PEMBERDAYAAN NELAYAN DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA DI DESA TULEHU KECAMATAN
SALAHUTU KABUPATEN MALUKU TENGAH
SKRIPSI
Diajukan Untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Sosial (S.Sos) Pada Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam
OLEH :
INGRIYANI BANYAL NIM: 190206015
PROGRAM STUDI PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI AMBON
2023
ii
iii
ix
MOTTO DAN PERSEMBAHAN
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya dia mendapatkan (pahala) dari (kebajikan) yang di kerjakannya dan mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang di perbuatnya.” (QS. Albaqarah: 286)
PERSEMBAHAN
Tiada lembar skripsi yang paling indah dalam laporan skripsi ini kecuali lembar persembahan, Bismillahirrahmanirrahim skripsi ini saya persembahkan kepada:
1. Allah SWT yang telah memberikan kemudahan dan pertolongan sehingga saya dapat menyelesaikan skripsi ini dengan baik.
2. Kedua orang tua saya tercinta, Ayahanda Afendi Banyal dan Ibunda Mulyani Banyal yang selalu melangitkan doa-doa baik dan menjadikan motivasi untuk saya dalam menyelesaikan skripsi ini. Terima kasih sudah mengantarkan saya sampai di tempat ini, saya persembahkan karya tulis sederhana ini dan gelar untuk Ayahanda dan Ibunda.
3. Diri saya sendiri, Ingriyani Banyal karena telah mampu berusaha dan berjuang sejauh ini. Mampu mengendalikan diri walaupun banyak tekanan dari luar keadaan dan tidak pernah memutuskan untuk menyerah sesulit apapun proses penyusunan skripsi ini.
4. Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Dr. Yamin Rumra, M.Si, 5. Para Wakil Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah,
6. Ketua dan sekretaris program studi Pengembangan Masyarakat Pesisir Fakultas Ushuluddin dan Dakwah
7. Kepada Ibu Umi Kalsum Hehanussa, M.M selaku pembimbing I dan kepada Bapak M. Idul Launuru, M.SI selaku pembimbing II yang telah dengan penuh kesabaran membimbing saya sehingga skripsi ini dapat diselesaikan sesuai yang direncanakan.
x
8. Sahabat dan teman-teman saya yang telah menemani dalam suka maupun.
Terima kasih atas segala waktu, usaha dan dukungan yang telah diberikan.
9. Dan untuk Almamater Hijau kebaggaanku Institut Agama Islam Negeri Ambon (IAIN Ambon)
Akhir kata semoga skripsi ini dapat menjadi wawasan dan manfaat untuk orang lain Aamiin.
iv
KATA PENGANTAR
Dengan mengucapkan Puji dan syukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, penulis panjatkan atas segala limpahan rahmat dan kasih sayang-Nya, sehingga skripsi ini dapat diselesaikan. Salawat serta salam senantiasa tercurahkan kepada baginda Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam, yang telah membawa umat manusia dari jaman jahilia/jaman kebodohan hingga jaman yang kita rasakan sekarang ini, karena atas perjuangannya jualah sehingga kita masih merasakan indahnya islam. Serta tak lupa pula kepada keluarga, sahabat dan juga para tabi- tabi’in.
Skripsi ini merupakan tugas akhir dari suatu rangkaian studi untuk memperoleh gelar strata satu (S1) Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam, pada Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Ambon. Sesuai dengan bidang studi yang penulis tekuni, maka dalam skripsi ini penulis mengambil judul tentang, “Pemberdayaan Nelayan Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga Di Desa Tulehu Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah”.
Dalam penulisan ini tentu saja tidak lepas dari bantuan dan dukungan dari berbagai pihak, untuk itu penulis ingin ucapkan rasa Syukur kepada Allah SWT dan terima kasih tak terhingga kepada Kedua Orang Tua yaitu Ayahanda Afendi Banyal dan Mulyani Suhanda terima kasih juga patut saya sampaikan kepada :
v
1. Prof. Dr. Zainal Abidin Rahawarin, M.Si selaku rektor IAIN Ambon serta para pembantu Rektor yang selalu mewujudkan Pendidikan yang baik bagi Mahasiswa di lembaga ini.
2. Dr. Yamin Rumra, M,Si selaku Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah serta para pembantu dekan dan civitas akademika yang telah berjasa dalam pengembangan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah.
