PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Menurut Zakiyah Derajat, pendidikan Islam adalah bentuk lain pembentukan manusia berupa perubahan sikap dan perilaku yang sesuai dengan petunjuk agama Islam.1 Berdasarkan hal tersebut, pendidikan hendaknya diselenggarakan secara sistematis dan teratur. bekal Islam. Pendidikan di sekolah mampu membentuk kepribadian muslim pada siswa yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT. Beliau juga menyebutkan, sebagaimana anggapan banyak kalangan, bahwa pendidikan nasional tidak hanya gagal meningkatkan kecerdasan dan keterampilan peserta didik, namun juga gagal membentuk karakter dan kepribadian moral anak bangsa. Berdasarkan fungsi dan tujuan pendidikan nasional, pendidikan merupakan harapan bagi peningkatan kualitas peserta didik/sumber daya manusia (SDM) bangsa Indonesia.
Kitab Madarijus Salikin karya Ibnu Kayyim Al-Jauziyah berjumlah tiga jilid, Ibnu Kayyim Al-Jauziyah umumnya mempunyai dua tujuan. Yang pertama adalah mengulas pemikirannya tentang Dalam bahagian pertama kitab Madariju Salikin yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, beliau membincangkan Al-Fatihah iaitu induk al-Quran dan yang meringkaskan segala isi kandungan al-Quran. an. an. SMA Negeri Ambulu merupakan sebuah institusi pendidikan formal yang bukan sahaja mengajar bahan agama dari Pendidikan Agama Islam, malah menggunakan buku Madarijus Salikin.
Pembelajaran kitab Madarijus Salikin di SMA Negeri Ambulu diberikan kepada siswa kelas XII hanya sekali dalam seminggu. Berdasarkan uraian di atas maka peneliti tertarik untuk mendalami bagaimana penerapannya dengan mengangkat judul : “Pembelajaran kitab Madarijus Salikin Karya Ibnu Qayyim Al-jauziyah dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan pada siswa kelas XII SMA Negeri Ambulu pada Tahun Ajaran.”
Fokus Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menanamkan dan membentuk karakter nilai-nilai keagamaan pada diri siswa, semasa kelas Bagaimana melaksanakan kajian kitab Madarijus Salikin dalam penanaman nilai-nilai keagamaan pada siswa kelas XII di SMP Negeri Ambulu untuk tahun ajaran 2016/2017. Bagaimana evaluasi pembelajaran kitab Madarijus Salikin dalam penanaman nilai-nilai keagamaan pada siswa kelas XII SMA Negeri Ambulu tahun ajaran 2016/2017.
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Definisi Istilah
Rusman berpendapat bahwa pelaksanaan (aktuasi) tidak lebih dari upaya melaksanakan perencanaan dengan orientasi dan motivasi yang berbeda-beda. Oleh karena itu, pelaksanaan pembelajaran dalam penelitian ini berarti pelaksanaan kegiatan yang direncanakan, yaitu penanaman nilai-nilai agama dalam interaksi antara siswa dan guru yang berlandaskan etika. Evaluasi pembelajaran dalam penelitian ini merupakan kegiatan untuk mengetahui tingkat keberhasilan yang dicapai dalam proses pembelajaran.
Kitab Madarius Salikin adalah kitab karangan Ibnu Qayyim Al-jauziyah yang menerangkan secara terperinci Surah Al-Fatihah. Menurut Gordon Alport, seperti yang dipetik oleh Mulyan, nilai adalah kepercayaan yang membuat seseorang bertindak atas dasar pilihannya.11 Tambahan pula, nilai adalah kualiti sesuatu yang menjadikannya disukai, diingini, dicari, dihargai, berguna. , dan manusia, hidup, bermaruah. 12 . Sedangkan agama adalah ketetapan Ilahi yang diturunkan kepada Nabi-Nya sebagai pedoman hidup manusia. 13 Nilai keagamaan ialah nilai yang dijadikan asas untuk mewujudkan budaya keagamaan. 14 Nilai keagamaan ialah kepercayaan yang berkaitan dengan ajaran agama tertentu yang merujuk kepada hubungan antara manusia dengan Tuhan.
Nilai dalam penelitian ini membahas tentang penanaman agama dalam kajian kitab Madarijus Salikin yang terdapat di dalamnya, yang sangat diperlukan dalam kehidupan beragama dan. Jadi, memupuk nilai-nilai agama adalah cara memberi arahan dengan tujuan membentuk atau menjadikan seseorang itu berakhlak dan berjiwa agama.
