Pemanfaatan ruang (Nasional, Provinsi, dan Kabupaten/Kota) dilakukan sesuai dengan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup. Pelestarian fungsi lingkungan hidup merupakan serangkaian upaya untuk menjaga kelangsungan daya dukung dan daya dukung lingkungan hidup.
Ruang Lingkup
Istilah dan Definisi
Menetapkan dan mengatur alokasi kuota izin yang diperdagangkan berdasarkan daya dukung dan kemampuan lingkungan hidup. Penentuan daya dukung dan daya dukung lingkungan hidup adalah suatu proses/metode penyelidikan ilmiah untuk mengetahui/mengetahui kemampuan suatu kawasan dalam menunjang penghidupan manusia dan makhluk hidup lainnya.
Konsep Dasar
Lebih lanjut penjelasan Pasal 13 ayat 1 huruf c PP 46 Tahun 2016 menyebutkan bahwa kinerja jasa atau jasa ekosistem merupakan ukuran perubahan kapasitas dan mutu jasa ekosistem dari kondisi awal yang disepakati menjadi kondisi sebenarnya. saat dipantau. Jasa lingkungan atau sering disebut jasa ekosistem menurut Millennium Ecosystem Assessment (2003) adalah manfaat ekosistem yang dapat dimanfaatkan bagi kehidupan manusia, antara lain jasa amenitas, jasa peraturan, dan jasa sosial budaya. Jasa penunjang adalah jasa yang menunjang lingkungan alam. keadaan itu sendiri.
Menuju Pemahaman Konsep Jasa Lingkungan Hidup
Karakteristik Alamiah: Bentang Alam dan Tipe Vegetasi Alami Sebagai Pembentuk Ekoregion
Banyaknya komponen ekosistem yang saling berinteraksi menghadirkan tantangan baru untuk mengklasifikasikannya menjadi satu unit, namun dapat digunakan untuk tujuan yang berbeda. Konsep ekosistem yang saling berhubungan menciptakan mosaik lanskap dalam skala yang lebih luas, lanskap terhubung membentuk unit yang lebih besar.
Penutupan Lahan Sebagai Faktor Koreksi Kegiatan Ekonomi Berbasis Lahan
20 ditentukan oleh kondisi alam dan aktivitas sosial ekonomi dan budaya masyarakat di wilayah tersebut (Sandy, 1995 dalam Dwiprabowo et al., 2014). Selain faktor ekonomi, perubahan penggunaan lahan juga dipengaruhi oleh faktor sosial budaya di kawasan tersebut, antara lain jumlah dan kepadatan penduduk, jumlah penduduk di desa dan kota, mata pencaharian masyarakat, keterlibatan dalam bidang pendidikan, persentase penduduk miskin, adat istiadat. mekanisme, mandat, institusi, media sosial dan lainnya (Dwiprabowo et al., 2014).
Ekosistem dan Jasa Lingkungan
Oleh karena itu, diperlukan pendekatan multisektoral yang mengkaji ketersediaan dan kondisi setiap jasa lingkungan, termasuk interaksinya. Pengukuran tidak langsung dapat dilakukan melalui proses interpretasi, melibatkan asumsi tertentu, atau harus dipadukan dengan model dari sumber lain sebelum digunakan untuk mengukur jasa lingkungan.
Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan Hidup
Dengan pendekatan jasa lingkungan, daya dukung dari aspek aksesibilitas sama dengan besarnya jasa lingkungan atau besarnya kontribusi. Esensi dasar dari identifikasi daya dukung dan daya dukung adalah kemampuan ekosistem dalam menyediakan jasa lingkungan (sisi suplai) terbatas, sedangkan kebutuhan akan jasa lingkungan (sisi permintaan) mungkin tidak terbatas.
Lingkup Pedoman
Kinerja jasa lingkungan sebagai penyedia pangan didefinisikan sebagai ketersediaan tanaman (sereal dan non-sereal) dan hewan yang dapat dimakan, dengan total dan rata-rata stok (dalam kg/ha) sebagai indikator kondisinya. Sederhananya, jasa lingkungan pengelolaan air menentukan kinerja siklus hidrologi (siklus air), khususnya pada proses infiltrasi, kemudian mempengaruhi ketersediaan air yang dapat dipompa (jasa penyediaan air).