3. Fivit Baktirani MM, selaku Ketua Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam dan
M. Idul Launuru M.Si selaku sekretaris program studi Pengembangan Masyarakat Islam, yang telah memberikan dorongan dan juga dukungan kepada penulis.
4. M. Idul Launuru, M.Si dan Umi Kalsum Hehanussa MM selaku Pembimbing I dan Pembimbing II yang telah meluangkan waktu untuk membimbing, mengarahkan, memberi semangat dan dorongan kepada penulis dalam Menyusun skripsi ini hingga selesai.
5. Fadli Pellu, M.Si dan Andi Ismai Marasabessy, MM selaku penguji I dan penguji II, yang telah meluangkan waktu untuk memberikan masukan dan saran serta motivasi hingga terselesainya skripsi ini.
6. Seluruh dosen dan asisten dosen diruang lingkup Institut Agama Islam Negeri Ambon, khususnya di Fakultas Ushuluddin dan Dakwah yang telah memberikan ilmu yang baik da brmanfaat bagi penulis.
7. Teristimewah kepada kedua orang tuaku yakni ayahanda Afendi Banyal dan ibunda Mulyani Suhanda yang selalu memberikan semangat, dorongan, motifasi
vi
maupun materi dan selalu mendoakan penulis dalam setiap perjuangan hingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini.
8. Terimah kasih juga saya ucapkan kepada keluargaku ade-ade dan kaka-kaka tersayang, adeku Rara Banyal, adeku Ayu Banyal, adeku Baim Banyal, kakaku Fikri Banyal sebagai sumber inspirasiku yang selama ini telah membantu dan mempermudah serta mensuport serta selalu sabar dengan segala keluhan penulis dalam segala urusan sampai penyelesaian skripsi ini.
9. Seluruh keluargaku yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu, terimah kasih atas segala partisipasinya serta doanya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini.
10. Rekan-rekan, sahabat dan teman-teman seperjuangan yang telah menjadi keluargaku selama berproses dalam kampus sebagai mahasiswa dan juga dalam organisasi, yang tetap berjuangan untuk mencapai cita-cita. Semoga kita semua tetap menjaga kesolidaritas dalam persaudaran ini. Semoga Allah SWT selalu memberikan Kesehatan dan umur Panjang untuk kita semua. Aamiin.
11. Kepada semua pihak yang telah membantu dan memberikan masukan serta saran yang tak penulis sebutkan satu persatu.
Akhirnya, sungguh penulis sangat menyadari bahwa skripsi ini masih sangat jauh dari kata sempurna oleh karena itu, kepada semua pihak utamanya para pembaca yang budiman, penulis senantiasa mengharapkan saran, masukan dan kritikannya demi kesempurnaan skripsi ini.
vii
Mudah-mudahan skripsi yang sederhana ini dapat bermanfaat bagi semua pihak utamanya kepada almamater kampus hijau Institut Agama Islam Negeri Ambon.
Ambon, Desember 2023
Penulis
Ingriyani Banyal
NIM: 190206015
viii ABSTRAK Nama : Ingriyani Banyal
NIM : 190206015
Judul Skripsi :Pemberdayaan Nelayan Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga Di Desa Tulehu Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah
Kehidupan masyarakat nelayan di Indonesia yang tinggal di Kawasan pesisir identik dengan kesejahteraan yang rendah (kemiskinan) dan ketertinggal. Dalam hal ini masyarakat nelayan mempunyai karakteristik sosial tersendiri yang sangat berbeda dengan kelompok masyarakat yang lain, terutama masyarakat nelayan di pesisir Negeri Tulehu, Kabupaten Maluku Tengah. Yang sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1). Bagaimana Pemberdayaan yang dilakukan oleh Kelompok nelayan Tuna Abadi di Negeri Tulehu 2). Bagaimana tingkat kesejahteraan keluarga nelayan Tuna Abadi di Negeri Tulehu. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Taknik analisis data secara kualitatif meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1). Upaya yang dilakukan oleh kelompok nelayan “Tuna Abadi” dalam memberdayakan masyarakat nelayan di Desa Tulehu meliputi pelatihan tata cara penangkapan ikan, pengadaan alat tangkap seperti perahu dan senar pancing, serta penguatan di bidang manajemen hasil tangkapan, manajemen pengelolaan anggaran koperasi hingga menjaga saluran distribusi untuk memasarkan hasil tangkapan. 2). Pemberdayaan yang dilakukan oleh kelompok nelayan Tuna Abadi kepada Masyarakat dan anggotanya berdampak pada mengurangnya jumlah pengangguran dan meningkatnya kesejahteraan ekonomi kerakyatan. Hal itu dibuktikan dengan rata-rata hasil tangkan nelayan yang meningkat hingga mencapai 1-2 Ton ikan per satu kali melaut.
