• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT AREA NOMINASI WARISAN DUNIA

N/A
N/A
Gak Penting

Academic year: 2023

Membagikan "PEMBERDAYAAN MASYARAKAT AREA NOMINASI WARISAN DUNIA"

Copied!
56
0
0

Teks penuh

(1)

SUYATA

TIM PENYIAP YOGYAKARTA WARISAN DUNIA

YOGYAKARTA 21 OKTOBER 2020

(2)

Kota Yogyakarta memenuhi empat butir dari sepuluh butir Outstanding Universal Value yang telah ditentukan oleh UNESCO, yaitu:

Kriteria (i) mewakili hasil kreativitas manusia yang genius

Kriteria (ii) menunjukkan pentingnya pertukaran nilai-nilai kemanusiaan, dalam suatu rentang waktu atau dalam suatu kawasan budaya di dunia, dalam pengembangan arsitektur atau teknologi, karya monumental, tata kota atau desain lansekap

Kriteria (iii) untuk memberikan kesaksian yang unik atau luar biasa mengenai tradisi budaya atau peradaban yang masih bertahan maupun yang sudah hilang

Kriteria (vi) secara langsung atau nyata dikaitkan dengan peristiwa atau tradisi yang berlaku, dengan gagasan, atau dengan keyakinan, dengan karya seni dan sastra yang memiliki nilai universal tinggi

1

(3)

Posisi area Yogyakarta SEBAGAI WARISAN DUNIA

Area nominasi yang diusulkan sebagai warisan dunia meliputi 2 (dua) Wilayah administrasi Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul , Kawasan nominasi berada di Kawasan Cagar Budaya Kraton yang sudah ditetapkan sebagai cagar budaya peringkat Nasional dan KCB Imogiri sebagai peringkat provinsi dan dalam proses untuk peringkat nasional , melingkupi wilayah Kota YK 7 kecamatan : Kecamatan Gedong Tengen, Ngampilan, Danurejan, Jetis, Kraton, Gondomanan, Mantrijeron dan Kab Bantul 2 kecamatan:

kecamatan sewon dan Imogiri

Sumbu filosofi

Makam Raja di Imogiri

(4)

Tekanan

Pembangunan

(5)

RENCANA TATA BANGUNAN DAN LINGKUNGAN KAWASAN SIRIP SIRIP JALAN MALIOBORO

Beberapa toko yang tidak memiliki lahan parkir. Hal ini menimbulkan munculnya parkir on street di sepanjang jalan dan berpotensi menyebabkan kemacetan

(6)
(7)
(8)
(9)
(10)
(11)
(12)
(13)
(14)
(15)
(16)
(17)
(18)
(19)
(20)

KENAPA YOGYAKARTA LAYAK DIUSULKAN MENJADI WARISAN DUNIA (WH)

1. Memiliki visi kedepan untuk mengisi

keistimewaanDIY dengan cara Melestarikan Adab dan Mensejahterahkan manusia.

2. Memiliki nilai penting sangat luar biasa dan memenuhi syarat yang ditetapkan UNESCO 3. Memiliki Keuntungan menjadi

warisan dunia bagi masyarakat

Jogja.

(21)

KAWASAN NOMINASI WARISAN DUNIA

▪ Properti area/atribut dengan luas :22,79 ha (22,31 ha sumbu filosofi dan 0,48 ha makam raja imogiri)

▪ buffer zone luas : 333,95 ha (sumbu filosofi 332 ha dan makam raja imogiri 1,95 ha)

Batas Kawasan Sumbu Filosofi

▪ Utara : Tugu

▪ Selatan : Panggung Krapyak

▪ Timur : 75 m kanan kiri sumbu filosofi , untuk kraton jalan mengelilingi beteng

▪ Barat : 75 m kanan kiri sumbu filosofi, untuk kraton jalan mengelilingi beteng

(22)

22 MAKAM RAJA DI IMOGIRI

▪ Area Properti luas

0,48 ha

▪ Buffer zone luas

1,95 ha

(23)

KEUNTUNGAN APA YANG BISA

DIAMBIL

(24)

24 ATRIBUT MAKAM

Kasultanan Yogyakarta

1. Kedhaton Kasuwargan, sebagai makam Sri Sultan Hamengku Buwana I dan Sri Sultan Hamengku Buwana III.

2. Kedhaton Besiyaran, sebagai makam Sri Sultan Hamengku Buwana IV, Sri Sultan Hamengku Buwana V, dan Sri Sultan Hamengku Buwana VI.

3. Kedhaton Saptarengga, sebagai makam Sri Sultan Hamengku Buwana VII, Sri Sultan Hamengku Buwana VIII, Sri Sultan Hamengku Buwana IX.

(25)

APA KEUNTUNGAN MENJADI WARISAN DUNIA ?