Kebutuhan Data
Penentuan Kinerja Jasa Lingkungan Hidup
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memberikan bobot dan skor untuk 3 parameter 7 Jasa Lingkungan dalam skala tahun 2016 dan 1996. Diharapkan daerah dapat mengembangkan bobot dan skor terutama pada skala cakupan wilayah yang lebih besar.
Kecukupan JLH sebagai penyedia air
Tahapan Penentuan Daya Dukung Daya Tampung Lingkungan Hidup
Hasil perhitungan akan menghasilkan indeks kinerja jasa lingkungan penyedia air minum dengan rentang indeks 1 sampai dengan 5. Overlay peta kinerja jasa lingkungan pada tahun dilakukannya penelitian (T1) dan tahun acuan (T0).
BOBOT DAN SKORING PARAMETER DAYA DUKUNG DAN DAYA TAMPUNG LINGKUNGAN HIDUP SKALA 1 : 250.000
Vegetasi hutan pegunungan bawah 4 Dataran vulkanik bergelombang yang terbuat dari material luar batuan beku 2 20091 Pertanian lahan kering 2. Vegetasi hutan pegunungan bawah 4 Dataran vulkanik bergelombang yang terbuat dari material luar batuan beku 3 20091 Pertanian lahan kering 3.
PULAU KALIMANTAN
Vegetasi hutan pamah (non-dipterokarpa) 5 Dataran karst batuan sedimen karbonat 3 2010 Perkebunan/kebun 2 Vegetasi hutan pantai 4 Bidang struktural lipatan batuan sedimen non-karbonat yang bergelombang 3 2012 Permukiman/daerah terbangun 1 Vegetasi hutan pegunungan bawah 4 Dataran vulkanik bergelombang material bergelombang dari campuran batuan beku luar dan piroklastik 4 3000 Sabana/padang rumput 1. Vegetasi herba rawa gambut 2 Bukit vulkanik parasit berbentuk kerucut dari batuan beku luar 2 Kolam 20094 3 Vegetasi herba di tepi danau 4 Perbukitan karst yang larut dari batuan sedimen karbonat 2 20094 Daerah terbuka 1 Vegetasi herba di sepanjang tepian sungai 5 Perbukitan struktur batuan metamorf yang terlipat 3 20121 Bandar udara/pelabuhan 1 Vegetasi herba pada tepian sungai payau 3 Perbukitan struktur lipatan batuan sedimen campuran karbonat dan non-karbonat 3 20122 Transmigrasi 1.
BOBOT DAN SKOORING JASA LINGKUNGAN PENYEDIA AIR
Vegetasi hutan rawa air tawar 5 Pegunungan denudasional yang tersusun dari batuan beku luar 2 20041 Hutan bakau sekunder/tebangan 2 Vegetasi hutan tepian sungai payau 3 Pegunungan denudasional yang tersusun dari campuran batuan beku luar dan piroklastik 3 20051 Hutan rawa sekunder/tebangan 2 Vegetasi pantai 1 Pegunungan kerucut vulkanik terbuat dari campuran batuan beku luar dan batuan piroklastik 4 20071 Belukar rawa 3 Vegetasi bakau 2 Struktur pegunungan terlipat yang terbuat dari batuan sedimen non-karbonat 3 20091 Pertanian lahan kering 2 Vegetasi herba rawa air payau 3 Struktur pegunungan plutonik yang terbuat dari batuan beku dalam 2 20092 Pertanian kering bercampur semak/kebun campuran. 