• Tidak ada hasil yang ditemukan

(1)1 (2)2 PELAYANAN PENDIDIKAN DASAR DALAM MEKANISME BANTUAN PEMERINTAH Mawar, S.IP, M.AP Dr

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "(1)1 (2)2 PELAYANAN PENDIDIKAN DASAR DALAM MEKANISME BANTUAN PEMERINTAH Mawar, S.IP, M.AP Dr"

Copied!
56
0
0

Teks penuh

Sarana dan prasarana sekolah merupakan salah satu faktor pendukung untuk mencapai keberhasilan proses belajar mengajar di sekolah. Hal ini menunjukkan bahwa peran sarana dan prasarana sangat penting dalam menunjang kualitas pembelajaran siswa.

Pelayanan

Pelayanan publik menurut Roth (1926:1) adalah sebagai berikut: Pelayanan publik diartikan sebagai pelayanan yang tersedia untuk umum, secara umum (seperti di museum) atau secara khusus (seperti di restoran makanan). Karena pelayanan publik terfokus pada masyarakat, oleh masyarakat dan dari masyarakat (Retnowati WD Tuti, 2014).

Pendidikan Dasar

Pengertian pendidikan di sekolah dasar mempunyai pengertian yang sama dengan pengertian yang telah dikemukakan di atas, namun yang membedakannya hanyalah letak penonton atau peserta didiknya. Artinya pendidikan di sekolah dasar terfokus pada siswa sekolah dasar antara kelas 1 sampai kelas 6, yang ketentuan materi dan materi pelajarannya diatur tersendiri dalam GBPP (Garis Besar Program Pengajaran). Dari kutipan undang-undang di atas beserta landasannya, maka tujuan pendidikan di sekolah dasar sendiri dapat diuraikan mencakup beberapa hal, yaitu (1).

Yang dimaksud dengan pendidikan di sekolah dasar sesungguhnya adalah pendidikan dan pengembangan pengetahuan pada siswa sekolah dasar agar mempunyai sikap kebersamaan dalam upaya menghasilkan generasi baru yang bertanggung jawab. Dalam pelaksanaannya, pendidikan di sekolah dasar diberikan kepada siswa dengan seperangkat materi atau mata pelajaran yang harus dikuasainya. Dengan adanya keberagaman budaya bangsa Indonesia, maka latar belakang pendidikan di sekolah dasar Indonesia mengacu pada akar budaya bangsa, dimana hal ini dapat ditegaskan berdasarkan Undang-undang No. di sisanya..

Dari uraian di atas, pendidikan sekolah dasar sebagai pendidikan formal bagi generasi penerus bangsa dikemas berdasarkan karakter dan budaya bangsa, yang kemudian ditentukan oleh kurikulum. Oleh karena itu, pendidikan sekolah dasar pada hakikatnya merupakan pendidikan yang lebih terarah dan lebih memotivasi siswa untuk belajar. Jadi konseling siswa di sekolah dasar merupakan suatu kegiatan yang dilakukan secara terencana dan terencana.

Pelayanan Pendidikan Dasar

Oleh karena itu, bimbingan merupakan suatu layanan yang harus diberikan oleh guru kepada seluruh siswa di sekolah dasar dan guru harus dapat mengetahui kebutuhan siswanya ketika memberikan layanan bimbingan agar tahapan perkembangan pembelajarannya terpenuhi dengan baik. Pemerintah provinsi sebagai wakil pemerintah pusat dapat melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan pendidikan dasar oleh pemerintah kabupaten/kota. Berdasarkan Pasal 7 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 yang menyatakan bahwa pemerintah pusat mengarahkan dan mengawasi penyelenggaraan urusan pemerintahan di daerah.

Sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan dan perbaikan manajemen penyelenggaraan pendidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mencanangkan gagasan baru untuk menyempurnakan program sebelumnya yang diberi nama “Pengembangan Sekolah Dasar Rujukan”. Sekolah Dasar Rujukan menjadi model bagi sekolah dasar sekitar dalam memberikan pelayanan pendidikan yang bermutu. Pengembangan Sekolah Dasar Rujukan bertujuan untuk: (1) menjadikan satuan pendidikan sebagai tolak ukur dalam pengembangan dan peningkatan mutu Sekolah Dasar di Kabupaten/Kota; dan (2) mensosialisasikan hasil kinerja terbaik SD Rujukan kepada sekolah lain di Kabupaten/Kota.

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang sangat pesat telah memberikan dampak positif terhadap perkembangan pembelajaran di sekolah, khususnya di sekolah dasar rujukan. Sejalan dengan upaya peningkatan mutu pendidikan, pemerintah memperkenalkan kurikulum 2013 untuk seluruh sekolah dasar rujukan di Indonesia dengan menerapkan pembelajaran yang berfokus pada bagaimana siswa mampu kreatif dalam memecahkan masalah. Fasilitas pendukung yang memadai, termasuk fasilitas pembelajaran berbasis ICT, sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran khususnya di sekolah dasar rujukan.