Kata Kunci: Pemberdayaan, Kesejahteraan Keluarga, Nelayan
xi DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN JUDUL ... i
PENGESAHAN SKRIPSI ... ii
PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI ... iii
KATA PENGANTAR ... iv
ABSTRAK ... viii
MOTTO DAN PERSEMBAHAN ... ix
DAFTAR ISI ... vii
DAFTAR TABEL ………..xiii
DAFTAR GAMBAR ... xiv
BAB I PENDAHULIAN A. Latar Belakang ... 1
B. Rumusan Masalah ... 5
C. Tujuan Penelitian ... 5
D. Manfaat Penelitian ... 6
E. Pengertian Judul ... 6
F. Sistematika Penulisan ... 7
BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Penilitian Terdahulu ... 9
B. Pemberdayaan Nelayan ... 12
C. Kendala Pemberdayaan Masyarakat Nelayan ... 23
D. Hasil Pemberdayaan Masyarakat Nelayan... 28
E. Tinjau Tentang Kesejahteraan Nelayan ...34
F. Faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan kesejahteraan ...47
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian ... 49
B. Waktu dan Lokasi Penelitian ... 49
xii
C. Sumber Data... 50
D. Teknik Pengumpulan Data ... 50
E. Teknik Analisis Data ... 51
F. Instrumen Penelitian ... 51
G. Informan Penelitian ... 51
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Lokasi Penelitian ... 53
B. Pembahasan ... 61
1. Upaya Yang Dilakukan Kelompok Nelayan Tuna Abadi Dalam Memberdayakan Nelayan Di Dusun Tanjung Air Panas………….. 61
a. Pelatihan Tata Cara Penangkapan Ikan……… 64
b. Pelatihan pengadaan Alat Tangkap………... 66
2. Pemberdayaan Kelompok Nelayan Terhadap Tingkat Kesejahteraan Keluarga Nelayan Di Dusun Tanjung Air Panas……… . 68
a. Mengurangi Penganguran……… 69
b. Membuka Lapangan Kerja……….. 70
c. Produk Perikanan………. 72
d. Faktor Yang Mempengaruhi Peningkatan Kesejahteraan Nelayan…………. ……….. 73
1). Harga Ikan……….. 73
2). Bahan Bakar Minyak Yang Mahal………. 74
BAB V PENUTUP A. Kesimpulan ... 76
B. Saran ... 77 DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
xiii
DAFTAR TABEL
Tabel 1.1 Data Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin ... 55
Tabel 2.1 Sarana Pendidikan Di Desa Tulehu ... 56
Tabel 3.1 Informasi Penelitia...52
Tabel 3.2 Jumlah Penduduk Berdasarkan Mata Pencarian Dusun Tanjung Air Panas... ... 57
Tabel 4.1 Jumlah Penduduk Berdasarkan Agama ... 58
Tabel 5.1 Jumlah Sarana Tempat Ibadah Di Dusun Tanjung Air Panas ... 58
Table 6.1 Produk Perikanan ... 72
xiv
DAFTAR GAMBAR
Gambar 4.1 Perahu ... 66 Gambar 4.2 Tali Pancaking ... 67 Gambar 4.3 Hasil Tangkapan Nelayan ... 71
1
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang
Pada prinsipnya manusia adalah makhluk yang hidup berkelompok sebagai makhluk sosial. Dimana manusia tidak dapat hidup sendiri melainkan membutuhkan manusia yang lainnya dalam hal terciptanya kehidupan bersama antara sesama manusia maka perlu adanya interaksi sosial antara satu dengan yang lainnya, interaksi sosial merupakan kunci dari semua kehidupan sosial sebab tanpa ada interaksi sosial tak mungkin ada kehidupan bersama.
