• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembuatan Peta Citra Batas Desa dan Peta Sarana Prasarana Desa

N/A
N/A
steny steven worang

Academic year: 2024

Membagikan " Pembuatan Peta Citra Batas Desa dan Peta Sarana Prasarana Desa"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

DAFTAR GAMBAR

5.1 Peta Citra Batas Desa ……….. 8

5.2 Peta sarana prasarana desa ……….. 9

5.3 Peta Potensi Desa Tentatif ……….. 10

5.4 Peta Potensi Desa ……….. 11

(2)

2

BAB V

HASIL DAN PEMBAHASAN

5.1 HASIL

A. PETA CITRA BATAS DESA

Peta citra batas desa disusun dengan melakukan interpretasi citra skala detail.

Obyek yang didelineasi di lapangan adalah obyek utama seperti jalan, batas desa dan sungai. Hasil interpretasi dan delineasi juga ditambah dengan cek lapangan untuk memperkuat data spasial yang telah dibuat. Hasil peta citra disajikan pada gambar 5.1.

Gambar 5.1 Peta Citra Batas Desa

(3)

B. PETA SARANA PRASARANA DESA

Peta sarana dan prasarana desa dibuat dengan melakukan interpretasi pada citra yang telah diketahu batasnya. Citra ini kemudian dikoreksi secara radiometrik dan geometrik. Obyek-obyek yang didelineasi adalah permukiman, perkantoran, perkebunan, Pertanian, Jalan, Sarana Ibadah, Sarana kesehatan, Sarana pendidikan, Jasa dan Perekonomian. Peta sarana prasarana desa disajikan pada gambar 5.2.

(4)

10 10

D. PETA POTENSI DESA

Peta potensi desa disusun berdasarkan peta citra batas desa, peta penggunan lahan dan peta sarana prasarana desa. Data-data ini kemudian digabungkan dengan data sekunder yang ada di desa. Peta potensi desa tenatatif disajikan pada gambar 5.3.

Gambar 5.3 Peta Potensi Desa

(5)

5.2 PEMBAHASAN

Desa windu berbatasan dengan empat desa yang ada di Kecamatan Biau serta berbatas laut dengan laut Sulawesi. Beberapa batas masih dalam proses kesepakatan sehingga perlu tindakan lanjutan dari Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara.

Potensi Desa Windu pada bidang pertanian, perikanan budidaya dan wisata mangrove. Potensi mangrove sementara dikembangkan untuk wisata Mangrove Tracking.

Peta Potensi Desa Windu disajikan pada gambar 5.4.

(6)

BAB VI

KESIMPULAN DAN SARAN

6.1 KESIMPULAN

Potensi Desa Windu yaitu mangrove dengan luas 47, 09 hektar yang dapat dikembangkan untuk wisata mangrove. Bidang pertanian dengan luas tegalan/ lading 46, 33 hektar dengan sekali panen dapap menghasilkan 231, 65 ton. Luas sawah diperkirana mencarai 12, 35 hektar dengan potensi panen 140, 296 ton.

Potensi lain dibidang kelautan adalah Teluk Desa Windu yang sangat potensial untuk dikembangkan menjadi keramba dan rumput laut yang mencapai luas 171, 11 hektar

6.2 SARAN

Potensi Desa Windu akan lebih berkembang dengan mengidentifikasi potensi menggunakan data

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) Pengembangan pengadaan sarana prasarana di SMP Negeri 1 Pedan Klaten sekolah yang

bahwa dalam rangka pemberian pelayanan terhadap pelintas batas, barang/jasa yang mempergunakan pelintasan antar negara perlu ditetapkan standarisasi sarana, prasarana

Pembuatan peta potensi curah hujan dilakukan dengan menggabungkan data spasial Peta Administrasi Indonesia dengan hasil pengolahan citra MTSAT- 1R yang telah di

Pembuatan peta curah hujan dilakukan dengan menggabungkan data spasial Peta Administrasi Indonesia dengan hasil pengolahan citra MTSAT-1R yang telah di klasifikasi

Manual Standar Sarana dan Prasarana Penelitian adalah dokumen berisi petunjuk mengenai cara, langkah, atau prosedur tentang penetapan, pelaksanaan, evaluasi

Kegiatan ini berisi tentang pembuatan modul pelatihan (hardcopy) pembuatan peta secara digital berdasarkan kaidah kartografi dan penyusunan data informasi geospasial

Dipublikasikan oleh P3M Politeknik Negeri Bengkalis 89 Pembuatan Peta Foto Udara Desa Meskom Hendra Saputra1,Boby Rahman2 1Teknik Sipil, Politeknik Negeri Bengkalis,

Dokumen ini berisi program pengembangan dan pemeliharaan sarana dan prasarana di SMPN 7 Mentaya Hulu untuk tahun ajaran