PENDAHULUAN
Fokus Penelitian
Bagaimana perencanaan pembelajaran kitab Nubdzatul Bayan dalam Program Percepatan Membaca Kitab Kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Langkap Bangsalsari Jember Tahun 2017/2018. Bagaimana pembelajaran kitab Nubdzatul Bayan dalam Program Percepatan Membaca Kitab Kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Langkap Bangsalsari Jember Tahun 2017/2018. Berapa rating pembelajaran kitab Nubdzatul Bayan pada Program Percepatan Membaca Kitab Kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Langkap Bangsalsari Jember Tahun 2017/2018.
Tujuan Penelitian
Mendeskripsikan evaluasi pembelajaran kitab Nubdzatul Bayan pada program akselerasi membaca kitab kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Langkap Bangsalsari Jember Tahun 2017/2018.
Manfaat Penelitian
Bagi para pembaca, diharapkan penelitian ini dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk lebih mengetahui dan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pemikiran baru untuk penelitian selanjutnya.
Definisi Istilah
Menurut Sutratinah Tirtonegoro, akselerasi adalah cara mengatasi anak supernormal dengan cara membiarkan mereka naik kelas dengan membolos atau menyelesaikan program reguler dalam waktu yang lebih singkat.20. Dalam penelitian ini yang dimaksud dengan program akselerasi adalah program percepatan pembacaan Kitab Kuning dengan materi pokok yang telah ditentukan dalam jangka waktu yang singkat atau terbatas.
Sistematika Pembahasan
Implementasi Pembelajaran Kitab Nubdzatul Bayan dalam Program Akselerasi Membaca Kitab Kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading. Berencana mempelajari kitab Nubdzatul Bayan dalam program akselerasi membaca kitab kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading. Implementasi Pembelajaran Kitab Nubdzatul Bayan dalam Program Akselerasi Membaca Kitab Kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading.
KAJIAN PUSTAKA
Kajian Teori
- Pembelajaran Kitab Nubdzatul Bayan
- Perencanaan Pembelajaran Kitab Nubdzatul Bayan
- Pelaksanaan Pembelajaran Kitab Nubdzatul Bayan
Pendekatan dan Jenis Penelitian
Berhasil atau tidaknya tujuan pembelajaran dapat disimpulkan dari penguasaan materi pembelajaran yang diberikan kepada siswa selama proses belajar mengajar. Materi pelajaran merupakan salah satu unsur yang tidak dapat diabaikan dalam pengajaran karena materi merupakan inti dari proses belajar mengajar yang diberikan kepada siswa. Metode pengajaran adalah cara guru melakukan atau menyajikan latihan, menjelaskan, memberi contoh dan mengajarkan isi kepada siswa untuk mencapai tujuan tertentu.38.
Dalam metode ini, guru menyajikan materi secara langsung kepada siswa melalui narasi atau penjelasan lisan.39. 40 Ir.Soekarno, Metodologi Pembelajaran.,166. . dengan mengulang beberapa kali agar siswa memahami materi yang disampaikan 41.. a) Merumuskan tujuan tertentu yang ingin dicapai siswa. Penilaian formatif merupakan kegiatan untuk mengontrol sejauh mana siswa memahami materi yang diajarkan tentang mata pelajaran tersebut.
Dengan demikian, evaluasi formatif ini dimaksudkan untuk memantau kemajuan belajar siswa selama proses pembelajaran dan memberikan umpan balik untuk perbaikan program. Evaluasi sumatif merupakan evaluasi yang dilakukan pada akhir satuan waktu yang mencakup satu mata pelajaran untuk mengetahui kemampuan siswa berpindah dari satu satuan ke satuan lainnya. Tujuan utama evaluasi ini adalah untuk mengetahui nilai yang melambangkan keberhasilan peserta didik setelah mereka menyelesaikan program pendidikan dalam waktu tertentu.
Penilaian ini diberikan kepada siswa pada setiap akhir program satuan pembelajaran, dan tujuannya adalah untuk mengetahui sejauh mana telah dicapai hasil belajar siswa dalam ketuntasan.
Lokasi Penelitian
Subyek Penelitian
Teknik Pengumpulan Data
Data ustadzah dan santri yang mengikuti pembelajaran Nubdzatul Bayan pada program akselerasi membaca kitab kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Langkap Bangsalsari Jember. Daftar nama pengurus program percepatan Nubdzatul Bayan di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading adalah sebagai berikut :. Evaluasi Pembelajaran Kitab Nubdzatul Bayan pada Program Akselerasi Membaca Kitab Kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading.