Proses inilah yang membentuk suatu ikatan hubungan kelompok dalam kehidupan serta geraknya sebagai suatu struktur sosial dengan badan kelompok yang lain digabungkan sebab kerja sama merupakan penggabungan antara satu individu dengan individu yang lain guna mewujutkan suatu tujuan bersama yang di nikmati dalam hal meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat serta membantu satu dan lainnya.
Bentuk solidaritas dan kerja sama serta gotong royong merupakan salah satu bentuk solidaritas, selain daripada gotong royong yang merupakan bentuk dari solidaritas sosial hal tersebut juga sangatlah penting dalam hal meningkatkan sistim kerja sama yang baik dalam lingkungan masyarakat setempat.1
Sehingga kerja sama itu diharapkan mampu memberikan suatu manfaat bagi anggota kelompok yang mengikuti tujuan utama dari kerjasama agar bisa dirasakan oleh anggota kelompok yang mengikuti kerjasama tersebut, sebab
1Saldi Hasan (2003). “Sosiologi Untuk Masyarakat Indonesia” Jakarta PT Raja Persada.
2
gambaran kelompok nelayan merupakan salah satu bagian masyarakat yang dalam kehidupannya, yakni mengolah potensi sumber daya perikanan bagi masyarakat yang tinggal di daerah pesisir.
Indonesia merupakan negara yang terdiri dari daerah kepulauan, dengan luas garis pantai 95.181 Km2 dengan luas wilayah perairan laut, 5,8 Juta Km2 luas wilayah 17.499 pulau dengan 71% adalah wilayah teritorial berupa laut. Luas di indonesia 7,81 Juta Km2, dengan sumberdaya alam hayati dan non hayati yang sangat berlimpah.2
Masyarakat nelayan mempunyai karakteristik sosial tersendiri yang sangat berbeda dengan kelompok masyarakat yang lain, terutama masyarakat nelayan di pesisir Negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah Provinsi Maluku. Yang sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan.
Kebudayaan masyarakat nelayan merupakan suatu kesatuan sosial, hidup, tumbuh, dan berkembang di wilayah pesisir.
Dengan sumber daya yang begitu melimpah, indonesia belum bisa di katakan berkecukupan dan masih terbelakang. Dalam hal ini dikarenakan terdapat kesulitan yang dihadapi masyarakat nelayan, dan kurangnya pihak pemerintah dalam hal memperhatikan neleyan lokal sehingga pada prinsipnya. Sektor perikanan di Indonesia menduduki tempat penting sebagai sumber pendapatan masyarakat khususnya masyarakat pesisir.
Bahkan tidak hanya sebagai sumber pendapatan tetapi juga menjadi sumber protein, hanya saja sangat langka studi sejarah yang dikembangkan tentang
2Jornal (2021) “Direktorat Pendayagunaan Pesisir Dan Pulau-pulau Kecil dan Pengelolaan ruangb laut”, Diakses pada tanggal 27 Desember 2022
3
permasalahan perikanan, bahkan hampir tidak ditemukan, walaupun itu sudah di sadari sejak lama. Usaha perikanan menjadi sektor penting akan tetapi sangat sedikit di ketahui.3 Sebagai masyarakat pesisir, masyarakat nelayan sering tersisihkan dari segi pembangunan karena pemerintah lebih memprioritaskan pada sektor pertanian atau daratan.
Kehidupan nelayan yang masih menggantungkan nasib pada hasil laut, masih pada taraf yang bisa dikatakan sederhana dengan pola mata pencaharian menggunakan alat tangkap tradisional yang tentunya alat tangkapnya masih bersifat sederhana ditambah dengan tidak adanya perhatian khusus dari pihak pemerintah serta area penangkapan mereka juga berada di wilayah pesisir yang terbatas, menjadikan masyarakat nelayan merupakan kelompok masyarakat yang relatif tertinggal dari segi sosial budaya, dan sumberdaya manusia (SDM) karena banyak masyarakat pesisir yang tingkat pendidikannya hanya sampai pada sekolah dasar ataupun belum tamat sekolah.4
Dalam hal tersebut terdapat beberapa Faktor yang menjadi penyebab kemiskinan ataupun ketertinggalan dari pada Nelayan yakni sebagai berikut diantaranya, Masalah yang berkaitan dengan kepemilikan alat tangkap dan perahu bermotor, Akses terhadap modal, khusunya menyangkut persyaratan kredit,
3Akhmad Adji Saka (2014) “Ekonomi Perikanan, Teori Kebijakan dan Pengelolaan”
Yogyakarta: Aswaja Pressindo.
