184
Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Digital di SLB Global School Langsa
Yury Ulandary, Robiansyah Setiawan, Luqmanul Hakim Muttaqin, Istyarsyah Study Program of Special Education, Faculty of Education, Universitas
Muhammadiyah Mahakarya Aceh, Bireuen 24251, Indonesia.
Corresponding Author: [email protected] ABSTRAK
Berdasarkan hasil wawancara dengan kepala sekolah SLB Global School Langsa banyak guru yang belum beradaptasi dengan perkembangan zaman dimana guru- guru belum menggunakan media pembelajran yang menarik sesuai dengan kebutuhan peserta didik, media pembelajaran yang digunakan dalam proses belajar mengajar hanya menggunakan media cetak, oleh karena itu Tujuan pendampingan ini untuk melatih dan memaksimalkan kemampuan guru dalam membuat dan mengimplementasikan media pembelajaran berbasis digital dalam proses pembelajaran. Metode deskriptif dengan teknik pendampingan presentasi, diskusi dan pelatihan kepada peserta dalam hal pentingnya pembuatan media pembelajaran berbasis digital untuk anak berkebutuhan khusus. Yang di ikuti oleh semua guru di SLB Global School Langsa. Kegiatan ini dilaksanakan pada jam 08.00 –12.00 wib, hari Rabu, 3 Mei 2023 di Aula SLB Global School Langsa.
Mengingat pentingnya media pembelajaran berbasis digital di SLB Globasl School Langsa, dan secara langsung belum pernah dilakukan. Maka ini sangat penting untuk dilakukan pendampingan. Tujuan pendampingan ini untuk melatih dan memaksimalkan kemampuan guru dalam membuat dan mengim- plementasikan media pembelajaran berbasis digital dalam proses pembelajaran.
Metode deskriptif dengan teknik pendampingan presentasi, diskusi dan pelatihan kepada peserta dalam hal pentingnya pembuatan media pembelajaran berbasis digital untuk anak berkebutuhan khusus. Pendampingan pelaksanaan pembuatan media pembelajaran menggunakan Aplikasi Canva. Hasil PkM ini, guru yang mengikuti sangat antusias dan secara kualitatif mengatakan bahwa kegiatan ini menambah kreativitas guru dalam pembuata media pembelajaran yang mudah dan menarik.
Keyword: Media Pembelajaran, Digital, Canva
PENDAHULUAN
Kata media pembelajaran berasal dari bahasa latin ”medius” yang secara harfiah berarti ”tengah”, perantara atau pengantar. Dalam bahasa Arab, media perantara atau pengantar pesan dari pengirim kepada penerima pesan. Media dalam proses pembelajaran merupakan perantara atau pengantar sumber pesan dengan penerimaan pesan merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemauan sehingga terdorong serta terlibat dalam pembelajaran. Proses pembelajaran pada dasarnya juga merupakan proses komunikasi, sehingga media yang digunakan dalam pembelajaran disebut media pembelajaran. (Abi, 2020).
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Juni 2023 pISSN 2685-0303
185 Media dalam prespektif pendidikan merupakan instrumen yang sangat strategis dalam ikut menentukan keberhasilan proses belajar mengajar. Sebab keberadaannya secara langsung dapat memberikan dinamika tersendiri terhadap peserta didik. Dalam pengertian ini guru, buku teks, dan lingkungan sekolah merupakan media. Secara lebih khusus, pengertian media dalam proses belajar mengajar cenderung diartikan alat-alat grafis, photografis, atau elektronis untuk menangkap, memproses, dan menyusun kembali informasi visual dan verbal.
Proses belajar mengajar akan berjalan efektif dan efisien bila didukung dengan tersedianya media yang menunjang. Penyediaan media serta metodologi pendidikan yang dinamis, kondusif serta dialogis sangat diperlukan bagi pengembangan potensi peserta didik, secara optimal. Hal ini disebabkan karena potensi peserta didik akan lebih terangsang bila dibantu dengan sejumlah media atau sarana dan prasarana yang mendukung proses interaksi yang sedang dilaksanakan. Media dalam perspektif pendidikan merupakan instrumen yang sangat strategis dalam ikut menentukan keberhasilan proses belajar mengajar. Sebab keberadaannya secara langsung dapat memberikan dinamika tersendiri terhadap peserta didik (Arsyad, 2011).