71 Jenis vegetasi Skor Bobot Bentuk Lahan Nama Bobot Skor Kode PL Tutupan lahan Skor Bobot Vegetasi hutan batuan ultrabasa 0,122 Danau Hutan lahan kering primer 5 0,60 Vegetasi hutan kapur pamah 3 Dataran fluvial dengan material aluvium 5 2002 Hutan lahan kering sekunder/tebangan 3 Vegetasi hutan pamah batu kapur pada lanskap karst 4 Dataran sungai bergelombang yang terbuat dari alluvium 5 2004 Hutan bakau primer 4 Vegetasi hutan Dipterokarpa pamah 5 Dataran fluviomamarine yang terbuat dari alluvium 4 2005 Hutan rawa primer 4 Vegetasi hutan gambut 2 Dataran laut berpasir yang terbuat dari alluvium 2 2006 Hutan yang ditanami 2 Vegetasi Pamah hutan padang rumput 2 Dataran organik yang terbuat dari gambut 3 20 07 Semak 3 Vegetasi hutan pamah (bukan dipterokarpa) 5 Dataran karst larutan yang terbuat dari batuan sedimen karbonat 3 2010 Perkebunan/Kebun 2 Vegetasi hutan pantai 4 Dataran struktur lipatan bergelombang yang terbuat dari sedimen non-karbonat batuan 4 2012 Permukiman / Lahan Terbangun 1 Vegetasi hutan di daerah pegunungan bawah 4 Dataran vulkanik dengan gelombang bergelombang yang terbuat dari campuran batuan beku luar dan piroklastik 4 3000 Sabana / Padang Rumput 2 Vegetasi hutan rawa air payau 3 Lembah sungai yang terbuat dari alluvium 4 5001 Perairan 5 Vegetasi hutan rawa air tawar 5 Pegunungan denudasional yang tersusun dari batuan beku luar 2 20041 Hutan bakau sekunder/tebangan 4 Vegetasi hutan tepian sungai payau 3 Pegunungan denudasional yang tersusun dari campuran batuan beku luar dan batuan piroklastik 3 20051 Hutan rawa sekunder/tebangan 3 Vegetasi pesisir 1 Pegunungan kerucut vulkanik yang terbuat dari campuran batuan beku luar dan piroklastik 4 20071 Belukar rawa 3 Vegetasi bakau 2 Struktur pegunungan terlipat yang terbuat dari batuan sedimen non-karbonat 3 20091 Pertanian lahan kering 3 Vegetasi herba dari rawa air payau 3 Pegunungan struktural plutonik yang terbuat dari batuan beku dalam 2 20092 Pertanian di lahan kering bercampur semak/kebun campur 3 Vegetasi terna rawa air tawar 5 Bukit denudasional yang terbuat dari batuan beku luar 2 20093 Sawah 5 Vegetasi terna rawa gambut 2 Bukit kerucut vulkanik parasit yang terbuat dari batuan beku luar 2 20094 Ikan tambak 5 Vegetasi terna terna 4 Perbukitan karst larutan yang terbuat dari batuan sedimen karbonat 3 20094 Lahan Terbuka 1 Terna vegetasi tepi sungai 5 Perbukitan struktural terna yang terlipat dari batuan metamorf 3 20121 Bandara/Pelabuhan 1 Vegetasi terna tepi sungai payau 3 Perbukitan struktural terlipat yang terbuat dari campuran karbonat dan non -batuan sedimen karbonat 3 20122 Transmigrasi 3.
