• Tidak ada hasil yang ditemukan

pemberitaan media online nahdlatul ulama terhadap

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "pemberitaan media online nahdlatul ulama terhadap"

Copied!
109
0
0

Teks penuh

Alhamdulillah, puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan karunia-Nya yang tak terhingga, sehingga peneliti dapat menyelesaikan skripsi ini sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana Ilmu Komunikasi. Teman-teman Ilmu Komunikasi angkatan 2011 khususnya Ilmu Komunikasi A, terima kasih atas silaturahmi dan segala bantuan yang telah diberikan. Beberapa waktu lalu, HTI, salah satu organisasi masyarakat Islam di Indonesia, sempat menjadi perbincangan hangat, mulai dari isu khilafah hingga wacana pembubaran organisasi tersebut oleh pemerintah Indonesia.

Based on the above explanation, the author wants to analyze and formulate the problem: "is the news in NU Online as the online media that supports the resolution of HTI". With references to the background of the problem and the problem statement, the purpose of this study is to know how the content of the news on Nu Online is related to HTI's resolution of the Indonesian government's problems on the nu.or.id website. Based on the explanation above, the research method used in this study is analysis with quantitative models by Eriyanto with the Chi Square formulas to calculate data from preparations made by the author and also two codes have been prepared by the author to get reliability on this study .

Conclusion of this study is the content of the news in NU Online is mostly the support of the Indonesian government to dissolve HTI. In the presentation, the news in NU Online is balanced, even sometimes, some news in NU Online impressed like a twist of HTI.

Gambar 1 : Logo NU..........................................................................
Gambar 1 : Logo NU..........................................................................

Latar Belakang Masalah

Media pertama yang menggunakan internet sebagai media online adalah Kompas dengan domain kompas.com (www.beritagar.id, edisi 27 Agustus 2015 diakses pada 21 Juli 2018 pukul 17.23). Sebagai media online Islami yang sudah ada sejak lama yaitu www.nu.or.id atau biasa disebut NU Online. Pemberitaan di salah satu media online Islam ini pun beragam, mulai dari berita politik, budaya, baik nasional maupun internasional, juga pembahasan fenomena sosial di masyarakat seperti aksi 212 dan berita pembubaran HTI beberapa waktu lalu.

Pemerintah berwenang memberikan sanksi kepada ormas yang melanggar larangan tersebut (Sumber: www.geotimes.co.id, terbitan Rabu 10 Mei 2017, diakses pada 23 Juli 2018 pukul 10.48). Sebagai media Islam, NU Online berperan sebagai penyaji berita-berita terkait Islam. “Ini merupakan upaya pembubaran ormas yang melakukan gerakan politik perubahan ideologi negara,” kata Lukman di Jakarta (Sumber: www.mediaindonesia.com, terbitan 10 Oktober 2017, diakses 12 Mei 2018 pukul 15.10. ).

Berdasarkan penjelasan di atas, peneliti tertarik untuk meneliti “Apa isi pemberitaan online NU terkait wacana pembubaran MTI”. Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Apa Isi Pemberitaan Online NU tentang Pembubaran HTI”.

Tujuan Penelitian

Pertama, literatur yang digunakan adalah tesis yang disusun oleh Bram Wasni Putra, mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora UIN Sunan Kalijaga tahun 2015 yang berjudul “Partialitas Media Massa dalam Penyajian Berita” (Analisis Isi Konflik antara Gubernur dan Gubernur) DPRD DKI Jakarta di Surat Kabar Harian Kompas Periode 1 – 31 Maret 2015). Persamaan penelitian Bram Wasni Putra dengan penelitian peneliti adalah sama-sama menggunakan metode penelitian analisis isi kuantitatif. Subyek penelitian Bram Wasni Putra adalah bias media massa dalam penyajian berita, sedangkan objek penelitian peneliti adalah isi pemberitaan NU Online mengenai wacana pembubaran HTI atas perintah.