Dengan perkembangan zaman maka banyak terjadi perubahan perkembangan- perkembangan dalam pembelajaran pada saat ini salah satunya menggunakan media digital. Media digital adalah Literasi digital yang juga dikenal sebagai literasi komputer merupakan salah satu komponen dalam kemahiran literasi media yang merupakan kemahiran penggunaan komputer, Internet, telepon, PDA dan peralatan digital yang lain. Literasi digital merujuk pada adanya upaya mengenal, mencari, memahami, menilai dan menganalisis serta menggunakan teknologi digital. Literasi digital adalah ketertarikan, sikap dan kemampuan individu dalam menggunakan teknologi digital dan alat komunikasi untuk mengakses, mengelola, mengintegrasikan, menganalisis dan mengevaluasi informasi, membangun pengetahuan baru, membuat danberkomunikasi dengan orang lain agar dapat berpartisipasi secara efektif dalam masyarakat. ( Kurniawati, 2016).
Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran sangat diperlukan dalam hal mendesain, menganalisis, mengevaluasi, mengembangkan dan mengimplentasikan materi dalam proses pembelajaran (West, 2016). yang efektif adalah yang prosesnya memungkinkan siswa untuk memperoleh keterampilan, pengetahuan, dan sikap tertentu, sehingga dapat termotivasi dalam peroses pengajaran (Isman, 2011).
Berdasarkan asesmen kebutuhan dari hasil wawancara dengan guru dibutuhkan pemahaman akan pentingnya memahami teknologi digitalisasi dalam proses pembelajaran khususnya melalui pendampingan yang mengetahui konsep dan perkembangan anak-anak berkebutuhan khusus. Harapannya, adanya pemahaman akan arti pentingnya menerapkan pembelajaran menggunakan media pembelajaran yang berbasis digital akan membentuk ketahanan guru yang kuat sehingga mampu menciptakan suasana yang baik, efesien dan efektif dalam kelas pada saat proses pembelajaran. Pembelajaran menggunakan media yang mengikuti zaman dan sesuai dengan kebutuhan belajar anak berkebutuhan khusus adalah salah satu solusi efektif untuk membuat seorang anak merasa nyaman dan mampu menyerap pengetahuan secara utuh. namun yang terjadi belakangan ini para guru cenderung mengajar anak- anak berkebutuhan khusus dengan media seadanya tanpa ada usaha yang lebih maksimal, sehingga hasil yang didapatkan anak malas belajar karena bosan dengan
186
media yang ada dan materi yang disampaikan tidak dapat di pahami secara menyeluruh sesuai dengan tujuan pembelajaran.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Rahmatillah (2020) tentang media pembelajaran audio visual berbasis aplikasi canva hasil penilaian ahli maupun siswa, menunjukkan bahwa media pembelajaran audio visual berbasis aplikasi canva layak digunakan di sekolah uji coba. Hasil uji coba lapangan siklus pertama yaitu 67.13 persen dan siklus kedua yaitu 88 persen. Presentase hasil belajar siswa menunjukkan peningkatan. Hal ini menunjukkan bahwa siswa lebih mudah menguasai materi ketenagakerjaan menggunakan media pembelajaran audio visual berbasis aplikasi canva dengan kriteria sangat baik. Dengan demikian, media yang dikembangkan dapat digunakan dalam pembelajaran daring maupun luring.
Dalam teknologi digital berbagai aplikasi yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran diantaranya adalah canva. Aplikasi canva bersifat gratis dan berbayar berbasis online yang mudah digunakan termasuk dalam mendesain media pembelajaran.