Prinsip Pelaksanaan

Organisasi, Tugas Dan Tanggung Jawab

  • Organisasi Pelaksana
  • Tugas dan Tanggung Jawab

Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Menetapkan kebijakan bantuan fasilitas pembelajaran berbasis TIK bagi sekolah dasar rujukan; Monitoring dan evaluasi pelaksanaan bantuan sarana pembelajaran berbasis ICT pada SD rujukan dengan menggunakan sampling; Dan. Penyerahan Hibah Barang Milik Negara berupa seperangkat alat pengajaran berbasis TIK di Kabupaten/Kota;

Memantau dan memberikan bimbingan kepada sekolah dasar rujukan penerima bantuan penyelenggaraan fasilitas pembelajaran berbasis TIK; Pengalihan hibah barang milik negara berupa seperangkat fasilitas pembelajaran berbasis TIK pada Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar; Membuat dan menyampaikan laporan ringkasan penerimaan dukungan fasilitas pembelajaran berbasis TIK tahun anggaran 2017 dari seluruh sekolah dasar penerima bantuan di Kabupaten/Kota kepada Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar.

Menandatangani berita acara hasil pemeriksaan dan penerimaan perangkat fasilitas pembelajaran berbasis TIK tahun anggaran 2017 dan menyampaikannya kepada penyedia barang/jasa dengan. Menyiapkan dan menyampaikan laporan penerimaan bantuan fasilitas pembelajaran berbasis TIK tahun anggaran 2017 kepada Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar yang tembusannya disampaikan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan Pimpinan Yayasan Sekolah Dasar Swasta;

Mekanisme Pemberian Bantuan .1 Penetapan Calon Penerima Bantuan

  • Pengadaan Barang/Jasa
  • Perpajakan

Mekanisme pemesanan barang/jasa dilakukan secara e-procurement berdasarkan katalog elektronik (e-catalogue), kecuali ketentuan sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Kepala LKPP no. 3 Tahun 2015. Bagi barang yang belum tersedia dalam katalog elektronik LKPP, dilakukan melalui mekanisme selain e-procurement sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Tahun Anggaran Dana DIPA Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar Tahun Anggaran 2017.

Efisien, yaitu upaya yang harus dilakukan dengan menggunakan dana dan sumber daya yang ada untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan dalam waktu sesingkat-singkatnya dan secara bertanggung jawab; Efektif yaitu harus sesuai dengan kebutuhan yang telah ditentukan dan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya sesuai dengan target yang telah ditetapkan; Manfaat yaitu terselenggaranya kegiatan yang sejalan dengan prioritas nasional yang merupakan urusan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi dan manfaatnya benar-benar dirasakan dan efektif bagi sekolah.

Barang yang diperoleh dikirim langsung ke penerima/lokasi sekolah oleh Penyedia Barang/Jasa sesuai dengan kontrak/perjanjian antara PPK terkait dengan Penyedia Barang/Jasa. Pajak yang timbul atas pelaksanaan Bantuan Sarana Pembelajaran Berbasis TIK untuk Sekolah Dasar Tahun Anggaran 2017 dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Penyimpangan dalam pelaksanaan Bantuan Sarana Pembelajaran Berbasis TIK untuk Sekolah Dasar Tahun Anggaran 2017 akan dikenakan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan.

Monitoring Dan Pelaporan 1 Monitoring

  • Pelaporan

Mekanisme Bantuan Pemerintah Dalam KEMENDIKBUD Dalam rangka meningkatkan kualitas sarana dan prasarana

Saat ini tidak menerima bantuan renovasi dari APBN tahun 2017, Dana Alokasi Khusus (DAK), APBD Provinsi dan APBD Kabupaten/Kota. Pada tahun 2017, Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar telah melaksanakan renovasi terhadap 101 sekolah dasar yang tersebar di seluruh Indonesia. Renovasi sekolah ini dilakukan pada ruang kelas dan tangga menuju lantai 2. Tim Sarana dan Prasarana Direktorat Pembangunan telah mengawasi dan memberikan bantuan dalam renovasi SDN Sindangsari 1 dimulai dari mulai pembangunan yang progresnya 0% sampai dengan 100%.

Pengawasan ini juga dibantu oleh Jurusan Konstruksi SMK yang telah bekerjasama dengan Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar sebagai tim teknis yang melaksanakan perencanaan dan supervisi bantuan rekonstruksi sekolah dasar. Dengan bantuan renovasi sekolah dasar ini, siswa, guru, dan elemen sekolah lainnya dapat melaksanakan pembelajaran dengan aman dan nyaman.

Mekanisme bantuan pemerintah dalam PUPR

Dari total 324 paket, terdapat per Agustus 2019 terkontrak 34 bidang tanah atau 616 bidang sekolah, 246 bidang tanah dalam proses lelang dan sisanya 44 bidang tanah siap dilelang. Sedangkan 6 bidang tanah telah terkontrak untuk 57 bidang renovasi Madrasah, 45 bidang tanah dalam proses lelang dan sisanya 6 bidang tanah siap dilelang. Kementerian PUPR mempercepat pembangunan dan rehabilitasi 10 ribu sekolah dan madrasah di seluruh Indonesia.