4Febroza Belda Dan Joko Cristanto, “Strategi Penghidupan Nelayan Dalam Peningkatan Ekonomi Masyarakat Di Kecaatan Sasak Ranah Pasisie Dan Sungai Beremas”, Di Akses Pada Tanggal 18 Maret 2018 pukul 13:22
4
Persyaratan pertukaran hasil tangkap yang tidak memihak kepada nelayan, Sarana penyimpanan ikan, Hak pengusahaan kawasan tangkap.5
Faktor-faktor tersebut yang membuat nelayan tetap dalam kemiskinan. Hal demikian bisa kita sendiri saksiskan pada sebagian besar nelayan yang semisal Seperti halnya yang terjadi pada masyarakat nelayan di pesisir pantai Negeri Tulehu Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah Provinsi Maluku, sehingga menyebabkan sebagian besar para nelayan harus meninggalkan pekerjaan nelayan dan mencari pekerjaan baru yang dinilai baik untuk meningkatkan kehidupan keluarganya.
Terdapat banyak nelayan yang hanya mencari ikan dengan alat-alat tangkap tradisional seperti: alat pancing dan alat jaring yang lokasi penangkapan hanya di lakukan di bibir pantai saja, dan itu pun hanya bisa untuk di konsumsi sendiri.
Dalam rangka mengembangkan perikanan dan pengebangan ekonomi rakyat khususnya di daerah pesisir, banyak berdiri kelompok-kelompok masyarakat yang menyatukan diri dan ingin mencapai kesejahteraan bersama melalui sebuah kelompok nelayan. Seperti yang dapat kita lihat pada Negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku dimana para nelayan berupaya untuk meningkatkan ekonomi keluarganya dengan mencari ikan dengan alat tangkap tradisional.
Jika dilihat dari perkembangannya, kelompok nelayan di negeri Tulehu mulai banyak terjadi peningkatan yaitu penguatan organisasi dengan diadakannya
5 Novalina Serdiati, “Pendapatan Nelayan Yang Menggunakan Perahu Motor Dan Perahu Tanpa Motor Di Desa Paranggi Kecamatan Ampibabo Kabupaten Parigi Motong”, Media Litbang Sulteng 2 (2): 153-157, Desember 2009, Hlm. 75.
5
kegiatan-kegiatan meliputi, pertemuan rutin, perbaikan atau pembaruan administrasi.
Berdasarkan latar belakang yang sudah dijelaskan diatas untuk itu peneliti ingin melakukan sebuah penelitian dengan judul; Pemberdayaan Nelayan Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga di Desa Tulehu Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas maka yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu:
1. Bagaimana Pemberdayaan yang dilakukan oleh Kelompok nelayan Tuna Abadi di Negeri Tulehu?
2. Bagaimana tingkat kesejahteraan keluarga nelayan Tuna Abadi di Negeri Tulehu?
C. Tujuan Penelitian
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah:
1. Untuk mengetahui bagaimana pemberdayaan yang dilakukan oleh kelompok nelayan Tuna Abadi di Negeri Tulehu.
2. Untuk mengetahui sejauh mana tingkat kesejahteraan pada kelompok nelayan Tuna Abadi di Negeri Tulehu.
6
D. Manfaat Penelitian
Adapun manfaat dari penelitian ini adalah:
1. Manfaat Teoritis
Hasil penilitian ini dapat dijadikan referensi dalam pengembangan mahasiswa pada Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam, terutama untuk melihat dan menjawab problem masyarakat pesisir dalam hal penangkapan ikan.
2. Manfaat praktis
a. Maanfaat bagi masyarakat
Dapat membantu masyarakat untuk menyelesaikan masalah yang timbul dari berbagai kegiatan warga yang dilaksanakan sehingga membentuk masyarakat yang lebih baik dan harmonis.
b. Manfaat bagi pemerintah
Untuk lebih memperhatikan masyarakat nelayan dalam sisitem dan alat penangkapan sekaligus memberi alternatif untuk bagaimana masyarakat memenuhi tingkat kesejateraan ekonomi keluarga.