Canva merupakan salah satu aplikasi online yang dapat kita manfaatkan untuk membuat media pembelajaran. Untuk situsnya, silakan buka di www.canva.com. Di canva ini, tersedia banyak template yang bisa digunakan yaitu untuk infografis, grafik, poster, presentasi, brosur, logo, resume, flyer, Dokumen A4, 32 instagram pos, kartu, surat kabar, komik strip, cover majalah, undangan, Photo collage, kartus bisnis, desktop wallpaper, laporan, sertifikat, sampul buku, animasi sosmed, pengumuman, menu, video, grafik organizer, your story, surat, kepala surat, proposal, label, lembar kerja, jadwal kelas, kalender, ID card, cover CD, dokumen surat US, mobile first presentation, planner, program, ebook cover, dan storyboard. Adapaun cara menggunakan aplikasi ini meliputi; Membuat Akun Canva, Membuat Desain, Memilih Background, Mengedit Background, Menambahkan Teks, Mengunduh atau Membagikan Desain, bahasan Salah satu faktor yang sangat menentukan keberhasilan proses pembelajaran adalah bagaimana media yang digunakan didesain dengan menarik sehingga perhatian siswa fokus pada materi yang disajikan. Aplikasi canva yang digunakan dalam mendesain media pembelajaran sangatlah tepat, karena berisi template yang dapat digunakan untuk mendesain konten materi dengan menarik,
Mengingat pentingnya media pembelajaran berbasis digital yaitu canva di SLB Global School Langsa. Dimana peserta didik memiliki karaktristik yang unik dan berbeda-beda, dengan demikian media ini akan bermanfaat dan menunjang pembeljaran siswa dan guru juga dapat menikmati keunggulan aplikasi canva yang menarik. Pendampingan ini sebelumnya secara langsung belum pernah dilakukan maka ini sangat penting untuk dilakukan pendampingan. Tujuan pendampingan ini melatih dan memaksimalkan guru dalam membuat dan menggunakan /media pembelajaran berbasis digital dalam pembelajaran
METODE PELAKSANAAN
Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim PkM dari Prodi Pendidikan Khusus Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh. Kegiatan ini berlokasi di SLB Global School Langsa. Jl. H. Agus Salim Desa Gampong Blang Lorong BTN Pertanian. Kec. Langsa kota. Kota. Kegiatan ini dilaksanakan pada jam 08.00 – 12.00 wib, hari , hari Rabu, 3 Mei 2023. Kegiatan ini dilaksankan dalam bentuk diskusi/tanya jawab, Curah pendapat dan presentasi. Metode ceramah digunakan dalam memberikan peningkatan pemahaman tentang media pembelajaran berbasis digital bagi anak
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Juni 2023 pISSN 2685-0303
187 berkebutuhan khusus, dimana media yang menjadi target kegiatan ini adalah aplikasi Canva. Curah pendapat oleh guru adalah guna melihat bagaimana problematika guru selama menggunakan media pembelajaran agar dapat diberikan solusi terbaik dalam penyelesaian masalah yang dihadapi. Untuk presentasi dilakukan oleh guru diharapkan dapat menambah pemahaman untuk bagaimana mengembangkan media pembelajaran yang efektif bagi anak tunarungu khususnya. pengabdian ini dilaksanakan dengan tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan pelaporan. Skenario pendampingan yang diselenggarakan Secara rinci metode yang dilakukan adalah sebagai berikut:
1. Penjelasan diberikan kepada peserta dalam hal Pentingnya media pembelajaran berbasis digital bagi anak berkebutuhan khusus.
2. Penjelasan tahapan a t a u L a n g k a h - l a n g k a h pembuatan media pembelajaran berbasis digital disertai Praktek langsung
3. Peserta melakukan praktek dan mempresentasikan hasil pembuatan media pembelajaran berbasis digital.
4. Selama pelatihan peserta difasilitasi waktu diskusi untuk membahas kesulitan-kesulitan pembuatan media pembelajaran berbasis digital
HASIL DAN PEMBAHASAN
Pada kegiatan PkM yang dilakukan yaitu sosialisasi pentingnya pemanfaatan media pembelajaran berbasis digital bagi anak berkebutuhan khusus yang disosialisasikan oleh narasumber Yury Ulandary,S.Pd.,M.Pd. Media Pembelajaran adalah sesuatau yang penting dalam proses pembelajaran, yaitu sebagai alat dalam proses penyampian ilmu. Dengan perkembangan zaman maka semakin berkembangnya teknologi yang bisa digunakan untuk meningkatkan dan mempermudah dalam pembuata media pembelajaran. Kegiatan ini dihadiri oleh peserta yang terdiri dari Guru SLB Global School Langsa sebanyak 5 orang.
Berdasarkan hasil kegiatan pendampingan diketahui Guru SLB Global School Langsa antusias dan kreatif. Pendampingan pembuatan media pembelajaran berbasis digital dengan menggunakan aplikasi canva menggunakan akses internet dan dapat meningkatkan kemampuan guru dalam pengoperasikan atau mengakses aplikasi.
Kegiatan ini dimulai dengan persentasi penggunaan aplikasi canva, Tanya jawab aplikasi canva dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan belajar anak berkebutuhan khusus.
