Penelitian
Usahatani Dan Analisis Survei
Indah Nurhidayati
1. KEPENTINGAN PENELITIAN USAHATANI
a. Menyediakan informasi yang dapat membantu petani dalam mengelola usahataninya.
b. Memberikan informasi kepada pemerintah mengenai petani dan pengelolaan usahatani sehingga membantu didalam perumusan kebijakan dan perencanaan pembangunan.
c. Menentukan tingkat intervensi petugas pembangunan pertanian serta penetapan metode pelayanannya.
d. Memperdalam dan mempertajam pemahaman
terhadap usahatani dan masalahnya.
a. Rekomendasi untuk Petani Kecil
Penyediaan teknologi baru dan pemberian informasi pasar yang memadai dan tepat sasaran/ sesuai kebutuhan petani.
b. Evaluasi Proyek
Setiap usulan proyek harus dinilai apakah manfaat yang diperoleh melebihi biayanya.
c. Perencanaan Pertanian
Perencanaan disini adalah perencanaan pada sumberdaya yang tersedia bagi petani selama kurun waktu perencanaan.
2. KEBUTUHAN & KEGUNAAN PENELITIAN
USAHATANI
d. Kebijakan Pertanian
Sebagai perincian oleh pemerintah mengenai ketentuan peraturan yang harus ditaati dalam penyelenggaraan pertanian.
•
Kebijaksanaan bagi hasil
•
Hak atas tanah dan air
•
Harga dan pengaturan pasar
•
Pengawasan terhadap hama dan penyakit
•
Ekspor dan kesejahteraan buruh
•
Pemberian kredit dan tingkat bunga.
e. Pembangunan Desa
Pembangunan desa mencakup pendapatan,
kesehatan, pendidikan, kebudayaan dan
infrastruktur.
3. PENDEKATAN PENELITIAN USAHATANI
Arti
Penelitian Suatu proses panjang dimana setiap penelitian bertujuan untuk menemukan sesuatu penemuan baru, menjawab sesuatu pertanyaan
dan mencari pemecahan
permasalahan yang dihadapi Proses tersebut dilakukan
dengan sistematis dan teliti
serta menggunakan
pendekatan ilmiah
Sebelum melakukan penelitian harus dibuat usulan penelitian
Usulan penelitian berisi garis besar dari latar belakang penelitian, perumusan masalah, tujuan penelitian, tinjauan pustaka dan hipotesis serta metode penelitian.
1
Latar Belakang: mengemukakan tentang berbagai fenomena/ isu yang berkaitan langsung/ tidak langsung dengan judul penelitian dan merupakan pengantar atau melatarbelakangi untuk sampai kepada permasalahan yang dihadapi.Perumusan masalah: bertujuan untuk menspesifikasikan tujuan penelitian
2
3
Tujuan Penelitian: sesuatu informasi yang ingin diperoleh untuk dapat menjawab permasalahan yang telah dirumuskan sebelumnya.Kerangka Teoritis/ Tinjauan Pustaka: menjelaskan berbagai kemungkinan teori yang dapat digali dari buku-buku teks atau hasil penelitian yang ada untuk menjawab tujuan yang telah ditetapkan.
4
5
6
Hipotesis: jawaban sementara yang didasarkan kepada pendekatan teori, merupakan penghubung antara masalah, tahap pengumpulan data dan analisis data.
Metode Penelitian
Pemilihan Metode Penelitian
1. Penelitian yang bersifat menjelajah/eksploratories:
bertujuan untuk memperdalam pengetahuan mengenai gejala tertentu.
2. Penelitian yang bersifat gambaran/ diskriptif : bertujuan untuk menggambarkan secara tepat suatu individu, keadaan atau hal-hal khusus dalam masyarakat.
3. Penelitian yang bersifat menjelaskan/ eksplained:
bertujuan untuk menguji hipotesis tentang adanya
hubungan sebab akibat antara berbagai variabel
yang diteliti.
Metode/ Teknis Penelitian
1. Metode Logika Metode ini mengandalkan pada kemampuan panca indra (kemampuan peneliti), peneliti yang berpengalaman.
a. Induksi : observasi yang dilakukan oleh peneliti kemudian diolah, disimpulkan menjadi kesimpulan yang bersifat umum.
b. Deduksi : observasi pada kesimpulan umum
kemudian diterapkan ke dalam kenyataan
konkret.
2. Metode Sejarah : dilakukan dengan mengumpulkan bahan-bahan pada waktu yang relatif lama/ lampau yang mempengaruhi keadaan sekarang secara keseluruhan dan bertujuan untuk melihat dinamika perubahan fenomenayang terjadi dari waktu ke waktu.
3. Metode Survey: penelitian dengan mengambil sampel untuk menyimpulkan suatu populasi. Metode ini bertujuan untuk:
Memperoleh gambaran umum tentang obyek yang diteliti
Menjelaskan hubungan dari beberapa variabel
Menguji hipotesis untuk memperkuat/ menolak terhadap teori
Membuat prediksi
4. Metode Sensus: meneliti seluruh populasi, sehingga hasilnya tidak dapat digeneralisasikan. Tujuan metode ini juga sama dengan metode survey
5. Metode Grounded research: metode ini didasarkan pada pengumpulan fakta yang dianalisis dengan analisis perbandingan kemudian membuat generalisasi empiris untuk menentukan konsep dan mengembangkan teori.