BOBOT DAN SKOORING JASA LINGKUNGAN PENYEDIA PANGAN
72 Jenis Vegetasi Nilai Bobot Bentuk Lahan Nama Bobot Skor Kode PL Tutupan Lahan Skor Bobot Vegetasi hutan batuan ultrabasa 0,124 Lebih Banyak Hutan lahan kering primer 5 0,60 Vegetasi hutan kapur pamah 4 Dataran fluvial dengan material alluvium 4 2002 Hutan lahan kering sekunder 3 / Vegetasi penebangan batu kapur pamah di lanskap karst 5 Dataran sungai berbukit-bukit yang terbuat dari alluvium 4 Tahun 2004 Hutan bakau primer 4 Vegetasi hutan Dipterokarpa pamah 5 Dataran fluviomarine terbuat dari alluvium 4 Tahun 2005 Hutan rawa primer 4 Vegetasi hutan gambut yang terbuat dari pasir 06 vegetasi pasir 06 Vegetasi Hutan padang rumput Pamah 4 Dataran organik yang terbuat dari gambut 5 2007 Semak 2 Vegetasi hutan pamah (non-dipterokarpa ) 5 Dataran karst terlarut yang terbuat dari batuan sedimen karbonat 5 2010 Perkebunan/Kebun 2 Vegetasi hutan pantai 5 Terungkapnya struktur batuan sedimen tak terlipat 3 2012 Permukiman / Lahan Terbangun 1 Hutan pegunungan bawah vegetasi 5 Dataran vulkanik dengan gelombang bergelombang yang terbuat dari campuran batuan beku luar dan piroklastik 4 3000 Sabana / Padang Rumput 2 Vegetasi hutan rawa air payau 4 Lembah sungai Air terbuat dari 5 alluvium 4 badan 5 Vegetasi hutan rawa air tawar 4 Pegunungan denudasional yang terbuat dari batuan beku luar batuan 2 20041 Hutan bakau sekunder/tebangan 3 Vegetasi hutan tepi sungai payau 4 Pegunungan denudasi yang tersusun dari campuran batuan beku luar dan piroklastik 4 Batuan terpotong tahun 2005 4 Vegetasi tahun 2005 1 Pegunungan kerucut vulkanik yang tersusun dari campuran batuan beku luar dan piroklastik 4 20071 Hutan rawa 2 Vegetasi mangrove 4 Struktur pegunungan yang terlipat dari batuan sedimen non-karbonat 3 20091 Pertanian lahan kering 2 Tanaman pegunungan payau Rawa yang terbuat dari vegetasi pegunungan plutonik Rawa batuan plutucturne 2 20092 Pertanian lahan kering bercampur kayu/kebun campuran 3 Vegetasi terna rawa air tawar 2 Dibuat gundukan denudasional batuan beku luar 2 20093 Sawah 2 Vegetasi terna rawa gambut 2 Gundukan kerucut vulkanik parasit yang terbuat dari batuan luar 2 pukulan 0 Vegetasi terna tepian ikan 2 Perbukitan karst larutan yang terbuat dari batuan sedimen karbonat 4 20094 Open Country 1 Terna tepian sungai bervegetasi 3 Struktur terlipat perbukitan dari batuan metamorf 3 20121 Bandar Udara/Pelabuhan 1 Vegetasi herba tepi sungai payau 3 Perbukitan terlipat dari batuan sedimen karbonat berstruktur campuran dan tidak terlipat 4 20122 Transmigrasi 1.
BOBOT DAN SKOORING JASA LINGKUNGAN PENGATUR AIR
73 Jenis Vegetasi Bobot Nama Peringkat Lahan Peringkat Bobot Kode PL Tutupan Lahan Peringkat Berat Vegetasi Hutan Batuan Ultrabasa 5.0 0.28 Hutan Lahan Kering Primer Danau 5 0.60 Vegetasi Hutan Kapur Pamah 5.0 Dataran Sungai Aluvial 3 Hutan Kering Sekunder 2002/tebang 4 Vegetasi hutan kapur pada lanskap karst 5.0 Dataran banjir fluvial bergelombang dengan puing-puing 3 2004 Hutan bakau primer 5 Vegetasi hutan Dipterokarpa dengan puing-puing 5.0 Dataran banjir fluviomarine 4 2005 Hutan rawa primer 4 Vegetasi hutan gambut 5 .0 Dataran laut berpasir dari puing-puing 4 2006 Hutan tanaman 3 Vegetasi hutan pamah 5.0 Dataran gambut organik 3 2007 Semak 3 Vegetasi hutan pamah (tanpa dipterokarpa) 5.0 Dataran karst terlarut batuan sedimen karbonat 3 2010 Perkebunan/kebun 3 Vegetasi hutan pantai 5.0 Dataran struktural batuan sedimen non-karbonat bergelombang dan berkerut 3 2012 Pemukiman / Lahan terbangun 1 Vegetasi hutan Nizhjegorsk 5.0 Dataran vulkanik yang bergelombang dan bergelombang yang merupakan campuran batuan beku luar dan batuan piroklastik 3 3000 Sabana/Padang Rumput 2 Vegetasi