E. Pengertian Judul
Agar tidak terjadi kesalahan-kesalah pemahaman dalam penulisan ini, maka kiranya perlu penulis memberikan batasan-batasan pada karya ilmiah ini.
1. Pemberdayaaan: Adalah upaya untuk membangun kemampuan masyarakat, dengan mendorong, dan membangkitkan kesadaran akan potensi yang dimiliki agar menjadi tindakan nyata.
7
2. Nelayan: Adalah setiap orang yang mata pencahariannya melakukan penangkapan ikan.
3. Meningkatkan: Adalah, proses pembuatan untuk menaikan sesuatu usaha kegiatan untuk memajukan sesuatu ke sesuatu yang lebih baik lagi dari sebelumnya.
4. Kesejahtraan: Adalah, kondisi manusia dimana orang-orangnya dalam keadaan makmur, sehat dan damai dalam ekonomi dihubungkan dengan keadaan benda.
5. Keluarga: Adalah,unit terkecil dalam masyrakat yang terdiri dari suami istri dan anak.
F. Sistematika Penulisan
Penulisan proposal ini terdiri dari berbagai pokok pembahasan. Secara garis besar pokok-pokok pembahasan dapat di uraikan sebagai berikut:
Bab I Pendahuluan
Dalam bab ini terdapat latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, defenisi operasional, dan sistematika penulisan Bab II Tinjauan Pustaka
Dalam bab ini terisi kajian teori tentang permasalahan serta penilitian terdahulu yang berhubungan dengan penilitian terkait.
Bab III Metodologi Penelitian
Pada bab ini berisi tentang jenis penelitian, tempat dan waktu penelitian, informasi, sumber data, instrument, teknik pengumpulan data, teknik analisis data.
8
Bab IV Hasil Dan Pembahasan
Bab ini tentang deskripsi lokasi penelitian “Pemberdayaaan Nelayan Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga Di Negeri Tulehu”
Bab V Penutup
Bab ini menjelaskan penutup yang meliputi: Kesimpulan serta diikuti saran penulis
49
BAB III
METODE PENELITIAN
A. Jenis Penelitian
Jenis penelitian yang di pakai adalah kualitatif, dalam hal ini prosedur penelitian yang menghasilkan data-data deskriptif analisis. Metode deskriptif analisis menurut Sugiono adalah salah satu metode yang berfungsi untuk mendeskripsikan atau memberi gambaran terhadap objek yang di teliti melalui data atau sampel yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa melakukan analisis dan membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum.39
Selanjutnya metode deskriptif menurut Nazir dalam bukunya Metode Penelitian, metode deskriptif merupakan suatu metode dalam meneliti status sekelompok manusia, suatu objek, suatu kondisi, suatu sistim pemikiran, ataupun kelas peristiwa pada masa sekarang.40
B. Lokasi dan Waktu Penelitian
a. Lokasi Penelitian, Penelitian ini bersifat lapangan (Field Research) dilaksanakan di Negeri Tulehu Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah Provinsi Maluku pada Kelompok Nenalayan Tuna Abadi.
b. Waktu Penelitian, pada tanggal 28 Februari – 30 Maret 2023
39 Sugiyono. 2007. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta
40 Nazir.Mohammad,Ph.D.(2011). Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.
50
C. Sumber Data
Sumber data yang digunakan dalam penelitian adalah:
a. Data primer, yaitu data yang diperoleh dari penulis terkait terkait hal-hal yang terdapat pada masyarakat nelayan terkait yakni kelompok nelayan Tuna Abadi.
b. Data sekunder, yaitu data yang di temui penulis dari sumber bacaan yang terkait dengan penelitian tersebut.
D. Teknik Pengumpulan Data
Untuk mendapatkan Data lapangan yang valid dan akurat dari subjek penelitian, penulis menggunakan instrumen:
a. Observasi
Penulis melakukan pengamatan dilokasi penelitian untuk mendapatkan gambaran yang tepat mengenai subjek penelitian, bentuk pengamatan yang penulis lakukan adalah secara langsung, sehingga penulis dapat mengamati segala aspek yang terjadi dilapangan.
b. Wawancara
Wawancara atau interview adalah suatu cara untuk mengumpulkan data dengan mengajukan pertanyaan langsung kepada subjek penelitian.