MENJADI ANGGOTA BANGSA-BANGSA YANG PEDULI DAN IKUT MELINDUNGI WARISAN BUDAYA KITA yang telah diakui sebagai contoh istimewa dari

keberagaman budaya dan alam

DAPAT MENINGKATKAN KESADARAN DAN

KEMAMPUAN UNTUK MELESTARIKAN WARISAN

BUDAYA NASIONAL

(26)

APA KEUNTUNGAN MENJADI WARISAN DUNIA ?

• BERHAK MENDAPATKAN BANTUAN TEKNIS, PAKAR MAUPUN DANA UNTUK PELESTARIAN

• MEMPUNYAI RENCANA PENGELOLAAN YANG BAIK (disusun dengan bantuan dari WHC atau pakar lainnya)

• DAPAT MENARIK PENDANAAN LAIN SECARA INTERNASIONAL

• MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATA

(27)

MASYARAKAT

Nilai-nilai Di Masa Lampau,

Kini, dan Mendatang

PENYAJIAN DAN PENGELOLAAN

YANG TEPAT, MENARIK, DAN

BERMANFAAT

INSP IRAS I

PEMBERDAYAAN DALAM

PELESTARIAN

(28)

PEMBAGIAN PERAN

Pemerintah dan Pemerintah Daerah,Kraton

Masyarakat Dunia Usaha

1

• pelestarian

2

• Regulasi

3

• Pengendalian

1 •Bapak asuh 2 •Promosi 3 •Sosialisasi

1 Pemberdayaan 2 Pengawalan 3

Pendekatan/sosialisas i

Bentuk Pengelolaan

(29)

PERAN POKJANIS UNTUK BEKERJA BERSAMA, INTEGRASI, KOORDINASI

MEMANFAATKAN PELUANG DARI KEUNTUNGAN MENJADI WARISAN DUNIA

BAGAIMANA MENGELOLA AREA WARISAN DUNIA

KREATIF

INOVATIF ENTEPRE

NUER

SUMBER DAYA

IDE, GAGASAN, KARYA

MENGIKUTI

TREND

(30)

• ADA POTENSI KUNJUNGAN WISATAWAN KE JOGJA DARI BERBAGAI NEGARA

• ADA KEBUTUHAN POKOK WISATAWAN YANG PERLU DIPENUHI (AKOMODASI, TRANSPORTASI, KONSUMSI, DESTINASI)

• ADA PEMBELANJAAN UANG YANG CUKUP BESAR

• ADA KEBUTUHAN MINAT KHUSUS (MICE)

• ADA TAWARAN BANTUAN KEPAKARAN, TEKNIK DAN

PENDANAAN DARI MASYARAKAT DUNIA

(31)

PENDIDIKAN = Meningkatkan kesadaran seseorang

sehingga mampu memutuskan secara

kritis dan bertindak lebih baik

SOSIAL = Meningkatkan kemampuan sosial

politik komunitas agar dapat berkehidupan

lebih baik EKONOMI =

Meningkatkan pengetahuan dan

ketrampilan agar berpenghasilan

lebih baik

LEBIH

MEMANUSIAKAN MANUSIA

(to Humanize)

(32)

▪ KEKAYAAN BUDAYA KRATON BAIK BUDAYA BENDA DAN TAK BENDA LUAR BIASA BANYAK MENJADI REFERENSI IDE DAN GAGASAN UNTUK BERKREASI.

▪ KAMPUNG-KAMPUNG DENGAN TOPONIMI YANG KHAS

▪ KAWASAN KHUSUS (KETANDAN, PATHOK,

WIJILAN, TAMANSARI, BERINGHARJO, KAUMAN )

▪ MUSEUM, TAMAN PINTAR, PUSAT BELAJAR SENI TARI, LUKIS, BATIK DLL

▪ KAKI LIMA MALIOBORO

(33)
(34)
(35)

BAKPIA PATHOK

GUDEG WIJILAN

POTENSI ASET SUMBU FILOSOFI

BATIK TAMANSARI

KAKI LIMA MALIOBORO

(36)

Dalam konsep pemberdayaan selalu terkandung makna PARTISIPASI.

Tanpa ada unsur ini pemberdayaan hampir tidak ada artinya. Karena itu, pemberdayaan harus dilaksanakan dengan mengundang partisipasi semua pihak, khususnya

mereka yang hendak diberdayakan

PARTISIPASI

BAGAIMANA PERSPEKTIF

PEMBERDAYAAN INI DITERAPKAN PADA

WARISAN BUDAYA ?

(37)

BAGAIMANA DAPAT MEMBERDAYAKAN ?