hutan rawa air payau 4.0 Lembah sungai dengan material aluvial 2 5001 Badan air 4 Vegetasi hutan rawa air tawar 5.0 Pegunungan denudasi dengan material batuan beku ekstrinsik 4 20041 Hutan bakau sekunder/tebang habis 4 Vegetasi hutan tepi sungai 4.0 Denudasi material pegunungan dari campuran batuan beku ekstrinsik dan piroklastik 4 20051 Hutan rawa sekunder / tercatat di atas 3 Vegetasi pesisir 3.0 Pegunungan kerucut vulkanik campuran batuan beku luar dan piroklastik 4 20071 Rawa semak belukar 3 Vegetasi bakau 5.0 Pegunungan terlipat secara struktural dari batuan sedimen non-karbonat 4 20091 Pertanian kering 3 Vegetasi herba rawa air payau 2, 0 Pegunungan plutonik struktural dari batuan beku internal 4 20092 Pertanian lahan kering bercampur semak belukar/kebun campuran 3 Vegetasi herba rawa air tawar 2.0 Perbukitan penggundulan batuan beku luar 3 20093 Sawah 2 Vegetasi herba rawa gambut 2.0 Bukit kerucut vulkanik parasit yang berasal dari batuan beku luar 3 20094 Kolam 2 Vegetasi herba tepi danau 2.0 Perbukitan karst larutan batuan sedimen karbonat 3 20094 Lahan terbuka 1 Vegetasi herba tepi sungai 2.0 Struktur perbukitan terlipat dari batuan metamorf 3 20121 Bandara/pelabuhan 1 Vegetasi herba tepian sungai yang kehitaman 2.0 Struktur Perbukitan terlipat I dari campuran batuan sedimen karbonat dan non-karbonat 3 20122 Download 1.
BOBOT DAN SKOORING JASA LINGKUNGAN PENGATUR IKLIM
74 Jenis vegetasi Skor Bobot Bentuk Lahan Nama Skor Bobot Kode PL Tutupan lahan Skor Bobot Vegetasi hutan batuan ultrabasa 0,323 Danau Hutan lahan kering primer 5 0,60 Vegetasi hutan kapur pamah 4 Dataran fluvial dengan material alluvium 1 2002 Hutan lahan kering sekunder/tebangan 4 Vegetasi hutan pamah kapur di bentang alam karst 5 Dataran sungai bergelombang yang terbuat dari alluvium 2 2004 Hutan bakau primer 5 Vegetasi hutan Dipterokarpa pamah 5 Dataran fluviomamarine yang terbuat dari alluvium 1 2005 Hutan rawa primer 5 Vegetasi hutan gambut 4 Dataran laut berpasir yang terbuat dari alluvium 1 2006 Hutan tanaman 3 Vegetasi Hutan padang pamah 4 Dataran organik yang terbuat dari gambut 1 2007 Semak 3 Vegetasi hutan pamah (bukan -dipterokarpa) 5 Dataran karst larutan yang terbuat dari batuan sedimen karbonat 3 2010 Perkebunan/Kebun 3 Vegetasi hutan pantai 5 Dataran struktur lipatan bergelombang yang terbuat dari batuan sedimen non-karbonat 2 5 Lereng tengah kerucut vulkanik yang terbuat dari material piroklastik 4 20041 Hutan bakau sekunder / bekas tebangan 4 Vegetasi hutan tepian sungai payau 5 Pegunungan denudasional yang terbuat dari batuan sedimen non-karbonat 4 20051 Hutan rawa sekunder / bekas tebangan 4 Vegetasi pantai 1 Pegunungan kerucut vulkanik yang terbuat dari batuan beku bagian luar 4 20071 Semak Belukar Rawa 4 Vegetasi Mangrove 4 Pegunungan struktur terlipat yang terbuat dari batuan sedimen karbonat 3 20091 Pertanian pada lahan kering 2 Vegetasi herba pada rawa air payau 3 Pegunungan struktur rusak yang terbuat dari batuan metamorf 3 20092 Pertanian pada lahan kering bercampur semak/kebun campuran 2 Vegetasi herba dari rawa air tawar 3 Lereng bawah pegunungan vulkanik yang terbuat dari material piroklastik 5 20093 Sawah 1 Vegetasi daratan rawa gambut 3 Bukit kerucut vulkanik yang terbuat dari material piroklastik 4 20094 Kolam Ikan 1 Vegetasi daratan di tepi danau 2 Dibuat perbukitan karst yang berorientasi solusi batuan sedimen karbonat 4 20094 Lahan Terbuka 1 Vegetasi kawanan di tepi sungai 2 Struktur perbukitan yang terlipat dari batuan metamorf 3 20121 Bandara/pelabuhan 1 Vegetasi herba payau di sepanjang tepi sungai 2 Struktur perbukitan yang terlipat dari campuran batuan sedimen karbonat dan non-karbonat 4 20122 Transmigrasi 1.
