PENDAHULUAN
Identifikasi Masalah
Batasan Masalah
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
LANDASAN TEORI
- Pembelajaran
- Metode Pembelajaran
- Metode Pemodelan
- Keterampilan Menulis
- Puisi
- Menulis puisi
- Kajian Penelitian Terdahulu
- Kerangka Berpikir
Begitu juga dengan penelitian “Penerapan metode pemodelan dalam pembelajaran menulis puisi untuk siswa kelas VIII MTsN 2 Kota Bengkulu” adapun kajian teori yang dibahas dalam penelitian ini yaitu pembelajaran, metode pembelajaran, metode pemodelan, keterampilan menulis, puisi. Dari beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pemodelan dapat meningkatkan kemampuan menulis puisi pada siswa kelas VIII MTsN 2 Kota Bengkulu. Agustin Susilawati, Meningkatkan Keterampilan Menulis Puisi Melalui Strategi 3w2h Siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Salam, (Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Yogyakarta), 2016, h.
15Rita Agustin Susilawati, “Meningkatkan Keterampilan Menulis Puisi Menggunakan Strategi 3w2h Siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Salam,” (Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Yogyakarta), 2016, hlm. Pertama, Abdullah Larate dengan judul penelitian Penerapan Metode Pemodelan untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Puisi Siswa Kelas VIII SMP Inpres 2 Bantaya19. Penerapan metode pemodelan untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa kelas IV SD Inpres 2 Bantaya” E-Jurnal Bahasa Antodea, (Januari: 2016), no.
Dalam penelitian ini beliau memaparkan tentang kemampuan menulis puisi bebas dengan topik nilai karakter bangsa pada mahasiswa semester genap 2017-2018 binjai i stkip budidaya. Persamaan penelitian ini dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah sama-sama menggunakan metode pemodelan dan sama-sama membahas penulisan puisi. Dan perbedaan penelitian ini dengan penelitian yang dilakukan peneliti adalah penelitian ini meneliti tentang pengembangan bahan ajar menulis puisi, sedangkan penelitian yang dilakukan peneliti meneliti tentang penerapan metode pemodelan dalam pembelajaran menulis puisi untuk siswa kelas. VIII di MTsN. 2 Kota Bengkulu.
Kemiripan penelitian ini dengan penelitian yang dilakukan peneliti adalah pada peningkatan kemampuan membaca puisi, sedangkan penelitian yang dilakukan peneliti adalah penerapan metode pemodelan pada pembelajaran menulis puisi. Persamaan penelitian ini dengan penelitian yang dilakukan peneliti adalah sama-sama mengkaji keterampilan menulis, sedangkan perbedaan penelitian ini dengan penelitian yang dilakukan peneliti adalah dalam penelitian ini menganalisis keterampilan menulis puisi dengan menggunakan metode SSCS kolaboratif dan media audiovisual, sedangkan penelitian yang dilakukan peneliti menyelidiki penerapan metode pemodelan dalam pembelajaran menulis puisi di kelas VIII MTsN 2 Kota Bengkulu. Dalam pembelajaran menulis puisi diterapkan suatu metode yang dapat membantu meningkatkan proses pembelajaran menulis puisi yaitu dengan menerapkan metode pemodelan dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas VIII MTsN 2 Kota Bengkulu.
METODOLOGI PENELITIAN
- Lokasi dan Waktu Penelitian
- Teknik Pengumpulan Data
- Teknik Keabsahan Data
- Teknik Analisis Data
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode pemodelan pada keterampilan menulis puisi pada siswa kelas VIII MTsN 2 Kota Bengkulu. Objek penelitian ini adalah agar guru menerapkan metode pemodelan dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas VIII MTsN 2 Kota Bengkulu. Dalam observasi ini, peneliti mengamati secara langsung bagaimana penerapan metode pemodelan terhadap keterampilan menulis puisi siswa kelas VIII MTs N 2 Kota Bengkulu.
Sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan, peneliti memperoleh data mengenai penerapan metode pemodelan pada pembelajaran menulis puisi di kelas VIII MTSN 2 Kota Bengkulu. Pada penelitian yang dilakukan peneliti mengenai metode pemodelan dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas VIII MTsN 2 Kota Bengkulu berjalan sebagaimana mestinya. Penelitian ini berfokus pada penerapan metode pemodelan yang digunakan di Kelas VIIIA MTsN 2 Kota Bengkulu.
