• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pendidikan Formal: Membuka Peluang Hidup Lebih Baik

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Pendidikan Formal: Membuka Peluang Hidup Lebih Baik"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

 / Kanal / Kopi TIMES / Pendidikan Formal: Membuka Peluang Hidup Lebih Baik

Install Microsoft Rewards

It’s easy – just install the Microsoft Rewards extension and earn free gift cards.

Microso Install

KOPI TIMES

Pendidikan Formal: Membuka Peluang Hidup Lebih Baik

 Berlangganan GRATIS Kopi TIMES

Apri Damai Sagita Krissandi, Dosen Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Sekolah seringkali dianggap sebagai jaminan untuk masa depan yang lebih baik. Namun, tak sedikit yang

meragukan pentingnya sekolah karena ada tokoh-tokoh sukses seperti Mark

Jumat, 12 Mei 2023 - 00:12 | 4.18k

TERPOPULER

Problematika Acara Per- Bani-an Dikemas dengan Halal Bihalal

11/05/2023 - 10:04

Depot Bang Yus di Malang, Rasa Mantap Harga Mahasiswa

11/05/2023 - 02:13

NasDem Banyuwangi Optimistis Perolehan Kursi Naik 2 Kali Lipat

11/05/2023 - 15:08

Mengenal La Tiao,

Makanan Tradisional Khas Tiongkok yang Naik Daun

11/05/2023 - 06:39

Wisata Labuan Bajo, Kepingan Surga yang Diturunkan Tuhan di Indonesia

11/05/2023 - 15:15

Pemilu 2024 Hot LIVE TV News Commerce Indonesia Positif TIMES TV Nasional Daerah Internasional Politik Ekonomi Pe

(2)

Zuckerberg dan Steve Jobs yang justru gagal sekolah. Tetapi, apakah mereka benar-benar menjadi contoh bahwa sekolah atau pendidikan formal tidak penting?

 BERITA TERKAIT

Follow Instagram TIMES Indonesia

Luncurkan Raport Pendidikan Versi 2.0, Nadiem Makarim: Dukung Perencaan Program Berbasis Data

UT Surabaya Gelar Upacara Hari Pendidikan Nasional: Bergerak Bersama Semarakkan Merdeka Belajar

Bunda Literasi Maluku: Kemampuan Membaca Hal Mendasar Pendidikan

Dosen STAIMA Al Hikam Malang Promosikan Pendidikan Humanis di AICIS Ke-22 UIN Surabaya

Dinas Pendidikan Yakin APBD Cukup untuk Bayar Penambahan PPPK di Kota Malang

Sebagai fakta, dari bermiliar manusia yang ada di dunia ini, hanya sebagian kecil saja yang menjadi seperti Mark Zuckerberg atau Steve Jobs. Jadi, jangan sampai kita berpikir bahwa tidak perlu sekolah karena ada beberapa orang yang sukses tanpa melalui pendidikan formal.

Advertisement

Sekolah bukan jaminan untuk sukses. Tetapi, sekolah memberikan peluang yang lebih besar untuk hidup layak. Dengan sekolah, seseorang memiliki kesempatan untuk mempelajari keterampilan dan pengetahuan yang

diperlukan untuk bekerja di masa depan. Selain itu, sekolah juga memberikan akses ke berbagai peluang seperti beasiswa, program magang, dan kerja sama dengan perusahaan.

Selain membuka peluang, sekolah juga memberikan berbagai manfaat lainnya. Sekolah mengajarkan keterampilan sosial, seperti berkomunikasi dengan baik, bekerja sama dalam tim, dan berpikir kritis. Selain itu, sekolah

Baca selengkapnya

Powered by GliaStudio

FOKUS BERITA

1

Info Haji 2023

2

Derap Nusantara

3

WSBK Mandalika 2023

4

1 Abad NU

5

WSBK Mandalika 2022

HEADLINE

PPI Dunia Jadi Delegasi Muda Indonesia di

ASEAN Summit

Selengkapnya

TRENDING

Top 10 Destinasi Wisata Terpopuler di Kabupaten Banyuwangi yang Wajib Dikunjungi

41.90k

Lionel Messi Menangi Penghargaan Laureus

38.56k

Gubernur Khofifah Kawal Misi Dagang dan Investasi Jatim di Lampung, Catat Transaksi Rp285,52 Miliar