Pelaksanaan kegiatan ini berjalan sesuai dengan agenda yang sudah disusun di atas, yang diawali dengan pembukaan oleh MC, sambutan singkat oleh kepala sekolah kemudian dilanjutkan dengan kegiatan sosialisasi materi tentang pentingnya pembuatan media pembelajaran berbasis digital dan tanyak jawab seputaran pentingnya alat permainan edukatif yang akan digunakan dalam pembelajaran anak berkebutuhan khsuus. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan praktek langsung membuat media pembelaran. Selama proses praktek berlangsung, terlihat semua peserta sangat antusias, serius dan semangat menunjukkan hasilnya.
Pembelajaran untuk anak-anak berkebutuhan khusus tentu berbeda dengan anak-anak pada umumnya diketahui bahwa anak berkebutuhan khusus memiliki hambatan pada aspek tertentu. Dengan demikian pembelajaran yang di berikan di sesuikan dengan hasil asesmen dengan memperhatikan kelemahan, kemampuan dan kelebihannya. Untuk mempermudah penyampaian guru dalam pembeljaran maka
188
dengan penggunaan aplikasi canva dapat memenuhi kebutuhan peserta didik karena canva memiliki fiture yang lengkap sehingga dapat mengakomodasi semua ABK.
Gambar 1. Presentasi narasumber
Gambar 2. Guru mempresentasikan hasil media pembelajaran
Penelitian Yahya (2020) menjelaskan bahwa Berdasarkan hasil respon peserta didik dapat memperoleh skor presentase 89% dengan kategori sangat layak. Maka dapat disimpulkan bahwa pada penelitian ini media pembelajaran interaktif berbasis kanvas sangat layak digunakan sebagai sumber belajar oleh siswa kelas III SD. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa guru sebagai peserta pelatihan telah berupaya secara aktif memahami konsep dan implementasi penggunaan aplikasi canva dalam pengembangan media pembelajaran. Respon peserta pembuatan media pembelajaran menggunakan canva untuk seluruh komponen evaluasi memberikan respon sangat positif (Mahardika, 2021)
SIMPULAN
Pendampingan pembuatan media pembelajaran berbasis digital menggunakan aplikasi canva di SLB Global School Langsa berjalan dengan baik, sesuai dengan alur pendampingan yang dimulai dengan menyampaikan materi, diskusi seputaran canva, dan praktek pembuatan materi menggunakan canva dengan baik serta cara penggunaan canva. Ketepatan penggunaan canva di SLB Global School Langsa didasarkan pada asesmen kemampuan anak berkebutuhan khusus. Kekurangan dalam pendampingan pembuatan media ini adalah adalah dari segi waktu yang sangat terbatas, kelebihan dari pendampingan ini adalah antusias guru dan kesungguhan dalam praktek pembuatan media menggunakan aplikasi canva, oleh karena itu kedepannya harus memaksimalkan waktu dalam membuat media pembelajaran lebih di persiapkan dengan sebaik mungkin.
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Juni 2023 pISSN 2685-0303
189 DAFTAR PUSTAKA
Abi Hamid, M., Ramadhani, R., Masrul, M., Juliana, J., Safitri, M., Munsarif, M., ... &
Simarmata, J. (2020). Media pembelajaran. Yayasan Kita Menulis.
Arsyad, A. (2011). Media pembelajaran
Isman, A. (2011). "Instructional Design In Education: New Model". TOJET: The Turkish Online Journal of Educational Technology, 10(1), 136–142.
Kurniawati, J., & Baroroh, S. (2016). Literasi media digital mahasiswa universitas muhammadiyah bengkulu. Jurnal Komunikator, 8(2), 51-66.
Mahardika, A. I., Wiranda, N., & Pramita, M. (2021). Pembuatan media pembelajaran menarik menggunakan canva untuk optimalisasi pembelajaran daring. Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat, 4(3).
Rahmatullah, R., Inanna, I., & Ampa, A. T. (2020). Media pembelajaran audio visual berbasis aplikasi canva. Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha, 12(2), 317-327.
West, R. E., Thomas, R. A., Bodily, R., Wright, C., & Borup, J. (2016). "An analysis of instructional design and technology departments". Educational Technology Research and Development, 65(4), 869–888
Yahya, R., Ummah, S. K., & Effendi, M. (2020). Media Pembelajaran Interaktif Articulate Storyline: Pengembangan Perangkat Pembelajaran Flipped classroom Bercirikan Mini-project. SJME (Supremum Journal of Mathematics Education), 4(1), 78-91.