Wawancara yang penulis lakukan adalah wawancara terbuka (open interviu).
c. Dokumentasi
Dokumentasi dalam penelitian ini digunakan untuk memperoleh data melalui catatan, transkip, buku catatan, surat kabar, agenda dan sebagainya.
51
E. Teknik Analisis Data
Setelah data yang terkumpul maka dilanjutkan dengan analisis data.
Data yang telah yang di kumpulkan atau yang telah diperoleh dalam penelitian ini, di analisis secara deskriptif. Langkah-langkah analisis data yang dilakukan sebagai berikut:
1. Reduksi Data
Pada tahap ini penulis memilih, menyeleksi, mengelompokan data yang telah dikumpulkan dari lokasi penelitian.
2. Penyajian Data
Pada tahap ini penulis mengumpulkan seluruh data yang diperoleh dari lokasi penelitian baik data melalui observasi maupun wawncara.
3. Interpretasi Data
Yakni menafsirkan dan mengelompokan semua data agar tidak terjadi tumpang-tindih dan kerancuan-kerancuan karena terjadi suatu perdebataan.
F. Instrumen penelitian
Instrumen utama yang digunakan pada penelitian ini adalah, pedoman wawancara yang peneliti buat berdasarkan variabel dan indikator dalam masalah penelitian.
G. Informan Penelitian
Informan dalam penelitian ini berjumlah 7 orang yang penulis tentukan dengan Teknik purposive sampling, artinya informan ditentukan sendiri oleh penulis secara sengaja dengan asumsi bahwa informan-informan tersebut dianggap mengetahui dan dapat memberikan informasi tentang masalah
52
penelitian. Informan-informan tersebut penulis gambarkan dalam tabel sebagai berikut;
Tabel 3.1: Informan Penelitian
No Nama Usia Keterangan
1 Sudarmadji Lestaluhu 61 Tahun Sekretaris Desa
2 La Irfan 43 Tahun Ketua Kelompok
3 La Jimi 39 Tahun Bendahara
4 Samaun 61 Tahun Anggota
5 La Ramli 47 Tahun Anggota
6 Asis Wally 51 Tahun Masyarakat
7 Hasan 46 Tahun Masyarakat
8 Astira 60 Tahun Pedagang
Sumber data:
76
BAB V PENUTUP A. Kesinpulan
Berdasarkan dari hasil penelitian tentang Pemberdayaan Nelayan di Desa Tulehu yang penulis dapatkan maka dapat disimpulkan bahwa:
1. Pemberdayaan masyarakat oleh kelompok nelayan Tuna Abadi dilakukan dengan berbagai pelatihan cara penangkapan ikan dan pengadaan alat tangkap seperti perahu dan senar pancing. Selain itu, masyarakat Dusun Tanjung Air Panas Negeri Tulehu dan anggota kelompok nelayan Tuna Abadi juga mendapatkan penguatan di bidang manajemen hasil tangkapan, manajemen pengelolaan anggaran koperasi hingga menjaga saluran distribusi untuk memasarkan hasil tangkapan.
2. Pemberdayaan yang dilakukan oleh kelompok nelayan Tuna Abadi kepada Masyarakat dan anggotanya berdampak pada peningkatan kesejahteraan ekonomi yang diperoleh oleh anggota dan masyarakat sekitar dengan terciptanya lapangan kerja baru yang dibuktikan dari berbagai produk hasil olahan ikan seperti Abon Ikan, Bakasang dan Ikan Asar serta produk ikan asin.
77
B. Saran
Adapun saran yang hendak penulis sampaikan dalam penelitian ini yaitu:
1. Masyarakat berharap agar pemerintah dapat melihat permasalahan yang terjadi pada kelompok nelayan untuk lebih di perhatikan lagi.