Berdasarkan hasil observasi dan wawancara tentang penerapan metode pemodelan dalam pembelajaran menulis puisi di kelas VIII MTsN 2 Kota Bengkulu dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut. Penerapan metode pemodelan dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas VIII MTsN 2 Kota Bengkulu dapat dikatakan terlaksana dengan baik. Dari hasil penelitian yang dilakukan dengan menerapkan metode pemodelan dalam pembelajaran menulis puisi dapat dilihat dari hasil menulis siswa kelas VIII.
Selain itu, terdapat hambatan penerapan metode pemodelan dalam pembelajaran menulis puisi di kelas VIII MTsN 2 Kota Bengkulu yaitu.
HASIL PENELITIAN
Letak geografis
Skolen er placeret på Jalan Setia Negara RT.13, RW.04, Kelurahan Kandang Mas, Kampung Melayu District, Bengkulu City. For flere detaljer om profilen for MTs Negeri 02 Bengkulu City, se følgende tabel (skoleprofil 2021).
Kepala sekolah
Penerapan metode pemodelan dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas VIII MTsN 2 Kota Bengkulu adalah dengan memberikan model pembelajaran secara langsung kepada siswa pada saat pembelajaran menulis puisi. Setelah guru menggunakan metode pemodelan siswa dalam pembelajaran menulis puisi, kemampuan menulis puisi meningkat. Berdasarkan hasil penelitian pembelajaran menulis puisi dengan metode pemodelan di kelas VIII. kelas, siswa MTsN 2 Kota Bengkulu mengalami perubahan sebelum metode pemodelan diterapkan.
Dengan metode pemodelan yang saya terapkan pada pembelajaran menulis puisi di kelas VIII A MTsN 2 Kota Bengkulu, saya yakin dapat meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa. Siswa yang telah mengikuti pembelajaran menulis puisi dengan metode pemodelan mengalami beberapa perubahan menjadi lebih baik. Faktor penghambat dan pendukung penggunaan metode pemodelan Dalam proses penggunaan metode model pembelajaran di kelas VIII.
Metode pemodelan merupakan metode yang dapat meningkatkan kemampuan siswa khususnya untuk pembelajaran menulis puisi di kelas VIIIA MTsN 2 Kota Bengkulu. Evaluasi yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui kendala yang terjadi dalam penerapan metode pemodelan dalam penulisan puisi. Berdasarkan hasil wawancara tersebut dapat diketahui bahwa terdapat beberapa faktor penghambat dalam penerapan metode pemodelan pada pembelajaran menulis puisi di kelas VIIIA.
Pada saat pembelajaran menulis puisi dengan metode pemodelan, ternyata siswa belum memahami kaidah penulisan puisi. Hasil penelitian yang dilakukan dengan penerapan metode pemodelan dalam pembelajaran menulis puisi menunjukkan bahwa hasil menulis siswa kelas VIII A dapat menulis puisi dengan baik dan menarik. Pelaksanaan metode pemodelan dalam pembelajaran menulis puisi di kelas VIII A MTsN 2 Kota Bengkulu berlangsung dalam beberapa tahapan yaitu kegiatan awal, inti dan evaluasi.
Visi Misi
Tujuan MTsN 2 Kota Bengkulu
Keadaan Guru MTsN 2 Kota Bengkulu
Data Siswa
Jumlah siswa yang belajar di MTs Negeri 2 Kota Bengkulu sebanyak 709 siswa, terdiri dari 310 siswa S1 dan 399 siswa perempuan.
Keadaan Sarana dan Prasarana
Analisis Data
- Penerapan Metode Pemodelan dalam Pembelajaran Menulis Puisi 41
- Faktor Penghambat dan Pendukung
Penggunaan metode pemodelan dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas VIII MTsN 2 Kota Bengkulu mampu mengembangkan potensi intelektual, sosial dan emosionalnya, sehingga siswa mampu berkomunikasi secara matang, arif dan matang serta komunikasi sosial. Saya sangat menginginkan metode modeling yang digunakan oleh Ibu Yeni Aprianita, S.Pd. Saya berharap metode pemodelan ini dapat terus digunakan pada pembelajaran selanjutnya ketika pembelajaran menulis puisi” (Rahma Apriani)39.
Agar siswa dapat mengembangkan idenya, siswa berharap adanya penerapan metode pemodelan yang diterapkan di kelas. Berdasarkan hasil wawancara tersebut dapat disimpulkan bahwa siswa kelas VIIIA mengalami perubahan dan peningkatan ke arah yang lebih baik setelah menerapkan metode pemodelan pada pembelajaran menulis puisi. Ibu Yenni Aprianita S.Pd selaku guru mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas VIIIA menjelaskan materi pembelajaran menulis puisi dengan menerapkan metode pemodelan atau dengan langsung menunjukkan model kepada siswa dengan cara mengajak siswa langsung ke lapangan untuk melihat objek yang menjadi materi menulis puisi” 42. .. 42 Hasil Observasi Kegiatan Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas VIIIA MTsN 2 Kota Bengkulu Tanggal 9 Mei 2021.