Sistematika Pembahasan
Persamaan penelitian terdahulu dengan penelitian yang akan dilakukan adalah sama-sama membahas mengenai penanaman nilai-nilai keagamaan. Pemasangan nilai-nilai keagamaan pada diri siswa di Madrasah Negeri Jambewangi Tsanawiyah Selopuro Blitar, (Skripsi, Malang: UIN Maulana Malik Ibrahim, 2016), 96. Persamaan penelitian terdahulu dengan penelitian yang akan dilakukan adalah sama-sama membahas nilai-nilai keagamaan.
Metode: Deskriptif Kualitatif Judul: Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler keagamaan dalam upaya penanaman nilai-nilai keagamaan pada siswa di Madrasah Negeri Jambewangi Tsanawiyah Selopuro Blitar. Judul: Upaya Guru PAI Dalam Mempromosikan Nilai-Nilai Keagamaan Pada Siswa di SMK PGRI 1 Tulungagung. Metode: Deskriptif Kualitatif Judul: Strategi Internalisasi Nilai Keagamaan Siswa Melalui Program Kegiatan Keagamaan (Studi Kasus Ganda di SMAN 1 Malang dan MAN 1 Malang).
Nilai-nilai keagamaan apa saja yang diajarkan kepada siswa melalui kegiatan keagamaan di SMAN 1 Malang dan MAN 1 Malang. Bagaimana strategi internalisasi nilai-nilai keagamaan siswa melalui kegiatan keagamaan Islam di SMAN 1 Malang dan MAN 1 Malang.
Kajian Teori
- Pembelajaran Kitab Madarijus Salikin
- Kitab Madarijus Salikin
- Nilai Religius
Berdasarkan pernyataan di atas, dapat disimpulkan bahawa pelaksanaan pembelajaran buku Madarijus Salikina adalah kegiatan melaksanakan atau melaksanakan rangkaian kegiatan proses pembelajaran yang dirancang untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Kitab Madarijus Salikin karya Ibnu Qayyim Al-Jauziyah berjumlah tiga jilid, Ibnu Qayyim Al-Jauziyah pada dasarnya mempunyai dua tujuan: Pertama mengulas pemikirannya tentang jalan tasawuf, manakala yang kedua ingin mengkritik Abu Ismail al-Harawy dalam kitab Manazilus Sa'irin adalah kitab yang membincangkan tentang perjalanan menuju Tuhan. Nama penuh Abu Abdillah Syamsuddien Muhammad bin Abi Bakr bin Ayub bin Sa'ad bin Huraiz bin Makiy Zainuddien Az-Zar'i, dikenali sebagai Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah, beliau adalah imam besar dan ulama yang mempertahankan sunnah.
Dilahirkan pada 17 Syafar tahun 691 H di Damsyik. Beliau dibesarkan dalam keluarga yang berilmu dan terhormat, serta dididik dalam cintakan ilmu dan ilmu. 26 Ibnu Qayyim Al Jauziyah, Madarijus Salikin Pendakian Kepada Tuhan, Terj. Ibnu Qayyim Al-jauziyyah mengajar ulama. Merekalah yang mempengaruhi pembentukan pemikirannya dan kematangan sainsnya. 27 Ibnu Qayyim Al-jauziyah, Kunci Kebahagiaan, Terj. a) Ijtima' al-Juyusy al-Islamiyah 'ala Ghazwi al-Mu'atilah wa al-Jahniyah .. b) Ash-Shawaqi' al-Mursalah 'ala al-Jahmiyah wa al-Mu'athilah c) Syifa' al- Alif fi Masa'il al-Qadha wa al-Qadar wa al-Hikmah.
Nilai-nilai keagamaan yang terdapat dalam bahan kajian kitab Madarijus Salikin antara lain: tawakal,. 43Al Jauziyah, Madarijus Salikin Mendaki menuju Allah, Trans.. 44Ibid, ada banyak. 45Orang yang bersyukur ialah orang yang dapat mengambil manfaat dan mengambil pelajaran dari ayat-ayatnya, mengambil salah satu ama’nya, kerana Allah itu Asy-Shyakur, yang bermaksud mengutus orang yang bersyukur kepada orang yang bersyukur kepadanya. 46.
METODE PENELITIAN
- Pendekatan dan Jenis Penelitian
- Lokasi Penelitian
- Subyek Penelitian
- Teknik Pengumpulan Data
- Analisis Data
- Keabsahan Data
- Tahap-tahap Penelitian
Daripada hasil pemerhatian, temu bual dan dokumentasi, diperolehi data bagi kajian buku Madarijus Salikin tentang pengenalan nilai-nilai agama. Penerapan kitab Madarijus Salikin karya Ibnu Kayyim Al-Jauziyah dalam memperkenalkan nilai-nilai agama kepada murid-murid Darjah XII SMA Negeri Ambulu tahun pelajaran 2016/2017. Penerapan pengajaran kitab Madarijus Salikin dalam penerapan nilai-nilai agama di kalangan pelajar kelas XII SMA Ambulu Negeri.