Perencanaan pembelajaran Nubdzatul Bayan pada Program Akselerasi Membaca Kitab Kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading tidak sama dengan lembaga formal pada umumnya. Pelaksanaan pembelajaran kitab Nubdzatul Bayan pada Program Akselerasi Membaca Kitab Kuning di Asrama Islam Bustanul Ulum Bulugading dilaksanakan sebanyak 4 kali dalam sehari dengan metode yang berbeda-beda. Percepatan pembacaan Kitab Kuning di Asrama Islam Bustanul Ulum Bulugading menggunakan kitab Nubdzatul Bayan sebanyak 6 jilid dan papan tulis, serta alat tulis.
Evaluasi Pembelajaran Kitab Nubdzatul Bayan pada Program Akselerasi Membaca Kitab Kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading. Penilaian pembelajaran kitab Nubdzatul Bayan pada Program Percepatan Membaca Kitab Kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading meliputi penilaian harian (formatif), penilaian pertumbuhan volume dan penilaian akhir (sumatif). Perencanaan pengajaran Kitab Nubdzatul Bayan pada Program Akselerasi Membaca Kitab Kuning di Asrama Islam Bustanul Ulum Bulugading Langkap Bangsalsari Jember dimulai dari menentukan tujuan pembelajaran, menentukan materi, menentukan metode dan menentukan evaluasi.
Bagaimana evaluasi peningkatan volume pembelajaran kitab Nubdzatul Bayan pada program percepatan membaca kitab kuning.
Analisis Data
Keabsahan Data
Hal ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kepercayaan yang dicapai dan untuk menunjukkan keabsahan temuan dengan membuktikan fakta-fakta yang akan diteliti peneliti. Triangulasi adalah teknik validasi data yang menggunakan sesuatu selain data untuk keperluan verifikasi atau untuk membandingkan data. Namun dalam triangulasi teknis, peneliti menggunakan teknik yang berbeda untuk memperoleh data dari sumber yang sama.70.
Tahap-tahap Penelitian
Daftar Nama Ustadzah dan Santri Program Akselerasi Nubdzatul Bayan di Pondok Putri Bustanul Ulum Bulugading Tahun 2018. Selain itu, tujuan pembelajaran kitab Nubdzatul Bayan pada program akselerasi ini juga disampaikan oleh Ustadzah Tanwiroh sebagai berikut: Sedangkan tujuan dari pembelajaran kitab Nubdzatul Bayan pada program akselerasi ini adalah untuk membantu siswa yang mempunyai kendala dalam membaca, menerjemahkan dan memahami kitab kuning.
Materi yang digunakan dalam pembelajaran Nubdzatul Bayan pada program akselerasi ini menggunakan buku Nubdzatul Bayan sendiri yang terdiri dari 6 jilid. Metode yang digunakan dalam pembelajaran kitab Nubdzatul Bayan pada Program Percepatan Membaca Kitab Kuning bervariasi agar siswa tidak mudah bosan dan materi yang disampaikan mudah dipahami. Untuk metode pembelajaran Nubdzatul Bayan pada program akselerasi ini, ada beberapa metode yang digunakan dalam penerapannya.
Selain itu, sebagai santri yang mengikuti proses pembelajaran Nubdzatul Bayan pada program akselerasi, Ila menyampaikan: Bagaimana pembelajaran kitab Nubdzatul Bayan pada program akselerasi membaca kitab kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Langkap Bangsalsari Jember. Tahun pembelajaran kitab Nubdzatul Bayan pada program membaca akselerasi kitab kuning di Pondok Pesantren. Implementasi Pembelajaran Kitab Nubdzatul Bayan pada Program Akselerasi Membaca Kitab Kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Langkap Bangsalsari Jember dilaksanakan secara tatap muka sebanyak 4 kali dalam sehari dengan menggunakan metode yang berbeda-beda yaitu metode pengajaran, tanya jawab dan respon. metode, metode sorogan dan metode hafalan.
Evaluasi pembelajaran kitab Nubdzatul Bayan pada program akselerasi membaca kitab kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Langkap Bangsalsari Jember menggunakan 3 jenis evaluasi yaitu evaluasi formatif yang dilakukan setiap hari selama proses pembelajaran dan setelah pembelajaran. lengkap.
PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS DATA
Penyajian Data dan Analisis Data
Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan peneliti pada tanggal 20 Mei 2018 dengan Ustadzah Musyrifah selaku ketua Program Akselerasi Nubdzatul Bayan, “mempelajari kitab Nubdzatul Bayan pada program akselerasi kitab kuning ini tidak mungkin dilakukan.”79 Dari hasil observasi Peneliti diketahui bahwa materi yang digunakan dalam pembelajaran kitab Nubdzatul Bayan pada program membaca kitab kuning akselerasi ini menggunakan materi utama Nubdzatul Bayan sendiri yang terdiri dari 6 bagian dan setiap bagian membahas materi yang berbeda.
Dari keterangan di atas dapat disimpulkan bahwa selain menentukan tujuan dan bahan ajar kitab Nubdzatul Bayan dalam program promosi membaca kitab kuning juga menentukan metode dan evaluasi yang digunakan. Maka setiap hari harus menghafalnya, per hari harus menghafal 2 bagian materi dari kitab Nubdzatul Bayan ya Kak.” 85. Dari hasil pengamatan peneliti terlihat bahwa metode pembelajaran Nubdzatul Bayan dalam program promosi membaca kitab kuning ini menggunakan 4 metode yaitu metode ceramah, metode tanya jawab, metode sorogan dan metode hafalan.
Dari hasil pengamatan peneliti diketahui bahwa sumber belajar yang digunakan dalam pelaksanaan pembelajaran Nubdzatul Bayan pada program promosi kitab kuning menggunakan kitab Nubdzatul Bayan yang terdiri dari 6 jilid, selanjutnya kitab Fathul Qarib. ditambahkan. Setelah siswa telah melalui pembelajaran kitab Nubdzatul Bayan seri 1-6 jilid, siswa dapat melanjutkan pemantapan bacaan kitab tersebut dengan kitab Fathul Qarib. Dari hasil wawancara di atas dapat disimpulkan bahwa evaluasi yang digunakan dalam pembelajaran Nubdzatul Bayan pada program membaca akselerasi kitab kuning pertama adalah evaluasi harian. Evaluasi ini dilakukan untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa terhadap setiap materi yang dipelajari pada hari itu.
Bagaimana perencanaan pembelajaran kitab Nubdzatul Bayan pada program akselerasi membaca kitab kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Langkap Bangsalsari Jember Tahun perencanaan pembelajaran kitab Nubdzatul Bayan pada program akselerasi membaca kuning buku di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Langkap.
Pembahasan Temuan
Selain itu, dalam merencanakan pembelajaran Nubdzatul Bayan pada Program Akselerasi Membaca Kitab Kuning, guru juga harus menentukan tujuan pembelajaran, menentukan materi yang akan disampaikan, menentukan metode yang akan digunakan, dan menentukan penilaian. Tujuan pengajaran Nubdzatul Bayan pada Program Akselerasi Membaca Kitab Kuning adalah untuk membantu siswa yang mengalami kesulitan dalam membaca, menulis dan kemampuan menerjemahkan dan memahami Kitab Kuning dalam waktu singkat. Beberapa metode yang digunakan adalah metode ceramah, metode tanya jawab, metode sorogan dan metode hafalan.
Kemudian para santri yang telah lulus masuk ke dalam kelas Takhossus dan mempelajari kitab-kitab kuning seperti kitab kuning fiqih, kitab Tauhid dan beberapa kitab kuning lainnya. Tujuannya untuk membantu siswa yang mengalami kesulitan dalam membaca, menulis dan kemampuan menerjemahkan serta memahami Kitab Kuning dalam waktu tertentu. Bagi pihak Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading hendaknya terus menjaga keberadaan program akselerator membaca kitab kuning guna meningkatkan kualitas membaca kitab kuning itu sendiri, mengingat pembelajaran kitab kuning saat ini sedang berlangsung. mulai bersaing dengan kecanggihan teknologi.
Bagi ustadzah program akselerasi pembacaan kitab kuning (maktuba) hendaknya tetap fokus, tegas dan serius dalam melaksanakan pembelajarannya agar santri yang belum dapat lulus tepat waktu dapat belajar lebih maksimal dan lulus sesuai harapan. Metode Pembelajaran Nubdzatul Bayan Untuk Meningkatkan Akselerasi Membaca Kitab Kuning Fathul Qarib di Madrasah Tsanawiyah Darul Lughah Wal Karomah Sidomukti Kraksaan Probolinggo.
PENUTUP
Saran-saran
Bagi para orang tua harus terus memberikan kontrol yang baik dan motivasi yang tiada habisnya kepada anaknya belajar di pesantren agar semangatnya tetap tertanam dalam diri setiap anak.