Rehabilitasi sekolah dan madrasah bertujuan untuk mendukung fokus pemerintah dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Kementerian PUPR mempertajam program tersebut dengan fokus pada belanja modal yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Pekerjaan rehabilitasi sekolah dan madrasah dilakukan Kementerian PUPR melalui Pusat Pengembangan Sarana Pendidikan, Olah Raga dan Pasar (Pusat PSPPOP), Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya sehubungan dengan Peraturan Presiden (Perpres). ) Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pembangunan Pasar, Rehabilitasi atau Renovasi Manusia, Prasarana Pendidikan Tinggi, dan Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

Anggaran pembangunan sarana pendidikan, pasar, dan sarana olah raga Kementerian PUPR pada tahun 2019 sebesar Rp6,5 triliun, dimana Rp3,8 triliun digunakan untuk rehabilitasi sekolah dan Rp769,1 miliar untuk madrasah.

Mekanisme Bantuan Pemerintah Dalam Pemerintah Daerah

Pada tahun 2019, pembangunan infrastruktur akan dilakukan oleh Kementerian PUPR dengan dukungan rekonstruksi sekolah dasar dan menengah serta rekonstruksi madrasah rusak berat dan rusak sedang, penyelesaian pembangunan gedung Universitas Negeri dan penyelesaian pembangunan gedung Pondok Pesantren yang mangkrak (macet), kebakaran dan pembangunan pasar lainnya. Kawasan perbatasan merupakan kawasan yang mempunyai kepentingan dan pengaruh yang berbeda-beda, berasal dari kawasan yang mempunyai garis batas dalam ruangnya, sehingga kawasan ini menarik untuk diteliti, terutama dalam kaitannya dengan dampaknya terhadap pertumbuhan dan perkembangan wilayah, juga terhadap kegiatan dan bentuk pemberian pelayanan, kebutuhan, dan kebutuhan. oleh fasilitas umum untuk memenuhi kebutuhan penduduk yang tinggal di wilayah tersebut. Tentu saja kerjasama masyarakat, pemerintah dan pihak swasta sebagai pemangku kepentingan yang terlibat langsung dan aktif di kawasan perbatasan sangatlah penting.

Keberadaan kawasan perbatasan dengan peningkatan aktivitas yang selalu tumbuh dan berkembang memerlukan konsekuensi yaitu meningkatnya kebutuhan terhadap fasilitas umum yang saat ini disediakan oleh Pemerintah Daerah. Ada beberapa alasan mengapa perencanaan fasilitas umum menjadi penting, yaitu dari sudut pandang pemanfaatan sosial dan dari sudut pandang pasar. Disadari bahwa tanpa adanya penyediaan fasilitas umum pada suatu kawasan, maka kawasan tersebut akan memiliki nilai tanah yang rendah sehingga tidak menarik minat investor untuk menggunakan kawasan tersebut untuk kegiatan usahanya, begitu pula sebaliknya (Chapin, 1995: 67).

Kementerian/lembaga yang menjadi pelaksana pembangunan dapat saling berkoordinasi untuk melaksanakan pembangunan di wilayah perbatasan. Koordinasi ini tidak mudah untuk dicapai, sehingga sering terjadi 'korban di daerah' tidak mendapatkan bantuan yang mereka perlukan. Dengan diterapkannya inovasi pelayanan yang dilakukan Kemendikbud melalui sistem bernama TAKOLA sejak tahun 2017, hampir 75% permohonan bantuan sarana dan prasarana sekolah dasar diajukan melalui sistem ini, namun di sisi lain dilakukan identifikasi dan verifikasi. pelayanan bantuan dilakukan oleh tim Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). ) yang direkomendasikan oleh pemerintah provinsi, hasilnya terkadang kurang tepat yaitu sekolah yang seharusnya dalam keadaan benar-benar layak menerima bantuan tidak tersentuh sama sekali, dan banyak SMK yang pasif dalam memberikan rekomendasi sekolah yang layak dan memenuhi syarat. untuk menerima bantuan khususnya di kecamatan. Di Kabupaten Sanggau banyak sekolah yang seharusnya bisa menerima bantuan, namun sejauh ini data tersebut tidak direkomendasikan oleh pihak SMK.

Banyak daerah yang perlu didanai atau dibangun dan lokasinya telah ditentukan berdasarkan dokumen perencanaan, dalam hal ini khususnya layanan pendidikan dasar di Kecamatan Entikong dan Sekayam Kabupaten Sanggau, namun anggarannya masih terbatas. 2017, Inovasi Manajemen Sekolah Dasar, Pengembangan Sekolah Dasar Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2017.

Referensi

Dokumen terkait

Pendekat anEkspr esi fpenggant i anar t idar ikal i matdiat as,“ i sui niakanj adi r anj au,hi l angdar iper mukaant apisi apmel edakkapansaj a”,dal am kal i mati ni menunj ukkanai