menunjukkan bahwa pelanggan dapat memotong persentase jika tagihan dibayar dalam b hari, sebaliknya harus dibayar dalam c hari. Kunci untuk mempertahankan kendali atas penagihan utang adalah kenyataan bahwa kemungkinan gagal bayar meningkat seiring bertambahnya usia rekening.

Kuasa dan jangka waktu penagihan akan mempengaruhi jangka waktu tagihan yang jatuh tempo namun belum dibayar.

Kebijakan Pengumpulan Piutang dan Kredit

  • Standar Kredit
  • Persyaratan Kredit
  • Evaluasi Terhadap Pelanggan
  • Perputaran Piutang
  • Hari rata-rata penagihan piutang

Penjualan barang atau jasa yang diberikan kepada pelanggan mempunyai risiko terhadap usaha yang menimbulkan kerugian bagi usaha, baik karena keterlambatan syarat pembayaran maupun kerugian karena pelanggan tidak mampu lagi membayar barang yang dibelinya. Untuk menghindari atau meminimalkan risiko yang dihadapi perusahaan, sebaiknya dilakukan analisis kredit sebelum memberikan penjualan kredit. Analisis kredit yang diberikan tidak jauh berbeda dengan pinjaman yang diberikan oleh perbankan, misalnya analisis “The Five C’s of Credit”.

Dengan alat analisis ini, perusahaan setidaknya dapat melihat kemauan dan kemampuan pelanggan sebelum penjualan kredit diberikan. Ketentuan kredit ini berguna untuk meningkatkan penjualan kredit dan merangsang pelanggan untuk segera membayar tagihannya. Selain itu, jangka waktu kredit yang diberikan juga memberikan ruang bagi nasabah untuk melunasi kredit yang diterimanya.

Menurut Soemars, penjualan kredit adalah transaksi antara perusahaan dan pelanggan untuk penyediaan barang atau jasa, yang hasilnya adalah terciptanya piutang, aset moneter. Dari pengertian tersebut dapat kita simpulkan bahwa penjualan secara kredit adalah suatu transaksi antara perusahaan dengan pelanggan yang mengirimkan barang sesuai pesanan dan perusahaan tersebut mempunyai invoice dalam jangka waktu tertentu, yang mengakibatkan terciptanya piutang dan uang tunai.

Prosedur Penerimaan

  • Melalui Penagihan Perusahaan
  • Melalui Pos
  • Melalui Lock-Box Collection Plan

Penerimaan uang tunai dari debitur dalam bentuk cek kasir juga memberikan peluang bagi karyawan untuk mencairkan cek yang diterima dari debitur untuk kepentingan pribadinya. Departemen kesekretariatan mengirimkan pemberitahuan ke departemen piutang untuk keperluan posting pada kartu piutang. Kasir menyetorkan cek tersebut ke bank setelah cek tersebut disahkan oleh pejabat yang berwenang.

Rencana penagihan kotak tertutup ini biasanya digunakan untuk mengatasi permasalahan perusahaan yang debiturnya tersebar luas di berbagai wilayah geografis yaitu. Jika debitur harus mengirimkan ceknya langsung ke perusahaan, maka diperlukan waktu beberapa hari sampai cek tersebut sampai melalui pos b.

Cara Pengumpulan Piutang

  • Melalui Surat
  • Melalui Telepon
  • Kunjungan Personal
  • Tindakan Yuridis

Beberapa teknik penagihan yang biasa digunakan oleh pelaku bisnis ketika pelanggan atau pembeli belum membayar dalam waktu yang ditentukan adalah sebagai berikut. Jika hutang masih belum bisa dibayar setelah beberapa hari pengiriman surat, dapat dikirimkan surat kedua dengan nada yang lebih kasar. Apabila setelah dikirimkan surat peringatan ternyata utangnya belum terbayar, bagian kredit dapat menghubungi nasabah dan secara pribadi memintanya untuk segera membayar.

Jika dari hasil diskusi misalnya pelanggan mempunyai alasan yang dapat diterima, maka perusahaan mungkin bisa memberikan perpanjangan untuk jangka waktu tertentu. Apabila ternyata nasabah tidak mau membayar utangnya, maka perusahaan dapat menempuh upaya hukum perdata melalui pengadilan.

Analisis Umur Piutang

Perusahaan dapat mengetahui posisi piutang pada suatu periode tertentu dengan menggunakan umur piutang, guna mengambil kebijakan keuangan yang tepat dan menggambarkan seberapa besar dampaknya terhadap kondisi keuangan perusahaan.

Penilaian Piutang Usaha

  • Profitabilitas
    • Jenis – Jenis Profitabilitas

Jumlah kerugian atas piutang yang telah dihapusbukukan dapat diakui dan dilaporkan jika terdapat bukti yang meyakinkan bahwa pelanggan secara efektif tidak mampu membayarnya. Jadi piutang yang dilaporkan di neraca merupakan nilai bruto, bukan nilai yang diharapkan diterima. Profitabilitas (Laba) adalah kemampuan perusahaan untuk memperoleh keuntungan sehubungan dengan penjualan total aset dan ekuitas.