34.99k

Lionel Messi Dikabarkan Main di Liga Arab Saudi Musim Depan

32.53k

Wisata Family Friendly di Banyuwangi, Agro Wisata Bukit Rayud Beri Kesan Terbaik

31.15k

(3)

juga membantu seseorang mengembangkan kepribadian yang positif, seperti disiplin, tanggung jawab, dan kerja keras.

Namun, penting untuk diingat bahwa pendidikan formal tidak selalu sama dengan sekolah. Ada banyak program pendidikan alternatif, seperti program pelatihan dan sertifikasi, yang dapat memberikan keterampilan dan

pengetahuan yang sama bergunanya dengan sekolah.

Pendidikan formal memang seringkali dianggap sebagai kunci sukses bagi banyak orang. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa terdapat beberapa tokoh-tokoh sukses di dunia yang tidak menempuh pendidikan formal.

Namun, meskipun demikian, hal ini tidak bisa dijadikan alasan untuk mengabaikan pentingnya pendidikan formal.

Sebenarnya, pendidikan formal memberikan peluang lebih besar untuk hidup layak dan sukses di masa depan. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia menunjukkan bahwa pada tahun 2020, tingkat pengangguran untuk penduduk usia 15 tahun ke atas yang tidak bersekolah atau hanya menyelesaikan pendidikan dasar adalah 8,78%. Sedangkan untuk yang menyelesaikan pendidikan menengah ke atas, tingkat penganggurannya hanya sebesar 5,18%.

Selain itu, berdasarkan data dari BPS pada tahun 2019, penduduk Indonesia yang berusia 15 tahun ke atas dengan pendidikan formal yang mencapai sekolah menengah atas atau lebih, memiliki rata-rata penghasilan per bulan sebesar Rp4,88 juta. Sedangkan penduduk dengan pendidikan dasar atau tidak sekolah hanya memiliki rata-rata penghasilan sebesar Rp2,14 juta per bulan.

Data tersebut menunjukkan bahwa peluang untuk hidup layak dan memiliki penghasilan yang lebih tinggi lebih besar bagi mereka yang menempuh pendidikan formal. Tentu saja, hal ini tidak berarti bahwa pendidikan formal adalah satu-satunya faktor yang menentukan kesuksesan seseorang. Namun, pendidikan formal dapat memberikan landasan yang kuat bagi individu untuk meraih kesuksesan di masa depan.

Sebagai contoh, seorang pebisnis yang telah gagal dalam usahanya dapat memanfaatkan ijazah yang dimilikinya untuk mencari pekerjaan sebagai karyawan. Dengan memiliki latar belakang pendidikan yang baik, peluang untuk diterima di sebuah perusahaan lebih besar dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki pendidikan formal.

Jadi, meskipun ada beberapa contoh orang yang sukses tanpa melalui

pendidikan formal, tidak dapat dijadikan sebagai alasan untuk tidak sekolah.

Sekolah tetaplah penting untuk membuka peluang hidup yang lebih baik.

Semakin banyak seseorang mempelajari dan mengembangkan diri, semakin besar peluangnya untuk sukses di masa depan.

***

*) Oleh: Apri Damai Sagita Krissandi, Dosen Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

**) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum.

Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

(4)

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: [email protected]

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

pendidikan pendidikan formal sekolah apri damai sagita krissandi yogyakarta

Editor : Faizal R Arief

Publisher: Lucky Setyo Hendrawan

0 0 0 0 0 0

Ahli Urologi dalam Wawancara: Cara

Menyusut Prostat dalam 1 Malam

Wika Salim Kembali Membuat Jagat Maya Heboh Video

Tak Perlu Laser jika Mata Mulai Kabur! Ternyata Cukup Lakukan Ini

Nikita Mirzani Keenakan Saat Tidur Satu Kamar dengan Aktor

Maria Vania dan Wika Salim - video tersebut mereka memperlihatkan

Spesialis Yogyakarta Kaget, Ini Hilangkan Keriput Luar Biasa Gila!