6. Metode Action Research: merupakan metode yang dipakai peneliti bersama-sama pengambil kebijakan untuk melaksanakan program tertentu.
7. Metode Eksperimen: metode ini banyak digunakan
untuk penelitian dasar seperti pertanian, biologi,
teknik dan lain-lain
4. TAHAPAN PENELITIAN USAHATANI
Penetapan Dan Pemilihan Daerah Penelitian 1
Menyangkut lokasi geografis yang berpengaruh terhadap keberhasilan usahatani
Aspek pilihan waktu/saat penelitian, misalnya ingin meneliti produktifitas mangga, maka tentu harus memperhitungkan saat mangga berbunga, berbuah dll.
Penelitian aspek produksi dan kegiatan pemasaran hasil usahatani, maka harus diperhatikan kemungkinan di daerah tersebut akan ada perubahan akibat dibukanya jalan baru, irigasi baru dll.
Diskripsi Dan Analisis 2
a. Kegunaan dan tujuan
• Menggali pemahaman lingkungan usahatani dan sistem yang mendukung, serta pengaruhnya terhadap tingkat pengambila n keputusan petani
• Mengetahui faktor fisik, biologis dan sosial ekonomis
• Mengetahui faktor pembatas/penghambat sehingga dapat ditetapkan prioritas penelitia n yang paling efektif dalam memecahka n masalah.
b. Kegiatan :
• Pengumpulan data dasar
• Diagnosa hasil studi lapang
• Analisa data dasar dan hasil studi lapang
• Penetapan prioritas daerah penelitian
c. Analisa sistem usahatani
• Pemaparan lingkungan petani, lingkunga n ekonomi & budaya
• Penjelasan sistem usahatani
• Pilihan cabang usaha & hubungan antar cabang usaha
• Faktor-faktor produksi
• Pengelolaan usahatani
• Persepsi dan cara petani mengambil keputusan d. Identifikasi masalah dan kesempatan
d. Penetapan prioritas penelitian usahatani (pra- penelitian)
Penyusunan Kerangka Penelitian 3
a. Kegunaan
Menggali informasi dari tahap diagnosa serta umpan balik
Uji coba pada petani menguji alternatif pemecahan masalah serta identifikasi
b. Penjabaran, meliputi penetapan rencana kerja, penetapan prioritas penelitian dan penentuan hipotesa untuk diuji.
c. Evaluasi : untuk pemecahan yang paling memungkinkan
Desain kriteria untuk analisa prediktif
Analisa alternatif pemecahan berdasar pada : lingkungan petani, pengelolaan yang diperlukan, bentuk pengaruh dan sikap sosial petani.
d. Desain penelitian usahatani
Pemilihan metode penelitian
Penentuan Lokasi, responden
Data: jenis, sumber , cara pengumpulan
Metode analisis hasil
Contoh
Penggunaan Varietas Max pada Usahatani Cabe Merah (Capsicum annuum L.) ditinjau dari Peningkatan Pendapatan Petani di Kabupaten Sragen
Analisis Usaha dan Strategi Pengembangan Usaha Budidaya Jamur Tiram di Kelompok Tani Sedyo Lestari Kecamatan Sedayu Kabupaten Bantul
Analisis Usahatani Ternak Sapi Perah di Desa Singosari Kecamatan Mojosongo Kabupaten Boyolali
Analisis faktor-faktor yang Mempengaruhi Marketable Surplus Padi pada Keluarga Petani Padi di Kabupaten Sukoharjo
Dari sekian banyak metode penelitian yang dapat diterapkan dalam penelitian usahatani, metode penelitian survei merupakan metode penelitian yang banyak digunakan.
Ciri khasnya adalah data dikumpulkan dari responden yang banyak jumlahnya dengan menggunakan kuesioner. Hasil dari suatu penelitian survei, sepanjang dikerjakan dengan benar dan taat azas metode penelitian ilmiah, dapat digeneralisasi untuk populasi yang besar. Bagi sebagian besar ilmuwan sosial, hal ini dianggap sebagai salah satu keunggulan penelitian survei.
Teknik Penarikan Sampel (Sampling)
Langkah Penting dalam Memilih Sampel dari Populasi
1. Mendefinisikan populasi 2. Membuat sampling frame
3. Memilih metode sampling (teknik penarikan sampel) 4. Menghitung ukuran sampel, dan
5. Melakukan survei
1. Simple Random Sampling
2. Systematic Random sampling 3. Stratified Random Sampling 4. Multistage Sampling
5. Cluster Sampling
Beberapa Teknik Penarikan Sampel Yang Biasa
Digunakan Dalam Penelitian Survei Usahatani
Ukuran Sampel
𝑁 = 𝑍
2𝑝 1 − 𝑝 𝐸𝑟𝑟𝑜𝑟
2Dimana :
Z = nilai Z pada level kepercayaan yang kita pilih
P = proporsi responden yang memberikan respons terhadap survei Error = jumlah error yang ditoleransi, misal 0,4 (40%)