Evaluasi pembelajaran buku Madarijus Salikin dalam pengajaran nilai-nilai agama pada siswa kelas XII SMA Negeri Ambulu tahun pelajaran 2016/2017. Seperti mempelajari kitab Madarijus Salikin karya Ibnu Qayyim Al-jauziyah tentang penanaman nilai-nilai keagamaan pada siswa kelas XII SMA Negeri Ambulu. Perencanaan kurikulum buku Madarijus Salikin dalam pengajaran nilai-nilai agama kepada siswa kelas XII SMA Negeri Ambulu tahun ajaran 2016/2017.
Faktor penghambat pelaksanaan kajian kitab Madarijus Salikin Ibnu Qayyima Al-Jauziyah dalam penanaman nilai-nilai agama pada siswa XII. kelas merupakan suatu pengaruh dalam diri siswa. Evaluasi Pengajaran Kitab Madarius Salikin Dalam Penanaman Nilai Keagamaan Pada Siswa Kelas XII. kelas SMA Negeri Ambulu tahun ajaran 2016/2017. 114 Dimyati dan Mudjiono, Belajar dan Belajar, (Jakarta: PT RinekaCipta mempelajari kitab Madarijus Salikin dalam penanaman nilai-nilai agama pada siswa kelas XII SMA Negeri Ambulu.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di SMA Negeri Ambulu tentang implementasi pengajaran kitab Madarijus Salikin Ibnu Qayyima Al-Jauziyah dalam penanaman nilai-nilai agama pada siswa kelas XII. kelas pada tahun ajaran. Kajian Kitab Madarius Salikin Ibnu Qayim Al-Jauziyah dalam penanaman nilai-nilai keagamaan pada siswa kelas XII. Sekolah Menengah Negeri Ambulu angkatan 2016/2017. Bagaimana implementasi pembelajaran kitab Madarius Salikin dalam penanaman nilai-nilai keagamaan pada siswa kelas 12 SMP Negeri Ambulu.
Apakah kaedah yang digunakan dalam pembelajaran buku Madarius Salikin yang diajar di kelas XII. Bagaimana kemudahan dan prasarana dalam proses pembelajaran buku Madarijus Salikin diajar di kelas XII. Berapakah kadar kejayaan mempelajari buku Madarius Salikin yang diajar di XII. kelas dalam menerapkan nilai-nilai agama.
PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS
Gambaran Obyek Penelitian
- Identitas SMA Negeri Ambulu
- Sejarah SMA Negeri Ambulu
- Visi, Misi, danTujuan SMA NegeriAmbulu
- Data Guru dan Siswa kelas XII SMA Negeri
- Sarana dan Prasarana SMA Negeri Ambulu
Bagi guru yang mengajar buku Madarijus Salikin di kelas XII SMA Negeri Ambulu ialah seorang iaitu Tohari, M.PdI. Pelaksanaan pelajaran buku Madarijus Salikin dilaksanakan seminggu sekali di setiap kelas XII dari IPA 1-5 dan IPS 1-4. Berdasarkan dapatan data dalam bidang penanaman nilai-nilai agama murid-murid kelas XII yang dilakukan melalui pelaksanaan pengajaran kitab Madarijus Salikin karya Ibnu Kayyim El-Jauziyah memberi kesan kepada kehidupan selanjutnya. daripada pelajar.
Dengan motivasi yang kuat dari siswa, maka proses pembelajaran kitab Madarijus Salikin karya Ibnu Qayyim Al-Jauziyah dengan penanaman nilai-nilai agama pada siswa kelas XII akan lebih mudah. Dengan demikian dapat digambarkan bahwa adanya motivasi diri yang kuat menjadi penunjang pembelajaran kitab Madarijus Salikin dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan pada siswa kelas XII SMA Negeri Ambulu. Jadi dapat digambarkan bahwa semangat siswa yang kuat menjadi faktor pendukung pembelajaran kitab Madarijus Salikin dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan pada siswa kelas XII SMA Negeri Ambulu.
Dari data yang diperoleh pengaruh dalam diri siswa merupakan faktor penghambat pengajaran kitab Madarijus Salikin dalam menanamkan nilai-nilai agama pada siswa kelas XII karena siswa terpengaruh untuk berbuat jahat. Hasil evaluasi implementasi pengajaran kitab Madarijus Salikin karya Ibnu Kayyim El-Jauziyah dalam Penanaman nilai-nilai agama di kelas Apa saja faktor pendukung dan penghambat proses pengajaran kitab Madarijus Salikin itu diajarkan di kelas XII.