Rambut Pasti Tumbuh Lebat! Tak Peduli Seberapa Parah Botak

Nama Celine Evangelista dan komika Marshel Widianto kini jadi...

Penderita Diabetes Harus Mulai Minum Ini Pagi- Siang-Sore

TERBARU

ASEAN Leadership and Partnership Forum 2023 Digelar di Jakarta, Ini Agendanya

1 menit lalu

Timnas MLBB Wanita Indonesia Sumbang Emas Sea Games 2023

7 menit lalu

(5)

Naik Becak Hias, Puluhan Bacaleg PDIP Kota Probolinggo Daftar ke KPU

10 menit lalu

Ketua MPR RI Ingatkan Pentingnya Rencana Hadapi Perubahan Geopolitik Dunia

18 menit lalu

Yandri Susanto: Jemaah Haji Harus Jaga Nama Baik Bangsa di Tanah Suci

21 menit lalu

Kewaspadaan Pengelolaan

Perekonomian Nasional Harus Terus Ditingkatkan

27 menit lalu

Rapim MPR RI Dorong Badan Pengkajian Selesaikan Kajian Utusan Golongan dan Sistem Pemilu

34 menit lalu

Fadel Muhammad Bersyukur dengan Hasil PTUN

44 menit lalu

Ketua MPR RI: Seluruh Presiden Indonesia Miliki Karakter Kepemimpinan yang Kuat

52 menit lalu

Warga Mojokerto Korban Angin Kencang Terima Bantuan

59 menit lalu

INDONESIA POSITIF KOPI TIMES

(6)

MEMBER OF

Copyright  2014-2023 TIMES Indonesia. All Rights Reserved.

Page rendered in 0.7259 seconds.

Running in Windows 10 - IP-172-26-1-41 Hari Jadi Kabupaten Kediri, Mas Bup Dhito

Ziarah Makam…

11/05/2023 - 21:11

Launching Aplikasi SRIKANDI, Sekda Maluku:

Arsip untuk…

11/05/2023 - 20:33

Gubernur Ingin Masyarakat di Maluku Paham Soal Investasi…

11/05/2023 - 20:25

Wisuda UIN KHAS Jember, Rektor Mohon Doa Restu Untuk…

11/05/2023 - 20:18

Aktivis Muda Sumba Timur: Caleg 2024 Orientasinya…

11/05/2023 - 18:52

BCI Central Umumkan Top 10 Pengembang Dan Arsitek…

11/05/2023 - 18:36

Belum Genap Enam Bulan, Ini Capaian Itjen Kemenag…

11/05/2023 - 15:02

Mengulik Peran Hukum Penitensier dalam Criminal Justice…

11/05/2023 - 14:06

Pilpres 2024: Adu Gagasan dalam Narasi Moral dan Pembangunan

11/05/2023 - 13:26

Problematika Acara Per-Bani-an Dikemas dengan Halal…

11/05/2023 - 10:04

AICIS 2023, 'Surabaya Charter' dan Penguatan Moderasi…

10/05/2023 - 15:35

Lebaran dan Pesona Indonesia

10/05/2023 - 14:33

Perempuan dan Perspektif Sejarah (1)

10/05/2023 - 13:34

Kilas Balik Konflik Otoritas Internal di Sudan

10/05/2023 - 12:32

TIMES Indonesia

- Berita Positif Terbaru dan Terkini

Portal berita positif yang menyajikan informasi terkini tentang perisitiwa, cek fakta, ekoran, politik, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata, dan kopi times

Follow

TIMES Indonesia

 @timesindonesia  timesindonesia.co.id  @timescoid  @times tv

TENTANG KAMI REDAKSI JURNALISME POSITIF INFO IKLAN KEBIJAKAN DATA PRIBADI PMC POLICY NETWORK

DESIGN & DEVELOPMENT BY

Referensi

Dokumen terkait