2. Kepada masyarakat sekitar agar tetap semangat dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dalam kelompok nelayan
3. Untuk itu harus ada penelitian lanjutan tentang pemberdayaan nelayan dalammeningkatkan kesejahteraan keluarga
DAFTAR PUSTAKA
Benny Soembodo, Kesejahteraan Keluarga (Pandangan Masyarakat Miskin Perkotaan Mengenai Kesejahteraan Sosial), (Unair: Dosen Departemen Sosiologi)
Eko Wahyudi Achmad, SKRIPSI, Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Oleh Kelompok Nelayan Di Desa Palang Kecamatan Palang Kabupaten Tuban (Surabaya: IAIN Sunan Ampel, 2013)
Fanesa Fargomeli. Interaksi Kelompok Nelayan Dalam Meningkatkan Taraf Hidup Di Desa Tewil Kecamatan Sangaji Kabupaten Maba Halmahera Timur. (2014), jurnal Acta Diurna.Volume Iii. No.3
Indar Parawansa Khafifah, Mungukur Paradigma Menembus Tradisi, (Jakarta:
Pustaka LP3ES Indonesia, 2006)
Irianto Surya, Nelayan Di Mata Kita Sebuah Perspektif Berpikir Sistem, (Pekanbaru: CV. Sukabina, 2008)
Khafifah Indar Parawansa, Mungukur Paradigma Menembus Tradisi, (Jakarta:
Pustaka LP3ES Indonesia, 2006)
Koentjaningrat, Metode-metode Penelitian Masyarakat, (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1997)
Koentjaraningrat, Pengantar Antropologi, (Jakarta: Rineka Cipta, 1996) Kusnadi, Filosofi Pemberdayaan Pesisir, (Bandung: Humaniora, 2006) Kusnadi, Jaminan Sosial Nelaya, (Yogyakarta LKIS Pelangi Aksara, 2007)) Kusnadi, Polemik Kemiskinan Nelayan.
Kusnadi, Strategi Hidup Masyarakat Nelayan, (Yogyakarta: LkiS, 2007) Machendrawaty Nanih dan Ahmad Safei Agus, Pengembangan Masyarakat
Islam, (Bandung: Rosdakarya, 2001)
Mangundjojo Soediro, Sosial Ekonomi Masyarakat Nelayan, (Jakarta: Direktorat Jendral Perikanan, 1973)
Mulyadi, Ekonomi Kelautan.
Nanih Machendrawaty dan Agus Ahmad Safei. “Pengembangan Masyarakat Islam,” Bandung Rosdakarya. 2001
Rajab Ali Akbar, Strategi Pemberdayaan Nelayan Miskin, dalam http://www.kompasiana.com/2016/01/12, diakses tanggal 10 Juni 2017, pukul 19:30
Sartika Ika, evaluasi kebijakan pemberdayaan nelayan (Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Cilandak Timur, 2009)
Sipahelut Michel, THESIS, Analisis Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Di Kecamatan Tobelo Kabupaten Halmahera Utara, (Bogor: Institut Pertanian Bogor, 2010)
Soembodo Benny, Kesejahteraan Keluarga (Pandangan Masyarakat Miskin Perkotaan Mengenai Kesejahteraan Sosial), (Unair: Dosen Departemen Sosiologi)
Suharto Edi, Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat, (Bandung: Refika Aditama, 2005)
Suharto Edi, Membangun Masyarakat.
Surono Ono, Koperasi Nelayan Pengelolaan Sumber Daya Perikanan,
Totok dan Poerwoko, Pemberdayaan Masyarakat dalam Prespektif Kebijakan Publik, (Bandung: Alfabeta, 2012)
Winardi, J, Manjemen Perilaku Organisasi, Kencana Predana Media Group, Jakarta, (2014)
LAMPIRAN-LAMPIRAN
Gambar 1. Wawancara Dengan Bapak Urian Ohorella Kepala Pemerintah Negeri Tulehu
Gambar 2. Wawancara Dengan Bapak La Irfan Ketua Kelompok Tuna Abadi
Gambar 3. Wawancara Dengan Bapak La Jimi Bendahara Kelompok Tuna Abadi
Gambar 4. Wawancara Dengan Bapak La Ramli Anggota Kelompok Tuna Abadi
Gambar 5. Wawancara Dengan Bapak Samaun Anggota Kelompok Tuna Abadi
Gambar 6. Wawancara Dengan Masyarakat yakni Bapak Asis Wally
Gambar 8. Wawancara Dengan Masyarakat yakni Bapak Hasan
Gambar 7. Wawancara Dengan Pedagang Ibu Astira