BOBOT DAN SKOORING JASA LINGKUNGAN MITIGASI PERLINDUNGAN BENCANA BANJIR
Vegetasi hutan pamah (non-dipterokarpa) 5 Dataran larutan karst yang terbuat dari batuan sedimen karbonat 5 2010 Perkebunan/Kebun 2 Vegetasi hutan pantai 5 Dataran struktur lipatan gelombang yang terbuat dari batuan sedimen non-karbonat 4 2012 Permukiman pegunungan1 vegetasi hutan 5 Material medan vulkanik yang bergelombang riak yang terbuat dari campuran batuan beku luar dan piroklastik 5 3000 Sabana / Padang Rumput 2. Rawa air payau vegetasi herba 3 Pegunungan plutonik struktural terbuat dari batuan beku internal 2 reruntuhan bercampur taman 209/20 .
BOBOT DAN SKOORING JASA LINGKUNGAN MITIGASI PERLINDUNGAN BENCANA LONGSOR
Vegetasi hutan rawa air tawar 5 Pegunungan denudasional yang tersusun dari batuan beku luar 3 20041 Hutan bakau sekunder/tebangan 4 Vegetasi hutan tepi sungai payau 5 Pegunungan denudasional yang tersusun dari campuran batuan beku luar dan piroklastik 2 20051 Sastra rawa di atas hutan 4 Sastra rawa di atas hutan Kerucut vulkanik pegunungan yang tersusun dari campuran material batuan beku luar dan piroklastik 3 20071 Semak berawa 3 Vegetasi bakau 4 Struktur pegunungan terlipat yang terbuat dari batuan sedimen non-karbonat 2 20091 Pertanian lahan kering 2. Vegetasi herba herba gambut 3 Vegetasi parasit batuan beku 4 20094 Kolam 5 Vegetasi Randtrop 2 Danau karst yang larut Perbukitan yang terbuat dari batuan sedimen karbonat 3 20094 Daerah terbuka 1 Vegetasi herba tepi sungai 2 Perbukitan struktural terlipat yang terbuat dari batuan metamorf 1 20121 Struktur sungai Brack 1 Sungai Brack 1 Sungai braket 1 20121 Struktur sungai Brack semua perbukitan terbuat dari non-karbonat batuan sedimen 2 20122 Transmigrasi 2.
BOBOT DAN SKOORING JASA LINGKUNGAN MITIGASI PERLINDUNGAN BENCANA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN PULAU KALIMANTAN
Perbukitan denudasional yang tersusun dari batuan sedimen non karbonat 3 Perbukitan denudasional yang tersusun dari campuran batuan beku luar dan piroklastik 4. Perbukitan denudasional yang tersusun dari campuran batuan beku luar dan piroklastik 3 Perbukitan karst larutan yang tersusun dari batuan sedimen karbonat3.
INDEKS GRID SKALA RAGAM RESOLUSI 5” X 5”
PULAU SUMATERA
PULAU JAWA
PULAU SULAWESI
PULAU BALI DAN KEP. NUSA TENGGARA
KEPULAUAN MALUKU
PULAU PAPUA