Yogyakarta: Master's Program for Teacher Education in Madrasah Ibtidaiyah, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Sunan Kalijaga State Islamic University, Yogyakarta. The author brings back the thoughts of these personalities, as it is a personality that has a great contribution to the modernization of Islamic primary education, especially in West Sumatra, but not too many people know about it. Abdullah Ahmad's thoughts on Islamic primary education from the point of view of curriculum, methods and teaching media, (2) Implementation of H.
Abdullah Ahmad's thoughts on Islamic primary education can be seen from different aspects, namely: curriculum aspect, method aspect, media aspect. Abdullah Ahmad's Thoughts on Islamic Basic Education Adabiah in Padang currently there are still some in use, but they are more diverse than in the early days of the establishment. Abdullah Ahmad merupakan paradigma baru dalam kekejaan pendidikan Islam yang pasaya dengan ajaran Islam yang universali.
Abdullah Ahmad lahir dan mendorong kondisi yang ada di tanah air saat itu, khususnya pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Aspek Kurikulum, menurut H. Abdullah Ahmad, tidak ada pemisahan antara ilmu umum dan ilmu agama dalam kurikulum, keduanya harus seimbang, tidak boleh dipisahkan.
Konsonan Tunggal Huruf
PEDOMAN TRANSLITERASI ARAB–LATIN Pedoman transliterasi Arab-Latin yang digunakan dalam pedoman penelitian dalam Keputusan Bersama Menteri Agama Republik Indonesia dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 158/1987 dan 0543b/U/1987 , tanggal 22 Januari 1998.
Konsonan rangkap karena Syahadah ditulis rangkap
Vocal Panjang fathah + alif
Vocal Rangkap fathah + ya’
Vocal pendek yang berurutan dalam satu kata dipisahkan dengan apostrof
Kata sandang alif + lam a. Bila diikuti huruf qamariyah
Penulisan kata-kata dalam rangkaian kalimat ضورفلا يوذ
Atas jasa-jasanya dalam memberikan model yang baik, secara tidak langsung penulis termotivasi untuk menyelesaikan skripsi ini sebagai bagian dari penelitian. Penulis juga memahami bahwa pelaksanaan penelitian dan penyusunan skripsi ini dapat berjalan dengan baik berkat dukungan, motivasi dan bantuan dari berbagai pihak. Siti Fatonah, S.Pd, M.Pd., selaku sekretaris Program Studi Magister Pendidikan Guru (S2) Madresah Ibtidaiyah.
Usman, SS., M.Ag., selaku dosen pembimbing yang banyak membimbing penulis, membimbing penulis dengan kesabaran, keikhlasan dan rasa tanggung jawab sehingga skripsi ini dapat diselesaikan dengan sukses. Sri Sumarni, M.Pd., selaku guru pembimbing akademik yang telah meluangkan waktu dan pikirannya untuk memberikan bimbingan dan bimbingan kepada penulis. Semua guru yang telah memberikan penulis berbagai pengetahuan dan pengalaman dari awal kuliah hingga tahap akhir penulisan disertasi ini.
Pimpinan dan seluruh pegawai perpustakaan UIN Sunan Kalijaga yang telah membantu penulis dengan sangat baik dalam mencari sumber untuk skripsi ini. Semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyelesaian skripsi ini yang tidak dapat disebutkan satu persatu.
SEJARAH KEHIDUPAN H. ABDULLH AHMAD DAN SEJARAH SEKOLAH
Rumusan Masalah
Tujuan dan Kegunaan Penulisan
Untuk mengetahui pemikiran H. Abdullah Ahmad tentang pendidikan dasar Islam ditinjau dari kurikulum, metode dan media pengajaran. Untuk mengetahui implementasi pemikiran H. Abdullah Ahmad terhadap pendidikan dasar Islam Adabiah di kota Padang saat ini.
Kajian Pustaka
Yang membedakan tulisan ini dengan tulisan yang dilakukan penulis terletak pada kajiannya, penulis membahas tentang mazhab Adabiah sedangkan tulisan ini membahas tentang surau Ysterbrug. Persamaannya terletak pada jenis tulisan dan pemikiran para tokoh reformis di atas, yaitu keduanya merupakan wujud nyata perubahan pendidikan Islam yang didirikan oleh H. Penelitian lain mengkaji pemikiran dan kontribusi Syekh Abdul Karim Amrullah dalam pengembangan sistem pendidikan di Padang Panjang.