Penilaian dilakukan oleh guru Bahasa Indonesia MTsN 2 Kota Bengkulu dalam penerapan metode pemodelan yaitu berupa tugas menulis puisi. Dalam evaluasi penerapan metode pemodelan yang dilakukan, ditemukan satu siswa yang memiliki hasil tulisan yang menarik. Metode pemodelan yang diterapkan di MTsN 2 Kota Bengkulu khususnya pada pembelajaran menulis puisi mengikuti beberapa langkah agar metode pemodelan dapat diterapkan dengan baik.
Sebenarnya dalam proses penerapan metode pemodelan tidak ada kendala yang membatalkan penerapan metode pemodelan. Dalam penerapan metode pemodelan tidak hanya faktor yang menjadi kendala untuk penerapan metode selanjutnya. Dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan metode pemodelan pada siswa kelas VIII A MTsN 2 Kota Bengkulu dapat meningkatkan keterampilan menulis puisi siswa, oleh karena itu diharapkan dapat digunakan metode pemodelan sebagai salah satu alternatif penerapan metode pembelajaran bahasa Indonesia. . mata pelajaran, khususnya dalam keterampilan menulis puisi.
Pembahasan
Penerapan metode pemodelan yang dilakukan di kelas VIIIA merupakan proses atau bagian dari penerapan pembelajaran. Metode yang digunakan untuk pembelajaran menulis puisi berperan dalam pelaksanaan proses pembelajaran di kelas. Jika dilihat dari penerapan metode pemodelan dalam pembelajaran menulis di kelas VIIIA terlihat bahwa keterampilan menulis siswa sudah baik.
Namun demikian, selama penerapan metode pemodelan dalam pembelajaran menulis puisi lancar, ada juga faktor yang menghambat dan ada pula faktor yang mendukung. Terdapat 3 faktor pendukung dalam penerapan metode pemodelan yaitu adanya siswa yang belum memahami cara menulis puisi yang baik atau dapat dikatakan masih ada siswa yang belum memahami kaidah penulisan puisi. siswa mengalami kesulitan mengkomunikasikan ide-ide tulisan dan tidak pandai menggunakan kiasan. Hasil penelitian peneliti menunjukkan bahwa penerapan metode pemodelan dapat membuat proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan siswa lebih tertarik untuk belajar dengan menggunakan metode pemodelan.
Dapat menggunakan metode pemodelan sebagai alternatif metode pembelajaran menulis puisi untuk mencapai hasil belajar yang maksimal. Mengembangkan penelitian dengan melakukan penelitian penerapan metode pemodelan sehingga akan melengkapi hasil penelitian ini. Penerapan Metode Pemodelan untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Siswa Kelas VI SDN Inpres I Ujuna Kabupaten Palu Barat,” e- Journal of Bahasantodea, (Online), Vol.
Menggunakan metode pemodelan untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi siswa IV. kelas SD Inpres 2 Bantaya,” E- Jurnal Bahasa Antodea, (online), Vol.
PENUTUP
Saran
2020. “Analisis Keterampilan Menulis Puisi Menggunakan Metode SSCS Kolaborasi dan Media Audio Visual” Jurnal Pendidikan Nonformal AKSARA, (Online), Vol. Peningkatan Kemampuan Membaca Puisi dengan Metode Modeling pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 10 Purworejo Tahun Pelajaran Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, (Online), Vol 2, No. Pembelajaran menulis puisi berbasis pendekatan kontekstual di kelas X MIA 2 SMA N 1 Sukasada” Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNDIKSHA, (Online), vol.
Meningkatkan kemampuan menulis siswa dengan menerapkan teknik Imagine (imajinasi visual) dalam bahasa kelas XII SMA N 4 Kota Bengkulu. Kesempatan menulis puisi bertemakan nilai-nilai karakter bangsa secara gratis semester genap 2017-2018 STKIP Penanaman Binjai” Jurnal Bahasa Indonesia, (online), vol. Penerapan teknik pemodelan untuk meningkatkan keterampilan membaca puisi dalam derajat siswa II di SDN 006 SEKIP Hulu Rengat, Jurnal Pendidikan Tambusai, (Online), Vol.