Merupakan margin keuntungan berdasarkan penjualan, rasio ini merupakan salah satu rasio yang digunakan untuk mengukur. Rasio ini menunjukkan kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba yang diukur dari besarnya laba sebelum bunga dan pajak dibandingkan dengan total aset. Rasio ini menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan yang mampu menutupi biaya tetap atau biaya operasional lainnya.

Penelitian Terdahulu

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat perputaran kas secara parsial berpengaruh positif terhadap profitabilitas, tingkat perputaran kredit berpengaruh positif terhadap profitabilitas, biaya operasional, pendapatan operasional berpengaruh positif terhadap profitabilitas, kecukupan modal. Rumus regresi menjelaskan bahwa tingkat perputaran kas, tingkat perputaran kredit, biaya operasional, pendapatan operasional, kecukupan modal, jumlah nasabah berpengaruh positif terhadap profitabilitas Lembaga Perkreditan Desa pada seluruh LPD Kabupaten Buleleng yang terdaftar pada LPLPD tahun 2009- periode 2013. Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan uji t terlihat bahwa perputaran kas dan setara kas (X) = 3,797 mempunyai pengaruh signifikan dan positif terhadap profitabilitas.

Hal ini terlihat dari t hitung perputaran kas (X) sebesar 3,797 lebih besar dari t tabel sebesar 2,353 dan probabilitas signifikansi sebesar 0,032 dimana nilai tersebut kurang dari 0,05 (5%) Artinya secara parsial perputaran kas mempunyai pengaruh berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas, dengan koefisien determinasi atau 2R=0,828 yang berarti total pengaruh perputaran kas terhadap profitabilitas adalah sebesar 82,8%. Jadi, perputaran kas berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Semakin cepat jangka waktu pembayarannya maka semakin baik bagi perusahaan, karena semakin cepat pula modal kerja yang ditanamkan dalam bentuk piutang diubah menjadi modal atau uang tunai, yang berarti semakin tinggi tingkat perputaran piutang.

Hasil pengujian secara parsial menunjukkan bahwa hanya satu dari tiga variabel independen dalam penelitian ini yaitu tingkat perputaran kas yang mempunyai pengaruh positif terhadap profitabilitas LPD. Sedangkan variabel lain yaitu tingkat perputaran kas dan tingkat pertumbuhan jumlah nasabah kredit tidak mempunyai pengaruh terhadap profitabilitas LPD di Kabupaten Ubud periode 2007-2011. Pengaruh Tingkat Perputaran Kas, Perputaran Kredit, Biaya Operasional (BOPO), Kecukupan Modal dan Jumlah Nasabah terhadap Profitabilitas (Studi pada LPD.

Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara tingkat perputaran uang terhadap profitabilitas lembaga perkreditan desa pada seluruh LPD di Kabupaten Buleleng yang terdaftar di LPLPD.

Kerangka Pikir

Hipotesis

Multi Finance atau yang dikenal dengan Kredit Plus merupakan salah satu perusahaan pembiayaan terbaik di Makassar, sehingga perlu dilakukan analisis terhadap tingkat perputaran piutang perusahaan tersebut. Studi Kepustakaan (Library Research), yaitu metode penelitian dengan membaca literatur, bahan referensi, bahan perkuliahan dan hasil penelitian lain yang berkaitan dengan objek yang diteliti.

Jenis dan Sumber Data

Metode Analisis

RTO bertujuan untuk mengukur likuiditas dan aktivitas piutang perusahaan. Kali 2) Rata-rata pengumpulan periode (ACP). Tujuan dari persentase tunggakan adalah untuk mengetahui berapa jumlah piutang yang telah jatuh tempo dan tidak tertagih dari sejumlah penjualan kredit yang dilakukan. Tingkat penagihan bertujuan untuk mengetahui berapa jumlah piutang yang tertagih dari total piutang yang dimiliki perusahaan.

Sistematika Pembahasan

GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

Sejarah Singkat Perusahaan

Visi dan Misi Perusahaan

  • Visi
  • Misi

Struktur Organisasi Perusahaan

Job Description

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Kriteria untuk mengukur efektivitas pengendalian piutang

  • Receivable Turn Over
  • Avarege Collect Period
  • Rasio Tunggakan
  • Rasio Penagihan

Analisis Umur Piutang

Analisis Rasio Profitabilitas

Analisis Tingkat Perputaran Piutang PT. Finansia Multi Finance

Gambar

Gambar 2.1 Kerangka PikirProfit
Gambar 4.1 Struktur Organisasi

Referensi

Dokumen terkait

Pengaruh Perputaran Kas dan Piutang terhadap Rentabilitas Ekonomi pada PusatKoperasi Pegawai Republik Indonesia PKPRI DKI Jakarta 2010-2013.. Skripsi Universitas Negri