Pada mulanya sistem pendidikan surau menggunakan model pengajaran halakah, kemudian mengalami transformasi menjadi sistem pendidikan modern dengan model klasikal.22. Yang membedakan tulisan ini dengan tulisan yang dibuat oleh penulis adalah terletak pada tokoh pembaharu, penulis mengambil tokoh H. Abdullah Ahmad, sedangkan tulisan ini menggunakan tokoh pembaharu Syekh Abdul Karim Amrullah, namun kedua tokoh tersebut berasal dari Sumatera Barat. .
Persamaannya terletak pada tulisan dan pemikiran para tokoh reformis di atas, yaitu sama-sama ingin mengubah sistem pendidikan sebelumnya menjadi sistem pendidikan modern dengan model klasikal. 22Jalaludin Sulaeman, Pemikiran Abdul Karim Amrullah tentang Pendidikan Dasar di Sumatera Barat, (Yogyakarta: Skripsi UIN Sunan Kalijaga, 2018), hal. Abdullah Ahmad, sedangkan tulisan ini menyangkut tokoh reformis Syekh Djamil Djambek dan Syekh Abdul Karim Amrullah, keduanya tokoh asal Sumatera Barat.
Jadi dalam metode penelitiannya penulis menggunakan metode penelitian kepustakaan sedangkan dalam penulisan ini menggunakan deskriptif analitis. Persamaannya terletak pada pemikiran para tokoh reformis di atas, yaitu sama-sama ingin memajukan perkembangan pendidikan dan organisasi kemasyarakatan di Minangkabau. Temuan tulisan ini membuktikan bahwa perubahan sistem pendidikan yang terjadi di Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi merupakan upaya untuk memenuhi tuntutan zaman.
Yang membedakan tulisan ini dengan tulisan penulis terletak pada tokohnya. Di sini tulisan ini menggali gagasan pokok dari tokoh Ibrahim Musa Parabek, namun beliau tetap menjadi tokoh modernisasi pendidikan di Sumatera Barat. Adapun jenis penulisannya, penulisan ini menggunakan metode penulisan sejarah sedangkan penulis menggunakan jenis penulisan kepustakaan atau studi kepustakaan. 24Khairunnisah, Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Sumatra Thawalib Parabek Bukittinggi: Transformasi Sistem Halaqah Menjadi Sistem Klasik, (Depok: Jurnal Civitas Akademika Universitas Indonesia, 2014).
Metode Penelitian
- Pendekatan dan Jenis Penelitian
- Sumber Data
- Prosedur Penelitian
- Teknik Pengumpulan Data
- Teknik Analisis Data
Jenis penelitian kepustakaan filsafat yang bersifat deskriptif analitis kualitatif ini mengangkat tema-tema pemikiran atau konsep-konsep seorang tokoh filsafat (kajian tokoh).29 Menurut Syahrin Harahap, kajian tokoh adalah kajian sistematis terhadap pemikiran atau gagasan para ahli. pada suatu topik. secara keseluruhan atau sebagian.30 Sedangkan menurut Arief Furchan dan Agus. Maimun, kajian karakter adalah kepribadian yang berhasil dalam bidang pemikirannya, yang kemudian ditunjukkan melalui karya-karya yang monumental dan berdampak pada masyarakat sekitar, dan karakternya merupakan seorang mutawatir yang diakui.31 Jadi penelitian ini fokus pada pemikiran para tokoh. gambar H. 31 Arief Furchan dan Agus Maimun, Metode Penelitian Kajian Karakter Dalam Kaitannya dengan Karakter, (Yogyakarta: Pustaka Mahasiswa, 2005), hal.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengumpulkan data dan informasi dengan menggunakan berbagai bahan yang terdapat di ruang perpustakaan. Abdullah Ahmad tentang Pendidikan Dasar Islam, hasil telaah berbagai sumber buku dan tulisan para ahli terkait permasalahan yang diangkat penulis. Dalam penelitian ini data yang dikumpulkan berupa bacaan dan pendapat para ahli terkait konsep pendidikan Islam.