Dalam UU no. 11 Tahun 2010, dinyatakan bahwa

Cagar Budaya perlu dilestarikan antara lain karena diperlukan untuk memajukan kebudayaan nasional dan meningkatkan kesejahteraan rakyat

Tujuan itu akan dapat dicapai apabila warisan budaya dapat memberdayakan antara lain dalam konteks : PENDIDIKAN, SOSIAL, DAN EKONOMI

KESEJAHTERAAN TIDAK DAPAT HANYA DILIHAT SECARA MATERIALISTIK, TETAPI SECARA

HOLISTIK : KESEJAHTERAAN LAHIR DAN BATIN

(38)

BAGAIMANA DI MASA KINI ?

MASIHKAH WARISAN BUDAYA MEMBERDAYAKAN ?

Tentu,

tetapi dengan cara yang lebih sesuai dengan

tuntutan jamannya.

(39)

warisaN Budaya di MuseuM

Amat berpotensi untuk pemberdayaan bidang pendidikan, jika disajikan

dengan cara yang tepat sesuai tujuan pendidikan itu sendiri

TUJUAN PENDIDIKAN PADA ABAD KE-21 (UNESCO)

To Know, To Do, To think, To Be, To live together

PENDIDIKAN DI INDONESIA (Ir. Soekarno, Ki Hajar Dewantara)

Menumbuhkan kesadaran, ketajaman rasa, dan

kemauan kuat (cipta, rasa, karsa, dan karya)

(40)

Tampilan warisan budaya di museum harus mendorong partisipasi dan

interaksi sehingga mereka dilatih untuk memperoleh pengetahuan (to know),

ketrampilan (to do), dan berpikir (to

think)

(41)

Warisan budaya di situs dapat dikemas untuk meningkatkan proses pendidikan, baik

tentang budaya maupun

lingkungan alam, dengan

metode discovery and

partisipatory

(42)
(43)

Warisan Budaya kini dilihat sebagai modal peningkatan kesejahteraan

• Heritage for poverty

alleviation (dalam konteks

Millenium Development Goals )

• Industri atau Ekonomi

Kreatif : masa depan

ekonomi dunia

(44)

Penyajian Warisan Budaya

dalam bentuk peragaan

kembali yang berdampak

ekonomis tinggi

(45)

Revitalisasi kuliner tradisional yang melibatkan masyarakat setempat, mem berikan

dampak ekonomi cukup

berarti dalam kesejahteraan

keluarga atau komunitas di

Vilnius

(46)

Warisan Budaya sebagai ilham penciptaan

cinderamata dan makanan pada

masyarakat pribumi

Taiwan

(47)

Dampak Berganda ( Multiplier effect ) Revitalisasi Kawasan Kota Lama di Frankfurt,

Jerman

Kuliner dan transportasi khas yang membuka

peluang kerja

(48)

Warisan budaya sebagai ilham karya tulis fiktif dan Sastra,

yang memberdayakan sastrawan

(49)

Warisan budaya sejak lama dapat menjadi

sumber ekonomi kreatif

(50)

Ekonomi Pengalaman

(Experience economy)

 Dalam Era Global, Orang selalu ingin melepaskan diri dari kejemuan hidup sehari-hari untuk mencari makna hidup yang baru dengan masuk ke dalam dunia atau budaya lain. Di situ, orang

mendapatkan hal-hal asli (authentic) yang tidak mereka temui dalam kehidupan

keseharian mereka ➔ kebutuhan

pengalaman yang khas ➔ Experience

Economy

(51)

Commodity-based economy

Service- based economy

Experience-based economy

Perubahan kecenderungan ekonomi ini ikut mempengaruhi peran warisan budaya dalam

masyarakat, di antaranya sebagai modal menciptakan ekonomi pengalaman

KECENDERUNGAN EKONO0MI

YANG DIHADAPI DI ERA GLOBAL

(52)

Warisan Budaya sebagai Daya Tarik yang menawarkan Keunikan Pengalaman

Semakin banyak negara atau pemerintah daerah melihat warisan budaya sebagai sumber pedapatan

melalui pariwisata

(53)

Warisan Budaya Kota sebagai Creative Cities

Beijing akan dikembangkan menjadi Kota Kreatif dengan tetap mempertahankan kampung-kampung lama yang direnovasi dan ditata bersih tanpa meninggalkan ciri khasnya

Hal yang sama pernah

dilakukan Gub.

DKI Ali Sadikin

dengan Proyek

Kampung MHT

(54)

• Korea “menjajakan”

kota-kotanya sebagai

creative cities dengan

menggabungkan kota

lama dan kota modern

Warisan Budaya sebagai bagian dari Creative Cities

(55)

Cagar Budaya dapat dikembangkan sebagai

salah satu sumber ekonomi Kreatif ➔ Industri Periklanan

“Inspired by the Past,

Built for the Future”

(56)

Dukung

YOGYAKARTA

Sebagai

WARISAN DUNIA

Matur Nuwun

Referensi

Dokumen terkait