8 Penelitian kedua dilakukan oleh Shaum Akbar Razaka, mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tahun 2016 dengan judul Propaganda di Media Online (analisis isi pemberitaan Donald Trump di BBCIndonesia.com periode Maret- April 2016). Persamaan antara penelitian yang dilakukan Shaum Akbar Razaka dengan penelitian yang dilakukan peneliti adalah sama-sama menggunakan metode penelitian analisis isi kuantitatif. Tujuan penelitian Shaum Akbar Razaka adalah Propaganda di media online, sedangkan objek penelitian peneliti adalah konten pemberitaan NU Online tentang wacana pembubaran HTI atas perintah.

Ketiga, penelitian yang dilakukan oleh Dicky Rinaldy, mahasiswa Ilmu Komunikasi Dakwah Penyiaran dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta angkatan 2014 yang berjudul Analisis Konten Sedekah di Twitter Usradz Yusuf Mansur. 9 Jakarta Tahun 2014 dan penelitian yang dilakukan peneliti menggunakan metode analisis isi sebagai metode penelitiannya dan perbedaan kedua penelitian ini terletak pada subjek dan objek penelitiannya.

Landasan Teori

Ketiga, memberikan pilihan kepada setiap pengguna untuk hanya mengambil informasi yang relevan bagi mereka atau yang mereka perlukan. Kelima, informasi yang diberikan tetap tersimpan (tidak terbuang percuma), dapat diisi ulang sewaktu-waktu, dan pengguna dapat mencarinya menggunakan mesin pencari. Salah satu keunggulan media online ini yang paling membedakan dengan media lainnya adalah fungsi interaktifnya.

16 Chat room, email, polling/survei online, permainan, merupakan contoh pilihan interaktif yang terdapat pada media online. Media online memberikan kesempatan kepada setiap pembacanya untuk hanya menerima informasi yang penting baginya dan menghapus informasi yang tidak diperlukannya. Informasi yang terkandung dapat dikatakan tidak terbatas karena didukung oleh media penyimpanan data pada server komputer dan sistem global.

Informasi yang diberikan disimpan, dapat ditambah kapan saja dan dapat dicari oleh pembaca melalui mesin pencari. Seluruh data dan informasi yang disajikan dapat dihubungkan dengan sumber lain yang juga berkaitan dengan informasi tersebut, atau dihubungkan dengan database yang dimiliki oleh media atau sumber eksternal.

Metode Penelitian

Definisi Operasional

24 b) Buruk, yaitu berita yang muatannya menjelaskan betapa buruknya ormas HTI. Orientasi berita negatif dapat berasal dari kritik, celaan, dan penyampaian hal-hal buruk dalam berita. Pemberitaan tidak secara eksplisit membicarakan hal-hal positif atau negatif.

Metode Analisis Data

27 menyajikan data tabel frekuensi yang menyajikan masing-masing subvariabel atau dimensi, satu subvariabel mempunyai satu tabel pembahasan. Disebut statistik deskriptif karena statistik ini bertujuan untuk menggambarkan dan menjelaskan temuan dan data yang diperoleh dari analisis isi. Jika analisis isi menggunakan lima variabel, maka kelima variabel tersebut dapat dijelaskan secara terpisah (Eriyanto.

Dasar Pengambilan: Jika probabilitas > 0,05 Ho ditolak dan jika probabilitas < 0,05 Ho diterima.

Kesimpulan

74 mempunyai angka reliabilitas cukup dengan nilai terendah 0,7222 dan nilai tertinggi mencapai 0,9722. Dari enam unit analisis yang digunakan, unit analisis ‘Isi berita’ memperoleh nilai tertinggi dibandingkan enam unit analisis lainnya, yaitu 108 poin yang terdiri dari 5 poin penolakan dan 103 poin dukungan. Dilanjutkan dengan Unit Analisis Penetapan HTI yang terdiri dari Positif dengan 6 poin dan Negatif dengan 80 poin.

Kemudian Unit Analisis Pembubaran HTI terdiri dari Positif dengan 65 poin dan Negatif dengan 5 poin.

Saran

Penggambaran HTI 1 = Positif

Sumber Berita 1 = Masyarakat

ADI GAHARA

Mendik, Long Kali, Paser, Kalimantan Timur 76283

EDUCATION

EXPERIENCE

SKILLS

Referensi

Dokumen terkait