Konsep pendidikan yang ditampilkan dalam hal ini adalah melalui pemikiran H. Abdullah Ahmed. Untuk mendapatkan informasi mengenai cerita tersebut, penulis telah memperoleh informasi dari berbagai sumber. Sumber data adalah asal data yang digunakan dan dari mana data itu diperoleh dalam penelitian.36 Sumber data dalam penulisan penelitian kepustakaan dapat dibedakan menjadi dua, yaitu terdiri dari sumber primer dan sumber sekunder.37. Mempersiapkan peralatan yaitu dalam penelitian ini peralatan yang diperlukan untuk membantu proses penelitian berupa alat tulis yaitu: 1) pensil dan pulpen, 2) buku catatan kecil untuk mencatat semua informasi yang diperlukan, 3) mengerjakan agenda yang kemudian menjadi bahan untuk pekerjaan gabungan nantinya.
Menyusun daftar pustaka yang berfungsi, yaitu: catatan tentang sumber-sumber utama bahan yang akan digunakan untuk keperluan penelitian, beberapa di antaranya berasal dari sumber utama. Untuk mengatur waktu, yaitu ketika waktunya tiba, peneliti akan menghitung berapa banyak waktu yang akan digunakan untuk menganalisis hasil yang telah ditulis peneliti. Membaca dan membuat catatan penelitian yaitu ringkasan seluruh informasi yang berkaitan dengan masalah yang diangkat oleh penulis sehingga semua data yang diperlukan dari tempat penelitian dikemukakan oleh peneliti saat ini.
Oleh karena itu teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah pengumpulan data kepustakaan yaitu dengan mengumpulkan bahan-bahan pustaka yang berkesinambungan (koheren) dengan topik pembahasan yang sedang diteliti. 38 Data dalam penelitian kepustakaan akan dikumpulkan kemudian diolah dengan cara sebagai berikut menjadi Abdullah Ahmad memperoleh keuntungan terutama dari segi kelengkapan, kejelasan makna dan keterpaduan makna antara satu sama lain. Peneliti harus menentukan pola analisis mana yang akan digunakan, baik analisis statistik maupun non statistik.
Sistematika Penulisan
Abdullah Ahmad mengatakan tidak ada pemisahan antara ilmu umum dan ilmu agama, keduanya harus seimbang, tidak dipisahkan. Abdullah Ahmad yaitu; (a) metode klub debat atau metode diskusi, dengan cara ini siswa akan diberikan kebebasan dalam mengemukakan pendapat, bertanya dan berdialog mengenai pembelajaran di sekolah tentang masalah agama, (b) metode memuji dan menghukum siswa atau dikenal dengan istilah reward. dan hukuman. Menurutnya, pujian atau reward sebaiknya diberikan kepada siswa yang mempunyai akhlak yang baik, dan hukuman juga harus diberikan kepada siswa yang berperilaku berbeda.(c) Metode bermain dan relaksasi menurutnya sangat dibutuhkan siswa.
Namun hal tersebut tidak ditemukan pada saat itu karena kebiasaan belajar di sekolah surau menganut metode halaqah, yaitu siswa duduk bersila di lantai mengelilingi gurunya. Hal ini terlihat dari cara berpikir beliau pada awal dibukanya sekolah Adabiah, baik dari segi kurikulum, metode dan media pengajaran yang tidak terlalu bervariasi. Abdullah Ahmad di Adabiah School, dari aspek-aspek di atas, beragam dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan zaman.
Saran
Jurnal Civics: Media for Civic Studies 13. Konsep Montessori Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Perspektif Pendidikan Islam.". Pembaharuan Pendidikan Islam di Indonesia Studi Banding Sejarah Sosial Pendidikan Islam Jembatan Surau Besi Padang Panjang Sumatera Barat dan Islam Tebuireng Pondok Pesantren Jombang Jawa Timur 1900-1950. Media pendidikan dalam perspektif pendidikan Islam. https://jurnal.staialhidayahbogor.ac.id/index.php/ei/.Artikel/view/222) .
Adres: Ambacang, Kenagarian Sawah Laweh-Pasar Baru, district Bayang, regentschap Pesisir Selatan, provincie West-Sumatra Geslacht: vrouw.