• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENDAPATKU TENTANG MEMECAHKAN MASALAH DALAM HIDUP

N/A
N/A
David Iskandar Larosa

Academic year: 2023

Membagikan "PENDAPATKU TENTANG MEMECAHKAN MASALAH DALAM HIDUP"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Senin, 20 November 2023

PENDAPATKU TENTANG MEMECAHKAN MASALAH DALAM HIDUP

“Masalah itu ada supaya keberadaan manusia semakin nyata. Tanpa masalah, manusia itu tidak ada, tidak nyata dan tidak jelas keberadaannya. Masalah itu merugikan manusia bila dilihat dari sifatnya dan menguntungkan bila dilihat dari manfaatnya.”

“Masalah itu membuat manusia tidak nyaman. Bila masalah tidak diselesaikan dengan baik, maka itu akan tinggal di dalam pikiranmu dan membuatmu pesimis. Masalah yang dihadapi manusia ibarat bagian dari tubuh manusia disuntik supaya obatnya mengalir di dalam tubuh.

Manusia takut disuntik karena rasanya sakit. Manusia takut menghadapi masalah karena rasanya sakit. Justru itu menjadi obat untuk mengebalkan mental dan diri manusia.”

“Orang yang sering tidur adalah orang yang tidak mau menyelesaikan masalah dalam hidupnya. Masalah yang ditampungnya membuat dia tertidur lelap”

Referensi

Dokumen terkait

Pengkajian dilakukan terhadap Tn.T pada tanggal 02 juni 2014 dan ditemukan prioritas masalah dengan kebutuhan dasar aman dan nyaman nyeri berhubungan dengan tindakan bedah

Tahap pengembangan modul IPA berbasis Problem Based Learning untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah pada materi polusi serta dampaknya pada manusia dan

Hasil penyelesaian subjek ST Analisis Data Representasi Subjek Berkemampuan Matematika Tinggi (ST) Terhadap Tes Pemecahan Masalah (TPM) Pada Tahap Membuat Rencana

Siswa dengan gaya belajar visual dalam membuat dan melaksanakan rencana penyelesaian mampu membangun hubungan berdasarkan unsur informasi dalam masalah atau

Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan dan dilihat hasilnya, mengenai hubungan antara konsep diri dengan efikasi diri dalam memecahkan masalah melalui

Dapat langsung membuat rencana pemecahan masalah Dapat menjawab masalah dengan benar sesuai dengan rencana yang dibuat dan algoritma perhitungan yang digunakan

Untuk melibatkan kemampuan berpikir reflektif siswa, maka peneliti membuat kegiatan memecahkan masalah matematika dengan setiap siswa memiliki kemampuan berbeda-beda dalam gaya kognitif

Dapat membuat model matematika langsung membuat rencana pemecahan masalah diperoleh tidak benar, tetapi tidak melakukan pemeriksaa n terhadap langkah- langkah pekerjaan Berdasarkan